God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 239. Bermain Kucing dan Tikus.


__ADS_3

Chapter 239. Bermain Kucing dan Tikus.


Walaupun Excel Shimo dikejar 3 orang dengan kekuatan tingkat Prajurit Surgawi, dia tampak tenang sambil terus mengisi Seruling Pengendali Jiwa dengan energi spiritualnya.


Sekali lagi Excel Shimo berpindah tempat dalam sekejap disaat Huang Guang dan 2 anak buahnya sudah dekat. Lotus Bao yang melihat Tuannya yang lupa akan Dunia Jiwanya, segera berbicara.


"Lebih baik Tuan bersembunyi di Dunia Jiwa atau di cincin dimensi!"


"Kamu benar, lupa saya!" ucap Excel Shimo yang lupa menepuk jidatnya dan buru-buru memasuki Dunia Jiwanya.


Sebenarnya Excel Shimo juga panik dengan dikejar 3 kekuatan Prajurit Surgawi, tapi dia tetap berusaha tenang agar bisa berpikiran jernih disaat tertekan. Tidak berselang lama Huang Guang dan 2 anak buahnya tiba di posisi Excel Shimo terakhir muncul.


"Sialan! Kemana dia!" umpat Huang Guang yang geram tidak pagi mendeteksi Excel Shimo dengan kesadarannya.


Setelah memeriksa seluruh Benua Jiu Zhou dengan kesadarannya, Huang Guang tetap tidak menemukan keberadaan Excel Shimo, dengan wajah kesal dan menahan amarahnya, dia memerintahkan 2 anak buahnya untuk menyebar dan mencari di wilayah Sayap.


Huang Guang yakin jika Excel Shimo tidak jauh disekitar wilayah Sayap. "Pasti dia memiliki Armament atau Artefak penyembunyian diri!" gumam Huang Guang, sambil melihat 2 anak buahnya berubah menjadi sinar putih untuk mencari buruannya.


"Ah! Jika aku tidak kuatir dengan para tua sialan itu, sudah lama aku hancurkan Benua Jiu Zhou ini!" desah Huang Guang yang ternyata takut kepada Dewan Keamanan.


Excel Shimo selalu memperhatikan situasi diluar, dan menyeringai kejam saat musuhnya akhirnya berpencar. Setelah Huang Guang pergi mencari keberadaan buruannya, Excel Shimo buru-buru keluar setelah mengaktifkan Seruling Pengendali Jiwa.


Excel Shimo juga mengganti pakaiannya menjadi warna serba hitam, matanya menatap kearah Fa Zheng yang dekat dengan rombongan Putra-putri Kerajaan Chu. "Kenapa Huang Guang tahu jika aku adalah orang yang telah membunuhnya di Benua Jiang Shan?" gumam Excel Shimo, padahal dirinya sudah menggunakan topeng.


"Tiga hal yang membuat Tuan mudah dikenali, pertama dari suara. Kedua, dari teknik pembaca pikiran yang Tuan gunakan. Ketiga, postur tubuh yang berbeda dengan anak sepantaran Tuan," jawab Lotus Bao yang hafal dengan ciri-ciri Excel Shimo.


"Kamu benar! Lalu, bagaimana aku bisa menyamar jika ciri-ciri ku saja mudah dikenali walau sudah menggunakan War Clock?" tanya Excel Shimo yang ingin menutupi kelemahannya agar tidak terulang seperti ini.


"Tuan bisa membuat Pil Perubahan Wujud, semakin tinggi tingkat dan kualitasnya, semakin lama durasi pemakaiannya dan sulit untuk dilihat walaupun menggunakan Mata Dewa sekalipun," jawab Lotus Bao yang mudah dimengerti.

__ADS_1


"Aku akan buat banyak ... Setelah mengurus ketiga kutu busuk ini." ujar Excel Shimo yang senang mendapatkan solusi, dan segera melesat menjadi sinar untuk memburu Fa Zheng sebagai target pertamanya.


Excel Shimo juga mengeluarkan sayapnya untuk menambah kecepatan dan juga mengalirkan element angin agar segera menyusul Fa Zheng. Tidak berselang lama, jarak antara Excel Shimo dan Fa Zheng terpaut sejauh 1 km.


Fa Zheng yang merasakan dirinya dibuntuti, segera berhenti dan melihat kebelakang. Namun, setelah memeriksa siapa yang membuntutinya, dia tidak melihat siapapun dibelakangnya, dengan perasaan yang aneh Fa Zheng kembali terbang.


Tidak berselang lama, sekali lagi persepsi Fa Zheng mendeteksi seseorang yang membuntutinya, dan kembali dirinya berhenti dan sedikit mendekati posisi orang yang membuntutinya terus.


"Aneh! Kenapa tidak ada siapapun!" gumam Fa Zheng sambil terus mencari orang tersebut.


Fa Zheng segera turun di hutan yang sangat lebat, dan berharap menemukan orang itu. Wilayah hutan dimana Fa Zheng berada adalah zona bagian dalam dari wilayah Sayap.


Disaat Fa Zheng mendarat di hutan, ia segera mengeluarkan basis kultivasinya tingkat Prajurit Surgawi, agar semua binatang ganas dan kejam menjauhinya.


Excel Shimo orang yang membuntuti Fa Zheng, sudut bibirnya terangkat ketika jaraknya dengan dirinya hanya sekitar 200 meter. Segera Excel Shimo bersembunyi dibalik pepohonan yang besar dan lebat.


"Ahhhhh!" teriakan Fa Zheng saat kepala terasa sakit, sebab Cacing Gu yang mengendalikan jiwanya sedang mengalami kekacauan indera.


Excel Shimo semakin meningkatkan serangan jiwa kepada Fa Zheng dengan seruling-nya. Fa Zheng semakin berteriak kesakitan sambil memegangi kepalanya, darah segera keluar dari 7 lubang di tubuhnya saat jiwanya mengalami kerusakan, rusak karena Cacing Gu dan semakin diperparah oleh seruling.


Sambil meniup seruling, Excel Shimo segera mendekati Fa Zheng untuk menangkap Cacing Gu yang masih bisa dimanfaatkan. Segera Fa Zheng pingsan saat tidak kuat menahan rasa sakit ketika jiwanya terluka.


Cacing Gu mengeliat keluar dari kedua kelopak mata Feng Yu dan buru-buru Excel Shimo mengeluarkan botol Giok sebagai wadahnya.


"Hehehehe, kali ini kamu tidak akan bisa melukai orang lagi!" Excel Shimo terkekeh sambil melihat Cacing Gu yang terbaring lemah didalam botol Giok.


Huang Guang yang koneksinya dengan Cacing Gu terputus, jelas tersentak kaget dan buru-buru menuju kearah dimana jejak terakhir Fa Zheng masih bisa dia rasakan.


Excel Shimo juga buru-buru memasukkan Fa Zheng kedalam Pagoda Penjara di Dunia Jiwa, dan kembali menghilang saat merasakan aura kuat yang keluar dari tubuh Huang Guang.

__ADS_1


Boom 💥...


"Bajingan...! Keluar kamu?!" teriakan Huang Guang setelah meledakkan lokasi Fa Zheng dan Excel Shimo terakhir yang dia rasakan.


Huang Guang yakin jika pelakunya pasti bocah yang telah membunuhnya waktu itu. Hutan wilayah dalam menjadi porak-poranda dengan serangan dari Huang Guang. Huang Guang segera mencari keberadaan Excel Shimo dan Fa Zheng, tapi setelah beberapa waktu, mereka berdua tidak diketemukan.


Boom💥...


Sekali lagi Huang Guang meledakkan hutan bagian dalam disaat tidak menemukan jejak Excel Shimo dan Fa Zheng, dan hanya menemukan jejak darah milik anak buahnya.


Semua binatang menjauhi aura Huang Guang yang sangat kuat, termasuk binatang Qilin, Griffin dan hampir semua penghuninya.


Di Dunia Jiwa, Excel Shimo tertawa melihat Huang Guang yang sangat marah dengan hutan menjadi sasaran amarahnya.


Kemudian, Huang Guang terbang tidak terlalu cepat untuk mencari jejak bocah yang menjengkelkan baginya.


Excel Shimo keluar lagi dan terkekeh sambil melihat kearah Huang Guang. "Jika ingin bermain kucing dan tikus, itu adalah favorit-ku." gumam Excel Shimo sambil mengaktifkan Mata Langitnya untuk menemukan sasaran berikut, yaitu Li Kwong.


Setelah ketemu, Excel Shimo menggunakan teleportasinya dan muncul sejauh 2 km dari lokasi Li Kwong yang sedang terbang. Excel Shimo langung mengikuti Li Kwong seperti yang dilakukan pada Fa Zheng.


Setelah waktu satu dupa, Excel Shimo berhasil melumpuhkan Li Kwong dengan metode yang sama, dan menangkap Cacing Gu termasuk Li Kwong yang dimasukkan ke dalam Pagoda Penjara miliknya.


Huang Guang kembali merasakan koneksinya dengan Cacing Gu telah terputus lagi, segera dengan kecepatan penuh menuju lokasi terakhir keberadaan Li Kwong. Dan lokasi terluar dari wilayah Sayap menjadi sasaran kemarahannya dan dihancurkan.


Boom💥...


"Aaahhh!! Aku bersumpah akan menyiksamu, memakan tulang dan meminum darahmu!?" teriakan kemarahan Huang Guang setelah menghancurkan hutan sekitarnya dengan pukulan energi.


Teriakan, ledakan besar dan aura kekuatan tingkat Prajurit Surgawi, bisa didengar dan dirasakan oleh rombongan Putra-putri Kerajaan Chu. Mereka bersembunyi di dalam goa dengan sangat ketakutan, tidak hanya mereka, tapi semua kultivator juga ikut bersembunyi.

__ADS_1


__ADS_2