God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 298. Hutan Nafas Setan.


__ADS_3

Chapter 298. Hutan Nafas Setan.


Ternyata tidak hanya Gongsun Quentin dan Mu Yu Huang yang melihat Dewa Binatang, tapi semua kekuatan yang bersembunyi di Benua Jiu Zhou, mereka berada disini hanya untuk merekrut Dewa Binatang. Empat wanita dan delapan pria termasuk Gongsun Quentin, kekuatan mereka semua berada pada tingkat Jenderal Surgawi.


Keempat wanita itu adalah Mu Yu Huang, Fairy Shu dari Klan Seng, utusan dari Dewa Timur, bernama Seng Long Shu, kekuatan Jenderal Surgawi level 5.


Lalu wanita berikutnya adalah Yang Xiaoping dari Keluarga Besar Yang, satu-satunya perwira wanita yang paling berbakat di Benua Zhong Hua dengan kekuatan tingkat Jenderal Surgawi level 4, dan satu-satunya utusan dari Benua Zhong Hua, dia mendapatkan tugas dari Yang Huang si Gadis Merak untuk menjemput kekasihnya.


Dan terakhir dijuluki Ratu Barat, namanya Xu Qiaofeng, utusan dari Dewa Matahari, kekuatan ditingkat Jenderal Surgawi level 6.


Kedelapan pria itu adalah;



Gongsun Quentin dari Klan Gongsun.


Huang Ying utusan Dewa Api.


Xuan Zihan utusan Dewa Utara.


He Xingguang Zhou dari Klan He.


Bian Taoran utusan dari Kekaisaran Bian.


Leng Wang Zeming dari Klan Chu.


Shang Wei dari Klan Liu.


Zhu Shing dari Klan Nanggong.



Semua kekuatan itu memiliki Batu Hukum sehingga saat Dewa Binatang muncul mereka telah mengetahui. Mereka tidak segera bertindak karena ingin mempelajari dulu karakter Dewa Binatang.


Setelah Excel Shimo menghilang, dia muncul lagi diatas wilayah Padang Berkabut Yang Lembab dan langsung masuk kedalam Dunia Jiwa, agar dirinya tidak diketahui oleh semua kekuatan dan juga merubah penyamarannya.


"Huff! Tekanan yang sangat kuat!" Excel Shimo membuang nafas lega bisa lolos dari Gongsun Quentin, lalu dia melihat semua istrinya sedang berkultivasi setelah menerima banyak air surga hingga perut membuncit, termasuk Gongsun Ling.


"Untung saja istriku yang protektif itu masih menyerap energi Yang ku!" ujar Excel Shimo yang kuatir jika Gongsun Ling mengikutinya.


Perut Gongsun Ling penuh dengan energi Yang, sebab Excel Shimo menghajar Gongsun Ling 100 kali lipat hingga lemas. Sebab itu Excel Shimo bisa keluar dari Dunia Jiwa tanpa diketahui oleh Gongsun Ling.


Kemudian, Excel Shimo memeriksa di dunia luar dan tidak menemukan Gongsun Quentin. Lalu dia memakan pil perubahan wujud dan berubah menjadi pria tua bungkuk. Setelah persiapan selesai, dia keluar dari Dunia Jiwa dan muncul diatas wilayah Padang Berkabut Yang Lembab. Di wilayah ini memang banyak sekali bukit berbatu dan anehnya masih bisa tumbuh banyak pohon dan tanaman.

__ADS_1


"Ras Titan jumlah mereka sangat sedikit disini!" ujar Excel Shimo yang melihat Ras Titan yang sedang menambang emas.


Excel Shimo juga melihat binatang behemoth, yang seperti gajah pada umumnya, hanya saja kaki depan lebih panjang dari kaki belakang, dan gading juga lebih panjang. Selain ukuran tiga kali lebih besar, belalainya lebih pendek dari gajah normal.


Excel Shimo kembali fokus pada tujuannya, dia memeriksa makam Ordo Kegelapan yang lokasinya jauh dari pemukiman Ras Titan, tempat itu dikenal dengan nama Hutan Nafas Setan, sebab saat memasuki hutan tersebut akan merasakan tekanan kuat, aura kematian dan ketakutan.


Excel Shimo menghilang dan memasuki Hutan Nafas Setan dengan berjalan kaki, sengaja dia melakukan itu karena ingin membandingkan dengan Hutan Terlarang tempat Ordo Kegelapan di Benua Jiang Shan.


Excel Shimo melihat Hutan Nafas Setan sedikit lebih lebat dari Hutan Terlarang, ada banyak tulang berbagai macam berserakan, bahkan sudah banyak tulang tertutup tanah. Sambil berjalan dia selalu mengambil benda yang layak pakai, terutama cincin dimensi. Selain itu, Excel Shimo melihat banyak energi Roh yang ingin mendekatinya, berhubung Excel Shimo seorang Dewa, mereka mengurungkan niatnya dan lari terbirit-birit.


"Mm! Sama seperti waktu itu!" gumam Excel Shimo dengan mempercepat langkahnya, "pantas Ras Titan ... Walaupun memiliki fisik yang kuat, mereka tetap tidak mau memasuki maupun menguasai area ini...!" lanjutnya saat dia merasa jiwanya bentrok dengan kekuatan jiwa seseorang dan juga energi aneh. Karena pengalamannya di Benua Jiang Shan, Excel Shimo menduga orang itu seperti gurunya, Qin Bo.


Maksud Excel Shimo adalah, Ras Titan memang memiliki fisik yang kuat tapi kekuatan jiwa mereka lemah, jika memasuki Hutan Nafas Setan, jelas mereka akan mati, jikalau hidup mereka akan menjadi gila setelah keluar dari hutan ini.


"Hah! Tidak banyak peningkatan pada fisik ku!" desah Excel Shimo yang tidak merasakan tekanan medan gravitasi, sebab fisiknya berada pada tingkat Suci tahap rendah.


Disaat Excel Shimo masuk semakin dalam, ada seorang pria yang menyusul. Pria itu adalah Huang Ying utusan dari Dewa Api, Huang Taiji. Tugas Huang Ying untuk membunuh Dewa Binatang dan menggantikan tugas Huang Guang untuk menemukan makam Ordo Kegelapan. Pihak Istana Iblis Timur telah mendapatkan informasi dari Huang Taiji jika Dewa Iblis Api Phoenix telah mati, dan yang membunuh anggotanya adalah Huang Guang palsu.


Namun, disaat Huang Ying baru berjalan beberapa langkah, tubuhnya seakan-akan tertimpa gunung, dan hampir terjatuh jika dia tidak segera mengeluarkan energi kekuatan Jenderal Surgawi untuk melindungi tubuhnya.


"Bocah terkutuk!?" umpat Huang Ying kepada Excel Shimo yang bisa berjalan di Hutan Nafas Setan tanpa tekanan.


Bang...


Huang Ying ingin terbang tapi langsung terjatuh dengan keras, dia tidak menyangka disaat terbang tekanan gravitasinya semakin kuat, padahal dia setingkat Jenderal Surgawi.


Swosh...


Kemudian, Huang Ying segera menyusul Excel Shimo dengan berlari. Sambil berlari, dia selalu memaki-maki Dewa Binatang. Excel Shimo yang merasakan aura kekuatan Huang Ying, segera berhenti dan membalikkan badannya.


Di kejauhan dia melihat seseorang yang tidak dia kenal sedang mengikuti dengan susah payah. Gerakan Huang Ying semakin lama semakin lambat melawan tekanan dengan wajah penuh keringat. Excel Shimo menyeringai dan kembali berlari lebih cepat dari sebelumnya.


"Mau bermain! Oke, lari cepat apa lari siput!" ejek Excel Shimo dengan suara keras hingga terdengar oleh Huang Ying.


"Sialan! Lihat aku akan siksa kamu!" balas Huang Ying yang mudah tersulut emosinya.


Bang...


Karena emosi, Huang Ying kembali mencoba untuk terbang, sayang sekali dia harus terjatuh lebih keras. Excel Shimo yang kebetulan melihat Huang Ying mengancam, tertawa terbahak-bahak.


Bang...


Excel Shimo yang penasaran, ikut mencoba untuk terbang. Namun, sama seperti Huang Ying, dia juga terjatuh walau tidak keras. "Area Terlarang untuk terbang!" gumam Excel Shimo setelah menguji medan gravitasi.

__ADS_1


Huang Ying yang melihat Excel Shimo terjatuh menertawakan-nya. Namun, Excel Shimo malah menantang dengan mengangkat jari tengah. Huang Ying seketika terdiam dan langsung mengejar targetnya. Berkat Batu Hukum, Huang Ying mengenali Dewa Binatang yang sedang menyamar.


Sambil berlari Huang Ying mengejek dengan tujuan supaya targetnya berhenti dan dia bisa menyusul. "Dewa Binatang, ganti namamu menjadi Dewa Semut!"


Spontan Excel Shimo terkejut dan seketika berhenti melihat Huang Ying. "Apa dia mengetahui penyamaran ku!" gumam Excel Shimo sambil mengunci alisnya, lalu dia memeriksa dirinya dan tetap dengan penyamaran pria tua bungkuk.


"Apakah penyamaran ku gagal?" tanya Excel Shimo kepada Xi He dan Lotus Bao.


"Itu karena Batu Hukum, Tuan." jawab Lotus Bao.


"Apa itu Batu Hukum?"


Kemudian, Lotus Bao menjelaskan perihal kemampuan Batu Hukum. Sontak Excel mengumpat marah, jika tahu seperti ini dia jelas tidak akan terburu-buru mendeklarasikan namanya. Namun, Xi He segera berbicara untuk menenangkan tuannya.


"Tuan ambil sisi baiknya saja, dengan nama Ke-Dewa-an yang diakui, Tuan bisa dengan mudah mendirikan sebuah Kekaisaran tanpa mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Istana Sembilan Surgawi. Seperti halnya dengan Ratu Diao Chin, diawal dia bisa dengan mudah membuat sebuah Ordo tanpa harus bentrok dengan siapapun dan akhirnya menguasai Benua Kelahiran. Selain itu, akan banyak pendukung yang datang sendiri."


Ya, mendirikan sebuah Kekaisaran harus melewati banyak persyaratan yang ketat dan sulit. Salah satunya mempunyai dukungan dari beberapa klan, keluarga besar, penduduk yang mencapai 20 juta jiwa, wilayah subur. Dan yang terpenting adalah kekuatan serta pajak untuk Istana Sembilan Surgawi tidak boleh kurang maupun terlambat.


Excel Shimo akhirnya tenang dan tersenyum setelah mendengar penjelasan Xi He. "Aku akan buat Kekaisaran Harem, hahahaha!" tawa Excel Shimo dengan keras.


Huang Ying yang mendengar berpikir jika Dewa Binatang sedang menertawakan dirinya, sebab dia sudah tidak bisa berlari lagi, kini dia berjalan seperti siput, bahkan lebih cepat siput jika beradu jalan cepat.


"Bocah ... Lihat saja, aku akan potong lidahmu, ku congkel matamu dan aku cincang burung-mu seperti daging!?" ancam Huang Ying yang semakin membenci Dewa Binatang.


"Jika kamu memiliki kemampuan!" tantang Excel Shimo yang tidak takut sama sekali, walaupun Huang Ying memiliki kekuatan Jenderal Surgawi level 8.


Segera Excel Shimo kembali menuju makam Ordo Kegelapan dengan berlari. Huang Ying yang melihat Dewa Binatang hanya melongo, dan dia berpikir tentang dua hal, targetnya memiliki sebuah artefak atau memiliki fisik yang kuat. Dengan sekuat tenaga Huang Ying berjalan lebih cepat.


"Sialan! Buat apa memiliki kekuatan Surgawi tapi lemah dengan medan gravitasi disini!" sungut Huang Ying yang sebenarnya dia malu kalah dengan Dewa Binatang.


Semakin lama jarak dia dan Excel Shimo semakin jauh, hingga dia tidak bisa melihat targetnya lagi. Segera Huang Ying membuka Mata Dewa nya, namun dia gagal, dia merasa Hutan Nafas Setan terlindung energi aneh.


"Sudahlah, aku tunggu dia diluar saja!" gumam Huang Ying dengan wajah kesal, dia akhirnya menyerah dan kembali ketempat semula saat dia masuk.


Excel Shimo terkekeh melihat musuhnya menyerah dan dia semakin cepat untuk menemukan makam Ordo Kegelapan. Semakin kedalam hutan semakin minim cahaya, tidak ada suara binatang, bahkan serangga saja tidak ada. Excel Shimo hanya mendengar suara desiran angin hutan.


Swosh... Bang...


"Fu'ck" teriak Excel Shimo yang tiba-tiba tubuhnya seakan-akan tertindih gunung hingga dia terjatuh dengan keras, "padahal tinggal sedikit lagi!" gumamnya sambil sekuat tenaga berdiri.


Kembali Excel Shimo melanjutkan dengan berjalan pelan, sebab dia merasa fisiknya akan meningkat ke tingkat Suci tahap menengah. Excel Shimo meringis menahan rasa sakit, sebab seluruh tulangnya muncul banyak retakan. Dengan mengepalkan kedua tangannya, dia berusaha berjalan lebih cepat.


Tidak jauh dari tempat Excel Shimo, dia melihat kuburan yang terbuat dari marmer, ukurannya cukup besar, panjang 3 meter dan lebar 1,5 meter. Di nisan nya tertulis nama Dewa Roh. Seketika Excel Shimo teringat dengan Seruling Pengendali Jiwa, sebab seruling itu diciptakan oleh Dewa Roh.

__ADS_1


Namun, Excel Shimo segera duduk bersila dan hanya berjarak 200 meter dari kuburan tersebut, karena dia akan mengalami peningkatan fisik. Tubuhnya semakin bergetar hebat dan...


Boom...


__ADS_2