God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 331. Permintaan Excel Shimo (2).


__ADS_3

Chapter 331. Permintaan Excel Shimo (2).


Excel Shimo merasa bersalah dengan menggaruk kepalanya, semua orang tersenyum melihat Excel Shimo yang diintimidasi oleh Yang Hua.


"Sudah, sudah!" lerai nenek Excel Shimo dan kembali berbicara, "kalian bersiap-siap dulu, dan aku akan jemput kalian dalam waktu 3 hari. Selama itu, kalian dilarang saling berdekatan dengan cucuku. Apa kalian mengerti? Dan kamu jangan ganggu semua wanitamu?" nenek Excel Shimo juga melarang cucunya mendekati istrinya.


"Mengerti Nenek!" jawaban serempak semua wanita dan menahan kegembiraan.


"Aiyo! Puasa lama aku jadinya!" gerutu Excel Shimo, dan membuat semua orang tersenyum, "Nenek, apa bisa menyatukan dua benua menjadi satu dengan Benua Jiang Shan, sebab sebagian keluarga istriku ada di Benua Jiu Zhou dan Benua Sihai sudah tidak berpenghuni lagi!" lanjutnya saat teringat akan rencananya, Excel Shimo berharap keluarganya mengabulkan.


"Mudah, Kakek atau Ayahmu yang akan melakukannya, sesudah kamu mewartakan rencana-mu kepada semua kehidupan di benua ini dan Benua Jiu Zhou, agar tidak menjadi kekacauan dan ketakutan!" jawab nenek Excel Shimo yang mengabulkan permintaan cucunya.


"Baik Nenek!" jawab Excel Shimo yang senang dan melihat semua wanita, "nanti kalian segera kabari keluargamu di Benua Jiu Zhou." lanjutnya dan di anggukan semua wanitanya.


"Kalian kembali dulu, dan persiapkan diri kalian, kami ingin berbicara kepada suamimu secara pribadi. Ingat, tidak boleh saling mendekat!" perintah ibu Excel Shimo kepada semua wanita.


"Terima kasih Ibu, Ayah, Nenek dan Kakek. Kami permisi dulu. Salam."


*****


Semua wanita meninggalkan Excel Shimo dengan wajah bahagia. Setelah itu, semua wanita melihat kebelakang setelah keluar dari dalam cahaya, mereka kaget karena suami dan keluarganya tidak ada lagi di tempat.


"Keluarga Shimo memang mengerikan kekuatannya ... Kekuatan macam apa mereka!" gumam Yang Hua yang masih melihat tempat dimana mereka berada.


"Kakak, apa sebelumnya sudah bertemu dengan mertua?" tanya yang Yang Xiaoping yang sudah sedari tadi ingin bertanya.


"Mertua kita!" ralat Yang Hua, dan membuat Yang Xiaoping senang jika dirinya diperbolehkan menjadi pasangan Dao bagi Excel Shimo, dan kembali Yang Hua berbicara.


"Iya, jauh hari beliau sudah memberitahukan ku melalui mimpi, sebab itu kakakmu sudah bersiap diri akan hari ini. Dan ayah kita juga telah mengijinkan aku pergi menuju Benua Jiang Shan, dan kamu tahu maksudku!" jawab Yang Hua, dan melihat orang yang dia kenali, yaitu Xiao Qiao, Loi Annchi, Ming Mei dan sebagian dari Akademi Pedang Surga, mereka adalah Sun Xiangyi, Ma Weici dan Juan Shu.


Kaisar Yang Dang mengijinkan putrinya untuk meninggalkan Benua Zhong Hua yang telah menjadi satu dengan Benua Shen Zhou, sebab disana masih dalam kekacauan setelah penyatuan tiga benua. Kekacauan terjadi karena tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga mengakibatkan saling berebut wilayah baru. Entah apa tujuan dari semua penguasa yang sengaja tidak memberikan berita jika tiga benua akan di satukan.


Semua wanita saling berkenalan dengan Yang Hua, apalagi setelah Yang Hua menggunakan wajah yang sama ketika di Akademi Langit Abadi. Setelah itu semua wanita kembali menuju dimana Raja Fung masih menunggu.


Semua wanita segera mengabarkan kepada semua orang dan keluarga, jika Dewa Binatang akan menikahi semua wanitanya, menjadi suami istri sehidup dan semati.

__ADS_1


Sambil menunggu Excel Shimo kembali, semua wanitanya juga mempersiapkan tempat khusus dengan merombak Istana Dewa Binatang, yang akan menjadi pusat acara akbar. Empat Kerajaan juga ikut membantu terlaksananya acara pernikahan Dewa Binatang, apalagi calon istri Dewa Binatang juga dari empat Kerajaan, mereka adalah Ratu Jing Jiao, Ratu Rubah Bulan Bao Yu, dua putri Kerajaan Han, Shui Peiyu mewakili Kerajaan Long, dan masih banyak dari berbagai klan.


Raja Long tidak cemburu maupun marah, ketika mantan istrinya juga akan dinikahi oleh Dewa Binatang, sebab itu sudah bagian rencana Excel Shimo dan Raja Long. Raja Long sendiri telah memiliki seorang Permaisuri dan tidak menambah lagi istri, kuatir kejadian masa lalu terulang lagi.


Hanya satu wanita yang tampak gelisah dan memendam rasa cemburu, dia adalah Ratu Han, Shu Peijing. Kedua putri Ratu Han melihat ibunya selalu melamun menjadi curiga, mereka adalah Han Xing dan Han Chun. Mereka berdua menghampiri ibunya saat berada di taman Istana Dewa Binatang.


"Ibu!" sapa Han Xing dan Han Chun.


"Eh! Kalian ...!" Ratu Han sedikit kaget, sebab dia sedang melamun.


"Ada apa dengan Ibu, bukannya bahagia putrinya akan menikah, malah Ibu terlihat sedih! Memangnya Ibu tidak senang kami bahagia?" tanya Han Xing putri tertuanya, dia sedang menyelidiki hati ibunya.


Ratu Han tertawa dengan merangkul kedua putrinya yang duduk disisi kanan kiri. "Ibu sangat bahagia kalian akhirnya menikah dengan Dewa Binatang! Bodoh, jika ada orang tua yang sedih jika anaknya dinikahi seseorang pria yang hebat!" ujar Ratu Han dengan jujur, kedua putrinya melihat senyuman ibunya yang sedikit terlihat dipaksakan.


"Apa ibu mencintai Excel Shimo?"


Seketika Ratu Han kaget dan dengan cepat perasaan hati dia ubah dengan tertawa, dia tidak menyangka Han Xing bertanya seperti itu. Namun, reaksinya dilihat jelas oleh Han Xing dan Han Chun.


"Tidak mungkin Ibumu seperti yang kamu ucapkan, Ibu sudah bahagia dengan ayahmu!" kelit Ratu Han dengan membelai rambut kedua putrinya, dia tersenyum untuk menyakinkan kedua putrinya.


"Jika Ibu mencintai suami kita, kami berdua juga tidak marah, justru kami senang, sebab hanya Excel Shimo yang mampu membuat Ibu tersenyum!" goda Han Chun dan kabur bersama Han Xing dengan tertawa.


"Hah! Kalian! Awas ya!" Ratu Han terkejut dengan perkataan putrinya, dia langsung mengejar kedua putrinya dan ikut tertawa.


Di dalam Istana Dewa Binatang, tepatnya di ruang santai keluarga Excel, An Na, Gongsun Ling, Yang Hua dan semua wanita sedang berdiskusi, sebab banyak wanita yang melamar menjadi istri Dewa Binatang.


"Dalam struktur Kekaisaran Dewa Binatang, terutama untuk pasangan Dao Kaisar Shimo, kita atur sesuai jadwal saja. Untuk gelar Ratu, biarkan suami kita yang memilih, maksimal dua orang, jadi semuanya adalah gelar Permaisuri yang berdasarkan kekuatan, kekuatan terendah tingkat Peri Benua. Untuk menjadi Selir, minimal setingkat Raja, dan dibawah Raja untuk Pendayangan (para dayang/pelayan Istana)!" saran Yang Hua, dia lebih paham dalam struktur Kekaisaran daripada semua wanita yang hadir.


"Setuju! Untuk gelar Ratu, biar suami kita yang memilih, itu berlaku selama 2 tahun, setelah itu menjadi gelar Permaisuri lama. Suami kita akan memilih lagi dari Permaisuri yang belum menjadi Ratu!" dukung Mu Yu Huang, kini wajah Mu Yu Huang makin cantik setelah beban di hatinya telah terlepas.


*****


Di suatu tempat yang damai dan menenangkan, disaat tinggal akan merasa betah dan malas untuk pergi. Di tengah danau dibuat sebuah pondok dengan jembatan sebagai penghubung daratan.


Di dalam pondok lima orang duduk bersila, empat orang seluruh tubuhnya terselimuti energi cahaya dan satu orang adalah Excel Shimo. Selama dua hari ini mereka tiada hentinya saling berbicara dan bercanda.

__ADS_1


"Sekarang kamu sudah tahu, kenapa kami keluargamu menginginkan kamu terus menjalani reinkarnasi ... Untuk semua pasangan Dao-mu kamu jangan kuatir, kami sudah memiliki rencana terbaik untuk mereka yang berguna bagi masa depanmu saat menjalani banyak reinkarnasi," kata nenek Excel Shimo kepada cucunya.


Ya, tujuan mereka agar jiwa Excel Shimo semakin dewasa dan mengolah potensi Alam Bawah Sadar yang membutuhkan banyak pengalaman hidup. Itu juga bermanfaat bagi Excel Shimo saat akan menerobos dinding Ranah Tanpa Batas (Limitless Realm).


Jika Excel Shimo mampu menerobos Limitless Realm, maka kekuatan itu berada diatas keempat keluarganya.


"Aku mengerti, ini juga demikian kebaikanku dan seluruh keluarga kita. Tapi, aku minta Ibu, Nenek, Ayah dan Kakek mendukungku, aku ingin Benua Kelahiran selalu mengikuti selama proses menerobos ke tingkat Limitless Realm, simpan mereka ke dalam jiwaku. Dan juga, tunggu aku menaklukkan Benua Kelahiran, setelah itu silakan bawa semua istriku!" pinta Excel Shimo sekali lagi, dia ingin membawa Benua Kelahiran kemanapun saat bereinkarnasi.


Excel Shimo diharuskan untuk terus-menerus bereinkarnasi, dan terlahir dengan jenis Ras yang berbeda-beda. Menjadi Ras Rubah, Ras Macan, Ras Naga, Ras Iblis, dan semua Ras yang ada di Alam Jagat Raya.


Kakek Excel tertawa melihat cucunya yang merasa enggan melepaskan apa yang menjadi miliknya, dan juga permintaannya yang sangat mudah mereka lakukan.


"Tanpa kamu minta, kami selalu mendukungmu. Ingat, semua 14 rasa akan kamu lewati, kesepian, pengkhianatan, perselingkuhan, keputusasaan, ketakutan, keserakahan, iri hati, suka cita, baik hati ... Dan semuanya berkali-kali kamu alami, itu demi kebaikanmu! Jika kamu menerobos dinding Limitless Realm, kamu menjadi satu-satunya kehidupan yang berhasil. Selain kita melakukan rencana ini, ada eksistensi lain yang meniru rencana kita, dan suatu saat nanti dia akan bertarung denganmu ... Siapa yang terbaik, kami tidak ada yang tahu!" ujar kakek Excel kepada cucunya.


"Aku mengerti. Oh iya, ada permintaan lagi, ini--"


"Permintaanmu sudah terlalu banyak walaupun kami mudah untuk melakukannya, dan kami tahu apa yang akan kamu minta!" potong ayah Excel Shimo dengan tegas, dia tidak mau terlalu memanjakan putranya.


Ya, Excel Shimo memang meminta untuk membantunya menaklukkan Pedang Semesta dan juga Mahkota Maharaja, hal yang mudah mereka lakukan. Excel Shimo cemberut sambil bertopang dagu dengan memalingkan wajah dan kedua mata melihat ikan yang melompat di air danau.


"Ayah, Kakek, punya berapa istri?" tanya Excel Shimo yang ingin memprovokasi ibu dan neneknya.


"Ayah orang yang setia, cukup satu!" jawab ayah Excel Shimo sambil melihat istrinya yang sedang melotot.


"Nak, sama dengan Kakek-mu, cukup satu untuk berkultivasi ganda, karena kekuatan kita hampir setara dan itu sudah cukup!" sahut kakek Excel dengan bangga sambil melirik nenek Excel.


"Bagus, hebat! Satu disini ... Cukup satu disini ...!" balas Excel Shimo, dia tersenyum dengan memainkan kedua alisnya yang naik turun, saat melihat kakek dan ayahnya. Maksud ucapan Excel Shimo adalah satu disini dan satu ada disana, cukup disini tapi tidak cukup jika di luar.


"Bocah cabul!!"


"Ahhh!!"


Byurr...


Excel Shimo terhempas hanya dengan kedipan mata ayahnya, dia tercebur di dalam danau. Ibu dan nenek Excel selalu tertawa melihat putranya, yang suka menggoda ayah dan kakeknya.

__ADS_1


__ADS_2