
Chapter 96 Meramu Pil Tingkat Raja.
Di Istana Kerajaan Han, kini menjadi ramai, saat mendengar jika pahlawan baru bagi Kerajaan Han dan Kerajaan Long akan berkunjung.
Setelah menandatangani kesepakatan perjanjian damai 4 Kerajaan, Excel Shimo harus mengunjungi satu per satu setiap Kerajaan, dengan tujuan untuk keadilan bagi keempat Kerajaan itu.
Selain itu, sebagai wali, Excel Shimo juga harus menjalin hubungan kepada setiap Kerajaan manapun, tanpa terkecuali.
Ini juga atas saran Lotus Bao, agar Excel Shimo belajar berinteraksi dengan Ras manapun, dan juga mengenal semua karakter di Benua Jiang Shan.
"Pikirku, setelah ini selesai aku bisa menjadi santai," gerutu Excel Shimo saat berbaring di punggung Raja Fung, sambil mengunyah pil kultivasi tingkat Raja layaknya permen saja.
Melihat Excel Shimo memakan pil kultivasi seperti itu, membuat 9 wanita ingin memukuli Excel Shimo saja, tidak hanya kesembilan wanita itu saja, Raja Pil Han, Raja Han Shao dan Penatua Agung juga geregetan. Apalagi mendengar ucapan si bayi ajaib.
Pasalnya, membuat pil kultivasi tingkat Raja tidaklah mudah dibuat, membutuhkan proses yang sulit dan waktu yang lama. Apalagi tanaman obat dan roh yang sangatlah langka di Benua Jiang Shan. Dan lagi, sebagai wali penjaga benua harus memang seperti ini, mengunjungi setiap kerajaan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Bukkk...
"Aduhhh... Sakit tahu," keluh Excel Shimo saat Bao Xue memukul pinggangnya, sambil melihat wajah Bao Xue yang sedang memplototi dirinya.
Excel Shimo juga melihat wajah semua orang, termasuk kedelapan wanita itu. Excel Shimo menelan salivanya, karena ekspresi mereka tidak sedap di pandang.
Dua wanita yang sekarang menempel pada Excel Shimo adalah Ratu Jing Jiao dan Ratu Rubah ekor sembilan, Gaibian Bao Yu, orang mengenalnya Ratu Bao Yu.
Ratu Jing Jiao dari Ras Phoniex Es, dengan basis kultivasi tingkat Saint level 5, usianya 50 tahun. Sedangkan Ratu Bao Yu dari Ras Rubah ekor sembilan, dengan basis kultivasi tingkat Saint level 5, usianya 45 tahun. Kedua wanita itu sangat cantik. Dari 9 wanita itu, mereka memiliki keunikannya masing - masing.
"Mana pil kultivasi tingkat Raja, itu bukan camilan tahu!" rajuk Bao Xue dengan meminta pil kultivasi tingkat Raja pada Excel Shimo.
"Sayang, itu sangat berharga, dan mampu meningkatkan basis kultivasi hingga 1 level, jika berada pada tahap Saint. Jika berada tahap Kaisar, mampu meningkatkan 2 level dan seterusnya," jelas Ming Mei kepada kekasihnya, sambil mengedipkan - ngedip kan mata dan mengulurkan tangan kanan.
Tidak hanya Bao Xue dan Ming Mei yang meminta pil kultivasi kepada Excel Shimo, tetapi ketujuh kekasihnya juga mengulurkan tangan.
__ADS_1
Demikian juga semua orang yang ikut menunggangi Raja Fung, mereka ikut mengulurkan tangan.
"Hahaha... Raja Shimo, kami dari Ras Burung Gajah ... Maksudku dari Ras Binatang manapun akan saling berebut untuk mendapatkan pil kultivasi tingkat Raja tahap puncak," Raja Fung tertawa, dan berbicara setelah mencium aroma pil yang dimakan oleh Excel Shimo.
Karena semua orang meminta pil kultivasi tingkat Raja, mau tak mau Excel Shimo berdiri. "Baiklah, aku akan buatkan, sebab punya ku tinggal sedikit." ujar Excel Shimo kepada mereka semua.
Mendengar ucapan Excel Shimo, semua orang terlihat gembira dan penuh antisipasi. Seorang ahli alchemist yang akan membuat pil, pasti banyak orang yang berminat melihatnya.
"Fung, turun dulu," pinta Excel Shimo kepada Raja Fung.
Segera Raja Fung turun. Setelah mendarat, Excel Shimo meninggalkan punggung Raja Fung diikuti semua orang. Lalu, Excel Shimo mencari tempat teduh dan berhenti.
Danggg...
Excel Shimo mengeluarkan tungku berwarna keperakan, tampak biasa bagi sekelas Ming Mei. Bahkan tungku milik Ming Mei jauh lebih baik dari miliknya.
"Sayang, gunakan saja tungku milikku," tawar Ming Mei yang mengira kekasihnya tidak memiliki tungku terbaik.
Seketika Api Surgawi yang dimanipulasi menjadi Api Nirwana keluar dari jari telunjuk Excel Shimo. Sontak semua orang terkejut, saat mengetahui jenis api yang dimilik si bayi ajaib.
"Api Nirwana...,"
Seru semua orang yang tidak berharap Excel Shimo memiliki Api Nirwana yang langka. Walau tidak seperti Api Surgawi yang sangat langka, mendapatkan Api Nirwana saja sudah sangat beruntung, apalagi jika mendapatkan Api Surgawi.
Semua orang pikir Excel Shimo hanya memiliki api biasa yang memanfaatkan inti binatang berunsur api, sebab mereka melihat Excel Shimo saat membakar tubuh para pimpinan.
Semua orang segera berjalan mundur, saat merasakan panasnya Api Nirwana. Hanya mereka yang memiliki unsur elemen api yang masih tahan, atau yang memiliki basis kultivasi di atas Disciple.
Wushhhh... Wushhhh
Excel Shimo mengeluarkan banyak tanaman obat langka, dan semua tanaman itu masuk kedalam tungku. Dengan segera, semua tanaman itu Excel Shimo bakar dengan Api Nirwana secara bersamaan, tanpa harus mengekstrak satu per satu tanaman langka itu.
__ADS_1
"Aahhh... Gila, gila... Hancur itu tanaman langka...," teriak histeris dari mereka yang berprofesi sebagai alchemist, terutama Raja pil Han dan Xiao Qiao.
"Ohhh... Tidakkkk, sayanggg, jangan seperti itu...!" cegah Ming Mei yang tidak ingin kekasihnya menyia-yiakan tanaman langka hanya untuk membuat pil.
Aksi Excel Shimo jelas menjadi semua orang kuatir dan tercengang, masalahnya tidak ada yang bodoh mengekstrak tanaman roh dan tanaman obat secara bersamaan, sebab setiap tanaman itu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jika seorang alchemist ingin mendapatkan esensi dari tanaman, maka jalan satu - satunya mengekstrak secara bertahap dan satu per satu.
Namun, bagi Excel Shimo aturan itu tidak berlaku. Terlalu lambat pikirnya. Melihat ekspresi mereka, Excel Shimo tertawa sambil terus membakar kotoran yang terdapat pada tanaman langka itu.
"Jangan kuatir, seorang alchemist yang paling penting adalah pengendalian kontrol api, kekuatan spiritual dan persepsi nya. Ketiga hal itu sangat penting agar saat meramu tidak mudah gagal," jelas Excel Shimo kepada semua orang, "masalah karakteristik pada tanaman itu memang perlu belajar memahami setiap tanaman, tapi jika memiliki Api di atas api inti binatang itu tidak diperlukan." lanjut Excel Shimo yang semua orang pahami.
"Iya, tapi caramu itu tidak sesuai aturan hukum alchemist," sanggah Xiao Qiao yang terlihat sedih melihat tanaman langka telah terbakar sebagiannya.
"Hehehe, aturan dibuat untuk dilanggar, Guru muda Qiao," goda Excel Shimo kepada kekasihnya yang tidak menepati janji setelah kalah bertarung waktu itu.
"Huff, terserah, terserah, lagian itu juga milikmu," jawab Xiao Qiao dengan kesal jika kekasihnya sedang mengoda, padahal Excel Shimo sedang meramu pil.
Segera semua tanaman itu mengeluarkan aroma, dan secara berlahan mengeluarkan cairan esensi yang terkandung didalam tanaman.
Semua orang memperhatikan dengan seksama, berharap bisa mengambil pelajaran yang tidak pernah mereka alami seperti yang dilakukan oleh Wali Benua.
Setelah memakan waktu 2 dupa, semua obat telah berubah menjadi cairan. Lalu, dengan sigap, tangan kiri yang sedari tadi diam, Excel Shimo gerakan ke depan tungku. Dengan tangan kirinya, Excel Shimo memisahkan cairan dari kotoran yang masih tercampur, dan tangan kanannya memadatkan cairan itu.
"Kontrol api yang luar biasa diusia muda," puji Han Geng si Raja pil Han, dia jadi teringat pernah menantang Excel Shimo untuk membuat pil jiwa tingkat Raja tahap rendah.
"Iya, ini luar biasa. Bagaimana caranya dia belajar selama ini? Dan siapa gurunya yang hebat itu?" sahut Penatua Agung Long Wenhua, dia penasaran dengan sosok yang berada di belakang Excel Shimo.
Raja Fung yang tahu siapa dibelakang Rajanya, tersenyum bangga. Jika mereka tahu siapa Excel Shimo yang sebenarnya, sudah dipastikan akan gemetaran.
Selain Raja Fung, Bao Xue, Loi Ancchi dan Dewan Agung dari Ras Thunderbird juga mengetahui. Walau sudah mengetahui sosok hebat dibelakang Excel Shimo, mereka juga tidak ingin melewatkan seorang ahli alchemist yang sedang meramu pil.
Semua orang melihat tanpa mengedipkan mata, kuatir ketinggalan kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari seorang ahli.
__ADS_1