God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 217. Persaingan 3 Wanita.


__ADS_3

Chapter 217. Persaingan 3 Wanita.


Tu Qingxuan termasuk salah satu jenius di Kerajaan Tu dan Akademi Pedang Surga, kekuatannya berada pada tingkat Saint level 4, dia juga termasuk murid inti dan rekan Juan Rong.


"Kakak, ayah meminta-ku mengantarkan Shimo dan bukan kamu!" kata Tu Yueyin Mei yang kesal dengan menyempitkan kedua matanya menatap Tu Qingxuan.


"Kamu terlalu ceroboh dan akan membuat Tuan Muda tidak nyaman," balas Tu Qingxuan dengan menggelengkan kepala.


"Siap--"


"Sudah - sudah, kalian berdua bisa antar Tuan Muda ke perpustakaan," potong Raja Tu sebelum putri bungsunya membalas ucapan Tu Qingxuan, "maafkan ketidaksopanan kedua putriku, Tuan Muda." lanjutnya yang merasa malu kepada Excel Shimo.


"Tidak masalah," jawab Excel Shimo dan tersenyum setelahnya.


Segera Excel Shimo berdiri bersama dengan Juan Rong dan mengikuti kedua putri Raja Tu, Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei saling senggol saat berjalan menuju ke perpustakaan Kerajaan.


"Excel!!" gumam Raja Tu saat melihat punggung Excel Shimo, "jangan-jangan dia adalah ... !" lanjutnya yang merasakan nama depan Excel Shimo sangat familiar.


"Cucu Sang Legenda, Kakek Excel!!"


Seru semua orang yang menebak dengan benar identitas Excel Shimo, dan saling bertukar pandang. Mereka tidak menyangka jika orang yang diramalkan adalah cucu dari Kakek Excel.


Nama Kakek Excel sudah melegenda di seluruh alam jagat raya, sebab dia pernah menyelamatkan seluruh kehidupan dari bencana petir semesta. Setiap orang selalu mengabadikan kisah heroik Kakek Excel, dengan menceritakan kisahnya dari anak hingga ke generasi yang lebih muda.


"Sudahlah, ini memang keberuntungan kita dengan kedatangan cucu Sang Legenda. Ayo kita temui Leluhur...," ucap Raja Tu yang merasa beban telah terangkat dari bahunya.


"Ini adalah perpustakaan penting Kerajaan Tu, setiap sejarah jutaan tahun lalu tercatat disini," kata Tu Qingxuan saat berada di depan Balai Perpustakaan Kerajaan Tu, sambil berjalan menuju pintu gerbang.


"Putri, Tuan Muda," sapa seorang tetua penjaga.


"Paman, Tuan Muda ingin mempelajari sejarah tentang benua ini, apa Paman bisa berikan referensi...," kata Tu Qingxuan.


"Ikuti saya, Tuan Muda." jawab tetua penjaga yang paham apa yang dimaksudkan Tu Qingxuan.


Segera mereka berempat mengikuti tetua penjaga. Excel Shimo melihat bangunan Balai Perpustakaan yang sangat kuno, banyak ukiran pada pintu gerbang, dan 6 pilarnya juga terdapat banyak ukiran.

__ADS_1


"Bangunan yang indah," gumam Excel Shimo memuji seni ukirannya.


Tetua penjaga, Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei tersenyum bangga dengan pujian dari Excel Shimo, sedangkan Juan Rong selalu diam sambil memeluk lengan kekasihnya.


'Aku juga cantik, kenapa aku harus kuatir dengan mereka berdua!' batin Juan Rong yang berusaha percaya diri dengan penampilannya.


"Tuan Muda, di lantai 3 adalah tempat sejarah jutaan tahun lalu. Apa yang Tuan muda ingin pelajari?" tanya tetua penjaga sambil melihat wajah Excel Shimo.


"Geografis Benua Jiu Zhao jutaan tahun lalu, apakah ada?" tanya Excel Shimo kepada tetua penjaga perpustakaan.


Setelah berpikir sejenak, tetua penjaga menganggukkan kepala. "Ikuti Saya Tuan muda." ajak tetua penjaga.


Sebenarnya Excel Shimo ingin melihat peristiwa apa saja yang terjadi hingga membuat Benua Jiu Zhao mengalami perubahan, dan memadukan peta yang ia dapatkan dari peti mati gurunya.


"Kamu begitu lengket dengan Tuan muda, apa hubunganmu?" tanya Tu Qingxuan kepada Juan Rong, saat mereka bertiga tidak ikut ke lantai 3.


"Aku adalah kekasihnya," jawab Juan Rong dengan dingin, jelas ia tahu maksud perkataan Tu Qingxuan.


"Sejak kapan? Setahuku kamu baru bertemu dengan Tuan muda!" ucap Tu Qingxuan yang tidak mempercayainya.


"Apa itu menandakan jika kamu adalah kekasihnya?" tanya Tu Qingxuan yang skeptis dengan tanda segel yang dipamerkan.


"Tentu, dengan segel ini kita sudah menjadi satu hati dan satu jiwa, bahkan pelayannya juga mendapatkan segel keluarga besar Excel," jawab Juan Rong dengan bangga dan tersenyum sinis setelahnya.


"Humph!! Kamu kira hanya kamu saja yang bisa menjadi kekasihnya, aku juga bisa kok," ujar Tu Yueyin Mei yang sedari tadi diam saja melihat persaingan kakaknya dan Juan Rong, dia percaya diri bisa memikat hati Excel Shimo.


"Tsk, kamu masih kecil jangan memikirkan hal begituan," ejek Tu Qingxuan setelah berdecak lidah.


"Siapa bilang aku masih kecil, lihat Excel Shimo lebih muda dari-ku, terpaut 3 tahun," kilah Tu Yueyin Mei yang protes dibilang masih kecil.


"Dia laki-laki, hal umum usia segitu memiliki banyak pasangan, lagian kakakmu yang lebih cocok sebagai kekasihnya...!" tukasnya dengan memamerkan lekuk tubuhnya yang sintal dan menggiurkan.


Seketika Tu Yueyin Mei dan Juan Rong cemberut saat melihat tubuh Tu Qingxuan yang menggoda mata setiap pria. Namun, Juan Rong juga tidak tinggal diam.


"Aku sudah begituan berkali-kali dan memuaskan kekasihku, sedangkan kamu...!" sindir Juan Rong yang juga memamerkan lekuk tubuhnya kepada Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei.

__ADS_1


Tu Yueyin Mei juga tidak mau kalah walaupun dia yang paling muda diantara mereka berdua. "Huff, kamu kira hanya kalian yang memiliki tubuh indah, lihat aku...!" ujar Tu Yueyin Mei sambil memperlihatkan tubuhnya yang berisi dan padat, terutama bagian dadanya.


Tu Qingxuan dan Juan Rong mencibir dan ikut memamerkan kelebihan tubuh mereka. Yang tidak mereka sadari, Excel Shimo dan Tetua penjaga perpustakaan memperhatikan ketiga wanita itu.


"Tuan muda memang bencana bagi wanita manapun, hahahaha!" kelakar tetua penjaga sambil mengambilkan gulungan yang diinginkan oleh Excel Shimo.


"Apakah setiap wanita selalu bersaing dalam hal apapun?" tanya Excel Shimo.


"Wanita itu susah ditebak, saat ini akan bilang A dan tidak lama lagi akan bilang B, apalagi saat mereka menstruasi, jangan pernah menggoda maupun membuat mereka marah, sekali senggol mereka bisa berubah menjadi setan," beber tetua penjaga kepada Excel Shimo dan bergidik setelahnya.


"Apa Tetua juga pernah mengalaminya?" tanya Excel Shimo dengan penasaran.


"Istriku ada lima, rupa-rupa karakternya, semuanya sama saat menstruasi. Waktu itu aku pernah goda mereka dan hasilnya wajahku babak belur!" jawab tetua yang ternyata mengalami traumatik terhadap wanita saat datang bulan, "saran-ku, Tuan muda harus memiliki pasangan lebih dari lima, jika tidak ingin mengalami apa yang aku alami." lanjutnya dengan memberikan saran, sambil memberikan beberapa gulungan kepada Excel Shimo.


Excel Shimo hanya tersenyum dan menerima gulungan dari tetua penjaga, jika tetua tahu dia memiliki banyak pasangan Dao di Benua Jiang Shan, pasti tidak akan memberikan sarannya.


"Apakah bermoral memiliki pasangan lebih dari satu?" tanya Excel Shimo yang sengaja memancing cara pikir tetua penjaga.


"Hahahaha, itu hanya pemikiran orang munafik! Jika bermoral, tidak mungkin ada tempat hiburan bagi pria. Seandainya, jika kamu memiliki satu pasangan dan tidak memberikan keturunan, apakah kamu hanya bertahan pada satu pasangan? Lihat para Raja terdahulu maupun sekarang, mereka memiliki banyak pasangan, dengan tujuan segera memiliki keturunan yang berkualitas tinggi dan juga sebagai pewaris tahta...!" tawa tetua penjaga dan menjawab pancingan Excel Shimo.


Sudah menjadi hal umum jika seorang Raja maupun Kaisar memiliki banyak pasangan, mulai Ratu, Permaisuri, Selir dan pelayan, dengan tujuan mendapatkan keturunan sebanyak-banyaknya dan berkualitas.


Juan Rong.



Tu Yueyin Mei.



Tu Qingxuan.



(Author: Terima kasih sudah dukung karya saya, sekali lagi saya minta maaf tidak sempat balas komentar sobatku. Ini bab bonus untuk sobatku. Ingat, jaga kesehatan di musim seperti ini, minum jahe dan madu agar stamina selalu terjaga. Salam.)

__ADS_1


__ADS_2