
Chapter 354. Menjinakkan Naga Ular Sembilan Kepala.
Semua orang yang melihat Bing Nuan seperti terkena serangan jiwa, lalu segera mereka melihat kearah Excel Shimo, dan mereka tahu jika baru saja terjadi pertarungan mental.
"Apa yang Kakak lakukan hingga membuat dia lemas?" tanya Liu Hualien.
"Dia ingin mengendalikan pikiranku dengan menggunakan pesona unik tubuhnya! Sayangnya, dia salah sasaran, jika itu pria lain sudah pasti akan tunduk dan menuruti perintahnya!" jawab Excel Shimo, "kalian masuk ke Dunia Jiwa atau ikut?" lanjutnya dengan bertanya kepada istrinya.
Dengan bijak Bao Xue pun menjawab. "Lebih baik kita masuk agar tidak menghambat tujuanmu kesini, tapi tampilkan cermin!"
"Bagus, ajak Adik kalian berkeliling dan juga seperti biasanya...," kata Excel Shimo dan menyelimuti tubuh wanitanya dengan energi.
Liu Hualien bingung apa yang sedang dibicarakan, dan dia merasakan tubuhnya dilindungi oleh energi, dan kedua matanya sedikit buram dan sudah berada di tempat lain yang tidak pernah dia ketahui.
Melihat tempat yang penuh dengan harta berharga dan tanaman langka, spontan Liu Hualien tertawa kegirangan dengan memanen apapun yang dia lihat. Namun, Tu Yueyin Mei segera menenangkan Liu Hualien dan berbicara.
Excel Shimo mengurungkan niatnya untuk menyerap racun yang berada di zona pusat, sengaja dia lakukan agar tidak ada yang mengikutinya, dia langsung masuk ke zona pusat, dan tersenyum saat penunggu Mountain Twins Son telah mengetahui kehadirannya.
Excel Shimo terbang tidak terlalu cepat maupun lambat, dan sengaja agar Naga Ular sembilan kepala keluar. Dengan Mata Langit nya, Excel Shimo melihat dua ekor penunggu Mountain Twins Son yang bersembunyi di dalam kawah.
Ukuran dua Naga Ular ini bisa dibilang mampu menutupi sebuah kota hanya dengan tubuhnya, kekuatannya juga mengerikan, berada pada tingkat Kaisar Surgawi puncak.
"Pantas saja tidak ada yang berani memasuki wilayah pusat Mountain Twins Son!" gumam Excel Shimo saat tahu kekuatan penunggu gunung.
Walaupun hanya setingkat Kaisar Surgawi level puncak, jumlah kepala mereka yang unggul jelas akan mempersulit musuh yang memiliki kekuatan Celestial Supreme, belum lagi fisik mereka juga kuat.
Setelah menyelidiki seluruh wilayah penghuni Mountain Twins Son, Excel Shimo mencari keberadaan Makam Dewa Pill Surga.
"Apa itu pintu masuknya!" gumam Excel Shimo saat melihat tungku besar di lembah, tepatnya di antara dua gunung kembar, segera dia terbang lebih cepat menuju ke arah tungku.
"Grorrr!!"
Swosh... Boom...
Dua Naga Ular segera keluar dari kawah dengan tergesa-gesa saat tahu tujuan penyusup mengincar tungku, mereka meraung-raung untuk menghentikan Excel Shimo dan sudah berada didepan tungku untuk melindunginya.
Liu Hualien dan keempat kakaknya melihat Excel Shimo yang dihadang dua Naga Ular sembilan kepala, dan melihatnya mengeluarkan Kuas Surgawi. Liu Hualien tampak kuatir tapi segera ditenangkan oleh She Qinglin sambil melihat adiknya yang mulutnya belepotan.
Salah satu Naga Ular langsung menyerang Excel Shimo dengan sembilan kepala yang bergerak bersamaan. Excel Shimo segera bergerak menghindari setiap kepala Naga Ular yang ingin melahapnya, dia dengan lincah bergerak ke kiri dan ke kanan, dan sesekali menghentakkan kakinya di kepala Naga Ular.
"Tunduk atau merasakan sakit!" perintah Excel Shimo saat melompati kepala Naga Ular, dan menggunakan kepala Naga Ular untuk berpijak dan selalu dia lakukan berulang-ulang, dari kepala satu ke kepala yang lainnya, hingga membuat Naga Ular semakin marah dan meraung-raung.
Naga Ular sembilan kepala yang merasa dihina membuka mulutnya, lalu keluar bola api dan bola air untuk membunuh Excel Shimo. Excel Shimo tersenyum sinis dengan melambaikan Kuas Surgawi.
Boom💥... Boom 💥...
Ledakan menggetarkan Mountain Twins Son saat sembilan bola terbentur energi Kuas Surgawi, namun sebagian bola api mengenai kepala Naga ular, dan membuka Excel Shimo tertawa sambil bergerak mundur.
Namun, Naga Ular yang lainnya muncul dibelakang Excel Shimo dengan membuka mulutnya. Excel Shimo menggetarkan tubuhnya dan muncul dibelakang Naga Ular yang menyelinap.
Boom💥... Boom💥...
__ADS_1
Ledakan hebat saat Naga Ular terkena serangan Kuas Surgawi dari belakang, hingga tubuhnya menabrak temannya sendiri. Excel Shimo berhenti dan tidak berniat menyerang, padahal kesempatan bagus untuk memberikan serangan fatal.
"Grorrr?!"
"Grorrr!?"
Dua Naga Ular meraung-raung dan segera bangkit setelah bertabrakan, mereka kembali menyerang Excel Shimo secara bersamaan. Namun, Excel Shimo sekali lagi menjadikan kepala mereka sebagai tumpuan kakinya saat bergerak menghindari delapan belas kepala.
Raungan dan suara ledakan pertarungan dua Naga Ular dan Dewa Binatang terdengar sampai di Kota Naga Ular, hingga membuat banyak kultivator berkelompok berdatangan.
Dan yang tidak Excel Shimo ketahui, ternyata Dewa Matahari, Dewa Utara, Dewa Timur dan banyak kekuatan dari pusat Benua Shen Zhou juga berdatangan, mereka begitu cepat datang karena menggunakan portal dimensi yang sudah ada di Kota Naga Ular.
Kabar jika Dewa Binatang berada di Mountain Twins Son karena informasi dari salah satu kelompok pemburu harta dan sumberdaya, dan para penguasa itu buru-buru menuju Kota Naga Ular melalui portal dimensi.
Mereka segera menuju pusat Mountain Twins Son dan berhenti saat berada di perbatasan, dan terkejut saat melihat pertarungan Dewa Binatang dengan dua Naga Ular yang sengit.
Boom... Boom...
Dewa Binatang yang menggunakan Kuas Surgawi untuk menyerang Naga Ular makin membuat para penguasa tercengang, sebab senjata yang digunakan Dewa Binatang adalah milik Qin Bo si Dewa Seni, dan semua penguasa sudah mencarinya kemana-mana.
"Sialan! Sungguh beruntung dia memiliki dua senjata yang sangat berharga!" geram Dewa Matahari, dia berbicara kepada Dewa Utara melalui telepati.
"Disaat dia dikalahkan oleh Naga Ular, segera kita rebut senjatanya. Aku tidak masalah mendapatkan Kuas Surgawi dan kamu bisa Miliki Pedang Semesta-nya, asal berikan aku Api Surgawi peringkat 22," kata Dewa Utara saat membuat kesepakatan dengan Dewa Matahari.
"Sepakat!" jawab Dewa Matahari tanpa banyak berpikir.
Selain Dewa Matahari dan Dewa Utara, para penguasa juga bekerjasama dengan rekannya, dan rencana mereka tidak jauh berbeda, ingin merebut senjata Dewa Binatang.
Namun, tidak semua penguasa memiliki sifat serakah, mereka adalah; Seng Long si Dewa Timur kakek dari Fairy Shu dan Seng Huaran, Dewa Api Tenang kakek buyut dari Yang Hua dan Yang Xiaoping, Dewi Selatan nenek buyut dari Da Xia.
"Hebat juga bocah itu!" puji Dewa Kenakalan yang tertarik untuk bertarung dengan Dewa Binatang. Dewa Kenakalan adalah kerabat dekat dari Sun Yao si Kera Emas dari Benua Jiang Shan.
"Apa kamu ingin bertarung dengannya?" tebak Dewa Barat, Hu Bai Hongli.
"Jika dia bisa bisa selamat dari mereka!" jawab Dewa Kenakalan.
"Menurutmu?" sekali lagi Dewa Barat dari Ras White Tiger bertanya.
"Jika melihat dia mampu menghancurkan Kekaisaran Iblis Timur seorang diri dan dibandingkan dengan melawan dua Naga Ular, setengah - setengah ... !" jawab Dewa Kenakalan yang tidak yakin.
"Salah jika perkiraan mu setengah - setengah, dia belum menggunakan semua kemampuannya seperti sewaktu menghancurkan Kekaisaran Iblis Timur!" sahut Dewa Barat yang tidak setuju.
Boom💥... Boom💥...
Suara ledakan energi terus terdengar, dan tidak menghentikan para penguasa yang sedang merencanakan sesuatu maupun sedang menganalisa pertarungan dua Naga Ular dan Dewa Binatang.
"Grorrr ... Grorrr...?!" raungan amarah dua Naga Ular sembilan kepala saat kepala mereka terkena serangan Kuas Surgawi.
Excel Shimo segera mundur setelah berhasil menghantam kepala mereka satu per satu, "Apa masih kurang merasakan sakit? Tunduk atau lebih merasakan sakit ... Mungkin salah satu kepala kalian akan menghilang jika tetap keras kepala!" ujar Excel Shimo dengan memberikan ancaman.
Namun, kedua Naga Ular meraung-raung dan jelas tidak akan mau tunduk kepada siapapun, mereka kembali mengeluarkan bola api dan air secara bersamaan, segera melesat delapan belas bola energi menyerang Excel Shimo.
__ADS_1
Excel Shimo geleng-geleng kepala dan melambaikan kuas Surgawi ke kiri dan ke kanan untuk mengendalikan bola energi, dan bola energi untuk mengarah kearah perbatasan.
"Kamprett!?"
"Sialan!?"
"Awas!!!"
Umpatan para penguasa saat melihat Dewa Binatang dengan sengaja menggunakan serangan bola energi untuk mengusir penonton di perbatasan pusat dan dalam.
Segera semua penguasa membuat perisai energi dan sebagian orang memilih untuk mundur sejauh mungkin.
Boom💥... Boom💥... Boom💥...
Rentetan ledakan energi saat membentur perisai energi dan sebagian yang lolos jatuh memicu gelombang kejut. Perisai energi bergetar menahan kekuatan bola energi, dan banyak kultivator dibawah kekuatan Prajurit Surgawi sudah terhempas gelombang kejut.
"Bodoh! Sudah tahu pertarungan setingkat Surgawi masih saja di nonton!" gumam Excel Shimo yang tahu tanpa harus membalikkan badannya.
Walaupun tahu banyak yang melihatnya, Excel Shimo jelas tidak mengenali Dewa Keamanan, para pemimpin Klan Kuno dan yang lainnya adalah para penguasa, dia hanya tahu dua Dewan Keamanan, yaitu Dewa Matahari dan Dewa Utara yang bekerjasama dengan Kaisar Iblis si Dewa Api alias Huang Taiji.
Swosh... Swosh...
Kembali dua Naga Ular melepaskan serangan bola energi berturut-turut, dan sekali lagi Excel Shimo melambaikan Kuas Surgawi untuk menggunakan serangan Naga Ular untuk mengusir semua penonton.
Boom💥... Boom💥...
Puluhan bola energi kembali melesat ke perbatasan dan membuat para penguasa memilih untuk mundur daripada membuat perlindungan diri dengan energi.
"Grorrr... Grorrr?!"
Delapan belas kepala Naga Ular meraung-raung penuh amarah, karena serangannya selalu gagal mengenai musuh, padahal mereka telah mengeluarkan kekuatan terbaiknya. Disaat dua Naga Ular akan menyerang lagi, mereka syok saat melihat penyusup merentangkan telapak tangannya.
Dua Naga Ular sembilan kepala seketika terdiam dan menundukkan kepada Excel Shimo, mereka ketakutan saat melihat tanda di telapak tangan Excel Shimo.
Perubahan situasi yang tiba-tiba jelas membuat keempat istri dan adiknya melongo dan saling bertukar pandangan, mereka kebingungan melihat Excel Shimo hanya merentangkan tangan kanan seakan-akan mengeluarkan kekuatan energi yang membuat dua Naga Ular langsung tunduk.
Tidak hanya semua wanita yang berada di Dunia Jiwa, semua penguasa yang melihat di kejauhan juga heran melihat dua Naga Ular tiba-tiba menjadi tunduk dan jinak.
Excel Shimo menahan kegembiraan saat tanda di telapak tangan kanannya bekerja untuk menundukkan Naga Ular, padahal dia hanya menguji saja, apakah ada manfaatnya memiliki tanda Teratai Hitam di tangannya.
"Aku adalah pewaris Ordo Kegelapan, dan mulai detik ini kalian selalu mengikuti ku!" ungkap Excel Shimo dan membuat segel keluarga besar keempat.
Kemudian, muncul tanda keluarga besar Excel berbentuk lingkaran Yin Yang di setiap kepala Naga Ular. "Kalian jaga tempat ini, jika mereka berniat masuk bunuh saja! Tapi, jika kalian dikeroyok mereka segera selamatkan diri, nanti aku akan jemput kalian!" perintah Excel Shimo dan memberikan Pill Sky grade lima, kedalam mulut setiap Naga Ular secara langsung.
Setiap kepala Naga Ular diberikan lima butir pill langit.
"Grorrr... Grorrr!"
Raungan Naga Ular yang senang telah mendapatkan pill langit yang langka dan bermanfaat bagi mereka. Lalu, kepala mereka menunduk lebih rendah, agar digunakan oleh Excel Shimo sebagai pijakan.
Excel Shimo segera melangkah dan menuju tungku besar, dia melihat ke dalam tungku, namun didalamnya tidak ada apapun. Excel Shimo segera menggunakan Mata Langit, dan barulah terlihat banyak Formasi Ilusi, Formasi Pembunuh dan banyak formasi jebakan, selain itu ada anak tangga setelah melewati formasi ilusi pertama.
__ADS_1
Dengan Mata Langit Excel Shimo mengetahui titik lemah dari formasi, dengan tangan kiri kedepan dia langsung melompat ke dalam tungku tersebut dengan mengikuti anak tangga yang tersembunyi dibalik formasi.
(Author: Halo Sobatku, mulai bulan depan saya akan up 2 bab setiap harinya. Maaf, selama bulan puasa saya hanya bisa up 1 bab. Terus dukung saya agar terus berkarya. Sehat selalu dan banyak rejeki. Salam.)