God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 142. Satu Pukulan.


__ADS_3

Chapter 142. Satu Pukulan.


Dhummm...


Suara dentuman saat tubuh besar Raja Fung tertahan oleh sesuatu. Orang bertopeng tidak menyia-yiakan kesempatan, ia segera menghilang dan muncul lagi diatas Raja Fung.


"Jika kamu tidak mau tunduk, lebih baik matiii...." pekik orang bertopeng itu dengan mengeluarkan skill Tapak Iblis Timur.


Sekali lagi sebuah telapak tangan besar berwarna merah muncul dengan cakar yang tajam mengarah ke perut Raja Fung. Raja Fung hanya pasrah dengan menutup mata, saat ajalnya telah tiba. Raja Fung tidak sadar ada yang menahan tubuhnya.


Boommm... 💥💥


Ledakan hebat terdengar sekali lagi dengan suara yang sangat keras. Kepulan asap putih menutup tubuh besar Raja Fung.


"Kenapa tidak sakit," gumam Raja Fung saat dirinya sudah siap menerima serangan orang bertopeng itu, sambil tetap memejamkan mata, "cepat sekali aku pergi ke Alam Jiwa!!" lanjutnya yang masih tidak yakin apakah ia hidup atau sudah mati.


Orang bertopeng itu sontak terkejut saat mendengar suara Raja Fung yang masih hidup. Segera ia membuka Mata Dewa-nya untuk melihat kedalam kepulan asap.


"Mu-mustahil...!!" teriakan kaget saat orang bertopeng itu melihat sosok pria muda sedang memblokir serangannya dengan perisai energi.


Pria muda itu berambut panjang berwarna putih kebiruan. Bola mata unik berwarna hitam dan putih yang terbelah dengan huruf 'S'. Tanda lahir berbentuk api di pipi kiri hingga lehernya. Tinggi badan mencapai 200 cm, tubuh kekar dan berotot. Pakaiannya berwarna putih dengan kerah baju menutupi lehernya, dengan warna emas disepanjang bahu kiri dan kanannya.


Dibelakang pria muda itu berdiri empat belas wanita cantik, dengan tubuh proposional, padat dan berisi. Diantara mereka hanya empat wanita yang menggunakan jubah penyamaran.


Pria muda itu adalah Excel Shimo bersama dengan semua wanitanya. Excel Shimo tersenyum sinis melihat raut wajah syok orang bertopeng itu.


"Kamu lagi, berarti ini semua Istana Iblis Timur yang ingin membunuh semua kehidupan di Benua Jiang Shan, hah?!" bentak Excel Shimo yang memiliki dendam kepada Istana Iblis Timur, ia sudah menebak siapa dalang dibalik kematian banyak rakyat jelata, saat melihat orang bertopeng tersebut. Apalagi Excel Shimo kini mampu membaca pikiran dan hati seseorang.


Dendam Excel Shimo karena Istana Iblis Timur yang memerintahkan Ming Lai ayah kandung dari Ming Li Ling, untuk membunuh kedua orang tua angkat, isterinya, Ju Hua, ibu mertua dan para penduduk Desa Bunga. Kini semakin jelas siapa dalang pembunuh di Desa Bunga saat Excel Shimo melihat ingatan dari orang bertopeng itu.


"Ka-kamu, si-siapa kamu?" tanya orang bertopeng itu dengan tergagap, ketika asap menghilang dengan lambaian tangan Excel Shimo.


Jelas orang bertopeng itu syok saat Excel Shimo mampu melihat wajahnya yang tertutup topeng. Apalagi mengetahui darimana dia berasal.

__ADS_1


"Kamu tidak perlu tahu siapa aku. Dendam-ku terhadap Istana Iblis Timur semakin besar. Dan kamu tidak akan kembali lagi ke Istana Iblis Timur?!" kemarahan Excel Shimo saat menjawab dengan nada membentak.


Zlappp... Banggg...


"Akhhhh...," teriakan orang bertopeng saat dadanya terpukul keras, ia terpental beberapa meter sambil memegang dada kanannya.


Dia tidak berharap dengan kecepatan gerakan musuhnya, dan muncul dalam sekejap di depan dan memukul dadanya. Apalagi Excel Shimo hanya menggunakan kekuatan fisiknya.


Raja Fung segera membuka mata, ketika mendengar suara Raja-nya.


"Hahaha, Raja memang hebat," tawa Raja Fung saat Excel Shimo memukul orang bertopeng, "Nyonya, naik ke punggungku." lanjutnya yang meminta semua wanita Raja-nya untuk naik.


"Hanya satu pukulan kamu sudah segitunya! Payah sekali, Bing Bing. ..," ejek Excel Shimo saat melihat dada kanannya yang berdarah.


Orang bertopeng itu yang adalah Guru Bing Fu, bernama Bing Bing. Dia adalah salah satu Tetua dari Balai Pekerjaan Khusus Istana Iblis Timur. Bing Bing adalah Paman dari Bing Fu selain menjadi guru, sebab itu dia sangat marah ketika Excel Shimo membunuh keponakannya.


"Cih, jangan berbangga diri dulu bocah!?" bentak Bing Bing setelah meludahkan darah yang keluar dari mulut.


Boommm...


Basis kultivasi Bing Bing naik satu level, dengan tumbuh dua pasang lengan di punggungnya. Satu tanduk juga muncul ditengah dahi, dan seluruh kulitnya berubah menjadi warna merah. Transformasi itu mirip seperti Guang Ru, perbedaannya Guang Ru hanya memiliki satu pasang lengan.


Raja Fung segera menjauhi medan perang mereka berdua, dengan semua wanita yang berdiri di punggungnya.


"Apa suami kita mampu melawannya?" tanya Ming Li Ling yang mulai cemas.


"Jangan kuatir, suami kita masih memiliki kekuatan tersembunyi dari garis darahnya," jawab Loi Annchi yang mengingatkan Ming Li Ling.


Wushhhh... Wushhhh


Long Wenhua, Raja Long dan beberapa pemimpin segera menyusul, saat tahu jika Wali Benua telah mengendalikan situasinya. Mereka juga ikut naik dipunggung Raja Fung, dan ingin melihat pertarungan mereka berdua dari dekat.


"Apa hanya itu semua kekuatanmu?" tanya Excel Shimo yang tidak gentar dengan perubahan Bing Bing.

__ADS_1


"Hahaha, bocah jangan pernah meremehkan-ku," jawab Bing Bing yang merasa diremehkan, padahal Excel Shimo hanya ingin dia tidak menyembunyikan kekuatannya lagi.


Excel Shimo geleng-geleng pelan, dengan mengepal erat tangan kanan dan tangan kiri berada di punggungnya.


"Aku tidak meremehkan-mu, hanya saja jangan menyesal ...." ucap Excel Shimo.


Zlappp...


Sekali lagi Excel Shimo menghilang dari pandangan mata semua orang dan muncul di depan Bing Bing. Spontan Bing Bing merentangkan ke-enam tangan kedepan untuk menahan pukulan, dengan energi menyelimuti tangannya.


Boommm...


Ledakan benturan saat Excel Shimo memukul ke-enam telapak yang saling tumpang tindih. Bing Bing sekali lagi terhuyung-huyung kebelakang, dengan tangannya yang gemetaran.


'Sialan, berada ditingkat fisik apa dia!' batin Bing Bing sambil merasakan sakit pada telapak tangannya, 'aku paling benci melihat seseorang menyembunyikan kekuatannya dengan artefak.' lanjutnya didalam hati.


Bing Bing sejak awal tidak mampu melihat kekuatan Excel Shimo, sebab Excel Shimo menggunakan War Clock yang dia bentuk menjadi pakaian.


Excel Shimo tersenyum sinis saat membaca pikiran Bing Bing. 'Aku akan menyiksamu hingga mati pun tak mau.' batin Excel Shimo yang teringat Ju Hua, Xin Zhu, Xin Zan dan Ibu angkatnya.


Wushhhh...


Segera Excel Shimo melesat dengan sangat cepat, dengan kepalan tangan siap memukul Bing Bing lagi.


Bing Bing juga tidak tinggal diam, ia sekali lagi menggunakan teknik yang sama. Bing Bing yakin Tapak Iblis Timur mampu melumpuhkan tulang dari musuhnya.


"Tapak Iblis Timur, Penghancur Langit."


Teriak Bing Bing dengan teknik terkuatnya. Segera muncul kembali sebuah telapak tangan besar dan melesat kearah targetnya.


'Teknik ini lagi' batin Excel Shimo saat pernah merasakan dampak terkena teknik Tapak Iblis Timur. Tapak Iblis Timur merupakan teknik yang mampu melumpuhkan tulang, merusak jaringan vena dan meridian para korbannya.


Excel Shimo pernah terluka parah terkena serangan Bing Bing, harus membuatnya terbaring selama tujuh hari. Beruntung Lotus Bao juga membantu menyembunyikannya, selain beberapa ramuan yang berasal dari Akademi Langit Abadi.

__ADS_1


__ADS_2