
Chapter 293. Inti Kehidupan.
Gongsun Ling sekali lagi tercengang melihat suaminya mampu menghentikan waktu, sebab waktu memiliki aturan hukum sendiri dan tidak mudah dimanipulasi.
"Mustahil!!" seru Gongsun Ling yang tidak mampu berkata-kata lagi dengan kemampuan yang dimiliki suaminya.
Disaat semua orang tercengang, Excel Shimo sudah memasuki area Domain dan tidak bisa keluar lagi selain sang penciptanya. Kemudian, Excel Shimo menyerap semua racun di area Domain, hingga membuat pusaran energi yang mengelilinginya.
Semua pori-pori tubuh dengan lahap menyerap dan sambut oleh Galaxi Waktu. Kemudian galaxi waktu mengolahnya, memisahkan racun dan energi murni, energi murni diberikan kepada 23 galaxi.
Excel Shimo mendekati Ketua Sekte dan Raja Mayat dan berhenti didepan mereka.
"Tuan, orang itu memiliki tubuh bawaan racun Yang!" ungkap Lotus Bao.
Seketika Excel Shimo kegirangan dan langsung menotok jalur syaraf Ketua Sekte dan memenjarakan di Pagoda. Tubuh Ketua Sekte seperti yang dimiliki oleh istrinya, Shui Peiyu, yang berada di Benua Jiang Shan. Rencananya Excel Shimo bersama Shui Peiyu akan menyerap tubuh bawaan Yang Ketua Sekte.
"Istriku yang pendiam! Aku jadi merindukan mereka ...!" gumam Excel Shimo sambil membakar tubuh Raja Mayat Hidup yang menjadi patung, "tunggu aku! Aku akan segera menjemput kalian dan kita bersama-sama berpetualang!" sambungnya dengan melihat pasukan mayat hidup menjadi patung karena efek penghenti waktu.
Setelah Raja Mayat dibunuh, seketika pasukan mayat hidup yang berada di luar domain berhenti, dan langsung dibunuh tanpa perlawanan lagi. Tanpa adanya Raja Mayat Hidup, semua koneksi terputus dan membuat mayat hidup seperti patung.
Lalu, dari telapak tangan Excel Shimo keluar bola Api Surgawi dan melemparkan kepada jutaan mayat hidup yang berada di dalam Domain. Tubuh mayat hidup seperti kertas yang terbakar dan menjadi abu.
Yang tidak mengenali Excel Shimo yang sedang menyamar, membuat semua orang yang tidak tahu bertanya-tanya, berhubung Excel Shimo berada di pihak mereka, semua orang tidak bertanya dan terus membunuh mayat hidup.
Berbeda dengan semua istri Excel Shimo, mereka jelas mengenalinya dan makin bersemangat membantai, dan bisa dikatakan pembantaian sepihak.
Gongsun Ling akhirnya turun setelah melihat tidak ada lagi racun, dan membantu suaminya membakar mayat hidup dengan Api Surgawi. Kolaborasi mereka berdua dengan cepat memusnahkan mereka walau jumlah mereka mencapai jutaan.
"Suami, biarkan kita masuk!" teriak Tu Yueyin Mei yang keceplosan memanggil Excel Shimo.
Seketika Juan Rong membekap mulut Tu Yueyin Mei, dan Excel Shimo menepuk jidatnya. Gongsun Ling ketawa melihat suaminya yang kesal penyamarannya diketahui oleh banyak orang. Spontan semua orang bersorak-sorai jika yang membantu mereka adalah Dewa Binatang.
"Mei'er...! Aku akan hukum kamu 100 kali lipat!" teriak Excel Shimo disaat Gongsun Ling mengijinkan semua saudarinya memasuki domain, termasuk 10 boneka wayang dan 2.500 pasukan binatang yang ikut membantu membunuh sisa-sisa mayat hidup.
Semua istrinya menggunakan Api Surgawi untuk membakar mayat hidup, kecuali 10 istri baru yang tidak memiliki Api Surgawi. Ratu She Jingyi dan Ratu Bi Annchi mendekati Excel Shimo.
"Apa Api Surgawi mereka juga dari kamu?" tanya She Jingyi dengan rasa penasaran dan tebakannya tepat dengan di anggukan oleh Excel Shimo.
__ADS_1
"Bagaimana bisa kamu memiliki banyak Api Surgawi jenis Api Air Awan Menyala yang sangat langka, bahkan di Benua Jiu Zhou tidak pernah ada?" sahut Bi Annchi yang sedikit tidak percaya.
"Tanya pada An Na, dia akan cerita. Nanti setelah kalian menerima segel keluarga besarku, aku pasti akan memberikan kalian api yang sama dan memenuhi kebutuhan kalian dengan adil dan setara...!" jawab Excel Shimo secara singkat, dan An Na pun mendekati mereka.
Dengan rasa penasaran sepuluh wanita ular itu saling bergantian bertanya kepada An Na, seputar suaminya yang selalu membuat penasaran. Sedangkan Gongsun Ling dan Excel Shimo berjalan menuju Balai Kepemimpinan milik Sekte Racun Darah, sebab di sanalah pusat pintu keluar mayat hidup.
"Mayat hidup sebanyak ini hanya dihasilkan dari Inti Kehidupan!" gumam Excel Shimo saat melihat lubang selebar 20 meter, dia sedikit ragu dengan informasi yang dia dapatkan.
Di dalam lubang itu masih banyak mayat hidup yang akan keluar, karena efek penghenti waktu mereka menjadi seperti patung. Lalu, Excel Shimo dan Gongsun Ling membakar mayat hidup dengan Api Surgawi.
"Benar Tuan, hanya Inti Kehidupan yang memiliki kemampuan menggandakan banyak jenis mahluk yang sudah mati, dan menghidupkan lagi tanpa memiliki jiwa!" sahut Lotus Bao yang suaranya terdengar dibenak Excel Shimo.
"Jenis kehidupan apa itu yang memiliki kemampuan hebat seperti ini?" tanya Excel Shimo yang makin penasaran dan tetap melihat kedalam lubang pintu keluar dari dunia bawah tanah.
Kemudian Lotus Bao menceritakan tentang salah satu Ras yang unik seperti bangsa Asyura. Inti Kehidupan juga salah satunya Ras yang jumlahnya sangat sedikit, diperkirakan mereka hanya ada di Benua Shen Zhou dan jumlahnya sangat sedikit. Selain kemampuan untuk memproduksi banyak mahkluk tanpa jiwa, Ras Inti Kehidupan juga memiliki kemampuan penyembuhan dan mereka memiliki element cahaya yang unik dan langka.
Di Alam Semesta Kelahiran, jumlah Ras Inti Kehidupan tidak kurang dari 3.000 jiwa, Karena keunikannya, Ras Inti Kehidupan jadi perburuan banyak praktisi beladiri, beruntung Ras Inti Kehidupan salah satu Klan Kuno yang memiliki pondasi kuat. Lotus Bao juga memperkirakan, jika Inti Kehidupan yang ada di dunia bawah tanah adalah hasil pihak Istana Iblis Timur membunuh disaat mereka tidak berada di wilayahnya.
"Ayo kita masuk!" ajak Excel Shimo yang ingin segera melihat Inti Kehidupan.
Sedangkan binatang buas berjaga di luar lubang atas perintah An Na dan hanya boneka wayang yang selalu mengikuti. Semakin ke dalam suhunya semakin panas, lebih panas dari lubang yang lain. Semua orang menyelimuti tubuh mereka dengan Api Surgawi, kecuali Excel Shimo yang tidak merasakan sengatan panas Api Neraka.
"Simpan boneka wayang!" perintah Excel Shimo yang tidak ingin bonekanya meleleh.
Segera 10 boneka disimpan oleh An Na dan kembali mengikuti Excel Shimo yang sudah dekat di dunia bawah tanah. Semua istrinya geleng-geleng kepala, melihat Excel Shimo tidak kepanasan maupun berkeringat.
Swosh...
Excel Shimo berhenti dengan melayang dan disusul 32 istrinya. Pertama kali yang dilihat adalah kehidupan seperti di daratan, ada pepohonan, gunung, sungai dan binatang, semuanya merupakan element api. Pepohonan mengeluarkan pijar api, sungai dialiri magma, gunung berapi juga menyemburkan magma.
Excel Shimo melihat Gongsun Ling dan hanya menggelengkan kepala, tanda dia juga tidak tahu jika ada kehidupan di dunia bawah tanah, padahal Gongsun Ling sudah lama di Benua Jiu Zhou dan memiliki Mata Dewa.
"Sepertinya efek domain dan penghenti waktu tidak sampai disini ... Berarti ada sesuatu yang menghalangi!" ucap Excel Shimo sambil membuka Mata Dewa.
"Mungkin saja," kata Gongsun Ling yang juga ikut memeriksa dunia bawah tanah.
"Pantas saja mayat hidup bisa tahan dengan sinar matahari dan juga ada pelindung formasi!" ujar Excel Shimo yang melihat mayat hidup keluarga dari salah satu gunung berapi.
__ADS_1
Ternyata sebelum bertempur, fisik mayat hidup direndam terlebih dahulu dalam beberapa kali proses, dan Excel Shimo juga melihat dua bola kristal seukuran kepala manusia. Satu bola untuk menggandakan banyak mayat hidup dan satu bola untuk memulihkan fisik mayat hidup. Dua bola kristal itu adalah Inti Kehidupan. Dan formasi pelindung di dunia bawah berfungsi untuk menghalangi Mata Dewa.
"Berarti mereka juga butuh waktu bisa mengumpulkan banyak pasukan mayat hidup," kata Ratu She Jingyi dengan wajah berkeringat, untung saja dia telah diberikan jubah perang yang tahan api.
Semua wanita juga bisa melihat dunia bawah tanah, walau mata mereka tidak sejelas memiliki Mata Dewa.
"Mm, selama ini Sekte Racun Darah telah lama bekerjasama dengan Istana Iblis Timur!" sahut Ratu Bi Annchi, dan di anggukan semua saudarinya.
Mereka melihat dua bola kristal itu memproduksi satu per satu mayat hidup dan prosesnya juga lambat, satu mayat hidup membutuhkan kurang dari satu dupa.
Jika melihat banyaknya mayat hidup, Ras Mayat Hidup membutuhkan banyak waktu untuk mengumpulkan pasukan mayat hidup.
"Kita bagi tugas, kalian selamatkan kedua leluhur Ras Ular, sekaligus membantai sisa-sisa mayat hidup. Aku akan mengambil bola kristal itu dan mencari sumber Api Neraka ini, Ling'er pimpinan saudarimu!" Excel Shimo segera membuat pengaturan, sebab waktunya terbatas, hanya menyisakan dua dupa sebelum kedatangan banyak kekuatan.
"Baik, kamu tetap hati-hati!" jawab Gongsun Ling, dia tidak kuatir dengan keselamatan suaminya, sebab dia sudah memeriksa keseluruhan dunia bawah tanah dan sudah tidak ada lagi yang memiliki kekuatan di atas Peri Benua.
Swosh...
Excel Shimo terbang menuju gunung berapi dimana dua bola kristal berada. Dan Gongsun Ling memimpin saudarinya untuk memusnahkan mayat hidup, dan menyelamatkan dua leluhur Ras Ular yang dipenjara di dalam Istana Raja Mayat.
Swosh... Tap...
Excel Shimo mendarat dekat dengan Inti Kehidupan dan membakar mayat hidup yang baru keluar dari penempaan fisik hingga menjadi abu. Inti Kehidupan yang ternyata memiliki kesadaran segera berhenti bekerja dan menjauhi Excel Shimo. Dua bola kristal itu mengeluarkan listrik disekitar bola, tampak sedang melindungi diri. Excel Shimo heran melihat reaksi Inti Kehidupan.
"Alirkan energi spiritual Tuan untuk berkomunikasi dengan mereka, walaupun mereka tidak memiliki jiwa, mereka masih memiliki kesadaran dari keinginan terakhir mereka!" ucap Lotus Bao kepada Excel Shimo.
Segera Excel Shimo mengangkat tangan kedepan dan mengeluarkan energi spiritual, energi spiritual dia arahkan kepada Inti Kehidupan dengan lembut. Setelah energinya terhubung dengan Inti Kehidupan, Excel Shimo merasakan koneksi dengan mereka.
"Apa kamu ingin memperbudak kami?"
Dua suara Inti Kehidupan terdengar dibenak Excel Shimo, suaranya seperti anak kecil usia 8 tahun, dan segera Excel Shimo menjawab. "Tidak, tidak ada niatan aku memperbudak kalian, hanya saja perbuatan kalian telah menyengsarakan banyak kehidupan di atas."
"Lalu apa kamu akan membunuh kami?" tanyanya sekali lagi, dari nada bicaranya tampak ketakutan.
Inti Kehidupan bergerak menjauh dan Excel Shimo tersenyum sambil terus mendekati. Listrik pada bola kristal juga semakin kuat, tapi tidak berarti apa-apa bagi Excel Shimo.
"Jika kalian tidak berhenti memproduksi mayat hidup ... Ya, aku akan membunuh kalian!" jawab Excel Shimo dan muncul dibelakang Inti Kehidupan.
__ADS_1