God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 241. Gongsun Ling.


__ADS_3

Chapter 241. Gongsun Ling.


Setelah Excel Shimo melakukan ritualnya, Gongsun Ling buru-buru mendekati Excel Shimo untuk mengenal dirinya. Tapi, sebelum dirinya dekat, Excel Shimo tiba-tiba menghilang dan tidak muncul lagi seperti sebelumnya saat bertarung dengan Huang Guang.


"Pria yang cerdas! Otot akan kalah dengan otak!" puji Gongsun Ling yang mengagumi kepintaran Excel Shimo yang mempermainkan Huang Guang sedemikian rupa, "sayangnya ... !" sesalnya yang terlambat untuk bertanya kepada Excel Shimo, berharap jika dia mengetahui keberadaan Fa Zheng dan Li Kwong.


"Pria bertopeng emas!" gumam Gongsun Ling yang tersenyum setelahnya, sambil melihat kearah goa persembunyian Chu Yao dan Zhang Rouxin.


Gongsun Ling segera terbang dengan cepat menuju goa persembunyian Zhang Rouxin.


Zlapp...


Excel Shimo muncul lagi saat Gongsun Ling pergi. "Prajurit Surgawi level 8! Apa dia adalah Wali Penjaga yang disebut oleh Huang Guang saat lalu?" gumam Excel Shimo sambil melihat punggung Zhang Rouxin.


Lalu Excel Shimo menutup matanya untuk berkomunikasi dengan Kuda Surgawi melalui telepatinya. "Ada seorang wanita muda menuju kearah kalian, namanya Gongsun Ling, apa kalian mengenali dia?" tanya Excel Shimo kepada Kuda Surgawi.


Setelah menunggu beberapa saat Kuda Surgawi membalas dengan telepati. "Dia orang baik, Raja. Gongsun Ling adalah guru dari Zhang Rouxin, dan Zhang Rouxin adalah orang kepercayaan Gongsun Ling." jelas Kuda Surgawi.


"Apa kalian tahu jika Gongsun Ling adalah Wali Penjaga Benua Jiu Zhou?" tanya Excel Shimo sekali lagi.


"Tidak tahu, Raja. Gongsun Ling dijuluki si Gadis Takdir Perawan Suci, yang telah meramalkan tentang Anda, yang akan menyelamatkan Benua Jiu Zhou dari Ras Mayat Hidup," jelas Kuda Surgawi sekali lagi.


Deg...


Seketika jantung Excel Shimo melambat dengan menahan amarahnya, saat Kuda Surgawi mengungkapkan siapa sebenarnya Gongsun Ling di benua ini. "Kampret!? Ternyata dia! Jika tahu dia adalah Gadis Takdir, sudah aku pukul pantatnya!?" maki Excel Shimo yang baru tahu.


Buru-buru Excel Shimo mengejar Gongsun Ling, tapi Kuda Surgawi yang tidak mendengar balasan dari Excel Shimo kembali berbicara. "Raja, saya kira rencana itu lebih baik diurungkan, sebab dengan hadirnya si Gadis Takdir, keempat pria ini tidak akan berani macam-macam dengan Chu Yao dan Zhang Rouxin."


Excel Shimo segera berhenti ketika mendengar suara Kuda Surgawi, dia segera memutar otaknya untuk membalas dendam kepada Gongsun Ling yang telah meramal dirinya dengan sembarangan.


"Jika dia memang mampu meramal, dia pasti tahu keadaan kedua temannya itu!" gumam Excel Shimo dan menyeringai kejam saat Mata Langitnya melihat Gongsun Ling.

__ADS_1


Zlapp...


Excel Shimo segera menghilang lagi, sedangkan Gongsun Ling yang merasakan dirinya sedang dibicarakan membalikkan badan dan melihat dimana posisi Excel Shimo terakhir muncul. Namun, Gongsun Ling menggelengkan kepalanya untuk menepis perasaan buruk yang baru saja dia rasakan.


Excel Shimo berada di Dunia Jiwa dan melihat Fa Zheng dan Li Kwong yang masih tidak sadarkan diri. Lalu, Excel Shimo mengambil Couldron Dragon Phoenix untuk meramu pil.


Excel Shimo ingin menjadi kedua Wali Benua sebagai Pil Regenerasi Sel untuk semua istrinya, agar istrinya semakin cantik dengan tubuh berisi. Kemudian, Excel Shimo menarik tubuh kedua Wali Penjaga dan memasukkan kedalam tungku nya.


Excel Shimo juga menambahkan beberapa tanaman Roh dan tanaman obat sebagai bahan tambahannya. Namun, sebelum Excel Shimo mengeluarkan Api Surgawi nya, Lotus Bao segera berbicara.


"Tuan, apa tidak lebih baik menyerap kekuatan mereka daripada menjadikan mereka Pil Regenerasi Sel?" sarannya.


Setelah berpikir sejenak, Excel Shimo tidak mengikuti saran Lotus Bao. "Tidak, kekuatan mereka hanya meningkatkan 1 level saja, dan darah mereka masih bermanfaat untuk membuat Pil Perubahan Wujud." jelas Excel Shimo yang mengungkapkan keinginannya.


Pengalaman hari ini telah membuat Excel Shimo memetik pelajaran penting, untuk mempersiapkan dirinya sebelum bertindak. Kemudian, Excel Shimo mengeluarkan Api Surgawi-nya dan mulai memanaskan tungku.


"Aaaahh!!" teriakan Fa Zheng dan Li Kwong saat tubuh mereka mulai dibakar.


"Sialan! Kita berada di tungku ramuan!" teriak Fa Zheng yang tersadar sudah berada didalam tungku.


"Ayo hancurkan tungku ini!" ajak Li Kwong sambil mengalirkan energi di kedua tangannya.


Dang... Dang...


Dinding tungku segera dibombardir oleh Fa Zheng dan Li Kwong dengan kekuatan penuh. Mereka berdua tidak bisa melihat situasi diluar, sebab tungku Naga Phoenix memiliki formasi penghalang yang sudah dibuat oleh Excel Shimo.


Excel Shimo menambahkan panas apinya untuk menghancurkan perisai energi mereka berdua, secara berlahan perisai energi mulai terkikis dan membuat kedua Wali Penjaga semakin panik.


"Huang Guang lepaskan kami, jika kamu tidak mau diburu oleh Dewan Keamanan!" bentak Fa Zheng dengan mengancam yang mereka kira ini perbuatan Huang Guang.


Excel Shimo tersenyum saja dan makin meningkatkan kekuatan Api Surgawi. Fa Zheng dan Li Kwong jelas tidak mungkin mampu menahan Api Surgawi dan dengan cepat tubuh mereka terbakar.

__ADS_1


Diluar Dunia Jiwa, Gongsun Ling yang merasakan kedua rekannya dalam bahaya, langsung kaget dan buru-buru mengeluarkan 12 bola kristal untuk mengetahui kondisi mereka sekarang.


"Guru, ada apa?" tanya Zhang Rouxin yang melihat kegelisahan dan cemas diwajah Gongsun Ling.


Chu Yao dan ke-empat pria juga melihat wajah si Gadis takdir yang panik. Han Li dan ketiga Putra Mahkota menyeringai sinis, dan berharap Gongsun Ling pergi meninggalkan Chu Yao dan Zhang Rouxin.


Namun, Gongsun Ling tidak menjawab Zhang Rouxin yang merupakan orang kepercayaan sekaligus muridnya disaat fokus pada 12 bola kristal nya.


"Tunjukkan padaku situasi Fa Zheng dan Li Kwong, dimana mereka dan siapa yang mereka hadapi!" gumam Gongsun Ling yang merapalkan mantera nya, dengan mengalirkan energi spiritual kepada 12 bola ramalan.


Lalu, Gongsun Ling melemparkan 12 bola ramalan. Setelah 12 bola itu terjatuh di tanah, bola itu bergerak berputar-putar dengan tidak beraturan. Setelah beberapa saat, 12 bola itu berhenti dengan saling berjauhan, dan hanya 2 bola yang muncul gambaran buram wajah Fa Zheng dan Li Kwong yang tampak kesakitan.


Gongsun Ling semakin panik dan melemparkan 10 bola kristal sekali lagi, sebab 10 bola itu tidak menunjukkan keberadaan kedua rekannya. Setelah 10 bola itu terjatuh, hanya ada 4 bola yang sedikit memberikan petunjuk namun tidak jelas.


"Hitam, keberadaan tidak diketahui! Merah, wilayah pribadi! Putih, bukan musuh! Hijau, orang yang dikenali!" gumam Gongsun Ling yang membaca bola ramalannya.


Mendapatkan kenyataan yang membingungkan, membuat Gongsun Ling menghela nafas berat dan pasrah dengan situasi yang kedua rekannya yang tidak bisa dia selamatkan.


"Takdir mereka tidak baik! Mungkin ini adalah karma mereka yang harus diterima, karena perbuatan mereka sendiri! Aku tidak bisa berbuat apa-apa jika takdir yang berkehendak!" ujar Gongsun Ling sambil menyimpan 10 bola kristal nya, dan 2 bola masih dia pegang untuk melihat situasi Fa Zheng dan Li Kwong.


Didalam bola itu, wajah kedua rekannya berlumuran darah dan secara berlahan menjadi gumpalan darah. Kemudian, 2 bola itu kembali normal dan bisa dipastikan jika Fa Zheng dan Li Kwong telah mati.


Gongsun Ling meneteskan air mata saat kedua rekannya terbaiknya mati tanpa dia ketahui siapa pelakunya. Zhang Rouxin segera memeluk gurunya bersama Chu Yao.


"Guru, siapa kedua pria itu?" tanya Zhang Rouxin sambil memeluk erat Gongsun Ling.


"Mereka sahabat sewaktu di Akademi Benua Sihai!" jawab Gongsun Ling yang berbohong tentang identitas asli Fa Zheng, Li Kwong dan dirinya.


Gongsun Ling.


__ADS_1


__ADS_2