
Chapter 329. Kedatangan Keluarga.
Kabar tentang Dewa Binatang atau Wali Benua atau si Bayi Ajaib telah kembali, segera tersebar di seluruh Benua Jiang Shan, dengan token komunikasi untuk saling mewartakan berita kembalinya Excel Shimo.
Setelah pembicaraan singkat dengan Long Wenhua dan Jing Yimin, Excel Shimo melihat kedatangan Raja Fung, Sun Yao beserta bawahannya dan dibelakangnya Ras Burung Gajah.
"Raja, selamat datang!"
Sun Yao tertawa dan langsung memeluk Raja-nya, dan Excel Shimo juga ikut tertawa, dia mengingat bagaimana dulu bertarung habis-habisan dengan Pangeran Kera Ilahi.
Raja Fung juga ikut memeluk Excel Shimo setelah tubuhnya berubah wujud menjadi manusia. Satu per satu saling berganti memeluk Excel Shimo yang sangat dirindukan, apalagi mereka ingin segera ikut berpetualang di seluruh alam semesta.
Semua wanita yang berasal dari Benua Jiu Zhou termasuk Mu Yu Huang, Fairy Shu, Ratu Barat dan Yang Xiaoping kagum begitu disayangi Dewa Binatang di Benua Jiang Shan, seperti sebuah keluarga besar yang sangat harmonis. Dan Excel Shimo sebagai seorang Dewa Binatang mau berbaur dengan semua orang tanpa ada sifat sombong seperti seseorang yang terkenal di benua lainnya.
Ratu Han, Long Xia dan semua mantan istri Raja Long segera mempersiapkan penyambutan di Istana Dewa Binatang dengan semua penduduk di sekitarnya.
"Kita membuatkan Istana untukmu ...," kata Ming Li Ling sambil memeluk lengan kiri Excel Shimo dengan manja, dia sangat merindukan suaminya.
"Istana Dewa Binatang!" sahut Bao Xue, dia juga sangat manja dengan memeluk lengan kanan suaminya.
"Benarkah! Hebat!" puji Excel Shimo dia sedikit terkejut jika dibuatkan Istana, "jika begitu kita segera sana, di Istana kita bisa saling bercerita dengan banyak hal. Paman Fung!" lanjutnya dan sudah tidak sabar ingin melihat Istana yang dibuat oleh istrinya.
"Dengan senang hati Raja!" Raja Fung tertawa dan segera berubah wujud menjadi Burung Gajah.
Segera Excel Shimo dan semua wanitanya naik dipunggung Raja Fung, sedangkan semua orang naik dipunggung Burung Gajah yang lain. Jing Yimin, Long Wenhua dan beberapa tetua juga ikut naik bersama Excel Shimo.
Di Benua Jiang Shan token komunikasi tidak ada hentinya saling mengirimkan berita tentang Dewa Binatang. Semua kehidupan berbondong-bondong menuju Gurun Tak Bertuan yang telah berubah menjadi surga.
Di kejauhan Excel Shimo melihat Istana yang begitu megah dan kagum padang gurun telah menjadi subur dengan banyak bunga dan pepohonan. Disekitar Istana di keliling gedung-gedung bertingkat sebagai pusat bisnis, banyak juga rumah-rumah penduduk.
"Gurun Tak Bertuan telah berganti nama, dengan namamu 'Ibukota Shimo' dan menjadi pusat wilayah Kekaisaran bagi empat Kerajaan. Kekaisaran Shimo," kata Jing Jiao sambil memeluk Excel Shimo dari belakang.
Jelas Excel Shimo terkejut dengan perbuatan semua istrinya yang menjadikan dirinya seorang Kaisar di Benua Jiang Shan.
Dengan diabaikan Benua Jiang Shan oleh Dewan Keamanan, empat Wali Benua lama tidak kuatir jika ditentang oleh semua pimpinan dari Benua Shen Zhou. Sebab itu, semua istri Excel Shimo sepakat menjadikan suaminya seorang Kaisar bagi empat Kerajaan.
Selain itu, syarat untuk memenuhi membentuk sebuah Kekaisaran telah terpenuhi dengan Excel Shimo menjadi 'Dewa' yang sah, dan diakui oleh Kitab Suci Alam Semesta, juga semua pemimpin di Benua Jiang Shan menyetujuinya. Dengan Dewa Binatang menjadi pemimpin tunggal, maka empat Kerajaan juga menjadi damai.
Excel Shimo tertawa bahagia mendengar berita yang membahagiakan, sebab dirinya sudah berencana membangun wilayah Kekaisaran, dan ternyata disaat dia pulang menerima hadiah dari semua istrinya.
"Aku juga akan beri kalian hadiah besar sebagai ucapan terimakasih ku ...," ucap Excel Shimo yang tidak segera memberitahukan apa hadiahnya.
__ADS_1
Semua istrinya yang berasal dari Benua Jiang Shan jelas kegirangan dengan tidak sabar memaksakan Excel Shimo untuk memberitahukan apa hadiahnya, sedangkan istrinya yang berasal dari Benua Jiu Zhou berpikir jika hadiahnya adalah Butterfly Gold Robe, dan mereka hanya tersenyum.
Keempat wanita anggota baru juga penasaran dan ada rasa cemburu di hatinya.
Namun, sebelum Excel Shimo berbicara perihal hadiah apa, malam hari tiba-tiba menjadi terang benderang dengan munculnya empat cahaya dari langit, dan mengejutkan semua orang termasuk Excel Shimo. Seketika semua Burung Gajah berhenti dengan berlahan turun, sebab tubuh mereka seperti ada yang menekan.
"Apa itu?" ujar Excel Shimo dengan perasaan panik, sebab keempat cahaya bulat mengeluarkan aura yang mengerikan, butir-butiran keringat mulai keluar dari wajah.
Seluruh Benua Jiang Shan juga melihat empat cahaya bulat yang terang benderang seperti matahari. Bahkan penguasa Laut Selatan yang tidak lain adalah Mahkota Maharaja juga ketakutan, padahal dia tinggal di dasar lautan dalam. Semua kehidupan seakan-akan harus bersujud dihadapan empat cahaya tersebut.
"Mengerikan!!"
Hanya itu yang terlontar dari mulut semua orang, mereka tidak pernah menyangka jika di Benua Jiang Shan kedatangan orang yang kuat, dengan kekuatan yang tidak mereka pahami.
Buru-buru Excel Shimo memasukkan semua istrinya dan semua orang ke dalam Dunia Jiwa, tapi dia syok saat tidak bisa memasukkan semua orang. Segera Excel Shimo menenangkan diri dan bertekad menghadapi empat cahaya itu walaupun dia tahu bukan tandingan mereka, Excel Shimo sendiri tidak tahu seberapa besar kekuatan kehadiran keempat cahaya itu.
Bahkan Excel Shimo tidak bisa melihat wajah mereka, padahal sudah menggunakan Mata Langit. 'Kekuatan macam apa ini!' batin Excel Shimo yang sebenarnya sangat ketakutan, karena itu dia hanya bisa membatin agar semua orang tidak panik.
Secara berlahan keempat cahaya itu turun, dan tujuannya mengarahkan pada tempat Excel Shimo yang berhenti, dan berhenti ketika jarak dari daratan 50 ribu mil.
"Kalian disini, biar aku yang menghadapi mereka!" perintah Excel Shimo kepada semua wanitanya.
"Aku ikut!" pinta Loi Annchi yang tidak mungkin membiarkan suaminya menghadapi keempat cahaya itu.
"Hidup dan mati kita akan selalu bersama!" tekad Fairy Shu untuk selalu disisi suaminya.
Akhirnya semua wanita juga ikut dan tidak ingin Excel Shimo menghadapi keempat cahaya itu sendirian, walaupun kekuatan jauh dari tamu yang tidak diundang. "Aku juga akan mengikuti-mu!" sahut Yang Xiaoping dan didukung ketiga wanita setingkat Jenderal Surgawi, karena mereka juga bagian dari keluarga Excel.
Excel Shimo menghela nafas berat dengan tekad semua wanitanya yang selalu ingin menemaninya, dia pun hanya mengangguk.
"Kalian disini saja!" perintah Excel Shimo kepada Raja Fung, Sun Yao dan seluruh bawahannya.
"Hati-hati Raja."
Semua orang dengan serempak menjawab tanpa berani membantah, sebab mereka tidak bisa menggerakkan tubuhnya, dan anehnya yang mampu bergerak hanya Excel Shimo dan semua istrinya.
Swosh... Swosh
Excel Shimo melesat ke langit menemui keempat cahaya itu dan diikuti oleh semua wanitanya yang memiliki kekuatan terkuat di Benua Jiang Shan, jumlah mereka 57 wanita. Semua wanitanya mengeluarkan sayap dari teknik Dao Terbang, dengan warna berbeda.
Keempat cahaya itu tampaknya sengaja menunggu Dewa Binatang untuk datang.
__ADS_1
"Aneh, semakin dekat auranya tidak menekan lagi ...!" gumam Excel Shimo yang tubuhnya tidak tertekan, dan semua wanita juga merasakan hal yang sama.
"Kekuatan mereka jauh di atas Celestial Supreme!" jelas Mu Yu Huang yang paling kuat diantara semua wanita.
"Apa tujuan mereka disini?" tanya Fang Yin, dia juga sebenarnya takut, tapi dengan berada disisi suaminya dia merasa ketenangan.
"Kita akan tahu setelah berbicara dengan mereka!" sela Excel Shimo dimana semua wanitanya tampak kuatir, "dan aku rasa mereka tidak berniat buruk kepada kita." lanjutnya untuk menenangkan wanitanya.
Semakin dekat dengan keempat cahaya itu, Excel Shimo dan wanitanya tidak merasakan kepanasan, malahan cahaya itu semakin menenangkan hati dan pikiran. Setelah beberapa saat Excel Shimo berhenti dengan jarak 500 meter dari keempat cahaya itu.
Bhuzh...
Tiba-tiba cahaya menyelimuti Excel Shimo dengan semua wanitanya, cahaya itu menarik tubuh mereka tanpa bisa digerakkan, hingga Excel Shimo yang paling depan berjarak 2 meter dari keempat cahaya itu. Dengan jarak yang sangat dekat, Excel Shimo juga tidak bisa melihat keempat wajah mereka, yang seluruh tubuh mereka terlindung energi cahaya.
Di bawah mereka, semua orang kaget melihat Dewa Binatang beserta wanitanya masuk ke dalam cahaya, dan tidak terlihat lagi.
Setelah berhenti Excel Shimo menangkupkan kedua tangan dan sedikit membungkuk.
"Salam, nama hamba adalah Excel Shimo yang bertanggung jawab melindungi kehidupan di Benua Jiang Shan," Excel Shimo memperkenalkan dirinya kepada keempat cahaya itu, "jika boleh tahu, apa yang membuat Yang Mulia Ilahi menyempatkan diri untuk mengunjungi kami?" lanjutnya dengan nada bicara sopan.
Excel Shimo memanggil keempat cahaya itu dengan gelar tertinggi bagi eksistensi terkuat di Alam Semesta. Keempat cahaya itu tampak senang dengan sikap Dewa Binatang, dan mengangguk pelan sebagai balasan.
"Apa kamu mampu melindungi mereka? Sedangkan dirimu masih lemah!" tanya seseorang pria paruh baya yang terdengar serak, berwibawa dan penuh dominasi.
Excel Shimo dan semua wanita tidak berani membuang nafas sembarangan saat suara salah satu dari keempat cahaya berbicara.
"Maafkan ketidaksopanan hamba. Iya, hamba saat ini memang tidak bisa melindungi mereka semua, setidaknya hamba masih mampu melindungi istri dengan nyawa!" jawab Excel Shimo dengan tegas dan jujur.
Ya, jika menghadapi mereka, Excel Shimo dengan mudah kalah telak, biarpun begitu dia bukan pengecut yang lari meninggalkan semua wanitanya disaat nyawanya terancam.
"Apakah mereka pantas untuk kamu lindungi?"
Suara wanita dewasa yang kali ini bertanya, dan membuat Excel Shimo terkejut, sebab suaranya sangat familiar, segera Excel Shimo mengingat siapa wanita itu. Sontak Excel Shimo kegirangan.
"Ibu!!!" teriakan Excel Shimo dan langsung menerjang dan memeluk wanita dewasa yang ternyata adalah ibu kandungnya.
"Hahahaha! Putraku, ibu sangat merindukan mu, Nak!!" tawa ibu Excel Shimo dengan memeluk erat, kedua air mata mengalir deras, kerinduan seorang ibu yang lama tidak bertemu.
Sejak Excel Shimo terbangun dari tidur panjangnya di dalam cangkang telur, dia hanya mengawasi tumbuh kembang putranya dari kejauhan, dan ingin segera menemuinya, berhubung Excel Shimo belum berusia 17 tahun, kerinduan seorang ibu pun dipendam.
Excel Shimo dipeluk oleh ibu dan neneknya, sedangkan kedua cahaya itu adalah ayah dan kakek Excel, mereka berdua tertawa bahagia sambil menepuk bahu putra sekaligus cucu.
__ADS_1
Semua wanitanya menangis karena terharu, mereka tahu sejarah suaminya yang dari lahir tidak pernah melihat keluarga kandungnya. Yang Xiaoping sebagai perwira yang tidak pernah menangis juga ikut terharu.
Sedangkan Mu Yu Huang, Ratu Barat dan Fairy Shu tercengang jika keluarga Dewa Binatang sangat-sangat kuat, tubuh mereka bergetar hebat dan ketakutan, mereka kuatir keluarganya marah dengan niat buruk mereka waktu itu... Kekuatan yang mampu memusnahkan Alam Semesta Kelahiran dengan mudah ... Siapa yang tidak takut!