
Chapter 104 Kapal Impian.
Setelah mereka semua berkultivasi secara biasa, Excel Shimo melihat jika belum memiliki tempat tinggal di dalam Dunia Jiwanya. Segera Excel Shimo mulai bergerak untuk membuat tempat tinggal.
Namun, niat itu ia urungkan, sebab dia memiliki mansion yang sangat besar didalam cincin dimensinya.
"Kalian tunggu disini, aku akan mencari tempat tinggal yang cocok untuk kita," pinta Excel Shimo kepada wanitanya.
"Aku ikut," kata Ming Li Ling yang ingin juga menjelajahi Dunia Jiwa.
"Aku juga ikut...,"
Semua wanita tidak ingin ditinggal oleh suaminya walau hanya sebentar. Mereka juga ingin menjelajahi Dunia jiwa suaminya yang sangat indah dan menakjubkan.
Setelah berpikir sejenak, Excel Shimo mengeluarkan kapal angkasa yang unik, dan berbeda dengan kapal angkasa yang biasanya digunakan oleh para pemimpin Benua Jiang Shan.
Bhuzhh... Banggg...
Muncul kapal angkasa yang berbentuk unik dari kapal angkasa pada umumnya.
Warnanya hitam, memiliki sayap pendek yang berada disamping kanan dan kiri. Dibawah kedua sayap itu terdapat dua tabung. Diatasnya terbuat dari kaca anti serangan energi Qi, kaca itu tampak hitam dari luar, tapi mampu melihat keluar saat berada didalam. Kapasitas kapal angkasa itu mampu menampung 12 jiwa, dan dilengkapi beberapa empat senjata yang berada diatas sayapnya.
Kapal itu panjangnya mencapai 20 meter, lebar bagian tengah mencapai 10 meter. Bentang sayap dari kiri dan kanan mencapai 5 meter, dan tinggi 10 meter.
"Wow...!"
Kesembilan wanitanya jelas terpesona dengan kapal angkasa yang unik, ramping, dan elegan. Segera semua wanita buru-buru mendekati kapal angkasa itu. Mereka menyentuh dan meraba badan kapal yang halus.
"Ini aku buat saat usia tujuh tahun. Aku buat saat mendapatkan sebuah mimpi yang terus berulang-ulang," kata Excel Shimo kepada wanitanya.
"Kecil dan indah, sangat praktis untuk digunakan di Benua Jiang Shan," puji Ratu Jing Jiao yang terlihat ingin memiliki kapal angkasa itu.
"Apa kamu seorang ahli smelting? Apakah kamu membuat ini sendirian?" tanya Xiao Qiao dengan rasa penasaran. Hanya Bao Xue dan Loi Annchi yang tahu jika suaminya seorang ahli smelting.
__ADS_1
"Memang aku yang membuatnya sendiri disaat bosan waktu itu," jawab Excel Shimo dengan sedikit berbohong.
Excel Shimo tidak membuatnya sendiri, tapi Lotus Bao juga membantu mewujudkan gambaran yang berasal dari mimpinya Excel Shimo. Excel Shimo juga tidak mungkin membocorkan identitas Lotus Bao sebagai Api Surgawi.
"Luar biasa, berapa tahun kamu membuatnya kapal angkasa ini?" tanya Jing Jiao yang semakin penasaran dengan identitas asli suaminya.
"Enam bulan seingatku, soalnya aku buat saat jenuh dalam berlatih," kali ini Excel Shimo berbicara jujur.
"Apa enam bulan...," semua wanita menatap wajah Excel Shimo yang tidak tampak berbohong, dan menghela nafas berat saat mengetahui kejeniusan-nya.
Umumnya seorang ahli smelting mampu membuat satu kapal angkasa dalam waktu 3 tahun, dan itupun dibantu oleh beberapa pekerja untuk menyelesaikan satu kapal angkasa.
"Kapal angkasa apa namanya?" tanya Ming Li Ling sambil melompat di sayap kapal angkasa, dan mengintip didalamnya. Tapi, ia tidak bisa melihat apapun yang berada didalam kapal.
"Entahlah, aku tidak pernah memberikan nama, terserah kalian jika ingin memberikan nama!" jawab Excel Shimo dengan mengangkat kedua bahu.
"Bagaimana jika kapal kepompong," celetuk Ming Li Ling yang asal memberi nama kapal itu.
"Terlalu seram namanya, bagaimana jika... Emm, kapal Raja Angkasa," sahut Bao Yu yang tidak suka dengan sebutan kapal kegelapan, setelah berpikir sejenak ia juga mengusulkan sebuah nama.
"Terlalu berlebihan, bentuk kapal ini kecil dan elegan, beri saja nama kapal Dewi-Dewi," Loi Annchi juga tidak ketinggalan memberikan nama kapal itu.
Akhirnya kesembilan wanita itu tidak menemukan nama yang cocok untuk kapal angkasa itu. Setelah mereka berdiskusi, mereka mendapatkan nama yang cocok.
"Kapal Impian," ucap mereka kepada Excel Shimo sambil bertepuk tangan.
"Bagus. Sederhana dan cocok untuk kapal ini," jawab Excel Shimo setelah mereka mendapatkan nama baru, "buka!" lanjut Excel Shimo saat memerintah kapal Impian untuk membuka pintu.
Bhuzhhh.... Dhumm...
Setelah itu muncul pintu yang terbuka dari atas dan turun, dentuman kecil saat pintu itu menyentuh tanah. Segera Excel Shimo masuk, dan diikuti semua wanita.
Pintu dengan anak tangga sebagai pijakan, itu hanya bisa dilewati satu orang, dan mereka berganti saat ikut masuk kedalam kapal Impian.
__ADS_1
Setelah masuk, terlihat interiornya yang sangat mewah, setiap dudukan yang berjumlah 10 bisa dibuat untuk selonjoran dengan menarik bantalan dibawah kursinya. Didepan kendali kapal juga tersedia 2 dudukan, dan Excel Shimo segera duduk di kursi kendali kapal impian. Ming Li Ling segera duduk disebelah suaminya saat menang dengan Bao Xue yang ingin duduk.
"Empuk dan nyaman!" seru Ming Li Ling saat diri duduk di kursi kendali.
"Teknologi macam apa ini?" tanya Jing Jiao yang kagum melihat banyak panel didepan kursi kendali kapal Impian. Tapi Excel Shimo tidak menjawabnya.
Semua wanita menjelajahi ruang didalam kapal yang tidak terlalu sempit maupun lebar, dan setiap kursi terbagi kanan dan kiri, ditengahnya sebagai jalan.
"Dibelakang ada kamar mandi disebelah kiri, dan dikanan adalah ruang memasak. Setiap dudukan ini bisa dijadikan satu dengan menekan tombol disamping sandaran tangan dikursi...," Excel Shimo berdiri, dan menjelaskan semua fasilitas didalam kapal impian, dan jelas mereka terkagum dengan fasilitas didalam kapal.
"Segera kalian duduk, dan pasang pengaman disebelah kanan dan kiri kalian," perintah Excel Shimo kepada wanitanya, saat mereka duduk Excel Shimo memberikan contoh cara menggunakan pengaman.
"Ling'er, perhatikan cara aku mengendalikan kapal ini. Bola ini adalah kendali kapal, sama seperti kapal pada umumnya. Ini adalah kotak untuk Batu Roh, yang merupakan sumber energi kapal ini... Ini adalah... dan itu adalah...," Excel Shimo menjelaskan semua panel di meja kendali kapal impian pada Ming Li Ling, semua wanita juga ikut memperhatikan dan berharap bisa menggunakan kapal angkasa ini.
Setelah selesai menjelaskan fungsi semua panel, Excel Shimo segera memasukkan satu Batu Mistik kedalam kotak khusus. Segera semua tombol menyala. Kemudian, Excel Shimo meletakkan telapak tangan kanan pada bola kendali kapal, dan tangan kiri memegang tuas. Secara berlahan kapal impian mulai terangkat hingga ketinggian 2.000 meter dari atas permukaan tanah.
"Siap-siap, tangan berpegang pada pengaman. Nikmati perjalanan wisata ini!" kata Excel Shimo dan tersenyum.
Dhummmm.... Bhuzhhhh....
"Ahhhh...,"
Teriakan para wanita saat tersentak kebelakang, kapal impian melesat dengan kecepatan tinggi, hingga menciptakan suara dentuman. Sengaja oleh Excel Shimo melaju dengan sangat cepat, ia ingin memamerkan hasil karya pada wanitanya.
Wushhhh....
"Ahhhh...,"
Para wanita berteriak lagi saat Excel Shimo membolak-balikkan kapal impian. Excel Shimo hanya terkekeh melihat rambut wanitanya sudah acak-acakan.
"Minta pemukulan...,"
Ancam semua wanita yang tahu jika kekasihnya sengaja membuat mereka ketakutan dengan aksinya.
__ADS_1