
Chapter 310. Kisah Ratu Diao Chin.
Excel Shimo yang mendapatkan kesempatan untuk bertanya jelas senang, memang banyak pertanyaan dipikirannya seputar Ordo Kegelapan dan masih banyak lagi. Dengan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan berlahan, dia menenangkan diri. Lalu berdiri dan sedikit membungkuk di depan Dewa Roh.
"Perkenalkan nama saya Shimo dari Benua Jiang Shan. Memang benar banyak yang ingin saya tanyakan! Pertama, kenapa Senior Dewa Roh memanggilku pewaris, dan pewaris dalam hal apa!?" Excel Shimo memperkenalkan dirinya dan pertanyaan pertama telah dia ucapan, Excel Shimo kembali duduk dan menunggu jawaban.
"Shimo nama yang bagus, awal dan akhir. Menarik!" pujian Dewa Roh sebelum menjawab, "siapapun yang telah lulus ujian lima elemen akan mewarisi kekayaan Ordo Kegelapan, dan ini titah dari Yang Mulia (Ratu Diao Chin)!" lanjutnya yang membuat Excel Shimo mengunci alisnya.
"Tidak, aku tidak mau menjadi pewaris! Maaf Senior, saya tidak berminat menjadi pewaris Ordo Kegelapan!" tolak Excel Shimo yang enggan menjadi pewaris manapun, biarpun Ordo Kegelapan memiliki banyak kekayaan.
Dewa Roh terkejut dengan penolakan, dia tidak menyangka kekayaan yang diincar oleh banyak kekuatan ditolak tanpa pikir panjang. Namun, Dewa Roh tersenyum dan tampak tidak marah dengan penolakan.
"Itu sudah takdirmu dan kamu tidak bisa menolaknya. Junior Shimo, jangan anggap remeh kekayaan milik Yang Mulia, dan tugasmu untuk memusnahkan monster yang akan segera datang. Dia saat bencana itu datang, kamu tidak akan bisa menghindari! Tapi, dengan menjadi pewaris, kamu bisa memanfaatkan kekayaan itu untuk mendukung elemen mu untuk melawannya!" ungkap Dewa Roh dan menunjuk jarinya kearah tangan Excel Shimo.
Excel Shimo memejamkan mata setelah melihat telapak tangan kanan tiba-tiba ada tato, tato itu merupakan lambang Ordo Kegelapan, dengan bentuk bunga teratai hitam dan di atasnya ada benua, dia akhirnya paham tato itu terjadi ketika menyerap energi lima benua elemen.
"Apa takdirku yang harus seperti ini!" ujar Excel Shimo dengan suara lirih, dia tidak mengerti dengan jalan pikiran alam semesta.
"Senior Dewa Roh, kenapa harus saya yang menjadi pewaris? Masih banyak yang lebih pantas, berpengalaman dan kuat daripada saya!" tanya Excel Shimo yang ingin tahu alasannya.
"Memang ada yang lebih berpengalaman dan kuat! Tapi, untuk melawan monster itu, praktisi harus memiliki lima elemen, sebab dia juga memiliki lima elemen. Tanpa lima elemen, sekuat apapun praktisi, dia tetap dikalahkan. Yang Mulia saja yang memiliki 4 elemen dan kekuatan True Alfa masih tidak bisa mengatasinya!" jawab Dewa Roh yang sedikit mengungkapkan kelebihan monster dan Ratu Diao Chin.
Spontan Excel Shimo melongo dengan tubuh sedikit bergetar, dia tidak menyangka jika monster itu sangat kuat, bahkan Ratu Diao Chin yang memiliki tubuh langka, unik dan kuat masih tidak bisa mengalahkannya.
"True Alfa saja tidak bisa mengalahkannya! Sekuat apa monster itu? Dan monster macam apa dia? Bagaimana aku bisa mengalahkannya? Excel Shimo mencecar banyak pertanyaan dan geleng-geleng kepala, dia tidak yakin bisa mengalahkan monster tersebut dengan kekuatannya yang sekarang.
"Jangan meremehkan dirimu! Aku percaya, hanya kamu yang bisa mengalahkannya! Aku akan ceritakan semuanya, karena kamu telah menjadi pewaris pilihan...!" ucap Dewa Roh yang memotivasi Excel Shimo, dan mulai bercerita, kejadian ini terjadi ratusan juta tahun lalu.
****
Kemunculan monster tersebut setelah kedatangan Pangeran Kun dari Galaxi Nebula. Kedatangan Pangeran Kun terkait makam kuno. Di makam itu tersimpan Artefak alami, yaitu Pedang Semesta. Pangeran Kun yang niatnya awalnya mencari makam kuno menjadi tertunda, karena Dewan Keamanan meminta bantuan dengan imbalan akan membantunya mencari makam kuno asal membunuh Ratu Diao Chin, padahal para Dewa Keamanan hanya meminjam tangan Pangeran Kun yang bodoh, sombong dan tidak sabaran.
Pangeran Kun pun menyanggupi, sebab dia sendiri juga tidak mau ada pesaing untuk menguasai Alam Semesta Kelahiran. Akhirnya Pangeran Kun menemui Ratu Diao Chin, yang berada di Benua Kekacauan.
"Diao Chin, keluar!!" Pangeran Kun berteriak keras dan suaranya menggema di seluruh Benua Kekacauan, dia juga mengeluarkan basis kultivasi setingkat Half Alfa level 85, lebih kuat dari Fairy Lianshi 10 level, dari lebih rendah dari Ratu Diao Chin.
Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi segera melesat keluar dari kediamannya untuk menemui Pangeran Kun, sebab kekuatan Pangeran Kun tidak mungkin ditangani oleh bawahannya.
__ADS_1
Swosh... Swosh...
Mereka berdua dan diikuti oleh semua jajaran terkuat Ordo Kegelapan muncul dihadapan Pangeran Kun. Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi spontan kaget melihat wajah orang yang mereka kenali. Demikian juga dengan Pangeran Kun, dia juga kaget melihat wajah cantik orang yang akan dia bunuh.
"Ternyata kamu si pembuat onar!!" pekik Ratu Diao Chin dengan nada tidak senang.
Ya, mereka bertiga adalah peserta dari Konferensi Tianwu, dan Ratu Diao Chin sangat mengenalnya. Pangeran Kun sangat bahagia melihat kedua wanita yang sudah lama dia incar semenjak mengikuti Konferensi Tianwu.
"Hahaha! Aku tidak menyangka kita dipertemukan disini, Sayangku!" tawa Pangeran Kun yang tidak takut dengan kekuatan Ratu Diao Chin, dia sangat bahagia, "kita memang berjodoh. Kalian berdua lebih baik menjadi istriku, dan aku juga sudah berbicara kepada ayahku penguasa Galaxi Nebula!" lanjutnya yang langsung ingin melamar Qin Diao Chin dan Qin Lianshi, dia sengaja menyebutkan siapa dibelakangnya.
Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi jelas marah dengan ucapan Pangeran Kun. Namun, Ratu Diao Chin menahan dirinya, bukan karena takut, tapi kuatir dengan penguasa Galaxi Nebula, yang kekuatannya jauh diatasnya. Ratu Diao Chin menolaknya dengan tegas dan meninggalkan dia.
Namun, Pangeran Kun dengan sabar merayunya hari demi hari dan tahun demi tahun, sehingga membuat Pangeran Kun melupakan tujuan awalnya. Dikarenakan risih, benci selalu diganggu oleh Pangeran Kun, akhirnya Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi memberikan syarat kepada Pangeran Kun.
"Jika kamu ingin menikahi kami, lampaui dulu kekuatanku! Maka kami akan menuruti kemauan-mu!" ujar Ratu Diao Chin saat berada di Istana nya bersama Fairy Lianshi dan jajaran terkuat.
"Hahahaha! Itu mudah sekali, tunggu aku, dalam waktu 2.000 tahun, kalian akan menjadi istriku. Dan saat itu tiba, kalian harus melayani ku! Hahahaha!" tawa Pangeran Kun dengan persyaratan yang dia anggap sepele, nada bicaranya sangat sombong dan meremehkan Ratu Diao Chin.
Setelah Pangeran Kun pergi, Ratu Diao Chin teringat akan ramalan dua bencana, bencana pertama adalah Pangeran Kun dan bencana kedua belum diketahui. Oleh sebab ramalan itu, Ratu Diao Chin buru-buru merencanakan sesuatu untuk menangani masalah ini bersama Fairy Lianshi dan jajaran terkuat Ordo Kegelapan.
Hingga waktu 2.000 tahun akan tiba.
Pangeran Kun putus asa dan dengan banyak membunuh bawahannya karena gagal mencari makam kuno. Karena keputusasaan dan dia juga tidak pernah naik level kekuatan, Pangeran Kun pun pergi mencari makan kuno di Benua Kekacauan dan menemukan sebuah altar di Forest Sage, bentuk kotak dengan 6 tiang dan banyak simbol aneh.
"Altar Sembilan Surga, Istana Langit!" gumam Pangeran Kun yang sedikit bisa mengartikan tulisan kuno yang tertulis di dua tiang dari 6 pilar.
Kemudian, Pangeran Kun melangkah untuk mempelajari simbol-simbol yang tidak dia ketahui, berharap altar ini merupakan sebuah portal yang menuju ke makam kuno.
Akan tetapi, Pangeran Kun malah terjebak di dalam altar dan tubuhnya dirasuki binatang buas yang tersegel di dalam altar, saat Pangeran Kun yang tidak sengaja memicu mekanisme melepaskan segel.
kemudian, binatang monster itu membuat kekacauan dimana-mana, banyak melukai ras dan membunuh anggota Ordo Kegelapan.
Ratu Diao Chin segera bertindak karena ramalan bencana kedua telah terjadi.
"Apa kalian sudah siap!" tanya Ratu Diao Chin dengan wajah serius kepada Fairy Lianshi dan jajaran terkuat Ordo Kegelapan.
"Kami semua sudah siap, sesuai dengan rencana yang Yang Mulia atur!" jawab Dewa Roh sebagai orang kepercayaan.
__ADS_1
"Dan saya juga sudah mengatur semua ke-7 peti termasuk peta nya!" sahut Qin Bo si Dewa Seni.
"Baik, kita berangkat sekarang!!" titah Ratu Diao Chin kepada semua kekuatan.
Ratu Diao Chin keluar dari Istana Ordo Kegelapan bersama jajaran terkuat dari tingkat Jenderal Surgawi hingga Half Alfa. Ratu Diao Chin juga membawa pasukannya untuk berjaga-jaga jika ada hal tak terduga terjadi.
Swosh... Swosh...
Ratu Diao Chin dan semua bawahannya telah tiba dan terkejut melihat monster aneh. "Mengerikan!" seruan Fairy Lianshi saat melihat monster yang mengerikan, ganas dan sedang memakan seseorang dari Ras Titan.
Monster itu memiliki kekuatan Half Alfa level 95, 5 level lebih rendah dari Ratu Diao Chin yang memiliki kekuatan True Alfa level satu, monster itu bernama Five Elemental Beast. Wujudnya perpaduan lima binatang, yaitu kepala Naga, memiliki sayap Phoenix, badan Kura-kura Hitam, kaki Macan Putih dan ekor Ular.
Walaupun Ratu Diao Chin lebih kuat dari monster tersebut, dia tidak mampu mengalahkannya, sebab fisik kuat, kecepatan tinggi, saat terluka mampu sembuh dengan cepat, jika anggota tubuh terpotong maupun hancur dengan cepat meregenerasi.
Saat pertarungan itu, Dewa Roh, Qin Bo juga ikut bertarung bersama Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi dan jajaran terkuat Ordo Kegelapan. Namun, tetap saja tidak mampu membunuh Five Elemental Beast. Karena tidak bisa membunuh monster tersebut, Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi, Fairy Lianshi dan seluruh jajaran terkuat menyegel nya. Disaat proses penyegelan monster tersebut, keluar Pangeran Kun dari tubuh Five Elemental Beast dengan susah payah.
"Cepat kalian segel monster ini di altar yang berada di Forest Sage, aku tidak bisa menahannya terlalu lama!!" teriak Pangeran Kun dan langsung dilahap oleh Five Elemental Beast dan bergabung lagi.
"Arghhh!! Cepat segel dia dan maafkan aku!!" teriakan kesakitan dan saat menahan rasa sakit dia masih sempat berbicara lagi.
"Sialan, jadi penyebab bencana ini juga kamu!!" bentak Ratu Diao Chin dengan penuh kemarahan.
Segera Ratu Diao Chin dengan semua kekuatan anggota Ordo Kegelapan mengiring Five Elemental Beast menuju altar di Forest Sage sesuai petunjuk Pangeran Kun.
Saat berada di altar, dengan terpaksa Ratu Diao Chin juga menyegel Pangeran Kun beserta Five Elemental Beast, dengan meminjam seluruh kekuatan anggota Ordo Kegelapan.
"Kalian sudah terluka, lebih baik kalian pergi, sembunyikan semua properti dan kekayaan Ordo Kegelapan ... Cari seseorang pewaris yang sesuai dengan rencana yang telah kita buat!" titah Ratu Diao Chin kepada Dewa Roh, Dewa Seni, Ketua Alchemist, Menteri Pertahanan dan Jenderal Besar yang sudah terluka parah.
"Tidak Yang Mulia, kami akan tetap bersama Anda hidup dan mati!" tolak Dewa Roh yang tidak mau meninggalkan Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi
"Tidak ada waktu lagi, cepat pergi dan patuhi perintahku!!" bentak Ratu Diao Chin.
Akhirnya dengan berlinangan air mata, Dewa Roh, Dewa Seni, Dewa Pill Surga, Menteri Pertahanan meninggalkan Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi. Disaat orang kepercayaannya pergi, Ratu Diao Chin mengeluarkan sebuah Kotak setelah Five Elemental Beast tersegel.
Kemudian, Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi, Five Elemental Beast masuk kedalam kotak hitam, termasuk seluruh anggota Ordo Kegelapan.
*****
__ADS_1