God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 176. Tetua Cheng Zan.


__ADS_3

Chapter 176. Tetua Cheng Zan.


Disaat semua wanita sedang gembira, muncul 10 orang. 3 orang memakai jubah penyamaran dan 7 orang yang berasal dari Akademi Pedang Surga kelas 2.


Raja Fung segera berhenti dengan tubuh besar melayang di udara.


Terlihat jelas wajah mereka sangat tidak ramah dan menatap penuh kebencian kepada Excel Shimo alias Wali Benua yang baru. Diantara mereka yang paling kuat berada pada Tingkat Peri Langit level 5, wajah tua dengan tubuh gendut.


"Apa kamu yang telah membunuh She Xiang Penatua Agung Akademi Pedang Surga?" tanya orang gendut itu kepada Excel Shimo sambil jarinya menunjuk.


Tidak senang dirinya ditunjuk, Excel Shimo mengangkat tangan kanan dan menyentil orang gendut itu, dengan jarak 20 meter dari Raja Fung.


Swoshh...


Banggg...


"Akhhh...!!!"


Orang gendut itu terpental kebelakang saat perutnya terkena serangan mendadak yang tidak dia waspadai. Sontak kesembilan bawahnya kaget dan ketakutan melihat pimpinannya dengan mudah diserang oleh Excel Shimo.


Mereka segera mundur mendekati orang gendut tersebut dan berdiri dibelakangnya. Semua wanita dan Raja Fung tersenyum sinis melihat nasib tragis yang dialami orang gendut itu.


"Siapa suruh dia menjadi budak Istana Iblis Timur yang merupakan musuh terbesarku. Siapapun yang berpihak kepada Istana Iblis Timur, nasibnya tidak jauh berbeda dengan She Xiang. Apakah kamu juga budaknya?" kata Excel Shimo dan bertanya setelahnya, sambil tetap tidur dipangkuan Da Xia dan tetap menutup matanya, dengan kaki kanan bertumpu pada kaki kiri yang ditekuk, tangan kiri sambil meremass pantatt Da Xia sedari tadi.


Pria tua gendut itu mengusap darah disudut bibirnya, sambil tangan kiri memegangi perut yang terasa sakit. 'Kekuatan macam apa dia!! Bagaimana mungkin dia lebih kuat dariku, padahal ini benua miskin dan tidak ada energi Langit' batin pria gendut itu yang menguatkan diri dari rasa takut dengan bocah yang menyerangnya.

__ADS_1


"Bocah, aku bukan budak Istana Iblis Timur, itu pertama yang harus kamu ketahui. Kedua, kematian She Xiang sebagai Penatua Agung menjadi ketidakstabilan Akademi Pedang Surga disini, dan pelakunya harus ditangkap, termasuk kalian berdua!?" jawab pria gendut itu yang marah sambil menunjuk Ratu Jing Jiao dan Ratu Bao Yu sambil menahan amarah, kuatir dirinya terkena serangan mendadak.


"Kata siapa Akademi Pedang Surga tidak stabil setelah kematian She Xiang? Itu hanya alasan kalian saja. Aku tahu tujuan kalian, Tetua kedua, Cheng Zan!" jawab Ratu Jing Jiao dengan sorot mata tajam melihat orang gendut yang bernama Cheng Zan.


Cheng Zan adalah Tetua kedua dari Balai Penegak Disiplin Akademi Pedang Surga di Benua Jiu Zhou. Usianya mencapai 1.500 tahun lebih, dengan basis kultivasi Tingkat Peri Langit level 5. Cheng Zan bertanggungjawab atas keamanan Akademi kelas 3.


Sebab itu, ketika menerima kabar kematian Penatua Agung She Xiang, ia segera bergegas menuju Benua Jiang Shan, dengan membawa beberapa bawahan sesama anggota Balai Penegak Disiplin. Cheng Zan bisa datang dan pergi karena memiliki kekuatan. Kekuatan yang mampu melintasi luar angkasa.


Jika seseorang ingin menuju Benua Jiu Zhou, maka minimal kekuatannya berada pada Tingkat Peri Benua. Jika tidak, maka tubuhnya akan terkoyak saat melintasi luar angkasa.


"Diam kamu Ratu penghianat?! sudah tahu jika suamimu dibunuhnya, kamu malah menjadikannya sebagai suami baru, wanita macam apa kamu?!" bentak salah satu Leluhur yang menggunakan jubah penyamaran berwarna putih.


"Bukan urusanmu, ini juga hak-ku sebagai Ratu Kerajaan Huang. Kalian jika ingin hidup, pergi dari Benua Jiang Shan, atau ...!!" balas Ratu Jing Jiao kepada Leluhur Kerajaan Huang dengan mengangkat tangan kanan dan membuat gerakan menebas.


Ancaman Ratu Jing Jiao membuat ketiga Leluhur tersebut bergidik ngeri, sebab Ratu Jing Jiao terkenal kejam. Cheng Zan semakin marah dan melangkah mendekati Raja Fung dengan mengeluarkan basis kultivasinya.


Cheng Zan seketika berhenti dengan kewaspadaan penuh dan mengeluarkan senjata pedang. Demikian juga dengan bawahnya, mereka mengeluarkan senjata yang sama. Ketiga Leluhur Kerajaan Huang juga mengikuti.


"Suami, biarkan aku saja yang melawan si gendut itu!" pinta Dewi Chang'e yang tangannya sudah gatal.


Walau Dewi Chang'e kalah satu level dengan Cheng Zan, ia tidak takut, sebab Dewi Chang'e masih memiliki dasar kekuatan Tingkat Prajurit Surgawi level 4.


"Bagaimana jika kita lawan bersama-sama!" ujar Dewi Rubah Bulan yang juga ingin meregangkan otot-ototnya.


Dewi Angsa dan Dewi Naga juga tidak ketinggalan, mereka berdiri di samping kanan dan kiri Excel Shimo. Mereka memijat-mijat persendian jari-jarinya.

__ADS_1


Semua wanita juga bersiap bertarung dengan kelompok Cheng Zan, tidak ada rasa takut maupun gentar. Aura kekuatan semua wanita keluar dan menindas Cheng Zan dan bawahnya. Demikian juga dengan Raja Fung, ia juga mengeluarkan basis kultivasi Tingkat Peri Alam level 1.


Merasakan aura yang kuat, membuat Cheng Zan dan bawahnya menelan saliva. Mereka tidak menyangka jika pembunuh She Xiang memiliki pendukung yang sangat kuat diusia muda. Secara naluri Cheng Zan mulai berkeringat, tapi ia berusaha tetap tenang.


"Apa keberanian-mu hanya karena wanita! Hahaha!! Bocah, jika kamu laki-laki maju dan lawan aku!" ujar Cheng Zan saat dirinya yakin, jika Excel Shimo memiliki artefak yang mampu menyerang disaat dirinya lengah.


"Tidak perlu, jika suami kita bergerak kami tidak bisa meregangkan otot-otot yang kaku ini!" sahut Dewi Chang'e sambil berjalan di udara mendekati Cheng Zan dengan mengeluarkan tekanan Tingkat Prajurit Surgawi.


"Astagaaa, Prajurit Surgawi! Bagaimana mungkin ada di Benua Jiang Shan! Jangan-jangan...!" ucap Cheng Zan yang kaget dengan otaknya berpikir keras untuk mengingat orang yang memiliki kekuatan setingkat Prajurit Surgawi.


Secara tidak sadar, Cheng Zan dan bawahnya berjalan mundur saat merasakan tekanan dari Dewi Chang'e. Seandainya jika kekuatan aslinya tidak disegel, sudah dipastikan mereka segera terjatuh. Berhubung tersegel, Dewi Chang'e hanya bisa mengeluarkan tekanan Tingkat Prajurit Surgawi.


Ketiga Dewi-dewi juga mengikuti Dewi Chang'e dan berjajar disisinya. Mereka juga mengeluarkan tekanan tingkat yang sama. Namun, Leluhur berjubah berwarna putih mengerutkan kening.


"Tetua, jangan terkecoh oleh mereka, aku yakin mereka menggunakan sesuatu yang memancarkan tekanan Tingkat Prajurit Surgawi, lihat basis kultivasi mereka berempat hanya pada Tingkat Peri langit level 4!" kata Leluhur itu kepada Cheng Zan setelah menenangkan diri dan memeriksa lagi kekuatan musuh.


"Huff, sialan hampir saja aku tertipu! Aku kira mereka sosok empat Wali Benua utusan Dewan Keamanan!" jawab cheng Zan dengan bernafas lega, ia menyeringai kejam sambil berjalan ke depan, tapi ia masih merasakan tekanan Prajurit Surgawi.


"Siapa kalian? Jangan ikut campur urusan kami dengan pembunuh She Xiang!?" hardik cheng Zan kepada Dewi Chang'e, kini ia menjadi percaya diri. Cheng Zan bertanya karena keempat Dewi-dewi memakai jubah penyamaran.


"Kamu tidak perlu tahu siapa kami, yang jelas kalian semua akan menjadi bahan ramuan ....!" jawab Dewi Chang'e sambil berjalan mendekati cheng Zan.


"Bajingan?!" umpat cheng Zan yang tidak terima dihina, "kalian tangani yang lainnya, biarkan aku melawan keempat bajingan ini!" perintah cheng Zan kepada anggotanya dan ketiga Leluhur Kerajaan Huang, ia merasa percaya diri mampu melawan sendirian keempat Dewi-dewi.


"Baik, Tetua!"

__ADS_1


Excel Shimo, Raja Fung dan semua wanita menyeringai saat tahu menjadi sasaran bawahan Cheng Zan, apalagi kekuatan mereka berada pada Tingkat Peri Benua dan Peri Alam.


(Author : Hello, Sobatku. jika lupa visual-nya semua wanita si MC, bisa dibuka di bab 131 dan bab 103. Untuk sekali lagi dalam minggu ini saya hanya bisa up 2 hingga 3 bab. Do'akan minggu depan bisa masuk Crazy up seperti minggu lalu. Tetap dukung saya agar terus memberikan imajinasi liar 😂. Sehat selalu dan bahagia. Salam.)


__ADS_2