
Chapter 140. Teknik Pasif Tidak Tersembunyi, Ranah Jantung.
"Tuan, Tuan...,"
"Tuan, cepat bangun...,"
Lotus Bao dan Xi He menjadi panik saat Excel Shimo pingsan. Mereka terus-menerus memanggilnya. Mereka tidak tahu jika kesadarannya dibawah oleh neneknya, dan mereka saat ini sedang berkomunikasi.
"Kenapa ini terjadi, tidak biasanya Tuan Muda seperti ini," ujar Xi He yang sedang melilit leher Excel Shimo untuk merasakan denyut nadi.
"Tenang, Kak. Mungkin Tuan Muda sedang mendapatkan sesuatu yang membutuhkan kesadarannya untuk berkomunikasi. Aku rasa itu keinginan Neneknya," jawab Lotus Bao yang berusaha menenangkan dirinya dan juga Xi He, ia keluar dari dantian dan bertengger di dada bidang Excel Shimo.
"Bisa jadi, tapi kenapa lama sekali?" tanya Xi He yang masih panik.
"Tenang, aku baik-baik saja!"
"Tuan...,"
Spontan Xi He dan Lotus Bao kegirangan saat Excel Shimo telah sadarkan diri. Mereka berdua melompat-lompat di dada Excel Shimo sambil menatap wajahnya.
"Apa Tuan mendapatkan sesuatu dari Nenek?" tanya Lotus Bao saat Excel Shimo telah berdiri dan duduk di kursi.
"Benar, teknik pasif yang mampu membaca hati dan pikiran seseorang," jawab Excel Shimo dengan jujur.
"Hebat, hebat!! Nenek Tuan sangat luar biasa bisa menciptakan teknik ini," puji Xi He yang ikut senang.
"Benar. Teknik ini tepat jika dibilang tabu, sebab mampu membaca hati dan pikiran seseorang. Dengan ini Tuan tidak perlu takut diperdayai oleh seseorang," sahut Lotus Bao, "apa Tuan sudah bisa menggunakan teknik ini?" lanjutnya dengan bertanya.
"Ayo kita ke kamar pribadi, aku juga membutuhkan waktu untuk memahaminya." ajak Excel Shimo sambil berdiri, Lotus Bao dan Xi He segera kembali ke tempatnya masing-masing.
Sesampainya didalam kamar, Excel Shimo segera duduk bersila dan membuang semua pikiran apapun dan juga gangguan dihatinya.
__ADS_1
Excel Shimo tidak memperdulikan isterinya dan semua hal yang menghambat pemahamannya pada teknik pasif Tidak Tersembunyi. Excel Shimo juga memblokir semua inderanya.
"Semuanya tidak penting. Semuanya adalah ilusi, semuanya tidak berarti. Yang terpenting adalah diriku sendiri. Yang berarti adalah diriku sendiri.
Tidak terpengaruh tujuh emosi negatif tujuh emosi positif, semua adalah penghambat. Aku adalah aku yang tidak terpengaruh oleh apapun...,"
Excel Shimo bergumam mengucapkan setiap kata yang terlintas di ingatannya. Setiap kata terus-menerus bergulir. Setiap bait memiliki arti untuk memahami teknik Tidak Tersembunyi.
Lotus Bao dan Xi He juga ikut menghafal setiap ucapan Excel Shimo, tetapi mereka dibuat kebingungan. Setiap kata yang diucapkan Tuannya bertolak belakang dengan kehidupan ini.
"Apa yang Tuan katakan adalah pemahaman dari Ranah Jantung?" tanya Xi He yang merasa ucapan Tuannya seperti memahami Ranah Jantung.
"Ini mirip dengan ajaran Tao, aku rasa apa yang Kakak katakan benar, hanya saja sepengetahuanku tidak ada teknik maupun pengalaman seseorang yang mampu mendapatkan pencerahan dari Ranah Jantung," jawab Lotus Bao yang pernah mendengar ucapan Tuannya.
Ranah Jantung adalah pemahaman seseorang pada hati nurani. Ranah Jantung tidak bisa dipelajari, melainkan dipahami untuk mendapatkan pencerahan. Tidak mudah memahami Ranah Jantung, membutuhkan banyak pengalaman manis pahitnya kehidupan.
Ranah Jantung terbagi menjadi 3 tingkat dari terendah hingga tertinggi, yaitu;
Hati Sekuat Batu Karang.
Hati Seluas Langit.
Setiap tingkat membutuhkan pemahaman dan keberuntungan untuk mencapainya. Di alam semesta ini hanya ada segelintir orang yang mampu mendapatkan pencerahan pada tingkat Hati Sejernih Air, dan belum pernah ada sampai ke tingkat berikutnya.
Umumnya orang yang telah mendapatkan pencerahan, dia biasanya menghindari hal duniawi, ia selalu hidup terpencil dan menyendiri seperti halnya seorang ahli Alchemist, hidupnya tergantung pada alam semesta.
Tapi ada sebagian berbaur dengan semua kehidupan untuk menyebarkan pencerahannya. Namun, mereka selalu dihujat, sebab pencerahan mereka dianggap membual saja dan tidak bermanfaat bagi kekuatan.
__ADS_1
"Hahmmm, jika untuk mempelajari teknik Tidak Tersembunyi, maka Tuan akan membutuhkan waktu yang sangat lama," Xi He menghela nafas berat, ia tahu hal ini membutuhkan pemahaman yang lama.
"Tapi jika Tuan berhasil, ini juga pengetahuan baru bagi kita dan semua orang. Selama ini tidak ada teknik untuk mempelajari Ranah Jantung. Jika teknik Tidak Tersembunyi berkaitan dengan Ranah Jantung, maka ini suatu pencapaian yang sangat luar biasa," ujar Lotus Bao yang optimis Tuannya akan berhasil, walaupun membutuhkan waktu yang sangat lama.
"Semoga saja, aku juga berharap seperti itu. Untungnya Tuan memiliki Dunia Jiwa, dimana waktu lebih cepat dari dunia luar," timpal Xi He yang menyetujui ucapan Lotus Bao.
Waktu berjalan dengan cepat, dimana semua wanita akhirnya puas menjelajahi Dunia Jiwa dengan menggunakan Kapal Impian. Ke-empat isteri baru juga sudah akrab dengan kesembilan isteri yang lama, bahkan Ratu Han atau yang bernama Shu Peijing juga terlihat gembira dan merasa muda lagi saat bersama para istri menantunya. Mereka segera mencari keberadaan Excel Shimo.
Disaat mencari di Balai Perpustakaan Umum tidak ada, mereka buru-buru mencari dikamar pribadinya. Dan mereka yakin suaminya telah mendapatkan apa yang dia inginkan.
Disaat mereka masuk, mereka melihat tubuh Excel Shimo bercahaya. Cahaya itu yang tidak menyilaukan, tapi sangat menyenangkan dan menenangkan.
"Sedang apa suami kita, aku tidak pernah lihat dia seperti ini!" bisik Ming Mei yang terpesona dengan perubahan suaminya.
"Apa ini tentang apa yang dia cari?" bisik Bao Xue.
"Entahlah...!! Tunggu...," ujar Fang Yin dan menghentikan bisikan mereka.
Saat mereka sedang berbisik-bisik, mereka mendengar suara Excel Shimo yang sedang mengucapkan sesuatu. Mereka segera terdiam dan mendekati Excel Shimo. Mereka duduk bersila mengelilingi suaminya, dan ikut menghafal apa yang diucapkannya.
"Semuanya tidak penting. Semuanya adalah ilusi, semuanya tidak berarti. Yang terpenting adalah diriku sendiri. Yang berarti adalah diriku sendiri.
Tidak terpengaruh tujuh emosi negatif tujuh emosi positif, semua adalah penghambat. Aku adalah aku yang tidak terpengaruh oleh apapun...,"
Semua wanita ikut memejamkan matanya, dan ikut memahami apa yang diucapkan oleh Excel Shimo.
Walau mereka bingung, tapi ada perasaan tenang dan damai di hati, seakan-akan semua beban kekuatiran, ketakutan, kebencian, dan segala emosi menghilang.
Waktu berjalan terus, tanpa berhenti maupun mundur kembali. Mereka telah duduk bersila dan memejamkan matanya selama sepuluh hari didalam Dunia Jiwa.
Setiap hari Excel Shimo tanpa henti terus mengucapkan ucapan yang sama. Setiap hari cahaya yang menyelimuti Excel Shimo semakin terang benderang. Demikian juga dengan semua wanitanya, mereka secara berlahan mulai memahami ucapan Excel Shimo, dan tubuh mereka juga mulai bercahaya.
__ADS_1
Xi He dan Lotus Bao juga ikut memahami ucapan Tuannya. Mereka selama waktu itu terdiam dan terhanyut dalam suasana damai dan tenang.
Didalam kamar itu bercahaya dengan warna yang berbeda-beda. Cahaya yang keluar dari hati nurani mereka. Wajah mereka juga terlihat cerah dengan bibir tersenyum indah.