God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 377. Zhu Nuwa.


__ADS_3

Chapter 377. Zhu Nuwa.


Kembali Excel Shimo mengikuti Putri Shui dan sambil kepalanya melihat ke kiri dan ke kanan. Semua penduduk Suku Mermaid berdatangan untuk melihat orang yang bukan dari bangsa air. Kehadiran Excel Shimo jelas menjadi daya tarik baru bagi mereka, sebab ini baru pertama kalinya ada ras lain yang bisa selamat dari ujian pertama dan diperbolehkan memasuki ke Dunia Air.


Excel Shimo tersenyum dan membuat jenis mermaid betina kelabakan melihat wajah tampannya, dan membuat hati mereka langsung ambyar.


Sedangkan jenis mermaid jantan jelas cemburu melihat para betina mengagumi pendatang baru.


Namun, di hati Excel Shimo tidak ada niatan untuk menggoda maupun mencari sensasi, dia memang mengagumi mereka. Tetapi, tidak semua mermaid memiliki wajah menarik, banyak diantara mereka memiliki wajah yang kurang sedap dipandang.


Excel Shimo menebak jika Suku Mermaid juga dibagi menurut kasta, terlihat dari penampilan mereka yang berbeda dan unik.


Putri Shui segera mundur dan berjalan beriringan dengan Excel Shimo, dan berbisik kepadanya. "Jangan heran sikap mereka seperti ini, sebab kamu orang pertama yang bisa masuk ke Dunia Air. Dan juga, hati-hati dengan pesona para gadisnya, agar kamu tidak menjadi musuh para pejantan!" peringatan Putri Shui.


Excel Shimo tersenyum dan mengangguk pelan tanda paham. Berbeda dengan semua istri Excel Shimo yang selalu melihat, mereka tahu pasti suaminya akan mendapatkan wanita lagi.


"Kira-kira, berapa wanita yang akan dia dapatkan kali ini?" kata Xiao Qiao kepada semua saudari.


"Meong!! Tidak boleh, aku saja belum mendapatkan jatah!" protes Liu Hualien, "Kakak, awas jika kamu mencari wanita lain!" ancam Liu Hualien kepada Excel Shimo.


Semua orang tertawa dan juga merasa kasihan melihat Liu Hualien yang belum dipecahkan lembah surganya oleh Excel Shimo. Tu Yueyin Mei segera memeluknya dari belakang untuk menghiburnya.


Excel Shimo yang mendengar Liu Hualien hanya tersenyum tanpa membalas, sejujurnya dia juga tidak berniat mencari istri lagi, sebab terlalu banyak istri yang dia miliki sekarang.


Dengan diiringi oleh banyak orang, Excel Shimo dan Putri Shui akhirnya tiba di sebuah Dome yang ukurannya lebih besar dari yang lainnya, pintu masuk juga dijaga ketat oleh empat prajurit Mermaid setingkat Prajurit Surgawi.


"Silakan masuk!" kata Putri Shui yang mempersilahkan Excel Shimo untuk masuk terlebih dahulu.


Lalu, Putri Shui memerintahkan para Mermaid betina dan jantan untuk bubar, lalu dia pun segera masuk dan menutup pintu. Sedangkan Excel Shimo yang masuk terlebih dahulu sedikit terkejut melihat di dalam Dome, di mana ruang seperti berada di istana es. Ruangan itu dibagi menjadi dua dengan dinding es sebagai pembatasnya.


Dinginnya ruangan membuat Excel Shimo merasakan es menusuk tulang, dengan segera dia menyerap energi elemen es yang tidak pernah ditingkatkan, dengan lahap Galaksi es menyerap suhu dingin di dalam ruangan.


Putri Shui yang baru masuk terkejut melihat Excel Shimo menyerapnya, namun dia tidak mencegahnya dan malah tersenyum. Putri Shui mendekati dan tampak tidak terpengaruh dengan suhu dingin ruangan.


"Tuan Shimo ternyata memiliki elemen es, luar biasa!" pujian Putri Shui.


Excel Shimo pun berhenti menyerap elemen es dan tersenyum. "Hanya bawaan sejak lahir!" jawab Excel.


Putri Shui juga membalas senyuman dan tidak terlalu mengherankan dengan jawaban Excel Shimo, sebab Suku Mermaid banyak yang memiliki dua elemen, air dan angin di konversi menjadi elemen es.


"Mari ikuti aku."

__ADS_1


Kembali Excel Shimo mengikuti Putri Shui dan masuk melalui pintu yang berbentuk lingkaran yang hanya tertutup tirai kain merah. Disaat masuk Excel Shimo melihat kolam dengan air mengalir dan juga ada seorang wanita sedang berenang dengan bentuk setengah manusia setengah ikan, seperti para penduduk Suku Mermaid.


Wanita itu melihat Excel Shimo dan tersenyum setelahnya, buru-buru dia keluar dari kolam dan tubuhnya berubah menjadi wujud manusia seutuhnya seperti Putri Shui.


Wanita itu berhenti di depan Excel Shimo dan membungkuk kepadanya. "Terima kasih telah menyelamatkanku, Kaisar Shimo!"


Excel Shimo terkejut dengan ucapan wanita itu, dia merasa tidak pernah bertemu maupun menyelamatkannya. Buru-buru Excel Shimo menghentikan tindakan wanita itu dengan mengangkat bahunya.


"Mungkin kamu salah orang, aku tidak pernah merasa mengenal dan pernah menyelamatkanmu!" jawab Excel Shimo dengan jujur.


Wanita itu tersenyum dan menetap kedua mata Excel Shimo. Sedangkan Putri Shui hanya diam dan melihat reaksi Excel Shimo.


"Aku tidak salah orang, Anda pernah menyelamatkan ku, bahkan memberikanku beberapa ribu keping emas!" wanita itu tetap bersikukuh jika Excel Shimo yang pernah menyelamatkannya.


Excel Shimo berusaha mengingat wajah wanita itu yang pernah dia selamatkan, tapi tetap saja tidak mengingatnya. Wanita itu masih tersenyum dan mengamati Excel Shimo, lalu dia mengeluarkan sebuah kotak berwarna coklat dan memberikan kepada Excel Shimo.


"Kaisar Shimo, sebagai ucapan terimakasih karena telah menyelamatkanku, terimalah ini!"


Excel Shimo langsung mundur dengan maksud untuk menolak pemberian wanita itu, sebab dia memang tidak pernah merasa menyelamatkannya.


"Tolong, terima ini! Jika tidak, aku akan terus merasakan beban di hati yang tidak mampu membalas budi!" mohon wanita itu yang berharap Excel Shimo menerima pemberiannya.


Namun, ketiga orang itu tidak terpengaruh, apalagi Excel Shimo, dia terbelalak saat melihat apa yang berada di dalam kotak kayu. Apa yang ada di dalam kotak kayu adalah sesuatu yang sangat berharga bagi orang yang memiliki elemen es, kelangkaan-nya setara dengan Api Surgawi.


Apa yang Excel Shimo lihat adalah jenis Elemen Es peringkat keempat belas, Es Hati Laut. Jenis ini hanya didapatkan didasar samudera dan hanya muncul setiap dua juta tahun sekali.


Elemen Es memiliki dua puluh satu peringkat, tertinggi adalah Es Semesta dan terendah adalah Es Inti Bumi.


Sedangkan Excel Shimo sendiri hanya memiliki jenis yang alami dia dapatkan dari tubuh bawaannya. Jika di peringkat kan, dia berada di peringkat keenam, Es Teratai Biru.


Pori-pori tubuh Excel Shimo yang merasakan elemen es secara otomatis menyerapnya seperti orang kelaparan. Wanita itu dan Putri Shui yang melihat tersenyum.


"Tolong, terima ini sebagai ucapan terimakasih ku!" mohon wanita itu dengan menutup kotak kayu dan menyodorkan kembali kepada Excel Shimo.


Excel Shimo yang menikmati sensasi dingin Es Hati Laut segera tersadar dan tetap menolaknya dengan tegas. "Jujur, aku tidak munafik, dan memang membutuhkannya! Tapi, aku benar-benar tidak merasa pernah menyelamatkan mu. Jadi, maaf, mungkin Anda salah orang!"


Wanita itu tidak marah ditolak lagi, dia segera menceritakan bagaimana Excel Shimo pernah menolongnya waktu itu dengan memperkenalkan dirinya terlebih dahulu.


Namanya adalah Zhu Nuwa, adik dari Zhu Shui.


Kejadian itu sudah beberapa tahun lalu, dimana Zhu Nuwa yang bosan berada di dalam Laut Selatan secara diam-diam keluar untuk melihat dunia luar, dunia yang konon penuh keindahan alam dan banyak berbagai jenis kehidupan yang menarik.

__ADS_1


Tanpa sepengetahuan siapapun, Zhu Nuwa keluar dari Laut Selatan dengan mengikuti jalur muara yang kebetulan mengarah ke wilayah Kerajaan Huang. Singkat cerita, Zhu Nuwa yang polos dan menganggap semua kehidupan baik, dia dibujuk banyak kultivator yang melihatnya.


Zhu Nuwa yang keingintahuan nya tinggi dan ingin mengenal banyak kehidupan baru, akhirnya terperdaya dan tanpa curiga dia dibius oleh kultivator yang membujuknya.


Kemudian, Zhu Nuwa dilelang dan dimenangkan oleh putra mahkota kerajaan Huang, Huang Zitao. Saat malam hari tiba, Zhu Nuwa sadar dan melihat dirinya sudah berada di dalam kamar, kamar milik Huang Zitao. Lalu datanglah Huang Zitao yang berniat ingin menikmati hasil kemenangan dalam lelang, saat itulah Excel Shimo datang.


Pada titik ini Excel Shimo baru teringat jika wanita yang akan diper-kosa oleh Huang Zitao adalah Zhu Nuwa.


Setelah menolong Zhu Nuwa, Excel Shimo meninggalkannya di hutan dekat dengan sungai dimana Zhu Nuwa ditangkap, dan sebelum pergi, Excel Shimo sempat memberikan Zhu Nuwa beberapa keping emas.


Semua orang yang berada di Dunia Jiwa ikut mendengar, semua wanita yang berasal dari Benua Jiang Shan jelas terkejut, dan mereka akhirnya tahu siapa pemicu peperangan antara tiga Kerajaan waktu itu.


Xiao Qiao menepuk keningnya, sebab ini semua juga gara-gara dia, karena dia adalah tunangan Huang Zitao. Tunangan yang dipaksakan, yang akhirnya membuat Xiao Qiao jatuh cinta kepada Excel Shimo, dan memberikan tantangan kepada suaminya, yang berujung Excel Shimo membunuh Huang Zitao.


"Suami kita benar-benar protektif!" gumam Xiao Qiao dan geleng-geleng saat mengingat waktu itu.


Loi Annchi terkekeh dan menceritakan bagaimana semuanya berawal yang membuat peperangan tiga Kerajaan kepada semua orang.


Excel Shimo tersenyum dan geleng-geleng saat mengingat kecerobohan dan ketidaksabaran nya dalam bertindak, setelah menghancurkan Klan Ming dia membuat pemicu peperangan tiga Kerajaan.


"Sekarang, setelah Kaisar Shimo tahu, tolong, terima ini!" kembali Zhu Nuwa menyodorkan kembali kotak kayu kepada Excel Shimo.


Excel Shimo tidak segera menerimanya dan dia bertanya. "Waktu itu kan kamu pingsan, dan bagaimana bisa tahu?"


Zhu Nuwa tersenyum dan menjawab. "Waktu itu aku berpura-pura pingsan, saat tahu Anda bersembunyi. Aku yakin Anda bermusuhan dengan Huang Zitao. Jadi, aku putuskan untuk pingsan dan ingin tahu apa yang akan lakukan dan apakah masih ada orang yang baik di dunia yang baru aku kenali. Dan... Ternyata kamu adalah orang yang baik!"


Excel Shimo menghela nafas saat dianggap baik, padahal dia banyak melakukan perbuatan yang tak pantas di masa lalunya. Namun, Excel Shimo tetap menolaknya walaupun itu berharga, meskipun setelah tahu alasannya. Ya, Excel Shimo karena dia menolong Zhu Nuwa secara spontan saja dan bukan murni keinginan hatinya.


Putri Shui dan Zhu Nuwa tidak marah dan mereka berdua malah tersenyum dengan penolakan dari Excel Shimo. Mereka berdua tiba-tiba bertepuk tangan dengan penolakan Excel Shimo.


Jelas Excel Shimo kebingungan dengan tepukan tangan mereka, sebelum dia bertanya, Putri Shui berbicara terlebih dahulu.


"Selamat, Anda lulus ujian Ketulusan dalam membantu orang tanpa pamrih. Layak sebagai Kaisar yang bijak!" ungkap Putri Shui.


"Hah! Ujian... Jadi ini ujian ketiga, dan apa yang kamu cerita apa juga hanya skenario saja?" tanya Excel Shimo yang masih tidak mengerti.


"Tidak, kejadian itu memang nyata dan bukan skenario. Jarang ada orang berbuat baik dimasa seperti ini, dan bahkan memberikan modal untuk bertahan hidup, itu adalah ujian ketiga 'Perbuatan Baik', dan ujian keempat adalah 'Ketulusan' yang baru saja kamu lalui. Seandainya, kamu menerima hadiah ini, dengan alasan aku balas budi. Kamu dinyatakan gagal!" jawab Zhu Nuwa.


Akhirnya Excel Shimo mengerti, lagi-lagi ujian yang tidak terduga dan tidak tertebak sama sekali semenjak masuk kedalam wilayah Laut Selatan. Apalagi ujian ketiga telah dia lalui sangat lama, bisa dikatakan kehidupannya selama ini terlihat telah dipantau oleh mereka berdua, mungkin bisa jadi, Mahkota Maharaja juga selalu memperhatikannya.


"Wanita memang pandai membuat skenario!" gumam Excel Shimo dengan geleng-geleng.

__ADS_1


__ADS_2