God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 222. Cawan Ular Harimau, Artefak Bintang Dua.


__ADS_3

Chapter 222. Cawan Ular Harimau, Artefak Bintang Dua.


Segera Excel Shimo berdiri, setelah Xi He selesai berbicara tentang sembilan Klan Kuno, ia ingin mencari sesuatu yang menarik minat tentang benda-benda tua selain tujuan utamanya.


"Tuan, ambil saja token Giok itu, siapa tahu bermanfaat saat Tuan berada di Benua Zhong Hua atau Shen Zhao," saran Lotus Bao ketika Excel Shimo akan berjalan.


"Kamu benar," jawab Excel Shimo dan segera mengambil token tersebut, entah apa itu token, tapi Lotus Bao merasa ada gunanya suatu saat nanti.


Lalu, Excel Shimo melihat dengan detail token Giok tersebut, dan melihat beberapa kata. "Klan Mu." gumam Excel Shimo dan segera menyimpannya.


Kemudian, Excel Shimo berlanjut berjalan dan sekali-kali berhenti melihat dan membaca keterangan setiap ada harta yang menarik minatnya.


"Apakah ada tempat khusus menjual maupun membeli barang-barang aneh dan kuno?" tanya Excel Shimo kepada dua Leluhur Kerajaan Tu dengan telepati-nya.


"Dulu ada sebelum serangan Ras Mayat Hidup, Tuan muda. Tempat itu disebut pasar gelap, berbagai macam benda-benda aneh dan langka sering dijual secara bebas, tapi sekarang sudah tidak ada lagi," jawab Tu Huang Shang


"Sayang sekali!" gumam Excel Shimo yang mengurungkan niatnya untuk berburu barang langka dan penuh misteri.


Kembali Excel Shimo berjalan sesuai arah petunjuk jarum Tripod Keberuntungan. Sesampainya ditujuan utama, Excel Shimo melihat sebuah cawan berwarna keperakan, diameternya 15 cm, pegangan tangan berbentuk ular dengan badannya menjadi ukiran pada dinding cawan.


Tinggi cawan 30 cm dan tumpuan cawan berbentuk cakar harimau.


"Ukiran yang bagus!" seru Excel Shimo menilai seni ukiran cawan, dan membaca keterangan, "mm, 'Cawan Ular Harimau', apa kegunaannya?" lanjutnya dengan bertanya kepada Xi He.


"Itu adalah sejenis Artefak Bintang Dua, dan namanya memang benar. Fungsi Cawan Ular Harimau ini sebagai penyembuhan berbagai penyakit, termasuk korban yang terkontaminasi racun mayat hidup," jawab Xi He yang menjelaskan dengan gamblang.


Excel Shimo segera mengambilnya dan melihat ke dalam cawan yang kosong, karena penasaran, Excel Shimo menjungkirkan cawan itu, tapi tidak ada yang keluar dari dalam cawan.


"Bagaimana menggunakannya?" tanya Excel Shimo yang tidak menemukan sesuatu yang bisa bermanfaat sesuai penjelasan Xi He.

__ADS_1


"Tuan hanya perlu mencari sumber air yang keluar dari bebatuan hitam. Konon, sumber air tersebut memiliki kandungan Bio Energi, dengan Cawan Ular Harimau sebagai wadah, maka air tersebut mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan racun," jelas Xi He sekali lagi.


"Hebat, tapi dimana menemukan air bebatuan hitam?" gumam Excel Shimo yang tidak tahu dimana mendapatkan sumber air yang keluar dari bebatuan hitam.


"Tuan bisa tanya kepada kedua orang itu!" sahut Lotus Bao.


"Kamu benar. Hari ini kita mendapatkan dua harta yang berharga," kata Excel Shimo yang puas mendapatkan harta Kerajaan Tu, kini koleksi hartanya semakin bertambah.


"Sebagai Yang Diramalkan, ternyata Tuan di dukung oleh semesta alam untuk menjadi lebih bermanfaat!" celetuk Lotus Bao dan membuat Excel Shimo teringat dengan nama Gadis Takdir Perawan Suci.


"Lihat saja jika wanita itu ketemu, aku akan tampar pantatnya!? Enak saja meramal orang tidak ijin dulu!" sungut Excel Shimo sambil menahan marah.


Xi He dan Lotus Bao menahan tawa, apalagi Lotus Bao yang sengaja memancing kemarahan Tuannya.


kembali Excel Shimo fokus melihat semua harta Kerajaan Tu, walau tujuan utamanya telah berhasil ia peroleh.


"He'er, apakah kamu tahu ini barang apa?" tanya Excel Shimo sambil mengambil barang tersebut.


"Itu hanya seruling biasa, Tuan." jawab Xi He yang merasa jika seruling itu biasa saja dan tidak ada manfaatnya, sebab indera-nya tidak merespon.


"Flute!" gumam Excel Shimo yang indera-nya menangkap sesuatu yang kuat di dalam seruling itu.


Dengan rasa penasaran, Excel Shimo meniup seruling itu dan tidak menimbulkan suara apapun seakan-akan buntu. Tapi setelah dilihat, lubang seruling tembus.


Sambil mempelajari seruling itu, Excel Shimo berjalan menuju pintu masuk. kedua Leluhur Kerajaan Tu segera membuka mata dan berdiri, saat tahu Excel Shimo sudah selesai mengambil apa yang diinginkan.


"Apa Tuan muda sudah selesai memilih harta dan sesuai dengan pertukaran-nya?" tanya Tu Huang Xi'an yang ingin meyakinkan Excel Shimo agar tidak terburu-buru.


"Sudah, Dua Senior...," jawab Excel Shimo dengan menunjukkan 4 barang yang dia ambil kepada mereka.

__ADS_1


"Apa Tuan muda sudah yakin hanya mengambil ini saja?" tanyanya sekali lagi, agar Excel Shimo mencari harta yang lain.


"Iya, ini sudah cukup, Senior!" jawab Excel Shimo dengan tegas.


"Mm, baiklah jika hanya ini yang Tuan muda inginkan, sebenarnya masih banyak harta yang lebih berharga dari ini!" Tu Huang Xi'an menghela nafas tak berdaya dengan pilihan Excel Shimo, dan berharap dia mau mengambil lagi harta Kerajaan Tu.


"Senior, apakah ada sumber air yang keluar dari bebatuan hitam?" tanya Excel Shimo kepada mereka berdua.


Tu Huang Xi'an dan Tu Huang Shang tersenyum. "Kami memiliki mata air yang keluar dari bebatuan hitam dan sangat melimpah, biasanya kami gunakan untuk mandi, tapi hanya khusus anggota Kerajaan saja. Mari kita antar kesana!" jawab Tu Huang Shang.


Seketika Excel Shimo gembira di dalam hatinya dan mengikuti kedua Leluhur yang sudah berjalan terlebih dahulu. Excel Shimo tidak menyangka jika apa yang dia butuhkan telah tersedia.


Tidak berselang lama mereka bertiga telah kembali ke tempat awal, dimana Raja Tu dan Menteri Perbendaharaan masih menunggu, sambil menikmati teh hangat dari daun ulat sutra bersama para penjaga ruang harta. Saat mereka keluar, hari akan menjelang malam.


Setelah berbicara mengenai pilihan Excel Shimo, Raja Tu menghela nafas tak berdaya, sebab nilai pertukaran lebih menguntungkan pihaknya. Namun, Excel Shimo bersikeras tidak ingin mengambil lebih dari yang dia dapatkan.


Akhirnya, mereka berlima menuju kolam dimana terdapat sumber air yang keluar dari bebatuan hitam. Kolam itu dibagi menjadi dua tempat, khusus wanita dan pria. Setiap kolam dialiri air yang mengandung Bio Energi, khasiatnya mampu memperhalus kulit, itu menurut pengakuan kedua Leluhur Kerajaan Tu.


"Apa mereka tidak tahu jika air itu bisa menyembuhkan penyakit?" ujar Excel Shimo kepada Lotus Bao dan Xi He.


"Apa Tuan muda sebenarnya ingin berendam atau sekedar ingin melihat saja?" tanya Raja Tu yang ingin memberikan pelayanan yang terbaik, sebelum Lotus Bao dan Xi He menjawab.


"Saya ingin berendam, sudah lama saya tidak menikmati kesegaran sumber air yang keluar dari bebatuan hitam," jawab Excel Shimo dan tersenyum setelahnya.


"Bagus, saya akan perintahkan untuk pelayan melayani Anda, dan melarang siapapun yang memasuki kolam!" kata Raja Tu dengan senang hati, akhirnya ia bisa memberikan pelayanan terbaik bagi dermawan Kerajaan Tu.


"Terima kasih," jawab Excel Shimo sambil melihat pelayan dan Kasim buru-buru bekerja dengan cepat, dan memerintah beberapa anggota Kerajaan yang sedang berendam untuk keluar.


Setelah waktu kurang dari satu dupa, Excel Shimo diantar pelayan wanita pilihan untuk memasuki kolam. Para pelayan wanita sangat senang mendapatkan tugas untuk melayani cucu dari Sang Legenda.

__ADS_1


__ADS_2