
Chapter 339. Persiapan.
Di kamar pribadi, MU Yu Huang sedang duduk bersila, dia sedang berkultivasi sambil menunggu suaminya yang tidak kunjung tiba, dia juga memahami jika suaminya harus melakukan kewajiban kepada 499 istri.
Mu Yu Huang tidak merasakan kehadiran suaminya yang sudah duduk disamping, sengaja Excel Shimo tiba-tiba muncul untuk mengetahui respon istrinya. Excel Shimo melihat Mu Yu Huang masih memakai cadar dan pakaian pernikahan, dia melihat buah kenyal istrinya.
"Kamu cantik, tubuhmu menakjubkan, sayang sekali jika tidak diberikan kepuasan!" bisik Excel Shimo yang sontak mengejutkan Mu Yu Huang dengan tangan kanan ingin memukul wajahnya secara spontan.
Excel Shimo menahan tangan istrinya dan segera membekap mulut Mu Yu Huang dengan ciuman, mengetahui jika yang membuat dirinya kaget dan dicium ternyata suaminya, Mu Yu Huang segera menyambut dengan melingkarkan tangan kiri pada pinggang dan tangan kanan melingkar di leher suaminya.
"Aku merindukan mu!" ungkap Mu Yu Huang dengan membelai wajah suami dengan menatap kedua mata indahnya.
"Aku juga ... Bahkan, kenangan di dunia ilusi tidak pernah aku lupakan ... Ternyata alam semesta mengabulkan keinginanku untuk memilikimu!" Excel Shimo juga mengungkapkan perasaannya.
Mu Yu Huang menatap lekat-lekat wajah suaminya, tanpa sadar air mata menetes, bukan karena pujian atau kenangan hidup di dunia ilusi, tapi dia sedih telah dibuang suami, anak dan keluarganya. Mu Yu Huang merasa kotor dengan Excel Shimo yang menerima apa adanya tanpa melihat status.
Sudah menjadi hal umum jika Mu Yu Huang berpikir seperti itu, sebab rata-rata pria melihat wanita dari masa lalunya, sedangkan wanita melihat pria hari ini dan masa depan.
"Jangan bersedih, aku bukan seperti mereka ... Yang menilai keburukan wanita dari masa lalu, aku hanya berharap kamu melupakan masa silam, dan berjalan bersamaku hingga maut memisahkan kita!"
Excel Shimo mengetahui pikiran Mu Yu Huang, dia memberikan semangat agar istrinya bisa mencintainya dengan tulus. Excel Shimo memeluk Mu Yu Huang yang semakin deras meneteskan air mata bahagia.
Entah siapa yang memulainya, mereka telah berciuman dengan tubuh tanpa sehelai kain. Mu Yu Huang yang telah memiliki banyak pengalaman dalam memuaskan pasangan, dia berinisiatif untuk memberikan pelayanan yang terbaik yang tidak pernah diberikan kepada mantan suaminya.
Mu Yu Huang ingin mendominasi tubuh Excel Shimo dengan berada di atas, bibir mencium lalu turun ke leher, dengan tangan kiri membelai dada bidang dan tangan kanan sudah memegang tongkat suaminya.
Excel Shimo tidak tinggal diam, kedua tangan mere mas pant at Mu Yu Huang dengan jari tangan kanan mempermainkan biji lubang surga, sentuhan itu membuat Mu Yu Huang tersentak dan segera turun untuk menikmati tongkat suaminya.
Mereka berdua saling bergulat hingga keringat membasahi tempat tidur, hingga Mu Yu Huang dibuat kelelahan oleh suaminya. Excel Shimo yang melihat Mu Yu Huang tidak sanggup lagi staminanya, dia mendatangi Yang Hua dan Yang Xiaoping, kebetulan mereka bersaudara dalam satu kamar.
Sesampainya di kamar Yang Hua, Excel Shimo melihat istrinya tampak akan pergi bersama Yang Xiaoping, Excel Shimo yang penasaran segera bertanya. "Kalian mau kemana?"
Mereka berdua sedikit terkejut ketika suaminya tiba-tiba muncul dibelakangnya, Excel Shimo memeluk pinggang kedua istrinya dan menunggu jawaban.
Yang Hua menghela nafas berat. "Kekaisaran Dewa Selatan sedang dikudeta putra mahkota bersama sekutunya, mereka sudah mengepung Ibukota Yang!" jawab Yang Hua yang tampak sedih dan menanggung beban berat sebagai pewaris tahta Kekaisaran.
__ADS_1
"Bagaimana kamu bisa tahu, bukannya alat komunikasi apapun tidak bisa masuk maupun keluar dari benua ini?" tanya Excel Shimo yang ingin tahu darimana Yang Hua mendapatkan informasi.
"Kamu benar, jika alat komunikasi tidak bisa digunakan untuk berkomunikasi, tapi aku dan saudari kita menggunakan kebatinan untuk berkomunikasi, walaupun harus dilakukan berulang-ulang agar lebih jelas!" jawab Yang Hua yang bisa dimengerti.
Excel Shimo baru ingat jika dia pernah memerintahkan istrinya dari Benua Jiu Zhou untuk menghubungi keluarganya sebelum menyatukan tiga benua, dia lupa jika Benua Jiang Shan telah disegel.
"Jika begitu aku akan ikut kalian, sekaligus menyelesaikan urusan! Sebelum itu, aku harus memberitahukan kepada semua orang terlebih dahulu," kata Excel Shimo dan segera memanggil semua istrinya untuk berkumpul di Istana Dewa Binatang.
Kebetulan Gongsun Ling beserta hampir semua istrinya sedang melakukan tugasnya. Sebagai Neige - Sekretariat Agung, mereka selalu menanyakan hasil kinerja para bawahannya. Mendengar Kasim Istana mewartakan kedatangan Kaisar Shimo bersama kedua Ratu Yang, semua orang segera berdiri dan memberi hormat.
"Saya akan pergi menuju Benua Shen Zhou, ada urusan mendesak yang harus di selesaikan, paling cepat satu bulan baru kembali," kata Excel Shimo kepada para permaisuri, selir dan semua pemimpin, setelah duduk di singgasana bersama kedua ratunya, "sebelumnya, saya pernah mengatakan akan memberikan nama baru untuk benua ini! Saya akan tetap berikan nama yang sama, Benua Kelahiran." lanjutnya.
Setelah Excel Shimo berbicara, semua orang tampak menahan kegembiraan, bukan senang karena Excel Shimo akan pergi, senang karena tiga benua telah memiliki nama baru.
Memiliki sebuah nama adalah identitas penting agar mudah dikenali dan dicatat.
Segera Gongsun Ling berdiri dan sedikit membungkuk sebelum berbicara. "Yang Mulia Kaisar Shimo, jika boleh tahu urusan penting apa ke Benua Shen Zhou?" tanya Gongsun Ling, yang tidak ingin suaminya pergi tanpa dirinya, sebab Gongsun Ling telah berjanji akan selalu melindungi suaminya walaupun kekuatan di bawah Excel Shimo.
"Kaisar Yang Dang dalam masalah besar, saya sebagai suami dan menantu jelas tidak mungkin berdiam diri!" ungkap Excel Shimo yang mengejutkan semua orang.
"Maaf, Yang Mulia Kaisar Shimo. Kita adalah satu keluarga, jika ada salah satu keluarga kita terluka, rasa sakitnya kita juga ikut merasakan! Jadi, mohon ijinkan kami mengikuti Yang Mulia Kaisar Shimo dan Yang Mulia Ratu Yang!"
"Benar yang dikatakan Xingbu Tu Huang Xi'an. Yang Mulia Kaisar Shimo, kami siap bertempur bersama! Kami mohon, ijinkan mengikuti Yang Mulia!" dukung Sun Yao dan semua orang ikut maju dan membungkuk agar diperbolehkan ikut menuju Benua Shen Zhou.
Fang Yin, Da Xia, Seng Huaran, Chang'e, Xu Qiaofeng, Fairy Shu, Loi Annchi, Bao Xue dan semua permaisuri ikut maju lebih dekat dihadapan Excel Shimo, mereka membungkuk agar diperbolehkan untuk ikut menuju ke Benua Shen Zhou.
Excel Shimo menarik nafas dan menghembuskan secara berlahan, dan melihat Ratu Yang Hua. "Kita pelajari dulu kekuatan mereka, jika sebanding atau sedikit lebih kuat, kalian bisa ikut!" jawab Excel Shimo dengan melihat semua bawahannya.
Yang Hua segera berbicara dan membeberkan semua kekuatan yang akan dihadapi. Setiap prajurit di Benua Shen Zhou memiliki kekuatan Peri Benua, Komandan memiliki kekuatan Peri Langit, pangkat Kapten memiliki kekuatan Dewa Bumi.
Perwira tinggi bintang satu memiliki kekuatan Dewa Alam.
Perwira tinggi bintang dua memiliki kekuatan Dewa Langit.
Perwira tinggi bintang tiga memiliki kekuatan Dewa Emas.
__ADS_1
Perwira tinggi bintang empat memiliki kekuatan Dewa Roh.
Para Menteri memiliki kekuatan Dewa Leluhur.
Putra Mahkota memiliki kekuatan Dewa Leluhur.
Kaisar Yang Dang memiliki kekuatan Raja Surgawi.
Khusus Yang Xiaoping yang merupakan perwira tinggi binatang lima, karena memiliki kekuatan Jenderal Surgawi, perwira perempuan pertama paling jenius, dan status Yang Xiaoping setara dengan Jenderal besar.
Kekuatan Yang Xiaoping hampir setara dengan Yang Hua, terpaut satu level lebih tinggi Yang Hua, tapi Yang Hua lebih muda dari Yang Xiaoping yang usianya mencapai 3.000 tahun. Yang Xiaoping memanggil Yang Hua sebut kakak, dikarenakan usia ibu kandung Yang Hua lebih tua.
"Itu kekuatan dari Benua Zhong Hua sebelum bergabung, setelah bergabung pasti akan ada perubahan dalam skala besar, sebab itu kenapa Benua Shen Zhou dalam keadaan kekacauan ...! Sekarang Yang Mulia sekalian sudah mengetahui kekuatan apa yang akan dihadapi ... Apa masih yakin tetap mengikuti kami?" kata Yang Hua dengan tegas saat berbicara, aura seorang Ratu terpancar dari wajah dan mendominasi.
"Jika Yang Mulia sekalian masih bersikeras untuk mengikuti kita, saya akan mengajak yang memiliki minimal kekuatan Peri Benua. Dan juga, Benua Kelahiran masih membutuhkan kalian sebagai wakil ku, jangan sampai Kekaisaran kosong!" sambung Excel Shimo.
Jenderal Barat Sun Yao, Jenderal Besar Fung segera maju dan berlutut, mereka bertekad mengikuti kemanapun Excel Shimo pergi, dan disusul banyak raja, dan pemimpin yang memiliki kekuatan tingkat Peri Benua.
Sedangkan Permaisuri dan Selir yang memiliki kekuatan di atas Dewa Bumi jelas mengikuti. Apalagi Fang Yin, Da Xia, Chang'e dan Seng Huaran yang kekuatannya dulu disegel telah dibuka oleh mertuanya, dan kekuatan mereka meningkat drastis, sudah pasti mereka juga ikut bertempur.
Selama 12 hari bimbingan pranikah, semua wanita juga diberikan kekuatan oleh ibu dan nenek Excel Shimo.
Kekuatan terendah pada tingkat Peri Benua dan tertinggi; Yang Hua, Raja Surgawi level 8. Yang Xiaoping, Raja Surgawi level 5. Mu Yu Huang, Raja Surgawi level 3. Xu Qiaofeng, Raja Surgawi level 2. Seng Long Shu, Raja Surgawi level 1. Gongsun Ling, Raja Surgawi level 1. Mantan Wali Benua Jiang Shan memiliki kekuatan sama, Jenderal Surgawi level 8. Loi Annchi, Bao Xue dan semua Permaisuri yang berasal dari Benua Jiang Shan berada pada tingkat Prajurit Surgawi dari level 1 hingga level 9.
"Bagus, aku akan berikan kalian waktu dua hari untuk persiapan, kita akan berkumpul lagi di lapangan latihan militer."
Segera Excel Shimo berdiri dan diikuti kedua Ratu nya meninggalkan Istana Dewa Binatang, disusul para Permaisuri dan Selir. Semua orang sekali lagi memberikan hormat dan juga ikut meninggalkan istana, wajah mereka tampak berseri-berseri saat akan berpetualang.
Excel Shimo dan semua istrinya berada di ruang santai Kekaisaran, mereka membahas rencana untuk mengalahkan semua musuh. Mu Yu Huang juga ikut bergabung setelah staminanya pulih, wajahnya sangat bahagia, tapi cara berjalannya agak berbeda, seperti ada yang mengganjal diantara pahanya.
Semua orang tersenyum dan ada juga yang tertawa saat tahu apa yang telah di alami Mu Yu Huang, sebab mereka juga mengalami ganasnya Excel Shimo. Yang Hua hanya tersenyum dan mengeluarkan peta lama Benua Zhong Hua.
"Ini adalah wilayah Kekaisaran Dewa Selatan, ini Ibukota Yang pusat Kekaisaran. Putra Mahkota, beberapa Permaisuri, Selir dan sekutunya mengepung pintu gerbang bagian Utara yang paling mudah diterobos daripada tiga gerbang yang lainnya...," kata Yang Hua dengan membeberkan pertahanan Kekaisaran Dewa Selatan.
Excel Shimo, Yang Hua dan semua istrinya merencanakan segalanya dan mempersiapkan diri, dan sebagai wakil Kaisar Shimo, Shu Peijing dan dua puluh Selir mengajukan diri untuk mengurus semua urusan Kekaisaran. Kekuatan Shu Peijing juga meningkat drastis, kini kekuatannya berada pada tingkat Prajurit Surgawi level lima.
__ADS_1