
Chapter 311. Nama Yang Tabu.
Dewa Roh terlihat meneteskan air mata saat bercerita sejarah kelam Ratu Diao Chin kepada Excel Shimo. Sedangkan seluruh tubuh Excel Shimo bergetar hebat, sebab dia teringat akan Altar Sembilan Surga - Istana langit yang berada di Benua Jiang Shan.
"Tidak ... Tidak ... Jangan sampai ini terjadi pada semua istriku disana!!" pekik Excel Shimo dan langsung berdiri untuk kembali pulang menyelamatkan istrinya.
Dewa Roh segera menghilangkan kesedihannya saat melihat reaksi Excel Shimo, buru-buru dia mengalirkan energi spiritual untuk menenangkan Excel Shimo dari kepanikan, dan menekan tubuhnya agar duduk kembali.
"Tenang, aku belum selesai berbicara!" cegah Dewa Roh setelah Excel Shimo duduk.
"Tenang Tuan, tenanglah! Altar Sembilan Surga yang di ceritakan Dewa Roh berbeda dengan Altar di Forest Sage! Dan apa Tuan lupa akan janji dari pria tua yang menendang Anda?" Lotus Bao segera berbicara untuk menenangkan Excel Shimo.
Excel Shimo memejamkan mata dan menarik nafas dalam-dalam; ia mengingat lagi ucapan orang yang memberikan tugas, bentuk altar, tiap tulisan, jumlah tiang yang berada di Benua Jiang Shan dan Benua Kekacauan.
"Ada apa dengan kamu?" tanya Dewa Roh setelah Excel Shimo tenang.
"Altar Sembilan Surga - Istana Langit juga ada di Benua Jiang Shan ... Disana ada istriku!" jawab Excel Shimo sambil membuka mata.
"Tidak mungkin! Ratu Diao Chin telah menyegelnya, beliau bersama Fairy Lianshi menjaganya selama ini dan itu sudah rencananya. Sebab itu beliau memerintahkan kami mencari pewaris yang memiliki lima elemen untuk membunuh Five Elemental Beast! Mungkin altar di Benua Jiang Shan itu berbeda!" Dewa Roh sedikit terkejut dan menyakinkan dirinya.
Jika altar di tempat kelahiran Excel Shimo memang sama dengan yang berada di Benua Kekacauan, jelas sudah akan ada kekacauan dan Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi sudah ikut keluar dari altar.
"Semoga saja! Lalu, bukti kotak yang dibawa oleh Dewan Keamanan itu apa ... Saat ditemukan di Benua Kekacauan?" tanya Excel Shimo yang teringat dengan cerita dari Xi He sekaligus untuk meyakinkan hatinya agar tidak mengkuatirkan keselamatan istrinya.
Dewa Roh tersenyum dan tahu perihal kotak yang disimpan oleh Dewan Keamanan. "Itu juga rencana Ratu Diao Chin, beliau sengaja menipu penghianat itu yang memanfaatkan kebodohan, keserakahan Pangeran Kun, untuk mengalahkan Ratu Diao Chin...!" jawab Dewa Roh dan kembali sedikit bercerita.
Setelah menghilangnya Ratu Diao Chin beserta Ordo Kegelapan dalam semalam, Dewa Roh meletakkan sebuah Kotak di tempat pusat Istana Ordo Kegelapan, setelah Dewa Roh, Qin Bo dan dua rekannya menyembunyikan seluruh kekayaan dan infrastruktur Ordo Kegelapan. Ratu Diao Chin tahu rencana Dewan Keamanan yang meminjam tangan Pangeran Kun untuk melawannya, seandainya Ratu Diao Chin kalah, maka Dewan Keamanan merebut seluruh kekayaan Ordo Kegelapan dan menjadi penguasa tunggal lagi.
Akan tetapi, yang Dewan Keamanan temukan dari bekas tempat Istana, hanya kotak yang tersegel, dan tidak menemukan satupun anggota dan infrastruktur milik Ordo Kegelapan. Karena kekesalan seluruh jajaran Dewan Keamanan yang tidak menemukan harta, dan juga telah kehilangan banyak kekuatan karena dibunuh oleh Pangeran Kun, maka mereka membuat isu jika Ratu Diao Chin yang telah memusnahkan seluruh Ordo Kegelapan, dengan alasan jika Pangeran Kun menolak cinta Ratu Diao Chin, dan propaganda ciptaan Dewan Keamanan dimakan mentah-mentah oleh banyak kekuatan. Alasan mudahnya propaganda diterima semua kalangan, karena Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi masih gadis dan juga Pangeran Kun yang tampan sekaligus memiliki pendukung yang kuat dan lain sebagainya ...
Seluruh Klan kuno termasuk Klan Qin, juga ikut menyelidiki, terutama Klan Qin yang tidak mempercayai Dewan Keamanan. Namun, setelah sekian lama Klan Qin tidak menemukan petunjuk apapun.
__ADS_1
Dewa Roh berkata, Ratu Diao Chin sengaja tidak memberitahukan pihak keluarganya, karena kuatir jika penguasaan Galaxi Nebula mencari keberadaan putra mahkota mereka yang berada di Alam Semesta Kelahiran, dan akhirnya bisa memusnahkan Klan Qin jika Pangeran Kun menghilang.
Dewa Roh juga mengatakan jika kotak yang asli tempat altar Sembilan Surga beserta seluruh anggota ordo kegelapan telah dia sembunyikan, agar aman dari siapapun sampai menemukan pewaris Ordo Kegelapan. Dan kotak yang dibawa oleh Dewan Keamanan adalah palsu.
Setelah mendengar semua cerita Dewa Roh, Excel Shimo merenung, sebab dia merasa ada sesuatu yang lebih besar di balik munculnya Pangeran Kun dan Altar tersebut secara tiba-tiba, dan tidak mungkin tidak ada yang mengatur semuanya.
"Istana Langit! Apa ada hubungannya dengan Istana Langit yang berada di Benua Jiang Shan dan Benua Kekacauan?" tanya Excel Shimo kepada Dewa Roh yang terdiam setelah banyak cerita.
"Mm!" Dewa Roh menghela nafas dan menggelengkan kepalanya, "aku tidak tahu, tapi karena namanya sama, bisa jadi pelakunya satu orang ... Entah apa tujuannya!" jawab Dewa Roh yang memang tidak mengetahui, "Istana Langit ... Mungkin milik penguasa yang lebih kuat dari penguasa Nebula dan penguasa Arcadia, atau bahkan kekuatannya jauh dari eksistensi manapun!" sambung Dewa Roh yang mengutarakan pemikirannya, walaupun hanya pemikiran sekilas saat membayangkan kekuatan Istana Langit, Dewa Roh tampak ketakutan.
Excel Shimo juga bergidik ngeri, jika memang Istana Langit itu ada dan memiliki penguasa yang kuat ... Segera Excel Shimo teringat akan nama Alam Kudus, segera dia bertanya. "Apa Senior Dewa Roh tahu keberadaan Alam Kudus?"
Dewa Roh mengerutkan kening dia merasa familiar dengan nama Alam Kudus dan segera mengaitkan dengan Istana Langit. Dewa Roh berusaha mengingat kembali apa saja yang pernah dikatakan Ratu Diao Chin.
"Apa kamu juga mendapatkan undangan untuk memasuki Konferensi Tianwu dari Kitab Suci seperti Ratu Diao Chin, Peri Lianshi dan Pangeran Kun?" tanya balik Dewa Roh sebelum menjawab.
Sontak Excel Shimo kaget, sebab dia tidak pernah bercerita kepada siapapun, bahkan seluruh ingatan perihal Konferensi Tianwu dia segel, karena kuatir akan dibaca oleh kekuatan di atasnya.
"Bagaimana Senior Dewa Roh tahu?" tanya balik Excel Shimo.
Dewa Roh kembali bercerita; Dulu Ratu Diao Chin pernah menceritakan pengalamannya mengikuti Konferensi Tianwu. Ya, ucapan Kitab Suci adalah benar, jika setiap peserta Konferensi Tianwu kekuatannya tersegel dan untuk mengembangkan lagi kekuatan dari titik awal, agar mampu menerobos ke tingkat Half Alfa.
Setelah Konferensi Tianwu berakhir, hadir banyak kekuatan dari Alam Jagat Raya, dari semua kekuatan yang hadir, ada dua kubu yang tampaknya saling bersaing dan ada permusuhan di antara mereka, padahal mereka dari garis darah yang sama, mereka dari Ras Super Human dan Ras Yin Yang.
Sontak tubuh Excel Shimo gemetaran saat tahu perihal kedua garis darah tersebut, reaksinya bukan karena ketakutan maupun kuatir, tapi dia sangat bahagia. Excel Shimo buru-buru memotong cerita dari Dewa Roh.
"Maaf Senior Dewa Roh, apa salah satu kelompok itu memiliki ciri-ciri seperti ini...!" sela Excel Shimo dan mendeskripsikan ciri-ciri keluarganya, yaitu ibu, ayah, kakek dan neneknya.
Dewa Roh mengunci alisnya tampak dia berusaha keras mengingat cerita pengalaman Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi. Setelah beberapa saat Excel Shimo menunggu jawaban, akhirnya Dewa Roh menatap Excel Shimo dan memeriksa tubuhnya.
"Siapa nama lengkap mu?" tanya Dewa Roh.
__ADS_1
"Excel Shimo, itu nama asli ku!" jawab Excel Shimo tampak tidak sabar mengetahui jika di Konferensi Tianwu akan dihadiri oleh keluarganya.
"Excel Shimo ... Excel! Apa kamu keturunan si Kakek Excel penyelamat Alam Jagat Raya?" pekik Dewa Roh dengan berdiri seketika, saat dia teringat akan nama Excel.
"Benar, dia kakek-ku! Memangnya ada apa Senior Dewa Roh?" tanya Excel Shimo yang heran dengan reaksinya yang berlebihan, padahal dia sendiri tidak merasa bangga sebagai keturunan penyelamat Jagat Raya.
"Tidak ... Tidak ada! Maaf ... Mm!" ucap Dewa Roh yang kembali duduk bersila setelah menenangkan dirinya dan tertawa terbahak-bahak.
Excel Shimo semakin heran dengan perilaku Dewa Roh yang menjadi bahagia. Excel Shimo geleng-geleng kepala dan menghela nafas, dia menunggu Dewa Roh selesai tertawa.
"Ini ramalan dirimu jutaan tahun yang lalu!" ujar Dewa Roh dengan melambaikan tangan dan muncul sebuah perkamen besar berukuran 5 meter persegi.
"Hah!" kini Excel Shimo yang terkejut saat melihat dan membaca isi perkamen tersebut, mulutnya terbuka dan mata melotot.
Excel Shimo tidak menyangka jika dirinya telah diramal jutaan tahun, dan disaat itu dia masih tertidur di cangkang telur dan belum terlahir di dunia ini. Isinya hampir sama dengan ramalan istrinya, Gongsun Ling.
Hanya saja wajahnya terlihat sedikit memudar, mungkin akibat akumulasi waktu yang lama.
Namun, yang membuat Excel Shimo terkejut kenapa ada dua nama, selain nama dirinya (Excel Shimo), nama depan yang dibagi menjadi dua ejaan, yaitu Tian Zhi dan Tianzhi, dalam arti itu nama marga.
Jika dijabarkan arti namanya adalah; Tianzhi artinya Anak Surga. Tian artinya Kosmos - mencapai pencerahan - Abadi - Manusia Super - Alkemis - Transenden. Dan Zhi artinya Alam - Jujur - Bersahabat. Excel artinya Luar Biasa (Excellent). Entah kenapa orang tuanya memberikan nama Excel, nama yang aneh di bagi dunia kultivasi.
Segera Excel Shimo memulihkan keterkejutan-nya dan melihat wajah Dewa Roh yang tersenyum bahagia. "Apa ada orang yang saya sebutan sesuai dengan ciri-cirinya?" Excel Shimo mengulangi pertanyaan dan berharap jika salah satu dari kedua kubu tersebut adalah keluarganya.
"Aku tidak tahu apakah benar atau tidak, sebab beliau (Ratu Diao Chin) hanya mengatakan marga mereka, sebab nama itu 'tabu' katanya!" jawab Dewa Roh yang tampaknya ada rasa takut sambil melihat sekelilingnya termasuk melihat ke langit-langit goa, dan berbicara dengan telepatinya, "garis darah Ying Yang bermarga Tian dan garis darah Super Human adalah marga Zhi!"
"Hah!" kembali Excel Shimo terkejut dan merasakan kebingungan, namun dia kembali teringat akan memiliki dua garis darah. Tapi, yang membuat Excel Shimo kebingungan kenapa dua marga berseteru.
Karena tidak memiliki jawaban yang tidak pasti, Excel Shimo kembali bertanya kepada Dewa Roh. "Senior apakah kakek Excel juga ada disana?" sengaja Excel Shimo menanyakan perihal penyelamat Jagat Raya yang dikenal semua kehidupan.
"Beliau berkata 'seluruh tubuh mereka terselimuti kabut, aura kuat menggetarkan jiwa, tiap sedikit gerakannya fisik mampu meruntuhkan satu alam semesta, hembusan nafasnya mampu membakar benua menjadi abu', sebab itu beliau berkata 'tabu'!" jawab Dewa Roh dengan telepatinya, dia sangat ketakutan dengan eksistensi yang tidak mungkin dilampaui siapapun.
__ADS_1
(Author : Halo Sobatku, Terima kasih sudah selalu mendukung karya saya. Sedikit menjelaskan, kekuatan Half Alfa setara dengan Dewa Absolute di Alam Semesta Aurora. Di novel Legenda Pasukan Wanita, Excel Felix menghapus nama kekuatan Dewa Absolute menjadi Half Alfa, sebab kata Absolute tidak cocok, karena masih banyak kekuatan di atasnya, dan akhirnya menjadi Half Alfa. Dan jika Sobatku semua ingin tahu siapa sejatinya nama Excel Shimo dan apa hubungannya dengan marga Tian dan marga Zhi, ditunggu novel berikutnya. Semoga awal bulan April saya bisa rilis novel dengan judul [Trigrams Chaos], di novel itu nama Tianzhi mulai digunakan, saya berharap Sobatku terkasih bersabar untuk mengikuti kisah perjalanan 'Dewa Binatang'. Sehat selalu, bahagia dan rejeki melimpah. Salam🙏)
Vote dan Gift 😂 don't remember 🤣