God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 396.


__ADS_3

Chapter 396. Tian Ba (1).


Setelah berpelukan dan saling melepas rindu antara cucu dan kakek, mereka melepaskan diri dan duduk beralaskan tanah.


Excel Shimo mengeluarkan minuman teh hangat sebagai jamuan santai hari ini dan juga membuat api unggun untuk memanggang empat ekor ayam hutan.


"Sejak kapan kakek ada disini?" tanya Excel Shimo sambil memanggang ayam hutan.


Tian Ba menyesap teh hangat dan setelah itu menjawab:


"Sudah lama, hanya untuk menunggumu...! "


Excel Shimo jelas terkejut jika kakeknya sudah lama berada di sini, dengan rasa penasaran, dia bertanya lagi:


"Berarti Kakek sudah tahu aku akan kesini? "


"Iya, mengikuti alur perjalananmu melawan bocah itu! "


Bocah yang dimaksudkan oleh Tian Ba adalah Wei Yan, dan dia sudah mengetahui pergolakan yang terjadi di Istana Langit dan juga rencana pemimpin dari Wei Yan. Hanya saja Tian Ba tidak ingin membicarakan hal yang tidak penting, menurutnya.


Seketika Excel Shimo senang saat semua pikirannya yang mengganjal akan terpecahkan, dia kembali bertanya:


"Berarti Kakek tahu permasalahan Istana Langit? Selama ini aku bertanya-tanya, siapa kedua orang yang berseteru itu yang bersaing untuk kekuasaan. "


Tian Ba hanya menganggukkan tanpa menjelaskan maupun menyebutkan nama kedua orang yang ditanyakan cucunya, dia kembali menyesap teh di cangkirnya.


Sebelum Excel Shimo bertanya lagi, Tian Ba segera berbicara terlebih dahulu:


"Kamu sangat berbakat dan memiliki keberuntungan yang sangat besar. Nak, Batu Keabadian sangat berharga dan hanya kamu yang memiliki. Sayangnya, tidak ada bimbingan dari orangtuamu. Kekuatanmu luar biasa banyak cabang dan potensinya tanpa batas. Tetapi, kamu tidak bisa memaksimalkan kekuatan itu dan menjadi kekacauan dalam tubuhmu..., "


Excel Shimo melongo jika kakeknya tahu tentang Batu Keabadian, dia tidak pernah mengatakan kepada siapapun, hanya Lotus Bao, Xi He dan semua galaksi yang tahu.


Setelah menenangkan dirinya, Excel Shimo mencerna perkataan kakeknya perihal kekuatannya, karena bingung dia bertanya:


"Maksud Kakek gimana, aku bingung? "


Tian Ba menghampiri api unggun dan mengambil satu ekor ayam hutan yang telah matang, dia mengigit tanpa kuatir kepanasan. Demikian juga dengan Excel Shimo yang memakan ayam panggang satu gigitan, mengunyah sambil menunggu jawaban.


Setelah mengunyah, Tian Ba, menjawab:


"Sebenarnya kamu tidak perlu mencari kekuatan lagi dan lagi, satu Batu Hukum Keabadian sudah lebih dari cukup melingkupi semua kekuatan. Yang perlu kamu lakukan hanya meningkatkan basis kultivasi-mu dan memahami Batu Hukum Keabadian. Tidak perlu mendapatkan cincin roh, meningkatkan kekuatan fisik, jiwa dan lain sebagai, jika itu terus kamu lakukan, sama saja membuang energi, waktu, sumberdaya dan juga ... Seperti yang aku katakan tadi, kekacauan di dalam tubuhmu. "


Excel Shimo berhenti mengunyah untuk memikirkan perkataan kakeknya. Apa yang dikatakan Tian Ba memang benar, selama ini Excel Shimo tidak pernah memaksimalkan segala kekuatannya dan potensi diri, dia hanya meningkatkan kekuatan terus menerus.

__ADS_1


Karena itu, saat Excel Shimo bertarung dengan Harimau Mistik, dia tidak mengeluarkan cincin roh Badak bersayap, karena kekuatan di dalam tubuhnya saling berbenturan tanpa dia sadari.


"Lalu, apa yang harus aku lakukan, semua sudah terlanjur? " tanya Excel Shimo dengan raut wajah kebingungan, dan berharap kakeknya memberikan solusi.


Tian Ba tersenyum dan mengigit lagi ayam panggang. Demikian juga dengan Excel Shimo yang kembali mengunyah sambil menunggu jawaban.


"Itu hal mudah. Tapi, sebelum aku mengatur ulang kekuatanmu, kamu harus paham dulu tentang Batu Keabadian. Walaupun aku tidak pernah memiliki maupun mengetahuinya, cukup melihat di dalam tubuhmu aku sudah paham. Dengarkan baik-baik..., "


Seketika Excel Shimo berhenti makan dan penuh antusias untuk mendapatkan pengetahuan baru yang memang minim baginya. Sedangkan Tian Ba mengeluarkan perkamen kosong dan kuas untuk mencatat.


Excel Shimo segera bergeser disamping kakeknya untuk melihat apa yang akan ditulis. Tian Ba membuat delapan pola cangkang kura-kura dan menjelaskan:


"Delapan tanda cangkang kura-kura menjadi delapan trigram yang melambangkan alam sebagai Langit, Bumi, Api, Air, Gunung, Danau, Angin, dan Petir. Batu Keabadian sebut saja delapan Trigram, itu merupakan simbol Alam Besar, delapan elemen utama. Tao (alam) memberikan satu, satu melahirkan dua, dua melahirkan tiga, tiga melahirkan segala hal. Tao, Yang Chi dan Yin Chi ..., "


Law Stone merupakan simbol Langit (乾 Qian/Tian) yang melahirkan 'segala hal'. Yakni sumber kreatif, kesempurnaan, kekuatan, vitalitas, orisinalitas, dan kekuatan.


"Semua hal tertata dengan baik: matahari bersinar, hujan turun, dan orang-orang menjadi makmur. Melalui kekuatan karakter dan ketabahan, rintangan dapat diatasi. "


Third Eye Stone merupakan simbol Bumi (坤 kūn) karena terbuka dan mudah menerima terhadap hujan, matahari, dan kekuatan alam lainnya dan sebagian besar Yin. Bumi adalah pelengkap Langit. Bumi melambangkan prinsip feminim besar dari mana segala hal dipelihara, feminitas Ibu Pertiwi, prinsip reseptif dan penurut.


"Melakukan perbuatan baik dengan penerimaan yang luar biasa menghasilkan kenikmatan yang berlimpah. Menjadi bijak dan penuh kasih akan memenuhi nasib seseorang. "


Throat Stone merupakan simbol Petir (震 zhèn) karena petir menghantam dengan kuat dan naik untuk berpencar. Petir mewakili gerakan dinamis, aktivitas, vitalitas, perkembangan, dan pertumbuhan.


"Jangan bertindak saat ketakutan; sebaliknya, tumbuhkan sifat kesabaran. Kesulitan bisa menjadi peluang untuk perkembangan masa depan. "


Heart Stone merupakan simbol Air (坎 kǎn). Air mungkin tampak jernih dan beraturan, tetapi memiliki massa padat di tengahnya. Sebuah ombak akan terhempas ketika permukaan air bergerak lebih cepat dari massa pusat yang padat. Air melembabkan segala benda; tidak ada yang lebih lembab dari pada Air.


"Air melambangkan misteri, makna yang dalam, dan kemungkinan bahaya. Seseorang tidak akan tenggelam jika dia percaya pada kemampuannya untuk merata. "


Sacral Stone merupakan simbol Gunung (艮 gèn). Di bawah puncak yang kokoh ada ruang, yang menunjukkan gua di dalam gunung. Gunung adalah tempat untuk menyimpulkan dan memperoleh segala hal. Tidak ada yang lebih sempurna dari Gunung. Gunung yang besar dan tak tergoyahkan mewakili meditasi, gerakan terhenti, dan mengistirahatkan tubuh, pikiran, dan jiwa.


"Ada nilai besar dalam diam dan merenungkan tindakan dan perbuatan serta melatih pengendalian diri untuk membawa hasil yang baik. "


Solar Plexus Stone merupakan simbol Angin (巽 xùn). Kekuatan Angin. Ruang terbuka itu seperti celah untuk ditembus angin. Angin untuk memutar segala hal, dan tidak ada yang lebih efektif daripada Angin. Sukses dapat dicapai dengan hasil pada kekuatan yang lebih tinggi dan peluang baru. Angin mewakili kelenturan, penetrasi, pengaruh dari orang lain, dan fleksibilitas.


"Pertahankan integritas dan kesadaran untuk menghindari terombang-ambing atau terbawa arus ke arah yang salah. "


Crown Stone merupakan simbol Api (離 lí). Seperti nyala api, api tampaknya mengambil bentuk, tetapi intinya kosong. Api mengeringkan segala hal, tidak ada yang lebih mengeringkan daripada Api. Biarkan pengetahuan dan kebijaksanaan bersinar sebagai nyala api untuk memastikan dan mempertahankan nasib baik.


"Api mewakili perluasan, ide, iluminasi, kejernihan, kecemerlangan, dan keindahan. "


Power Root Stone merupakan simbol Danau (兌 duì). Sebuah danau terbuka di permukaan, namun mengandung massa di bawahnya (tidak seperti Air, yang terbuka di bagian bawah untuk menghasilkan air mengalir). Danau memuaskan segala hal, tidak ada yang lebih memuaskan dari Danau.

__ADS_1


"Kebahagiaan disebarkan dengan memuji kebajikan orang lain dan mendorong perkembangan mereka. Hindari mengejar kebahagiaan yang dangkal. Danau melambangkan kegembiraan, kebahagiaan, kesenangan, kepuasan, dan kemungkinan kelebihan. "


Tian Ba melihat mikrokosmos adalah energi utama alam semesta yang dilambangkan dalam delapan tanda simbol dari cangkang kura-kura, yang dia gambar di perkamen.


Excel Shimo hanya mangut-mangut saja sambil merenung dan mencerna pengetahuan baru, dia merasa seseorang murid yang sedang diajar gurunya. Hal seperti inilah yang Excel Shimo butuhkan, ada orang yang membimbingnya dalam menjalani kehidupan.


Selama ini dia selalu berjalan mengikuti nalurinya untuk bertahan hidup dalam melewati jurang kematian, mencari jawaban satu per satu saat melewati rintangan.


"Apakah kamu sudah mengerti? " tanya Tian Ba sambil memberikan perkamen kepada Excel Shimo.


"Sangat jelas, Kek, " jawab Excel Shimo sambil menerima perkamen dengan hati-hati seperti barang berharga baginya.


Bagi Excel Shimo, pengetahuan sekecil apapun sangatlah berharga dan yang pasti akan dia ingat baik-baik.


Tian Ba menganggukkan dan tersenyum senang cucunya yang bisa mandiri dan mau berusaha untuk belajar dan belajar terus.


Namun...


"Itulah kelebihan delapan Batu Keabadian, sebentar lagi akan menjadi kekacauan. Sebarkan tujuh Batu Keabadian untuk mengalihkan perhatian Istana Langit jika kamu tidak mampu menjaganya. Simpan dengan baik Law Stone, jangan kasih tahu siapapun perihal satu batu utama itu.


Beri nama Trigrams Chaos, karena para Dewa, manusia dan binatang akan saling berebut, sampai kapanpun hingga jiwa-mu benar-benar musnah. "


Sontak Excel Shimo terkejut mendengar ucapan kakeknya, dan segera bertanya:


"Berarti Istana Langit dan jajaran tahu jika aku memiliki delapan Batu keabadian ini? "


Tian Ba menganggukkan pelan dan menjawab:


"Semenjak kamu mendapatkan kulit kayu kuno dan semakin kuat auranya ketika kamu menyatukan tiga Artefak Alami, yang kini menjadi Jirah Perang Dewa Binatang. Lain kali, jangan sembarangan menggunakannya! Mereka menunggumu untuk memiliki semuanya dan ... Kamu sendiri tahu jawabannya! "


Kulit kayu kuno adalah Energi Artefak Alami dimana dua puluh empat elemen galaksi bersemayam di dalam tubuh Excel Shimo.


Tubuh Excel Shimo bergetar menahan rasa takutnya, bagaimana dia tidak takut, ternyata dia selama ini selalu diawasi oleh Istana Langit. Apa yang dia miliki memang sangat luar biasa dan memiliki daya hancur yang mengerikan, jika sampai jatuh di tangan yang mampu menggunakan potensinya...


Excel Shimo menghela nafas tak berdaya, dia tidak tahu harus berbuat apa.


Apa gunanya dia memiliki semuanya, jika kekuatannya masih lemah untuk melawan Istana Langit dan jajarannya, dia juga tidak tahu siapa yang baik dan jahat. Tapi yang pasti, kubu Wei Yan golongan yang jahat, pikirnya di dalam hati.


Note:


Tao \= Alam.


Chi - Qi - Ki - Mana \= energi.

__ADS_1


Mikrokosmos \= dunia kecil, khususnya manusia dan sifat kemanusiaan yang merupakan contoh dalam ukuran kecil dari alam semesta.


__ADS_2