God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 294. Daratan Didasar Kawah.


__ADS_3

Chapter 294. Daratan Didasar Kawah.


Inti kehidupan ingin kabur, tapi Excel Shimo keburu memegang mereka dengan kuat.


"Ampun ... Ampun! Kami janji tidak akan menggandakan lagi mayat hidup, kami hanya terpaksa menuruti perintah mereka, karena di iming-imingi akan dihidupkan lagi, tapi sampai saat ini mereka belum menepati janjinya!" ujar Inti Kehidupan yang berusaha lepas dari genggaman Excel Shimo, nada suaranya memelas agar Excel Shimo melepaskan mereka.


Excel Shimo menyeringai dengan imbalan yang tidak mungkin mereka bisa lakukan tanpa memiliki 24 element, jika membuat fisik saja mungkin mereka bisa dengan memiliki 5 element dasar, tapi untuk membuat jiwa, mereka harus membutuhkan 24 element.


"Siapa mereka?"


"Ra-raja Mayat Hidup dan orang jahat itu!" jawabnya dengan suara gemetaran saat Excel Shimo sedikit menguatkan pegangannya, "tolong ampuni kami Tuan!"


"Raja Mayat Hidup sudah aku bunuh, dan siapa orang jahat itu?" tanya Excel Shimo dengan orang yang dikatakan jahat oleh Inti Kehidupan.


"Dewa Api dan Raja Chi Yong,"


"Dewa Api dan Raja Chi Yong?' Excel Shimo mengulangi ucapan mereka, sebab tidak mengetahui siapa Dewa Api, sedangkan Chi Yong, Excel Shimo mengetahui dari ingatan Chi Yelu. Karena tidak mengenali siapa Dewa Api, Excel Shimo fokus dengan apa yang dia hadapai, dia akan menanyakan nanti kepada Gongsun Ling.


"Jika kalian tahu janji mereka tidak ditepati, kenapa kalian tidak berusaha lari?" tanya Excel Shimo sekali lagi.


"I-itu ... Karena kita juga diuntungkan untuk mempertahan kesadaran kami ...!" jawabnya dengan jujur, tapi membuat Excel Shimo marah.


"Dengan kematian banyak kehidupan, kan?" bentak Excel Shimo, dia paham dengan apa yang mereka katakan.


Inti Kehidupan akan menyerap energi kehidupan yang telah dibunuh oleh mayat hidup, dengan tujuan mempertahankan kesadaran mereka.


"I-iya Tuan, t-tapi kami juga tidak ... Tidak ada pilihan lain, sebab ... Sebab disaat kita memproduksi mahluk tanpa jiwa, secara tidak langsung kesadaran kita juga akan ikut berkurang, apalagi Raja Mayat selalu menyiksa kita!" jawabnya dengan ketakutan.


Excel Shimo mengendorkan pegangannya, dia merasakan kasihan dengan dua Inti Kehidupan. Setelah merenung sejenak, Excel Shimo berkonsultasi dengan Lotus Bao.


"Apa tidak ada cara lain untuk membantu mereka?" tanya Excel Shimo dengan suara telepati kepada Lotus Bao.


"Dengan energi Asal Muasal mereka bisa mempertahankan kesadarannya dan sekaligus memulihkan kondisi mereka. Selain itu, mereka bisa membantu Tuan dengan menciptakan pasukan tanpa takut mati dan tanpa emosi," jawab Excel Shimo, dia langsung tersenyum bahagia.


"Aku bisa membantu kalian untuk bertahan hidup tanpa harus menyerap energi kehidupan lagi, asal kalian tidak mengkhianati aku. Apa kalian bisa dipercayai?" kata Excel Shimo dan bertanya setelahnya.


Inti Kehidupan terdiam dan tidak berusaha lagi melepaskan diri dari pegangan Excel Shimo. Tampaknya Inti Kehidupan sedang memikirkan tawaran Excel Shimo.


"Masalah kesetiaan, Tuan tidak perlu meragukan kami. Tapi, apakah Tuan tidak memperlakukan kami sama seperti mereka?" tanya balik Inti Kehidupan yang masih kuatir ditipu dan diperbudak lagi.


"Tidak, aku membenci perbudakan, memperbudak seseorang sama saja menanam racun pada diri sendiri, aku paling membenci itu!" ujar Excel Shimo.


Memperbudak seseorang akan menciptakan kebencian, dendam dan akhirnya muncul pengkhianatan, itu yang dimaksudkan oleh Excel Shimo, dia paling benci perbudakan.

__ADS_1


"Kami bisa selalu setia kepada Tuan. Tapi, bagaimana Tuan bisa membantu kita?" Inti Kehidupan masih meragukan janji Excel Shimo.


Excel Shimo memahami kekuatiran Inti Kehidupan, dia mengalirkan energi Asal Muasal agar diserap oleh Inti kehidupan. Seketika Inti Kehidupan bergetar hebat saat mendapatkan energi murni, bola kristal itu bersinar terang dan menghilang lagi ketika Excel Shimo berhenti mengalirkan energi.


"Tuan, aku mau, aku mau lagi, tolong berikan energi yang sudah tidak ada di alam semesta ini!" pinta Inti Kehidupan yang sangat kegirangan, dan mengelilingi Excel Shimo setelah dilepaskan.


"Mudah, dan kalian bisa sepuasnya mendapatkan energi Asal Muasal. Tapi, kalian juga harus membantuku, tidak ada makan siang gratis di dunia ini!" ujar Excel Shimo.


"Apapun permintaan Tuan kami akan lakukan," jawabnya yang tampak tidak sabar ingin mendapatkan energi lagi.


"Bagus, tapi kalian harus mendapatkan segel keluarga besarku terlebih dahulu, agar kita bisa saling percaya," kata Excel Shimo.


"Tidak masalah Tuan,"


Segera Excel Shimo memberikan segel keempatnya dan tercetak pada bola kristal dengan bentuk Yin Yang. Kemudian, Excel Shimo memasukkan mereka kedalam Dunia Jiwa, dan sontak Inti Kehidupan kegirangan. Mereka menyerap energi Asal Muasal dengan rakus seperti orang kelaparan.


"Bagaimana caranya aku bisa membuat pasukan, tapi bukan seperti mayat hidup, aku ingin seperti binatang atau seperti manusia?" tanya Excel Shimo kepada Inti Kehidupan.


"Mudah, cukup teteskan darah yang ingin digandakan, dengan asupan energi Asal Muasal ini, kita bisa menggandakan hingga hingga tingkat keakuratan 80℅ sesuai aslinya, tapi itu khusus binatang. Untuk menggandakan seperti manusia, hasilnya seperti yang sudah Tuan lihat," jawabnya sambil terus menyerap energi Asal Muasal.


Excel Shimo memahami ucapan mereka, dan kembali bertanya. "Bagaimana aku bisa mengendalikan mereka?"


"Cukup Tuan berikan dua tetes darah milik Anda dan kami yang akan mengaturnya," jawab Inti Kehidupan.


"Didasar kawah tempat kita tadi berada dan di gunung satunya,"


Segera Excel Shimo keluar dari Dunia Jiwa dan muncul lagi ditempat semula. Kemudian Excel Shimo menyemburkan dirinya kedalam kawah sambil menyerap cairan magma. Namun, tombaknya bergetar, tampaknya menginginkan juga cairan magma.


Excel Shimo mengeluarkan Tombak Semesta, dengan cepat tombaknya berlomba menyerap cairan magma. Excel Shimo turun untuk menemukan sumber Api Neraka, dan tombaknya juga mengikuti.


Gongsun Ling yang selalu mengawasi suaminya sampai tidak bisa berkata-kata. "Panasnya magma ibarat surga api baginya!" gumam Gongsun Ling dan kembali memperhatikan saudarinya yang sudah menyelematkan dua leluhur Ras ular.


Excel Shimo semakin turun, dan semakin kedalam suhunya juga meningkat, tapi itu tidak membuat Excel Shimo kepanasan, semakin kedalam kawah gunung berapi ukurannya juga semakin mengecil. Disaat mencapai tengah kawah, Excel Shimo melihat banyak rumput yang mengeluarkan pijar api.


"Grass Flame! Lumayan!" ujar Excel Shimo sambil memetik Grass Flame tanpa meninggalkan akarnya, sebab akarnya masih bisa dimanfaatkan. Lalu Excel Shimo menyimpan Grass Flame kedalam Dunia Jiwa dan menempatkan di wilayah yang memiliki panas magma.


Grass Flame adalah jenis tanaman yang langka, hanya tumbuh ketika mendapatkan panas api yang cukup dan membutuhkan proses yang lama untuk siap dipanen. Grass Flame ini memiliki kegunaan bagi praktisi yang memiliki element api, biasanya untuk meningkatkan kekuatan apinya.


Disaat Excel Shimo sedang memanen Grass Flame, di bawah kakinya terlihat ada gerakan, tampak ada kehidupan didasar kawah. Excel Shimo yang tahu hanya mendengus kesal, karena menganggu acaranya.


"Bantai cacing-cacing itu!" perintah Excel Shimo kepada tombaknya, dan dia sendiri masih sibuk memanen.


Swosh...

__ADS_1


Dengan senang hati Tombak Semesta melesat kebawah, dia sangat senang mendapatkan teman bermain.


Boom💥... Boom💥...


Ledakan energi terdengar dibawah kawah dan menciptakan fluktuasi magma bergelombang yang akan naik, magma itu segera naik dan ingin memuntahkan lava. Namun dengan mudah Excel Shimo meredam fluktuasi magma dan kembali tenang untuk sesaat. Kembali Tombak Semesta membuat suara ledakan ketika membantai kehidupan itu.


Yang dilawan Tombak Semesta adalah jenis Lipan monster api, Lipan monster api bentuknya sama seperti lipan pada umumnya, hanya saja tubuhnya mengeluarkan api, mulutnya memiliki empat taring dengan banyak gigi yang tajam. Lipan Monster Api adalah binatang peringkat tiga yang kekuatannya setara dengan tingkat Peri Benua.


Excel Shimo yang sudah selesai memanen segera turun dan membantu tombaknya, disaat dekat dengan tombaknya, Excel Shimo melihat banyak inti binatang dan buru-buru mengambilnya.


"Sobat, bantai cacing-cacing itu!" perintah Excel Shimo yang tertawa setelahnya, dia memang kekurangan inti binatang.


Mendengar ledakan di dalam kawah, kembali Gongsun Ling melihat suaminya dengan Mata Dewa, dan terkejut melihat tombak bergerak sendiri dan suaminya sedang sibuk mengambil inti binatang.


"Artefak Alami!" gumam Gongsun Ling yang akhirnya tahu jenis senjata apa yang dimiliki oleh Excel Shimo.


Tidak hanya Gongsun Ling yang mendengar, semua wanita juga melihat kearah kawah, walau tidak tahu apa yang sedang terjadi. Gongsun Ling segera menuju gunung berapi bersama semua wanita.


Mereka melihat kawah yang berfluktuasi dengan intens, seakan-akan ingin menyemburkan lava. Disaat semua wanita sedang membicarakan suaminya, Excel Shimo semakin masuk kedalam setelah memanen inti binatang.


Swosh...


Akhirnya Excel Shimo mencapai dasarnya, dan anehnya didasar kawah tidak ada lagi cairan magma, hanya ada ruang lebar dengan suhu yang panas. Di dalam dasar kawah seperti sebuah daratan tidak terlalu besar tapi jika dihuni cukup untuk 10.000 jiwa. Banyak tanaman langka yang ber-elemen api.


Excel Shimo memeriksa seluruh ruang dan ada sebuah pinta yang terbuat dari baja. Dari pintu itu keluar suhu panas dari Api Neraka.


"Apa aku masuk kedalam ruang dimensi?" gumam Excel Shimo dan melihat keatas dimana dia masuk. Excel Shimo melihat semua istrinya yang sedang melihat kawah.


"Aku akan ajak mereka untuk memanen tanaman langka ini!" ujar Excel Shimo setelah memastikan jika dia tidak berada di dalam dimensi lain.


Lotus Bao dan Xi He geleng-geleng kepala, sebab tuannya memiliki jenis itu dan ada yang lebih baik daripada di dasar kawah, dan masih saja ingin mengambil apa yang dia lihat.


Excel Shimo segera kembali dan mengajak semua wanita kembali ke dasar kawah


"Ayo ikuti aku, didasar banyak tanaman langka jenis element api," kata Excel Shimo yang membuat semua wanita kegirangan.


Dengan hadirnya Excel Shimo, semua wanita tidak kuatir dengan panas magma, apalagi mereka memiliki Api Surgawi, dan juga ada Gongsun Ling. Kemudian, Excel Shimo masuk kedalam kawah lagi dengan melindungi sepuluh istrinya yang belum memiliki Api Surgawi.


Sesampainya dibawah dasar kawah, semua wanita tercengang dan melihat banyak tanaman langka seperti Grass Flame. Buru-buru semua wanita memanen, setelah Excel Shimo mengajarkan bagaimana cara memanen yang benar tanpa harus merusak akarnya.


Hanya Gongsun Ling dan An Na yang selalu mendampingi suaminya dan membiarkan semua saudarinya berlomba-lomba memanen tanaman langka. Mereka merasa berada di ladang herbal, dan sambil ketawa mengambil apapun tanpa tersisa.


"Apa kamu tahu tentang Dewa Api?" tanya Excel Shimo kepada Gongsun Ling sambil berada didepan pintu baja yang tersegel banyak rune dan kertas mantra yang menempel.

__ADS_1


__ADS_2