God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 46 Diagram Penyerap Api.


__ADS_3

Chapter 46 Diagram Penyerap Api.


Suhu Kota Ming kini berubah menjadi sangat panas, sudah banyak anggota Klan Ming yang berlari menjauhi medan pertempuran Bu Wanmei yang mengeluarkan Api Surgawi-nya.


Hanya Bing Fu yang sedikit menjauh, sebab ia ingin merebut Api Surgawi setelah membunuh Bu Wanmei.


"Hahaha, Api Surgawi secara tidak terduga muncul di Benua Jiangshan, benar-benar keberuntungan aku ada disini!," tawa Bing Fu yang terlihat bahagia, keserakahan hati telah membutakan akal pikirannya.


Bu Wanmei geleng-geleng kepala, seperti melihat orang yang bodoh. Earth Core Flame sebagai Api Surgawi peringkat 23 saja merasa rendah diri, jika mereka tahu ada api yang lebih hebat, mungkin tidak akan menganggap Api Surgawi itu istimewa.


"Serahkan saja Api Surgawi milikmu, dan aku tidak akan membunuhmu!" lanjut Bing Fu sebelum Bu Wanmei berbicara.


"Idiot, jika mampu datang...!" tantang Bu Wanmei dengan mengeluarkan Api Surgawi di telapak tangan kanannya.


"Bajingann... Kamu pikir aku takut... Hah!?" bentak Bing Fu yang marah di bilang idiot.


Kemudian, Bing Fu mengeluarkan sebuah artefak berbentuk bulat seukuran piring makan. Terlihat banyak ukiran di dalam piring itu.


"Ini adalah Diagram Penyerap Api, jenis api apapun akan mudah diserap oleh Diagram Api ini! " ujar Bing Fu yang memperkenalkan artefak diagram api.


"Apa itu? Aku tidak mengerti ucapannya!" kata Bu Wanmei yang memang tidak tahu apa itu Diagram Api.


"Itu termasuk Artefak Alami, Tuan. Beruntung dia mendapatkan artefak itu. Tapi sayangnya dia tidak bisa menggunakan artefak itu!," jawab Earth Core Flame


"Selain mampu menyerap jenis api apapun, Diagram ini mampu melacak keberadaan api, walau jaraknya sangat jauh." lanjut Bing Fu memperkenalkan artefak miliknya kepada Bu Wanmei.


"Hebat. Sobat rebut saja itu, alat itu juga akan bermanfaat bagi kita!" pinta Bu Wanmei yang kini menjadi bersemangat.


"Hehehe, tentu. Tapi, kita mainkan dulu ..." ucap Earth Core Flame kepada Bu Wanmei, dia juga pasti akan merebutnya.


"Hebat sekali ... A-apa itu andalanmu?" ujar Bu Wanmei yang berpura-pura ketakutan dengan Diagram Penyerap Api.


"Hahaha... Tentu!"


Mengetahui jika Bu Wanmei ketakutan, membuat Bing Fu tertawa terbahak-bahak, dan semakin jika dirinya akan mendapatkan Api Surgawi.


"Jika kamu laki-laki, jangan gunakan itu, Senior!" pinta Bu Wanmei kepada Bing Fu, ia memanggil Bu Wanmei dengan sebutan senior, karena ketakutan dengan Diagram Penyerap Api.

__ADS_1


"Hei, di mana keberanianmu tadi, kenapa tiba-tiba menghilang? Hahaha!" ejek Bing Fu, ia semakin tertawa terbahak-bahak.


"I-itu, kamu pasti mencuri artefak itu!" tuduh Bu Wanmei sambil berjalan mundur.


"Bangsatt...! Siapa yang mencuri, ini adalah hadiah pemberian Ayahku sewaktu aku masih remaja." Bing Fu sangat marah dirinya dituduh mencuri.


Ya, Diagram Penyerap Api itu adalah artefak alami, tampak biasa saja jika dilihat sekilas. Tapi, yang membuat menarik adalah ukirannya, di tengah Diagram itu terdapat lubang, dan di kelilingi ukiran formasi dan berukir api.


Di Diagram itu juga terukir anak panah. Anak panah itu seperti penunjuk arah.


Bing Fu jelas tidak bisa menggunakan artefak itu, sebab dirinya memang tidak mengetahui jenis artefak nya.


Jika dia tahu itu Artefak Alami, jelas tidak akan sembarangan mengeluarkan di tempat umum seperti saat ini.


Wushhhh...


Bu Wanmei langsung kabur ke arah pusat Klan Ming. Melihat ketakutan Bu Wanmei, Bing Fu tertawa terbahak-bahak, ia segera mengejarnya.


"Jangan harap bisa kabur dariku... Hahaha."


Ming Kong, Ming Lai segera terbang menyusul Bing Fu, demikian juga dengan seluruh anggota Klan Ming.


Sayang sekali kecepatan mereka berdua tidak bisa disusul oleh Ming Kong dan anggota Klan Ming.


Penduduk kota Ming juga buru-buru mengikuti aksi kejar-kejaran itu, mereka ingin melihat bagaimana pemimpin Klan Ming menangani sosok misterius itu.


Wanita kotor yang makan bersama Bu Wanmei juga ikut mengejar, dia sejak awal selalu mengamati pertempuran mereka. Terlihat di sudut bibirnya tersenyum, sepertinya dia sangat tertarik dengan sosok yang telah mentraktir dirinya.


Sedangkan pelayan wanita itu sangat kuatir dengan dermawan-nya, dia juga buru-buru menyusul para penduduk yang ingin melihat pertempuran itu.


"Larilah sejauh mungkin jika kamu bisa!" teriak Bing Fu yang mengejek Bu Wanmei yang terbang dengan panik.


Tiba-tiba, Bu Wanmei sedikit melambat saat dirinya telah berada di markas utama Klan Ming. Melihat itu, Bing Fu langsung melesat dan mencegat Bu Wanmei di depannya.


Wushhhh...


"Hahaha, menyerah saja, kamu tidak akan bisa kabur dengan aku memiliki Diagram Penyerap Api." tawa Bing Fu yang selalu mengema, dirinya merasa gembira saat akan mendapatkan Api Surgawi.

__ADS_1


Bu Wanmei tetap diam tanpa membalas ucapan Bing Fu, ia melihat sekitarnya, seolah-olah mencari jalan keluar. Tidak berselang lama, Patriack Klan Ming akhirnya tiba dan susul seluruh anggota.


Kembali Bu Wanmei di kepung dari berbagai penjuru dan tidak ada lagi jalan keluarnya.


"Menyerah saja dan jangan buat kekacauan di wilayah Klan Ming, aku sudah memanggil bantuan dari Kerajaan Han dan beberapa aliansi wilayah barat!" ujar Patriack Klan Ming yang kuatir jika Bu Wanmei dan Bing Fu menghancurkan wilayahnya.


"Menyerah? Sama saja aku masuk di penjagalan binatang jika aku menyerah! Jika aku mati, kalian semua juga harus mati!" ancam Bu Wanmei yang terlihat panik saat Bing Fu yang mendekati dirinya sedikit demi sedikit.


"Hahaha, tidak semudah itu kamu mati, sebelum aku menyerap Api Surgawi-mu!" kata Bing Fu sambil mendekati Bu Wanmei, tangan kanannya mengalir energi Qi pada Diagram yang di bawah.


Semua orang melihat Diagram Penyerap Api, mereka penasaran apa yang akan dilakukan oleh Bing Fu terhadap Bu Wanmei. Setelah Diagram Penyerap Api diberikan energi Qi, Diagram itu bersinar.


Setelah bersinar, ukiran-ukiran di dalam Diagram itu bergerak memutar ke kanan, dan anak panahnya berhenti tepat ke arah Bu Wanmei.


Ketika anak panah berhenti, seketika sinar melesat ke arah Bu Wanmei dan langsung menyelimuti tubuhnya.


Bu Wanmei sangat panik saat tubuhnya diselimuti sinar dari Diagram itu.


"Sial... Hentikan ... !" umpat Bu Wanmei yang tubuhnya bergerak sendiri mendekati Bing Fu, dia memohon kepada Bing Fu agar melepaskannya.


"Hahaha, karena kamu tidak secara sukarela menyerahkan Api Surgawi, maka aku akan menyerap jiwamu ke dalam Diagram ini!" tawa Bing Fu saat melihat Bu Wanmei yang meronta-ronta untuk menjauhi dirinya.


"Hentikan, tolong hentikan, Senior!" pinta Bu Wanmei dengan memelas, terlihat dirinya dengan susah payah ingin lepas dari jerat sinar Diagram Penyerap Api.


Bing Fu selalu tertawa terbahak-bahak, saat dirinya bahagia melihat Bu Wanmei yang selalu memohon belas kasihan.


Tubuh Bu Wanmei semakin dekat, hingga kini jaraknya hanya terpaut satu meter.


Wanita kotor itu mengerutkan keningnya, dirinya merasakan keanehan yang terjadi pada Bu Wanmei.


Sedangkan pelayan wanita itu berlari mendekati Bu Wanmei, tapi wanita kotor itu menghentikan dirinya.


"Jangan mendekat, dia akan baik-baik saja!" ujar wanita kotor itu kepada pelayan wanita itu.


"Tidak, dia akan mati dibunuh pria hina itu..." jawab pelayan wanita itu yang sudah meneteskan air matanya.


"Jangan kuatir, lihat saja ... " wanita kotor itu memegangi pergelangan si pelayan, dan berusaha menenangkan-nya.

__ADS_1


Semua orang melihat Bu Wanmei yang akan di serap jiwanya.


__ADS_2