
Chapter 442. Jade Rabbit Mythical.
Excel Shimo membuang pikiran dan kegelisahan hatinya, saat ini dia fokus dengan apa yang sedang dihadapinya. Segera Excel Shimo berbicara mengenai segel keluarga besar Excel kepada semua orang.
Setelah menjelaskan panjang lebar, hanya para pria yang tidak menginginkan segel keluarga besar Excel Shimo, sebab mereka tidak ingin merubah nama keluarganya, Excel Shimo juga tidak memaksanya.
Sedangkan semua wanita bersedia menjadi bagian keluarga besar Excel Shimo, sebab bagaimanapun juga wanita pasti mengikuti suaminya.
Kemudian Excel Shimo memberikan tugas kepada Jin Shou, Tsai Li-Liang dan Ximen bersaudara untuk membantu membuat Formasi yang paling sederhana.
Lalu Excel Shimo mengajak semua wanita masuk ke dalam Dunia Jiwa beserta Raja Singa. Reaksi kagum semua wanita yang baru mengetahui Dunia Jiwa tidak mengejutkan Excel Shimo, dia dengan sabar menjelaskan tentang kelebihan Dunia Jiwa.
Setelah mengetahui Dunia Jiwa, Excel Shimo sengaja memberikan mereka waktu untuk beradaptasi dengan mengelilingi Dunia Jiwa. Reaksi paling memalukan jelas diperbuat oleh Jing Ehuang, dimana dia tertawa senang bisa tinggal di Dunia Jiwa.
Sekembalinya semua wanita yang telah puas berkeliling, Excel Shimo segera memberikan segel keluarga besar kepada semua wanitanya, dan mereka syok saat segel keluarga mampu memberikan kekuatan, demikian juga Raja Singa yang meningkat ketika Excel Shimo merubah segelnya.
Manfaat terbesar dirasakan oleh Moon Qiang, dia naik ke tingkat Half Alfa level 7 dari tingkat Celestial Supreme level 9, peningkatan drastis setelah titik-titik meridian telah terbuka. Sedangkan semua wanita naik 4 level dan meningkat 1 level lagi karena hal yang sama, titik-titik meridian telah terbuka.
Kini yang paling kuat adalah Lin Sichuan dari Half Alfa level 10 naik hingga level 15, di bawahnya adalah Moon Qiang, duo Dewi dan Ximen Fengying, di bawah mereka baru Tim Dewi Lou termasuk duo Peri Kupu-kupu. Untuk Raja Singa naik 3 level dari level 70, dan Jing Ehuang kini berada di Half Alfa level 4.
Semua wanita mengucapkan terimakasih dengan memberikan ciuman dan pelukan. Setelah selesai, Jing Ehuang segera bertanya, "ternyata kamu memilih Pohon Pemangsa Jiwa, kenapa kamu perlu berburu Fiend Spirit?"
Excel Shimo tersenyum, dan dengan sabar menjawab, "Pohon Pemangsa Jiwa juga butuh waktu untuk berbuah dan setiap kali panen tidak kurang dari 200 Buah Jiwa. Jadi, aku tetap perlu Kristal Jiwa dari Fiend Spirit. Dan aku juga baru mendapatkan Pohon Pemangsa Jiwa di Benua Shen Zhou. "
Semua wanita mengangguk paham dan Jing Ehuang tidak lagi bertanya tentang Pohon Pemangsa Jiwa, tapi dia pasti akan memakannya disaat panen nanti. Namun...
"Oh iya! Kalian jangan sekali-kali mendekatinya jika tidak ingin dilahap!" peringatan Excel Shimo kepada semua orang dan membuat Jing Ehuang tertunduk lesu.
__ADS_1
Pohon Pemangsa Jiwa hanya mematuhi Dewa Binatang dan tidak untuk yang lainnya, sebab mereka berdua telah teringat kontrak jiwa untuk selamanya.
Setelah semua telah beres, Excel Shimo mengajak semua wanita untuk membuat Formasi yang paling mudah, sedangkan Excel Shimo akan menangani yang paling sulit.
Excel Shimo juga selalu mengawasi dunia luar, dimana para jagoan penguasa binatang mistik mulai berhadapan, satu lawan satu. Sekarang yang akan bertarung dari binatang mistik jenis yang memiliki kekuatan paling terendah, sebagai pembukaan peperangan antar binatang mistik, Hyena Mistik dan Serigala Abu-abu Mistik yang bertarung terlebih dahulu.
Semua wanita mengukir Formasi Array di bendera, sambil melihat cermin yang menampilkan situasi di dunia luar. Kecuali Jing Ehuang dan duo Peri Kupu-kupu, mereka bertiga berkeliling di Dunia Jiwa, sekaligus mengumpulkan buah-buahan.
"Aku lihat lukisan di ruang tamu, salah satunya juga memiliki tubuh bawaan Succubus, apakah dia dan semua wanita di lukisan adalah istrimu?" tanya Moon Qiang yang hafal ciri-ciri Ras Iblis seperti dia.
"Benar. Sekarang kalian tahu istriku banyak. Jadi, kalian harus saling mendukung satu sama lainnya. Jika ada perselisihan diantara kalian, segera dibicarakan baik-baik dan aku akan menengahi kalian. Aku tidak berpihak kepada siapapun, tapi aku memberlakukan kalian secara adil dan merata. Apa kalian paham!" jawab Excel Shimo dengan tegas.
Excel Shimo sebagai kepala rumah tangga tidak ingin adanya perselisihan diantara istrinya dikemudian hari, oleh sebab itu dia sejak dini selalu mendidik istrinya yang memiliki perbedaan karakter, berbagai macam ras dan memiliki cara pandang yang berbeda-beda.
Semua wanita mengangguk paham, tampak jelas diwajah mereka sangat bahagia menjadi bagian dari keluarga besar Excel Shimo, apalagi suaminya sangat kaya raya.
Kemudian pertarungan berlanjut, Serigala Mistik ditantang oleh binatang mistik jenis Macan Berekor Lima. Five Tail Tiger tubuhnya berwarna biru tua, memiliki satu tanduk dan sepasang taring panjang.
Five Tail Tiger dengan ganas menumbangkan Serigala Abu-abu Mistik dengan mudah, sebab juara bertahan telah terluka dan basis kultivasi-nya lebih rendah satu level.
Five Tail Tiger menjadi juara bertahan dan ditantang oleh binatang mistik jenis Serigala Hitam yang dikenal dengan nama Tengu. Tengu Mistik berwarna hitam dengan kedua mata berwarna merah, keempat kalinya mengeluarkan petir biru.
Pertarungan antara Five Tail Tiger dengan Tengu Mistik sangat sengit, dan setelah waktu satu dupa, akhirnya dimenangkan oleh juara bertahan, Five Tail Tiger dengan luka yang cukup parah. Biarpun sudah terluka Five Tail Tiger masih dengan gagah menunggu lawan lainnya
Muncul Kelinci Giok betina yang menantang Five Tail Tiger, dan tampak ditertawakan oleh binatang mistik lainnya, sebab ukurannya hanya sebesar kucing normal. Excel Shimo yang memahami dialog antara Five Tail Tiger dengan Jade Rabbit ikut tersenyum.
"Apakah kamu tahu bahasa mereka?" tanya Moon Qiang yang melihat kekasihnya tersenyum saat melihat kedua binatang itu.
__ADS_1
"Iya. Semua binatang mistik menghina si Kelinci Giok betina, mereka pikir si kelinci ingin bunuh diri dengan menyerah dirinya untuk dimakan dalam satu gigitan!" jawab Excel Shimo sebagai ahli penerjemah bahasa binatang yang tidak diketahui wanitanya.
"Lalu apa kata si Kelinci Giok?" tanya Ximen Fengying yang penasaran.
Excel Shimo segera menerjemahkan bahasa si Kelinci Giok, "makan saja jika mampu! Aku ingin tahu sekeras apa gigimu!"
Spontan semua wanita tertawa ringan sambil melihat si Kelinci Giok yang melompat-lompat, tampak menggemaskan, padahal sedang memprovokasi Five Tail Tiger agar menyerangnya.
"Kasihan si Kelinci Giok! " ujar Moon Qiang yang tampak tidak ingin si Kelinci Giok dimakan oleh Five Tail Tiger.
"Jangan meremehkan si Kelinci Giok, dia memiliki kecepatan dan juga tendangan yang kuat!" sahut Excel Shimo, dengan mata masih melihat kedua binatang mistik itu sambil kedua tangannya tetap bekerja.
"Tapi kekuatannya hanya Half Alfa level 5, sedangkan Five Tail Tiger level 7, bagaimana mungkin si Kelinci Giok bisa menang! " celetuk Dewi Lou yang di angguk timnya.
"Memiliki kekuatan tinggi bukan jaminan bisa menang melawan musuh yang memiliki kekuatan rendah. Jika lawan memiliki kecerdasan dan didukung kecepatan, maka musuhnya yang kuat akan tumbang juga!" jelas Excel Shimo, dia mencontohkan dirinya sendiri karena memiliki segudang pengalaman melawan musuh yang kuat.
Kembali semua orang melihat Five Tail Tiger yang terprovokasi dengan langsung menyerang, tapi si Kelinci Giok dengan lincah melompati sambil menendang kepala musuhnya hingga terjungkal.
Sebelum Five Tail Tiger bangkit, si Kelinci Giok memberikan tendang bertubi-tubi di titik luka di kaki Five Tail Tiger, hingga membuat luka makin parah. Five Tail Tiger tidak mampu berdiri, dan kesempatan ini dimanfaatkan oleh si Kelinci Giok dengan menendang kepalanya dengan sekuat tenaga, suara "bang"...
Akhirnya Five Tail Tiger tumbang walaupun tidak sampai mati, dan suasana medan pertempuran menjadi semakin ramai dengan suara raungan binatang mistik pendukung si Kelinci Giok.
"Beruntung Five Tail Tiger terluka, sehingga si Kelinci Giok dengan mudah mengalahkannya!" seru Dewi Lou setelah menganalisa kemenangan si Kelinci Giok dan membuat Excel Shimo terkekeh.
"Salah. Ini strategi cepat si Kelinci Giok yang ingin menyimpan staminanya untuk bertarung nanti, dia juga belum melepaskan semua kemampuannya, sebab itu dia segera menyelesaikan pertarungan pertamanya!" sahut Excel Shimo.
Setelah kemenangan pertama si Kelinci Giok, lalu berjalan dengan gagah seekor Panther Petir, si Kelinci Giok langsung waspada dengan telinga yang selalu bergerak-gerak menandakan bahaya.
__ADS_1
Panther Petir unggul dalam kecepatan dan fisik yang kuat, sedangkan Kelinci Giok kelemahannya pada fisiknya. Suara raungan mengiringi Panther Petir yang akan menantang si Kelinci Giok.