God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 271. Menuju Kerajaan Chu.


__ADS_3

Chapter 271. Menuju Kerajaan Chu.


Setelah menguji jubah perang ciptaannya, Excel Shimo sangat puas, apalagi melihat istri kecilnya tidak mengalami luka, walaupun masih merasakan sakit ketika terkena pukulan maupun tendangnya.


"Huff! Curang!" kata Tu Yueyin Mei yang terengah-engah karena kelelahan dan sedikit meringis kesakitan karena pukulan dan tendang dari suaminya, dia masih tidak terima kalah dari Excel Shimo, padahal dirinya sudah menggunakan Butterfly Gold Robe.


"Hahahaha! Aku tidak curang, aku hanya menggunakan kekuatan fisik dan belum ... Tapi setelah pertarungan ini, kamu harus memberikan penilaian pada jubah perang-mu, jika ada kecacatan dan masih memberikan dampak yang membahayakan, segera katakan, aku akan memperbaikinya!" tawa Excel Shimo dan segera berbicara niatnya yang memukuli Tu Yueyin Mei.


"Huff! Seharusnya kamu katakan dulu biar aku siap!" dengus Tu Yueyin Mei yang masih duduk karena kelelahan, dia masih tidak terima dengan perlakuan suaminya, "ini sudah sempurna dan tidak membahayakan jiwa." lanjutnya dengan mengutarakan hasil pertarungan mereka.


"Adik, bagaimana Butterfly Gold Robe setelah pertarungan, apa ada kesimpulan yang lebih jelas?" sela Tu QingXuan yang sengaja, dia tidak ingin adiknya terus memprovokasi suami mereka.


"Hebat dan memuaskan, semua kemampuan terpendam seperti dibangkitkan oleh Butterfly Gold Robe. Daya serang, kelincahan, kecepatan dan pertahanannya semua mendukung potensi diri," jawab Tu Yueyin Mei dengan jujur dan jelas, sambil berdiri dia mengkonsumsi Pil Pemulih energi.


"Benar yang dikatakan Mei'er, tapi bukan berarti tidak bisa dikalahkan jika melawan dua tingkat diatas kita. Jadi, kalian harus tetap berhati-hati dan waspada. Jangan sekali-kali berbicara kepada siapapun jika jubah milik kalian adalah Artefak Bintang Lima!" sahut Excel Shimo kepada semua istrinya terutama Tu Yueyin Mei yang ceroboh dan keras kepala.


Ya, Excel Shimo dan Lotus Bao sudah memikirkan hal itu secara detail, tanpa memberikan tanda maupun sebuah logo sebagai perlengkapan perang jenis Artefak Bintang. Bagi Excel Shimo, nyawa istrinya lebih berharga dan semua yang diberikan hanyalah penunjang saja.


"Mengerti Suami," jawab semua wanita dengan kompak, mereka memahami kekuatiran suaminya.


"Baiklah, kalian bisa saling menguji, jika ada kendala maupun kecacatan pada Artefak kalian, segera katakan ... Aku tunggu kalian dikamar," kata Excel Shimo sambil berlalu menuju kamar pribadinya untuk membersihkan diri, kali ini si An Na tidak melayani suaminya seperti biasa, sebab dia juga ingin menguji Butterfly Gold Robe.


Seketika semua wanita teringat janji mereka untuk memberikan pelayanan lebih kepada suaminya, dan langsung dipikirkan mereka penuh gambaran saat berkultivasi ganda.

__ADS_1


Gongsun Ling ingin bertanya, namun niatnya dia urungkan saat melihat punggung suaminya. 'Bagaimana dia membuat Artefak Bintang Lima, empat dan tiga dalam waktu 35 hari ... Menurut pengetahuan-ku dengan melihat seorang ahli Smelting, membuat Artefak Bintang Satu saja membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan, dengan kegagalan berkali-kali ...!' batin Gongsun Ling yang heran dengan kemampuan suaminya, sosoknya semakin membuat dia penasaran.


Gongsun Ling jelas tidak tahu jika suaminya juga mengalami kegagalan, tapi berkat kombinasi dengan Lotus Bao, semuanya menjadi mudah dan lancar, bahkan keluar ide-ide untuk memodifikasi.


Gongsun Ling melihat mantan muridnya, yang mendekati. "Guru ... Maksudku Kakak, ayo kita sparing, tapi dengan kekuatan yang setara!" ajak Zhang Rouxin kepada Gongsun Ling, dia keceplosan memanggilnya guru, sebab dia masih terbiasa memanggilnya sebutan itu.


Zhang Rouxin juga meminta gurunya untuk menurunkan kekuatannya, dia tahu kekuatan gurunya sebenarnya saat suaminya dan gurunya bertarung setelah menerima Bencana Kesengsaraan Petir.


Di kamar pribadi, Excel Shimo sudah berendam untuk menyegarkan tubuhnya.


"Kira-kira berapa bulan menyelesaikan modifikasi Istana Peri dan Kapal Impian?" tanya Excel Shimo kepada Lotus Bao.


"Perkiraan menghabiskan waktu enam bulan di Dunia Jiwa," jawab Lotus Bao yang sudah menghitung waktu sejak Tuannya ingin memodifikasi Kapal Impian.


"Jika ada waktu senggang, aku akan memodifikasi-nya segera," kata Excel Shimo sambil memejamkan mata.


Hasilnya sangat memuaskan, Butterfly Gold Robe mampu menahan segala serangan tanpa adanya kerusakan. Setelah uji coba, An Na terlebih dahulu menyudahinya untuk melayani suaminya.


Sisa waktu di Dunia jiwa, semua wanita dan Excel Shimo selalu berkultivasi ganda, selain itu semua orang berlatih berbagai teknik dan juga belajar meramu obat, sebagian wanita yang tidak kebagian ruang untuk meramu obat, mereka belajar menjadi ahli Smelting.


"Juan Rong, Tu QingXuan, Tu Yueyin Mei, Zhen Ji pemimpin saudarinya kalian menuju Kerajaan Tu, bawah pasukan binatang darat 250 ekor dan 250 pasukan udara. Setelah aku menutup ketiga pintu gerbang keluar mayat hidup, kita akan serempak mengepung dan menyerang wilayah sekte Racun darah. Nanti Chu Yao, Zhang Rouxin dan An Na akan selalu berkomunikasi dengan kalian. Sebagai kartu penyelamatan jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi, kalian bawa tiga boneka wayang," kata Excel Shimo yang segera memulai rencananya untuk memusnahkan Ras Mayat Hidup, walaupun mereka sudah memiliki Butterfly Gold Robe, Excel Shimo sebagai seorang suami jelas memperhatikan keselamatan delapan belas istrinya.


"Baik."

__ADS_1


Serempak Juan Rong dan saudarinya menjawab, mereka sudah memahaminya. Sedangkan Zhang Rouxin dan Chu Yao akan mewakili Kerajaan Chu. Untuk Gongsun Ling dan An Na, mereka mendampingi suaminya, khusus An Na yang akan menjadi juru bicaranya Excel Shimo untuk berkomunikasi.


------


Di pagi hari, di hari kedua waktu di dunia luar, Excel Shimo dan semua wanitanya keluar dari Dunia Jiwa. Juan Rong dan Tu QingXuan, Tu Yueyin Mei dan Zhen Ji memimpin 14 wanita, dengan menunggangi 16 binatang Griffin menuju Kerajaan Tu. Golden Griffin King menjadi pemimpin 500 pasukan binatang.


Wushhh...


Juan Rong beserta tunggangannya terbang dengan sangat cepat dan disusul oleh saudarinya. Excel Shimo melihat istrinya sampai mereka menghilang dari pandangan.


"Ayo kita juga segera menuju Kerajaan Chu."


Lalu, Excel Shimo mengeluarkan enam Kuda Surgawi beserta gerbong kereta, dan masuk bersama An Na, Gongsun Ling, Zhang Rouxin dan Chu Yao. Kuda Surgawi terbang dengan sangat cepat, dengan armor baru mereka kecepatannya juga bertambah.


Swosh...


Yang tidak diketahui oleh Excel Shimo dan Gongsun Ling, ada satu pasang mata yang melihat kepergiannya menuju Kerajaan Chu. Pemilik mata itu selalu mencari keberadaan si Dewa Binatang semenjak Excel Shimo menghilang dari bagian pusat wilayah Sayap.


"Dia sudah muncul lagi, entah dimana dia bersembunyi selama dua hari ini ... Segera perintahkan orang merekrutnya, jika dia menolak ... Bunuh saja daripada bergabung dengan kelompok lain!" perintah pemilik mata itu kepada bawahannya.


Orang itu adalah si Dewa Matahari, Zhuge Liang Shi, dari Ras Manusia di Benua Shen Zhou, dia salah satu dari delapan Dewan Keamanan. Si Dewa Matahari merasakan jika si Dewa Binatang memiliki Api Surgawi dan berharap bisa bergabung menjadi bagian keluarga Zhuge dan memasuki Balai Api Alam.


Dewa Matahari adalah pendiri Balai Api Alam di Istana Sembilan Surgawi, dimana Balai Api Alam akan merekrut siapa saja yang memiliki elemen api, apalagi memiliki jenis seperti Api Surgawi, Api Nirwana, Api Neraka, Api Naga dan sebagainya, kecuali Balai Api Alam tidak akan merekrut pemilik elemen api dari kekuatan Dao Qi. Sebab api Dao Qi atau api dari hasil menyerap binatang dianggap bakat rata-rata dan buruk.

__ADS_1


Balai Api Alam adalah tempat persatuan Alchemist dan Smelting di seluruh Benua Kelahiran, merupakan pendiri, pengontrol dan pengawas seluruh kegiatan para ahli meramu obat dan pandai besi. Sisi buruk berdirinya Balai Api Alam, adalah untuk memonopoli seluruh pasar dunia di bidang obat dan senjata, merupakan salah satu bidang terpenting di dunia kultivator.


Bahkan lalu lintas transaksi jual beli tanaman dan senjata harus melalui ijin dan pengawasan langsung dari perwakilan Balai Api Alam, tanpa ijin dan perwakilan untuk mengawasi, maka tidak akan bisa seorang Alchemist dan Smelting bisa mendirikan persatuan cabang.


__ADS_2