
Chapter 130 Keputusan Dewi Chang'e.
Namun, Excel Shimo tetap berpura-pura sedih sambil menundukkan kepalanya dengan tangan mengepal erat. Lalu, ia kembali melihat ke-empat wanita itu.
"Sesuai perintah Guru, dan demi keselamatan ku juga, maka dengan berat hati aku memberikan kalian Segel Keluarga besarku!" ungkap Excel Shimo dengan menggunakan nama Gurunya.
Sontak mereka berempat terkejut dengan pengakuan bocah di hadapannya, walau mereka tidak tahu apa itu segel keluarga, perasaan mereka sudah terasa jika bocah dihadapannya ingin memanfaatkan mereka.
Terutama Da Xia yang sudah sejak awal membenci Excel Shimo.
"Apa maksudmu dengan segel keluarga?!" tanya Da Xia dengan nada ketus, "jika memang Gurumu setingkat Celestial Supreme, siapa namanya? Sebab setingkat itu pasti sudah terkenal di Benua Kelahiran!" lanjutnya dengan nada yang semakin tinggi, Da Xia kuatir bocah ini menipu mereka.
Deg...
Jelas Excel Shimo kebingungan dengan pertanyaan Da Xia, dia tidak mungkin menggunakan nama Qin Bo untuk memperkuat kebohongannya. Dengan cepat Excel Shimo memutar otaknya.
"Guruku tidak seperti yang lainnya, ibarat Naga bersembunyi dan Macan berjongkok! ," jawab Excel Shimo dengan menatap tajam kearah Da Xia, agar aktingnya terasa nyata, "dan hormati Guruku, tanpa dia, aku tidak mungkin mencapai tingkat Peri Langit level Puncak." lanjut Excel Shimo dengan mengeluarkan basis kultivasinya.
Sontak mereka kaget dan menahan aura kekuatan Peri Langit level 9, walau basis kultivasi mereka tersegel, mereka masih mampu menahan aura itu. Akhirnya mereka berempat mengetahui kekuatan asli bocah ini. Mereka hanya menunduk malu, sebab usia 12 tahun sudah mencapai ketinggian Peri Langit.
"Ma-maaf, maafkan saudara kami," sesal Fang Yin dengan meminta maaf untuk tindakan Da Xia.
"Tahu begitu, aku tidak akan minta Guruku menyelamatkan kalian. Memang benar yang dikatakan Beliau...! Pantas saja Guruku sangat membenci Istana Sembilan Surgawi, yang sombong, serakah...," ungkap Excel Shimo yang terlihat ikut tidak suka dengan Istana Sembilan Surgawi.
"Apa ya--"
Fang Yin segera menghentikan ucapan Da Xia yang akan marah dengan tuduhan Excel Shimo. Da Xia mendengus kesal dengan memalingkan wajahnya.
"Ya sudah, aku akan lepaskan kalian, aku yakin banyak pria yang akan memburu kalian! Dengan kekuatan kalian yang berada pada tingkat Peri Alam, pasti akan menjadi bahan permainan para pria ditanah Dewa," kata Excel Shimo yang ingin menakuti mereka.
__ADS_1
Jelas mereka ketakutan, dan tahu apa maksud ucapan Excel Shimo, sebab mereka tahu bagaimana wanita lemah selalu menjadi permainan para pria yang memiliki kekuatan. Setelah puas, kebanyakan wanita akan dijual dan diperbudak, sesuatu hal yang tidak diinginkan semua wanita.
"Tunggu, tolong jangan lakukan itu. Saya minta maaf," Chang'e segera meminta maaf saat Excel Shimo akan beranjak dari tempat duduknya.
"Seharusnya kalian beruntung memiliki segel keluarga dariku. Dengan memiliki segel itu, kalian sama seperti isteriku yang lainnya" ujar Excel Shimo yang tampak membanggakan segel keluarganya.
"Tidak tahu malu...," Da Xia makin geram dengan ucapan Excel Shimo.
"Ya sudah, kembali saja ketempat asal kalian. Aku yakin kalian akan mendapatkan hukuman, dan yang lebih mengerikan ... tidak hanya menjadi budak hasrat para Dewa, tapi ... Hah, sudahlah, percuma berdebat dengan kalian, yang tidak tahu cara berterima kasih!" sesal Excel Shimo yang selalu mendapatkan perlakuan benci dari Dewi Rubah Bulan.
"Tolong sabar, biarkan kami berdiskusi dulu," cegah Fang Yin saat Excel Shimo akan keluar dari kamar.
"Terserah, aku bisa menghapus segel itu. Setelah itu kalian bebas. Aku beri kalian waktu satu dupa." Excel Shimo sudah tidak sabar berbicara dengan mereka, dan menghilang dari hadapan ke-empat wanita itu.
"Hahmmm...!!" Fang Yin menghela nafas berat sambil berpikir dengan semua ucapan Excel Shimo.
Ya, misi utama mereka berempat adalah untuk melindungi goa Ordo Kegelapan selain menjadi Wali Benua Jiang Shan. Jika mereka gagal, hukumannya adalah pengasingan di Zona Chaos. Dengan kekuatan mereka saat ini, jelas mereka akan menjadi permainan para pria, tidak hanya di Benua Jiang Shan saja.
Mereka masih tidak tahu jika goa itu adalah milik salah satu anggota Ordo Kegelapan. Sebab itu mereka terkejut saat Excel Shimo mengambarkan ciri-ciri orang misterius dari Ordo Kegelapan.
"Untuk membuka segel ini, kita bisa menggunakan Pil Pemecah Segel, atau menemukan orang yang setingkat Celestial Supreme," ujar Fang Yin kepada ketiga sahabatnya.
"Mana ada seorang Alchemist tingkat God Ancestor di benua ini, bahkan di tanah Dewa Alchemist setingkat itu tidak ada," sahut Seng Huaran yang memahami betul profesi Alchemist.
"Bukannya Ayahmu seorang Alchemist?" tanya Chang'e dengan penuh harapan.
"Iya, daripada menemukan seorang setingkat Celestial Supreme, itu lebih sulit," Da Xia juga ikut berharap.
"Hahmmm, kalian tahu, hanya profesi Alchemist yang sangat sulit dipelajari, dan Ayahku masih berada pada tingkat God Spirit tahap rendah, masih jauh dari tingkat God Ancestor," jawab Seng Huaran yang ternyata Putri dari seorang Alchemist.
__ADS_1
Suasana kamar menjadi hening, karena mereka belum menemukan solusi untuk membuka segel kekuatannya. Chang'e tiba-tiba berdiri setelah berbaring.
"Jika Guru bocah itu sembuh, kita bisa meminta bantuannya, dengan dia berjanji melindungi kita dari Dewan Keamanan, aku mau menjadi isterinya," harap Chang'e kepada Excel Shimo, dan dia yakin dengan kemampuan Excel Shimo apalagi telah mengetahui pendukungnya.
"Yakin dengan apa yang kamu katakan?" tanya Da Xia yang terlihat tidak suka dengan keputusan sahabatnya.
"Jangan ngawur, lebih baik kamu berpikir lebih jernih," tutur Fang Yin yang berusaha sahabatnya tidak salah pilih.
"Menurutku apa yang dikatakan saudari Cha lebih baik daripada menemukan seorang Alchemist maupun Celestial Supreme," dukung Seng Huaran.
"Hehehe, kalian belum tahu siapa bocah itu sebenarnya," Chang'e terkekeh melihat ekspresi kedua sahabatnya.
Seketika mereka bertiga tertarik dengan identitas Excel Shimo.
"Memang siapa dia?" tanya Da Xia yang kini mulai berminat mengetahui sosok bocah yang menjengkelkan.
"Dia adalah cucu dari seorang legenda!" jawab Chang'e yang sengaja tidak langsung memberitahu mereka.
"Legenda, banyak kisah hebat di alam semesta ini, siapa legenda yang itu?" Fang Yin juga penasaran.
"Sang Penyelamat Jagat Raya, yang dikenal dengan nama Kakek Excel, apa kalian tidak curiga dengan nama depannya?" jawab Chang'e dan tersenyum setelahnya, dia juga balik bertanya kepada sahabatnya.
"Apaaaa...!!"
Spontan mereka berteriak histeris saat mengetahui identitas Excel Shimo, dan tersadar dengan nama depan yang familiar. Mereka bertiga saling bertukar pandang, dengan tangan menutup mulut.
"Pantas saja aku merasa familiar dengan nama depannya. Tapi kenapa dia berguru pada orang setingkat Celestial Supreme, jika memiliki kakek yang kuat?" ujar Fang Yin setelah tenang dari keterkejutannya.
"Aku rasa Sang Legend itu ingin cucunya mandiri, dan tidak tergantung dengan nama keluarga besarnya. Tapi, dengan dukungan artefak yang dia miliki, sudah pasti orang tua dan Kakek Excel tidak ingin melepaskan dia begitu saja tanpa perlindungan diri," jawab Chang'e dan di anggukkan ketiga sahabatnya.
__ADS_1