
Chapter 199. Sosok Tubuh Kesadaran?
Karena tidak ada tanggapan dari keduapuluh empat Galaxi, Excel Shimo kembali bertanya dengan nada keras, sambil menahan serangan pertama yang energi spiritualnya akan memudar.
"Kenapa kalian diam! Jika aku terkena serangan kali ini, aku akan musnah dan kalian juga ikut musnah, apa itu yang kalian inginkan? Hah!!"
Sekali lagi keduapuluh empat Galaxi tidak menjawab. Disaat menunggu jawaban, secara berlahan kedua tangan Excel Shimo mulai dilahap energi spiritual dari serangan pertama, jika Excel Shimo tidak didukung War Clock sudah pasti akan mati tanpa tubuh dimakamkan.
"Sialan!!" umpat Excel Shimo saat serangan kedua akan tiba, ia juga mulai merasakan sakit dan tekanan.
Boommm💥...
"Time Stop!!" teriak Excel Shimo yang menggunakan skillnya sekali lagi dengan terpaksa, setelah ledakan hebat membentur serangan pertama yang ditahan oleh Excel Shimo.
Bhush...
Kembali semua berhenti saat skill penghentian waktu telah aktif. Skill Time Stop akan aktif selama waktu satu dupa. Roh Excel Shimo buru-buru memasuki dantian-nya untuk berkomunikasi.
"Astaga!!" seru Excel Shimo saat melihat keduapuluh empat Galaxi-nya sedang bertransformasi ke tahap menengah.
"Maaf Penguasa, kami sedang naik tingkat, jadi kami belum sempat menjawab!" sesal Galaxi Asal Muasal saat melihat Roh Sang Penguasa.
"Pantas ... ! Apa kalian sudah selesai menyetabilkan diri?"
"Sudah, Penguasa. Sebaiknya Anda kembali ke tubuh asli, sebelum waktu habis dan biarkan Galaxi Waktu mendukung Anda!" pinta Galaxi Asal Muasal.
"Bagus. Tapi kali ini serangan kedua lebih kuat dari sebelumnya, apa kalian masih mampu menyerap, mengolah dan memberikan kepadaku?" tanya Excel Shimo sekali lagi.
"Bisa, Penguasa. Tapi, Anda harus ingat, jika memiliki dantian yang lain, jadi kekuatan energi spiritual mereka tidak banyak memberikan banyak kekuatan. Apalagi sekarang kami telah naik tingkat menengah, jadi membutuhkan banyak energi spiritual dan banyak unsur alam," jawab Galaxi Asal Muasal.
"Penguasa segera kembali, cepat!!" sela salah satu Galaxi yang lain.
Galaxi itu adalah Galaxi Kekosongan, energi yang dia dapatkan dari gas alam, salah satu element penting di alam semesta. Galaxi Void merasakan robekan kehampaan di belakang Excel Shimo, karena itu ia segera memberikan peringatan.
Bhush...
Dengan panik Excel Shimo kembali ke tubuhnya dan melihat waktu masih aktif. Segera Excel Shimo menyerap energi spiritual dari Dewan Keamanan dan masuk kedalam dantian Galaxi.
__ADS_1
"Sialan!!" umpat Excel Shimo saat dirinya merasakan kehampaan yang mulai retak.
Retakan itu akibat benturan energi dan Excel Shimo juga berlebihan menggunakan waktu dan juga menyerap energi spiritual secara besar-besaran, menyebabkan retakan pada kehampaan.
"Cepat serap energi spiritual! Waktu, dukung sekarang sampai energi spiritual penghancur massal habis." perintah Excel Shimo dengan panik kepada keduapuluh empat Galaxi-nya.
"Baik Penguasa. Tapi, saya hanya mampu menghentikan waktu dua dupa, sebab kekuatan Anda masih lemah." jawab Galaxi Waktu.
"Tidak masalah. Cepat aktifkan, daripada Benua Jiang Shan hancur lebur!" perintah Excel Shimo dengan panik, saat merasakan retakan kehampaan dibelakangnya.
Bhush...
Seketika seluruh Benua Jiang Shan berhenti dengan Galaxi Waktu mengeluarkan kemampuannya. Tanpa banyak bicara, Galaxi Asal Muasal menyerap dan membaginya kepada keduapuluh tiga Galaxi.
"Penguasa, kami akan mengolah energi spiritual sebelum memberikan kepada Anda, harap bersabar!" pinta Galaxi Asal Muasal.
Tujuan Galaxi Asal Muasal tidak segera memberikan kekuatan, agar Excel Shimo tidak merusak dantian pertama yang dihuni Lotus Bao dan juga agar tidak merusak jiwanya.
"Tidak masalah. Yang terpenting energi spiritual ini dilemahkan," jawab Excel Shimo, ia yakin dengan keputusan semua Galaxi-nya.
Wajah Excel Shimo sangat tegang dan mengeluarkan keringat. Excel Shimo terus mendorong energi spiritual menjauhi lapisan atmosfer Benua Jiang Shan. Excel Shimo tidak ingin semua wanitanya terkena dampak senjata penghancur massal.
Merasakan retakan kehampaan semakin besar, Excel Shimo buru-buru mengeluarkan token perekam suara untuk menyampaikan pesan untuk semua wanitanya. Sengaja Excel Shimo lakukan itu untuk menghindari jika ada hal yang tidak bisa ia kendalikan.
Setelah selesai, Excel Shimo melemparkan kepada Dewi Angsa sebagai perwakilan. "Semoga aku bisa menangani masalah ini!" gumam Excel Shimo saat melihat retakan mulai terbuka, dan menatap wajah cantik semua wanitanya.
Crush...
"Fuckk!!" umpat Excel Shimo saat kehampaan mulai menarik tubuhnya.
Kehampaan tidak terkena efek dari penghentian waktu, sebab kehampaan memiliki domainnya sendiri.
Dengan segera Excel Shimo mendorong energi spiritual dengan sekuat tenaga. Tubuhnya gemetaran saat tekanan semakin dia rasakan. Tekanan dirasakan karena waktu hampir habis.
Swoshh...
"Akhhh... !!!" teriakan Excel Shimo sambil mendorong energi spiritual untuk menjauhi kehampaan yang semakin kuat menarik tubuhnya.
__ADS_1
Zlapp...
Tiba-tiba muncul sosok tubuh kesadaran dibelakang Excel Shimo, dan meletakkan tangan di punggungnya. Sontak Excel Shimo yang tegang menjadi kaget.
"Jangan takut, aku akan membantumu, asal kamu harus melakukan sesuatu untukku Anak Muda." ucap sosok tubuh kesadaran yang tidak terlihat wajahnya saat Excel Shimo menoleh kebelakang.
Suaranya tenang dan penuh wibawa.
"Si-siapa kamu, Senior?" tanya Excel Shimo yang ketakutan walau tubuhnya sedikit ringan saat mendapatkan energi bantuan dari sosok tubuh kesadaran itu.
Excel Shimo sedikit terkejut lagi, saat tidak mengetahui kekuatan sosok itu.
"Tidak perlu tahu siapa aku, yang jelas aku juga tinggal di Benua Jiang Shan," jawab sosok itu dengan tegas, "jika kamu mau melakukan sesuatu yang tidak bisa aku lakukan, maka aku berjanji melindungi Benua Jiang Shan sampai kamu berhasil memenuhi keinginanku," lanjutnya dengan mengulangi ucapannya.
Excel Shimo segera memutar otaknya untuk berpikir tentang sosok misterius itu dan apa keinginan dia. Tapi, setelah berpikir sejenak, Excel Shimo tidak mengenali dan mengingat apapun tentang sosok tubuh kesadaran itu.
"Baik Senior, selama itu tidak menyentuh batas bawah dan sesuai kemampuanku, saya akan memenuhi keinginan Senior," jawab Excel Shimo yang sudah pasrah.
"Bagus. Aku senang masih ada anak muda yang perduli dengan kehidupan. Aku berjanji melindungi Benua ini dari kekejaman Dewan sialan itu dan juga melindungi semua wanita-mu, Wali Benua," kata sosok itu yang senang dengan tindakan Excel Shimo, "aku hanya minta kamu mengambil Pedang Semesta. Aku tahu kamu sudah memiliki salah satu fragmen peta Kuno itu dan aku juga memiliki satu peta, sisanya berada di keempat benua." lanjutnya dengan memberikan satu fragmen peta kepada Excel Shimo.
Sontak Excel Shimo sekali lagi kaget, karena sosok itu mengetahui semua tentang dirinya dan juga peta Kuno. Segera Excel Shimo menerima fragmen peta Kuno dari sosok itu.
"Sen--"
"Tidak ada waktu lagi. Sisa energi spiritual ini hanya menyegel Benua Jiang Shan dan kamu sudah menyerap energi kehancurannya. Aku akan kirim kamu ke Benua Jiu Zhou. Setelah kamu menemukan Pedang Semesta, aku akan membuka segel ini. Segel ini juga aman bagi Benua Jiang Shan dari ganggu pihak luar...," potong sosok itu sebelum Excel Shimo berbicara, ia segera menjelaskan semuanya kepada Excel Shimo, tanpa memberikan kesempatan Excel Shimo untuk berbicara.
"Kamu jangan kuatir. Pergilah!!"
Bukk...
"Akhhhhh...!!" teriakan Excel Shimo saat pantatnya ditendang oleh sosok tubuh kesadaran setelah selesai berbicara, "Pak Tua, awas kamu...," Excel Shimo sangat marah saat pantatnya menjadi bahan tendangan kaki sosok itu.
"Bocah yang menarik," gumamnya sambil dan tersenyum melihat Excel Shimo melesat menuju Benua Jiu Zhou, "Bocah, dapatkan lebih banyak pasangan Dao, aku suka gayamu yang cabul! Hahaha." lanjutnya dengan mendukung Excel Shimo untuk mendapatkan banyak pasangan Dao, ia tertawa senang.
Entah apa yang membuatnya begitu menyukai Excel Shimo.
Klik...
__ADS_1
Sosok itu menjentikkan jarinya dan waktu kembali berjalan normal. Seketika ia menghilang dan energi spiritual kembali bergerak untuk menyegel Benua Jiang Shan dengan sangat cepat.
Boom💥....