God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 108 Meningkatan Drastis.


__ADS_3

Chapter 108 Satu Vs Sembilan, Meningkat Drastis.


Di dalam kamar Jing Jiao, semua orang berkumpul. Melihat Excel Shimo sedang berciuman dengan Bao Yu, membuat mereka juga ikut terbawa arus birahi.


Apalagi Excel Shimo tidak menggunakan pakaiannya. Segera semua wanita menanggalkan pakaiannya, mereka tidak lagi malu, sebab mereka telah bersumpah untuk saling berbagi tanpa menyembunyikan apapun.


Jing Jiao yang sedari tadi masih tanpa busana, segera mendekati Bao Yu, dan melepaskan semua kain yang menempel pada tubuhnya. Excel Shimo juga tidak tinggal diam, ia segera membaringkan Bao Yu di lantai kamar. Tanpa menunggu Bao Yu untuk bernafas lega, ia segera mengarahkan tongkatnya pada lembah surga milik Bao Yu, dengan Jing Jiao yang menjadi kendali atas tongkat suaminya.


"Ahhh....," teriakan Bao Yu saat lembah surganya terbelah oleh ganasnya tongkat milik Excel Shimo yang super besar dan panjang. Sedangkan Han Xing dan Han Chun menyerang buah kenyal Bao Yu.


Ming Mei berciuman dengan suaminya, dan Ming Li Ling mencium Bao Yu. Loi Annchi dan Xiao Qiao mencium seluruh tubuh Excel Shimo, dan Jing Jiao melahap telur suaminya, walau telur itu terus bergerak yang tidak terlalu cepat.


"Aahhh, ampun... Aku keluarrrr...," teriak teredam Bao Yu yang diserang berbagai arah oleh empat orang dengan ganas, ia segera mencapai puncak, walau masih terasa sakit saat segelnya baru di rusak.


Bao Yu baru merasakan sensasi yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Baru pertama kali ini merasakan hubungan intim, apalagi diserang oleh tiga saudarinya dan suami.


"Keluar lagiii...," suara teredam kenikmatan Bao Yu saat mencapai puncak Hanya dalam hitungan 20 nafas, ia tidak bisa berteriak lepas saat Ming Li Ling mencium bibirnya.


"Aku juga akan keluar, Sayang," ujar Excel Shimo saat dia juga mencapai puncak.


"Ohhh, tidakkk, aku akan gilaaa...," teriak Bao Yu yang terbebas dari bibir Ming Li Ling, ia lagi-lagi merasakan nikmatnya duniawi, saat rahimnya tersembur air surga Excel Shimo.


Melihat jika Bao Yu tidak lagi mampu melawannya, Excel Shimo segera mendekati Bao Xue, sebab isterinya yang satu ini bisa meningkatkan kekuatannya lebih cepat, dan Bao Xue juga akan diuntungkan setelah berkultivasi ganda.


Bao Xue tersenyum, dan juga segera memeluk suaminya. Dia sudah ingin sekali mengulangi kenikmatan sewaktu ia dulu menderita kelebihan energi Yin.


"Aku merindukanmu, Suami," ujar Bao Xue sambil mencium Excel Shimo.

__ADS_1


Segera Excel Shimo membaringkan Bao Xue di lantai, dan seperti Bao Yu, ia menempatkan tongkatnya pada lembah surga milik Bao Xue yang sudah basah.


"Awwww...," suara erangann Bao Xue yang lucu saat tongkat suaminya merangsek masuk membelah lembah surganya dengan brutal.


Delapan wanitanya juga tidak tinggal diam, Xiao Qiao dan Loi Annchi melahap buah kenyalnya milik Bao Xue, sedangkan Jing Jiao mencium bibirnya.


Ming Li Ling kini berciuman dengan Excel Shimo, sedangkan Ming Mei memeluk dari belakang dengan menekan buah kenyalnya pada lengan suaminya.


Excel Shimo juga tidak tinggal diam, ia memasukkan dua jarinya pada lembah surga milik Ming Mei, sedangkan tangan kirinya menarik Han Xing dan meremass buah kenyalnya. Han Chun menggantikan posisi Jing Jiao dengan melahap telur tempat reproduksi air surga suaminya.


"Ahhh...! Aku keluarrrr...!" teriakan terendam saat Bao Xue mencapai puncak, dan tongkat suaminya menyerap energi Yin dengan lahap. Padahal Bao Xue baru saja menerima empat kali hentakan tongkat milik Excel Shimo.


Kemudian, setelah Bao Xue mencapai puncak empat kali, giliran Ming Li Ling yang Excel Shimo hukum dengan tongkat naga saktinya. Tidak sampai waktu satu dupa, Ming Li Ling telah keluar hingga lima kali dan ambruk disisi Bao Xue.


"Kalian belum ada yang mampu memuaskan ku," ejek Excel Shimo kepada wanitanya, sambil melihat Ming Mei, Han Chun dan Han Xing.


"Huff, sangat brutal hentakanmu," dengus Bao Xue yang berpura-pura kesal. Semua istri Excel Shimo sangat bahagia, walau dirinya tidak mampu memuaskan suaminya.


Singkat cerita semua wanitanya tumbang satu per satu, setelah mendapatkan hukuman tongkat naga sakti milik Excel Shimo tanpa ampun.


Mereka berkultivasi ganda selama satu hari penuh, setelah melihat semua isterinya kelelahan dengan wajah bahagia, Excel Shimo menghentikan aktivitasnya. Semua wanitanya segera duduk bersila untuk menyerap energi Yang yang sangat melimpah.


Excel Shimo juga segera duduk bersila, sebab dantian-nya juga telah penuh dengan energi Yin dari isterinya. Excel Shimo duduk agak jauh dari mereka.


Boomm... Boomm... Boomm


Letupan energi terobosan segera keluar dari tubuh setiap wanita satu per satu. Excel Shimo juga tidak ketinggalan, ia juga menerobos ke tingkat Peri Alam level empat. Semua isteri Excel Shimo menyerap energi Yang, yang tersimpan didalam rahimnya mereka.

__ADS_1


Tak terasa waktu berlalu 2 hari di Dunia Jiwa, mereka semua dengan gila-gilaan menerobos. Jika diketahui dunia luar, pasti tidak akan ada yang percaya dengan terobosan yang mereka alami.


Excel Shimo juga tidak asal mengeluarkan energi Yang untuk wanitanya, ia ingin semua wanitanya memiliki kekuatan yang setara, setidaknya tidak terlampau jauh dari saudari-saudarinya pada tingkat yang sama, hanya berbeda level.


Setelah menerobos hingga dua level lagi, akhirnya Excel Shimo berhenti, disaat dirinya merasakan kehadiran seseorang yang ingin masuk di kamar khusus untuk dia dan isterinya di villa Putri Kerajaan Han.


Segera Excel Shimo merubah War Clock menjadi pakaian seperti biasa yang dia pakai.


Excel Shimo menghilang dari Dunia Jiwanya, dan muncul di dunia luar, tepatnya di kamar yang telah disediakan oleh para pelayan Kerajaan Han.


Kemudian, Excel Shimo bersembunyi dibalik bayang-bayang menunggu orang tersebut. Tidak berselang lama orang itu membuka pintu kamar secara berlahan.


Lalu, orang itu menutup pintu setelah ia masuk secara berlahan. Kemudian, orang tersebut berjalan mengendap-endap. Orang tersebut mengerutkan kening saat melihat kamar tampak sepi.


Sedangkan Excel Shimo tersenyum melihat sosok berjubah hitam itu. Excel Shimo tahu siapa orang itu, walau ia menggunakan jubah hitam dengan kepala tertutup rapat.


"Kemana mereka semua?" gumamnya dengan suara lirih saat tidak melihat siapapun dikamar.


"Emmm...!" teriakan teredam saat orang tersebut dibekap dari belakang, dan tubuhnya dipeluk dengan tangan kiri oleh Excel Shimo dengan erat.


"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Excel Shimo kepada orang tersebut, disaat orang itu berusaha melepaskan kedua tangannya dari dekapan Excel Shimo.


Tangan kanan yang membekap mulut orang itu, segera Excel Shimo lepaskan secara berlahan, dan turun dilehernya.


"Kamu ... kemana mereka semua?" tanya orang tersebut saat tahu suara siapa yang membekapnya, ia juga tidak berusaha lagi melepaskan diri dari dekapan Excel Shimo.


"Mereka sedang berada di kamar lain. Apa tujuanmu datang kesini?" jawab Excel Shimo, dan kembali bertanya dengan suara lirih di telinga orang itu. Merasakan hembusan udara dari hidung Excel Shimo, membuat orang itu menjadi gelisah.

__ADS_1


__ADS_2