God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 153. Kekuatan Dewa Bumi Level 5.


__ADS_3

Chapter 153. Dewa Bumi Level 5.


Kedua Putra Mahkota sudah dinyatakan gila, saat melihat semua wanita milik Raja Long mengkhianati ayahnya. Mereka berdua berbicara tidak jelas, dengan menjambak rambutnya sendiri. Tidak berhenti pada Ratu, Permaisuri dan para Selir, Excel Shimo juga menghajar 18 Putri Raja Long, dan menyerap energi Yin murni mereka.


Hanya Shui Peiyu yang aman, sebab dia bersama terus dengan Bao Xue, apalagi Excel Shimo belum menyembuhkan luapan racun dari tubuh bawaannya.


Setelah membuat semua wanita yang berjumlah 206 pingsan, Excel Shimo tersenyum puas, sebab dantian-nya telah bergejolak sangat intens.


"Aku perkiraan naik dua level, hahaha," gumam Excel Shimo saat melihat dantian-nya penuh dengan luapan energi.


Sebelum meninggalkan kamar pribadi Ratu Long Xia, Excel Shimo memakai pakaian mereka satu per satu. Setelah selesai ia melihat kedua Putra Mahkota yang sudah menjadi gila.


Excel Shimo segera membawa mereka berdua keluar, dan menghilang dari kamar mawar. Excel Shimo muncul di tempat bordil di sisi barat ibukota Kerajaan Long, dan melemparkan mereka berdua di atap rumah bordil.


"Nikmati sisa hidup kalian," kata Excel Shimo kepada mereka, "lebih baik aku hilangkan ingatan mereka, saat melihat adegan aku menghajar para wanita itu." lanjutnya dengan meletakkan kedua telapak tangannya di kepala Putra Mahkota.


"Jadilah orang gila yang waras, jangan menjadi waras tapi gila," kata Excel Shimo kepada mereka berdua.


"Benar, benar... aku tidak gila, aku waras hanya sedikit gila, hahaha," jawab Long Zan yang memang sudah gila.


"Aku tidak gila, kakakku yang gila. Kamu gila, kan? Ngaku saja, nanti aku berikan pantatt ayam, oke," kata Long Rou pada Long Zan.


"Tidak, tidak, aku tidak gila, aku waras tapi gila," tolak Long Zan.


"Bagus, kita memang tidak gila. Mereka yang gila, dia yang gila, kita yang paling waras,"


Excel Shimo menahan tawa, dan segera kembali ke kamarnya lagi. Setelah sampai di kamar, Excel Shimo segera masuk kedalam Dunia Jiwa.


"Tuan," sapa An Na saat merasakan Excel Shimo berada disampingnya, ia segera memeluk dengan erat.


"Bagus, kamu sekarang sudah berada pada tingkat Master level satu," puji Excel Shimo sambil membelai rambutnya.


"Ini berkat Tuan juga," jawab An Na sambil tersipu malu dengan pujian dari orang yang dia cintai.


"Tidak, ini semua hasil kerja kerasmu, aku hanya sedikit memberikan dukungan," ujar Excel Shimo sambil mencium keningnya.


"Terima kasih, Tuan. Tanpa dukungan Tuan Muda, hamba tidak mungkin bisa seperti ini," kata An Na yang berterima kasih dengan tulus.


"Ingat, kamu bukan budak. Jadi jangan sebut kata 'hamba' ganti kata itu menjadi 'saya'," tutur Excel Shimo yang risih dengan kata 'hamba'.

__ADS_1


"Baik, Tuan." jawab An Na yang masih cinta kepada Excel Shimo, ia segera mencium bibir Tuannya tanpa malu.


"Aku akan berkultivasi. Jika kamu bosan disini, bilang saja dengan telepati-mu kepadaku," kata Excel Shimo setelah berciuman.


"Saya sangat betah disini Tuan, bahkan enggan keluar," jawab An Na dengan jujur, "ap-apa Tuan tidak menginginkan i-itu lagi?" lanjutnya dengan gugup sambil menunduk karena malu.


Sejujurnya An Na ingin mengulangi hubungan suami istri dengan Excel Shimo, setiap kali mengingatnya, ia selalu tersipu malu dan bahagia.


"Nanti, setelah aku selesai berkultivasi. Baiklah, aku akan pergi ke kamarku,"


"Baik, Tuan. Saya yakin Tuan akan menerobos," jawab An Na sambil mencium pipi Tuannya.


Wushhh...


"Aku mencintaimu Tuan sampai akhir hidupku," gumam An Na sambil mengelus perut yang telah di beri segel ketiga, "aku tidak perduli dengan status sebagai pelayan, aku akan selalu memberikan pelayanan terbaik selayaknya seorang isteri." lanjutnya dengan berjanji pada diri sendiri.


"Aku tahu," jawab Excel Shimo dibenak An Na.


Sontak An Na menutup mulutnya dengan kedua tangan, dan sangat malu jika Tuannya mendengar suara liriknya. Buru-buru An Na menuju tempat tidur, dan membenamkan wajah pada bantal.


Sesampainya dikamar pribadi, Excel Shimo segera duduk bersila, dan membuka dantian-nya dengan segel seperti biasa, ia ingin segera meningkatkan kekuatan.


Boommm...


Boommm....


Setelah waktu satu dupa menyelesaikan fondasinya, ia segera menerobos lagi dan energi lembut menyebar keseluruhan Dunia jiwanya. An Na melongo merasakan Tuannya dengan mudah menerobos, dan semakin kagum.


"Hebat, jenius dari jenius, monster jenius. Aku tidak mau kalah dengan Tuan Muda, aku tidak mau hanya menjadi hiasan di tempat tidur," gumam An Na yang memuji Excel Shimo, segera ia duduk bersila, dan mengaktifkan teknik budidaya Pelahap energi Asal Muasal.


"Apa harus menghancurkan semua lembah surga dialam semesta hanya untuk mencapai kekuatan," kata Xi He kepada Lotus Bao dengan telepatinya.


"Tidak masalah, mereka juga mendapat untung saat berkultivasi ganda," jawab Lotus Bao yang tidak menyalahkan Tuannya.


"Seandainya aku bisa berkultivasi ...," ujar Xi He yang ingin seperti kehidupan lainnya, ia tampak iri dengan semua orang yang memiliki unsur alam.


"Mungkin Tuan memiliki metode untuk membuatkan tubuh untuk kita. Sebenarnya Tuan bisa, hanya saja tidak tahu caranya," sahut Lotus Bao, dia sendiri ingin memiliki fisik seperti semua wanita Tuannya.


Apa yang dikatakan Lotus Bao memang benar, Excel Shimo memiliki dua belas elemen, dimana dia bisa dengan mudah membuat tubuh baru tanpa jiwa. Namun, Excel Shimo masih belum mencari metode untuk menciptakan fisik bagi Lotus Bao.

__ADS_1


Ada kerinduan di setiap hati mereka berdua, tapi mereka enggan membebani pikiran Excel Shimo. Mereka berharap memiliki keberuntungan dengan petualangan Excel Shimo di alam semesta ini.


Waktu satu dupa telah berlalu, Excel Shimo segera membuka matanya, dan tersenyum saat merasakan tubuhnya yang semakin kuat. Excel Shimo segera berdiri dan melihat An Na yang giat berkultivasi. Tidak ingin menganggu An Na, Excel Shimo keluar dari Dunia jiwa.


Wushhhh...


"Tinggal waktu dua dupa matahari terbit. Lebih baik aku tidur sebentar," gumam Excel Shimo dengan segera membaringkan tubuhnya.


Tidak terasa Excel Shimo tertidur lebih dari dua dupa waktu, ia tertidur lebih dari empat dupa waktu. Segera pelayan mengetuk pintu kamarnya. Tapi tidak ada tanggapan. Salah satu pelayan segera membuka pintu, dan melihat Excel Shimo tertidur dengan tubuh tanpa pakaiannya.


Melihat itu, kedua pelayan itu menelan saliva-nya saat melihat tongkat Wali Benua sudah berdiri dengan sombong.


"Besar," gumam pelayan A sambil berjalan mendekati Wali Benua.


"Tunggu, kamu mau apa?" tanya si pelayan B dengan meraih pergelangan tangan rekannya.


"Membangun Beliau, sebentar lagi semua keluarga Kerajaan akan sarapan," jawab pelayan A.


"Hah, aku kira kamu akan menikmati tongkat itu," desahnya pelan saat mengira rekannya ingin berbuat tidak sopan.


"Apa kamu tidak menginginkannya?" goda pelayan A.


"Jelas, eh maksudku jelas tidak berani," hampir saja pelayan B keceplosan.


Segera kedua pelayan itu membangun Wali Benua.


"Wali Benua, bangun, saatnya mandi dan segera menuju ruang makan," si pelayan A membangun Wali Benua dengan sedikit menggoyangkan lengannya, sambil melirik tongkat itu.


Sedangkan pelayan B tanpa berkedip terus menatap tongkat itu, dan nafasnya mulai terengah-engah.


"Hoamm..., sudah pagi ya...," tanya Excel Shimo setelah menguap, dan membuat matanya.


"Benar, Wali Benua. Kami akan melayani Anda, silakan menuju kamar mandi," jawab pelayan A sambil tersipu malu saat kepergok sedang melirik tongkat itu.


"Apa kalian akan memandikan-ku?"


"Benar, dan itu sudah tugas kami, Wali Benua,"


Excel Shimo tersenyum dan segera bangkit dari tempat tidurnya. Kedua pelayan mengikuti Excel Shimo menuju kamar mandi, terlihat sebuah ember besar terbuat dari kayu yang berlapis besi telah terisi air hangat.

__ADS_1


(Author : 1 Bonus lagi untuk Sobatku semua, total 8 bab untuk hari ini.


Mungkin, ada diantara Sobat berpikir saya berlebihan dalam adegan panas. Saya akui 'Iya'. Tapi, di awal sinopsis sudah menjelaskan sifat liar si MC, dan sesuai judul novel ini [Dewa-nya Binatang]. Dan lagi, demi kekuatan si MC akan melakukan apapun untuk mencapainya, dan si MC sendiri tidak merugikan siapapun. Jika Sobatku mengingat semua pasangan Dao si MC, mereka semua diuntungkan, bahkan Ratu Han atau Shu Peijing juga diuntungkan. Jadi intinya, jika sobat tidak menyukai FANTASI adegan hubungan terlarang, maka kedepannya akan saya kurangi. Terima kasih sudah mendukung saya. Dan maaf sekali lagi saya belum sempat membalas komentar sobatku semua. Salam.) 🙏


__ADS_2