God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 274. Mengecewakan.


__ADS_3

Chapter 274. Mengecewakan.


Fei Zong yang awalnya takut dengan kehadiran Dewa Binatang dan pasukannya, mau tidak mau kembali memerintahkan pasukannya untuk menyerang Dewa Binatang, sebab Fei Zong sudah diberikan tugas dari pimpinan untuk memusnahkan seluruh kehidupan di wilayah Kerajaan Chu.


"Serang Dewa Binatang dan semua binatang itu!" perintah Fei Zong.


Tanpa peduli Dewa Binatang dan pasukannya yang sangat kuat, seluruh mayat hidup menyerang, bagi mayat hidup perintah pimpinan adalah keharusan dan mutlak dipatuhi.


"Huff! Kutu busuk!" dengus Excel Shimo melihat dirinya menjadi target utama, dia mengeluarkan Yaolai Sword dan mengalirkan energi elemen petir sebesar 25 persen, untuk menyelimuti tubuh dan pedangnya.


(Gemuruh)


Suara gemuruh di langit terdengar dan awan hitam dengan cepat berdatangan di Kerajaan Chu. Kecuali mayat hidup, semua orang melihat keatas dengan ketakutan, takut Bencana Kesengsaraan Petir terjadi di wilayah Kerajaan Chu. Bahkan pasukan binatang segera berhenti melihat keatas.


Yaolai Sword mengeluarkan banyak listrik yang menyambar-nyambar disekitar Dewa Binatang, membuat tubuh mayat hidup hangus seketika, padahal Excel Shimo belum menyerang hanya berjalan mendekati mereka.


"Ingin mati cepat ... Dengan senang hati aku kirim kalian!" ujar Excel Shimo dengan memegang erat pedangnya, "HALILINTAR PEMBANTAIAN!" lanjutnya dengan mengeluarkan nama skill yang baru dia ciptakan secara acak.


Secara berlahan Excel Shimo mengangkat pedangnya, setiap gerakan pedangnya mengeluarkan petir yang menghancurkan apapun. Radius sengatan listrik semakin membesar dan membesar, hingga mencapai 200 meter.


Zrett... Cedar... Boom💥... Boom💥...


Dengan memutar pedang Yaolai 180° dan menebaskan membuat letusan petir menghancurkan mayat hidup seperti balon, dan rentetan ledakan demi ledakan menyusulnya. Tidak ada yang berani mendekati Dewa Binatang, kecuali mayat hidup yang tidak peduli dengan hidupnya.


Jenderal Barat, para pejabat Kerajaan Chu berserta pasukan sudah ketakutan dan mundur agar tidak terkena petir. Demikian juga dengan pasukan binatang yang hanya melihat Dewa Binatang bertindak sendiri.


"Serang terus, cepat!" perintah Fei Zong yang jelas tidak perduli dengan mengorbankan pasukannya sendiri, sebab dirinya juga ketakutan dengan sambaran petir.


Cedar... Cedar...


Excel Shimo terus menyerang tanpa henti dan semakin mendekati pemimpin mayat hidup. Sedikit demi sedikit dengan cepat mayat hidup tumbang, padahal jumlah mereka mencapai 300 ribu mayat hidup di pintu gerbang Selatan.

__ADS_1


Setelah mayat hidup tumbang, Excel Shimo mengambil semua kristal kehidupan mayat hidup, agar tidak kembali ke dalam tanah dan berpotensi menghidupkan kembali mereka.


"Hebat Dewa Binatang ini!" puji Jenderal Selatan melihat Excel Shimo seorang diri membantai banyak mayat hidup, tiba-tiba dia teringat akan ramalan si Gadis Takdir, "apa dia orang Yang Diramalkan itu ... Shimo, Excel Shimo ... Hahaha! Dia orangnya!" tawa Jenderal Selatan yang teringat tentang nama Dewa Binatang yang sesuai dengan ramalan si Gadis Takdir.


Spontan semua orang juga ikut gembira ketika mereka teringat ramalan dan suara penyataan diri beberapa hari yang lalu. Pasukan binatang yang mendengar ucapan semua orang menjadi bangga memiliki seorang pemimpin yang hebat dan terkenal.


Excel Shimo terus menyerang dan sudah membunuh lebih dari 200 ribu pasukan mayat hidup hanya dengan elemen petirnya. Fei Zong pemimpin dari mayat hidup semakin ketakutan dan berusaha kabur, tapi Excel Shimo yang selalu mengawasi jelas melihat.


"Mau kabur! Dalam mimpimu!" ujar Excel Shimo dan tiba-tiba menghilang dan muncul di depan pemimpin mayat hidup.


"Kamu! Kamu akan diburu Istana Iblis Timur!" ancam Fei Zong yang kaget dengan kemunculan tiba-tiba Dewa Binatang di depannya, dan menutupi jalur pelarian.


Fei Zong yang berusaha lari tidak bisa menggerakkan tubuhnya, sebab Excel Shimo mengeluarkan tekanan kekuatan tingkat Dewa Langit level delapan yang terfokus di tubuhnya.


"Justru aku menunggu mereka!" jawab Excel Shimo dengan mengayunkan pedangnya untuk memenggal leher Fei Zong.


Crash... Bukk...


Jenderal, pejabat dan pasukan Kerajaan Chu tidak mau ketinggalan, mereka ikut bergerak dan membantai mayat hidup yang sudah tidak memiliki pemimpin lagi.


Ledakan energi kembali terdengar setelah tidak adanya petir di wilayah Kerajaan Chu. Semua orang di Kerajaan Chu membalas rasa takut mereka mulai dari kemarin sore dengan memenggal leher mayat hidup.


Gongsun Ling yang melayang tinggi dengan Kuda Surgawi, tersenyum melihat suaminya yang sedang pamer dan bergaya layaknya seorang pahlawan yang tiba-tiba muncul.


Setelah membakar tubuh pemimpin mayat hidup, Excel Shimo memeriksa keseluruhan Kerajaan Chu, dimana ketiga istri bersama boneka wayang dan pasukan binatang mengeroyok Fei Zong yang sudah kalah.


"Bakar tubuh pemimpin mayat hidup sampai menjadi abu, agar tidak bangkit lagi!" perintah Excel Shimo kepada ketiga istrinya dengan suara telepati.


Sesuai instruksi suaminya, An Na, Chu Yao dan Zhang Rouxin membakar tubuh pemimpin mayat hidup dengan Api Surgawi. Setelah kematian empat pemimpin mayat hidup, suara kemenangan terdengar di seluruh penjuru Kerajaan Chu.


"Terima kasih atas bantuannya, Dewa Binatang," ucap Jenderal Selatan dan disusul oleh semua pejabat dan para prajurit, sambil menangkupkan kedua tangan kepada Excel Shimo.

__ADS_1


"Tidak masalah, saya juga memiliki dendam dengan pemimpin mereka!" balas Excel Shimo kepada Jenderal Selatan.


Gongsun Ling segera menyusul suaminya dan berdiri di sampingnya, dan semua orang yang melihat kaget saat si Gadis Takdir mendekati Dewa Binatang. Segera Jenderal Selatan bertanya kepada Gongsun Ling dengan hormat, tapi dari nada bicaranya terdengar cemburu.


"Apa Nona Ling sudah mengenal Dewa Binatang terlebih dahulu?"


"Dia suamiku, jelas aku mengenalnya!" jawab Gongsun Ling dengan dingin dan malah menggandeng lengan Excel Shimo.


Jenderal Selatan semakin cemburu dengan mengepalkan kedua tangannya, namun dia tetap menahan diri sebab, kekuatan mereka jauh berbeda dan tidak mungkin dia kalahkan.


Excel Shimo yang tahu kecemburuan Jenderal Selatan, tidak memperdulikan-nya, dia melihat mayat hidup yang kabur karena tidak adanya pemimpin mereka. "Kita berkumpul di tempat Paviliun 12 Bintang," perintah Excel Shimo kepada ketiga istrinya yang sudah berkumpul di pintu gerbang Barat. Paviliun 12 Bintang adalah milik pribadi Gongsun Ling.


"Ayo kita menyusul mereka!" ajak Excel Shimo dan langsung menggendong Gongsun Ling.


Gongsun Ling kaget dengan reaksi suaminya, dia sangat malu dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya. Excel Shimo naik dipunggung Kuda Surgawi dan Gongsun Ling duduk miring di depannya.


'Sialan! Lihat saja ... Aku tidak perduli kamu kuat, dengan otak, otot akan kalah!' ancam jenderal Selatan yang sangat cemburu dan membenci sikap Excel Shimo yang menghiraukan dia dan semua orang, dia memiliki rencana untuk memisahkan wanita yang sudah lama dia sukai dengan Excel Shimo.


Jenderal Selatan melupakan kebaikan Excel Shimo yang baru saja membantunya, sebab kecemburuan dan kebencian telah menguasainya. Para pejabat Kerajaan Chu geleng-geleng kepala, karena tahu Jenderal Selatan menyukai Gongsun Ling sejak lama.


"Lebih baik lupakan saja, dia belum jodohmu," kata salah satu pejabat yang ingin menyadarkan Jenderal Selatan.


"Benar, si Gadis Takdir memang cocok bersama Dewa Binatang. Dewa Binatang juga sudah berjasa besar membantu Kerajaan Chu," sambung salah satu pejabat lain yang ingin mengingatkan Jenderal Selatan agar tidak bertindak melampaui batasnya.


Jenderal Selatan hanya diam dan melihat Kuda Surgawi terbang menuju pusat Kerajaan Chu, tanpa mendengarkan ucapan kedua pejabat yang berbicara.


'Tidak tahu berterima kasih, mengecewakan!' batin salah satu pejabat yang melihat sikap Jenderal Selatan.


(Author : Halo sobatku, Terima kasih sudah dukung saya, dan doa kalian akan kesehatan saya. Dan benar saya sedang kurang sehat dua minggu ini. Jangan lupa Vote, Like, komentar, beri saya saran dan kritikan yang membangun, agar tulisan dan alur cerita semakin menarik, maklum penulis pengembara 😂. Sehat selalu, bahagia dan banyak rejekinya.


Oh iya, bulan depan saya akan rilis novel baru dengan judul "Trigrams Chaos" yang berhubungan dengan novel Legenda Pasukan Wanita dan God Of Beast 1. Baru bulan Juli paling lambat, saya akan luncurkan kelanjutan LPW (Legenda Pasukan Wanita) dengan judul God Of Beast 2, Kembalinya Dewa Binatang. Salam.)

__ADS_1


__ADS_2