God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 318. Kebenaran Masa Lalu.


__ADS_3

Chapter 318. Kebenaran Masa Lalu.


Excel Shimo terdiam dan menatap langit yang cerah di dalam cincin dimensi, sambil memegang erat pakaiannya, dia tersenyum saat mengingat dirinya bermain bersama teman masa kecilnya di Desa Bunga, bermain kejar-kejaran dan memancing ikan di sungai. Walaupun hanya merasakan kekeluargaan di Desa Bunga yang singkat, itu sangat berarti bagi Excel Shimo, dan merubah hidupnya untuk melanjutkan hidup demi balas dendam.


Yang Xiaoping menatap lekat dalam-dalam kedua mata Dewa Binatang, dia merasa kasihan mendengar kisah perjalanan hidup.


"Darimana kamu mendapatkan pakaianku ini?" tanya Excel Shimo setelah dirinya tidak ingin mengingat masa kecilnya.


"Janji dulu, kamu jangan marah setelah aku bercerita!" pinta Yang Xiaoping dan ingin Dewa Binatang menjadi marah karena kebenaran yang tidak diketahui oleh Excel Shimo.


Excel Shimo menyentuh hidungnya dan menatap bola mata Yang Xiaoping, sebelum menjawab, dia penuh perhatian dan sedikit gelisah apa yang akan dikatakan oleh Yang Xiaoping. "Aku janji tidak akan marah, asal kau tidak terkait dengan Istana Iblis Timur?" jawab Excel Shimo sengaja respon.


"Apa kamu memeriksa tubuh keluargamu sebelum di-kremasi (dibakar)?" tanya Yang Xiaoping sebelum bercerita.


"Tidak, karena memang keluarga sudah mati dengan tubuh berlumuran darah!" jawab Excel Shimo setelah mengingat rumah yang menjadi saksi pembantaian keempat wanita.


"Hmm!" Yang Xiaoping menghela nafas, dan memahami saat itu Dewa Binatang masih kecil, tanpa pengalaman, "saat malam berdarah itu aku juga ada disana--"


"Hah!! Lalu kenap--" Excel Shimo memotong ceritanya dan Yang Xiaoping mengangkat tangannya agar dirinya tidak marah.


"Tenang dulu, dan kamu sudah berjanji untuk tidak marah!" ujar Yang Xiaoping sebelum melanjutkan ceritanya.


Excel Shimo menarik nafas dalam-dalam dan membuang udara dari mulutnya agar tidak emosi.


"Ya, malam itu aku disana bersama paman Cao Ren ...Tapi sebelumnya itu ... Kejadian ini bermula ratusan tahun lalu ...!" Yang Xiaoping mulai bercerita dari awal kisah.


***** Flash Back*****


Kelahiran seorang bayi perempuan membuat keributan seluruh Benua Zhong Hua dan Benua Shen Zhou, sebab memiliki garis darah tahap puncak, yaitu garis darah Burung Merak, yang merupakan garis darah nenek moyang Burung Phoenix dan Burung Suzaku (Varmellion).


Bayi perempuan itu anak dari Kaisar Yang Dang dan Permaisuri Hua dan bayi itu diberi nama Yang Hua si Gadis Merak. Permaisuri Hua adalah istri kedua Kaisar Yang Dang, dan Kaisar Yang Dang sendiri memiliki tiga Permaisuri, ratusan Selir dan banyak Dayang-dayang. Semua pasangan Kaisar Yang Dang juga memiliki putra dan Putri.


Yang menyebabkan keributan akan kelahiran Yang Hua, karena keunikan seluruh tubuhnya, dimana organ dalam seperti jantung, hati dan otaknya mampu membangkitkan orang yang sudah mati dan juga mampu meningkatkan kekuatan seseorang hingga naik 1 tingkat. Selain itu, garis darah Burung Merak tahap puncak mampu meningkatkan kekuatan hingga beberapa level, asal usianya sudah berada 17 tahun baru bisa dimanfaatkan.


Kaisar Yang Dang jelas bahagia dan segera menobatkan putrinya untuk menjadi Ratu masa depan mengganti posisinya, tanpa memperdulikan perasaan semua pasangannya, padahal yang lebih berhak adalah putra mahkota yang tidak lain putra dari istri pertama.


Namun, kebahagiaan itu hanya sesaat, Kaisar Yang Dang telah terlanjur menyebar berita, berita yang memicu keserakahan banyak kekuatan dan kebencian dari semua pasangannya. Dan disaat usia Yang Hua baru 6 bulan, terjadilah usaha untuk membunuh Yang Hua, yang hampir merenggut nyawa Yang Hua.

__ADS_1


Karena usaha pembunuhan dan penculikan Yang Hua terus-menerus terjadi di Istana Kekaisaran Dewa Selatan, maka Kaisar Yang Dang membuat cerita palsu, agar putrinya aman dan selamat hingga duduk di kursi tahta Kekaisaran sebagai Ratu.


"Kalian bawa putriku menuju Alam Bawah, ganti namanya menjadi Ju Hua! Lindungi dia sampai dia siap menjadi penerus ku...!" perintah Kaisar Yang Dang kepada Cao Ren dan Yang Xiaoping dengan wajah serius.


Kaisar Yang Dang mengatur semua rencana bagi keselamatan Yang Hua, dan mempercayakan King Gold Roc (Cao Ren) dan Yang Xiaoping menjadi pelindungnya. Yang Xiaoping bertugas untuk mengambilkan sumberdaya bagi pertumbuhan Yang Hua, dan Cao Ren menjadi penggantinya sebagai ayah.


Kemudian, Kaisar Yang Dang mengaturnya rencana pembunuh palsu untuk putrinya sendiri, agar putrinya tidak lagi menjadi incaran banyak kekuatan. Sedangkan Cao Ren dan Yang Xiaoping pergi menuju Benua Jiang Shan yang akan aman dari penculikan dan pembunuh dari para putra dan putri Kekaisaran, termasuk Permaisuri - Selir yang berharap Yang Hua mati.


Setelah sampai di Benua Jiang Shan, pelindung Yang Hua membangun sebuah desa, yang diberi nama Desa Bunga. Dan di desa tersebut Yang Hua berubah nama menjadi Ju Hua. Ketika usia 15 tahun, Ju Hua masuk Akademi Langit Abadi, dengan tujuan tidak menarik perhatian dengan bakat Ju Hua yang meningkat drastis. Memasuki akademi wajah Ju Hua bukan wajah aslinya, wajah biasa yang tidak menarik perhatian.


Namun, mata-mata Istana Iblis Timur yang ada dimana-mana, mengetahui keberadaan Ju Hua di Akademi Langit Abadi kelas 3...


Selama waktu di akademi, Cao Ren sering membunuh semua utusan dari Istana Iblis Timur secara diam-diam, tanpa diketahui Ju Hua.


Karena utusan Istana Iblis Timur makin sering berdatangan, Cao Ren meminta Ju Hua untuk meninggalkan akademi, hingga membuat Ju Hua meminta ijin untuk pulang ke tempat asalnya di Desa Bunga, dengan alasan melindungi desanya dari serangan binatang buas, padahal dia tidak ingin melibatkan akademinya yang pasti akan dihancurkan oleh Istana Iblis Timur.


Setelah Ju Hua keluar dari akademi, dia merubah wajahnya lagi, agar tidak diketahui oleh siapapun, dan dia sembunyi lagi di Desa Bunga ... Hingga akhirnya datanglah si Bayi Ajaib yang tidak lainnya adalah Excel Shimo.


Kedatangan Excel Shimo adalah awal bencana bagi penduduk Desa Bunga, dimana Istana Iblis Timur telah menemukan keberadaan Ju Hua dan menggunakan tangan Ming Lai untuk membantai Desa Bunga, dengan tujuan agar pelindung Ju Hua muncul dan dibunuh oleh Bing Bing. Tapi, Bing Bing syok saat mengetahui jika pelindung Ju Hua adalah King Gold Roc yang ditakuti banyak kekuatan.


Dan Yang Xiaoping sudah membuat rencana dengan membawa boneka tiruan yang akan menggantikan posisi Ju Hua, sebelum Ming Lai yang berpura-pura mabuk mulai beraksi.


Disaat Excel Shimo tidur bersama Xiu Zhu, Chu Ju, Ju Hua, Xiu Zan, dia terbangun karena mencium bau darah dan buru-buru keluar. Excel Shimo sangat marah melihat penduduk desa dibantai oleh Ming Lai dan dia pun segera melawannya.


Disaat Excel Shimo telah keluar rumah, buru-buru Yang Xiaoping dan Ju Hua kabur dan meletakkan boneka itu di tempat tidur, dan setelah itu, masuklah Ming Li, Kepala Penjaga Kamar Dagang Ming. Ming Li langsung memenggal leher satu anak perempuan dan tiga wanita, dan di luar terjadilah pertarungan tidak seimbang...


Setelah keluar dari Desa Bunga, di kejauhan Ju Hua berlinangan air mata, melihat Excel Shimo bertarung seorang diri dengan dia dikeroyok. Disaat Ju Hua ingin menyelamatkan Excel Shimo, Yang Xiaoping mencegahnya, agar tidak merusak rencana.


Dengan menangis, Ju Hua berucap. "Maafkan aku Shimo! Maafkan aku!"


"Kakak, jangan kuatir, Shimo itu anak yang istimewa! Suatu hari dia akan mengerti keadaanmu! Ayo kita bersembunyi dari cermin Istana Iblis Timur!"


Sebelum pergi, Ju Hua melihat Excel Shimo yang terpukul keras oleh kepalan tangan Ming Lai, dan dia semakin menangis.


Setelah kejadian malam berdarah, Ju Hua ternyata mencari keberadaan Excel Shimo, tapi Excel Shimo menghilang selama 10 tahun, hingga akhirnya Excel Shimo muncul saat bertarung dengan Raja Kera Emas, dengan nama samaran sebagai Bu Wanmei.


"Semoga kita bisa bertemu sesegera mungkin, Excel Shimo!" gumam Ju Hua saat melihat Excel Shimo yang pingsan.

__ADS_1


"Jangan kuatir kan dia, Putri. Jika memang saatnya tiba, dia akan menemukan dirimu!" sahut King Gold Roc yang memberikan semangat kepada Ju Hua.


"Benar, Paman. Aku juga sudah lama tidak bertemu dengan kedua orang tuaku!" jawab Ju Hua dan masih melihat Excel Shimo, "aku akan menunggumu sayang, sampai kapanpun!" lanjutnya dengan mengirim suara telepati kepada Excel Shimo yang berada di pondok milik Xiao Qiao.


Kemudian, Ju Hua dan King Gold Roc menghilang setelah mengeluarkan sebuah alat khusus untuk berpindah dengan cepat menuju Benua Zhong Hua.


*****Flash back end*****


Yang Xiaoping telah menceritakan semuanya kepada Excel Shimo dan didengarkan oleh semua wanita di Dunia Jiwa. Yang Xiaoping menatap Excel Shimo yang matanya sudah memerah, tampaknya menahan amarah setelah mendengar kebenaran.


"Bibi Ju Hua masih hidup ... Kenapa kamu tidak menyelamatkan yang lainnya ... Kenapa?" tanya Excel Shimo sambil menahan emosi, tapi sorot mata menatap tajam Yang Xiaoping, ingin rasanya dia meledakkan tubuh Yang Xiaoping, jika dia tidak berjanji dan menghargai Yang Hua.


Yang Xiaoping menghela nafas tak berdaya, dia sendiri juga tidak bisa bertindak berlebihan pada waktu itu. "Kamu akan lebih tahu setelah bertemu dengan kakakku!" jawab Yang Xiaoping, "hanya sebatas itu yang bisa aku ceritakan! Untuk selanjutnya, kakakku yang akan berbicara sendiri." sambungnya.


Excel Shimo menundukkan kepalanya dengan kedua tangan mengepal erat. Keempat wanita di depannya hanya diam dan menunggu sampai Dewa Binatang menenangkan dirinya, bahkan semua istrinya tidak berbicara.


"Aku tidak bisa menemui Bibi sekarang, masih ada sesuatu yang harus aku lakukan," kata Excel Shimo tanpa emosi lagi.


Yang Xiaoping tampak kebingungan, ingin memaksa Dewa Binatang untuk segera menemui kakaknya, tapi dia takut Excel Shimo marah. Jika tidak segera, dia kuatir acara mencari pasangan Dao bagi Yang Hua dipercepat.


"Aku akan membantumu menyelesaikan urusanmu agar lebih cepat!" tekad Yang Hua yang ingin segera membawa Excel Shimo menemui kakaknya.


"Yakin mampu membantuku?" tanya Excel Shimo dengan nada meremehkan sambil melihat Yang Xiaoping, dan menggeser matanya untuk melihat ketiga utusan, "apa kalian juga mau membantuku?" tanyanya kepada Mu Yu Huang, Fairy Shu dan Ratu Barat.


"Mudah, asal kamu berjanji mau bergabung dengan salah satu dari kita!" jawab Mu Yu Huang dengan percaya diri dan di anggukan oleh ketiga wanita.


"Seharusnya kalian sudah tahu ... Mau membantuku memusnahkan Istana Iblis Timur termasuk seluruh pendukungnya?" ujar Excel Shimo dan bertanya sekali lagi dengan tegas.


Spontan keempat wanita itu kaget mengetahui tujuan Dewa Binatang. Melihat keempat wanita itu diam karena bingung, Excel Shimo mengusir mereka dari cincin dimensi.


"Dewa Binatang!"


Seruan keempat wanita yang tiba-tiba muncul di tempat semula tanpa melihat Dewa Binatang, dan mereka melihat sekitarnya tanpa ada jejak Dewa Binatang.


"Katakan pada bibi Hua, aku akan menemuinya setelah urusanku selesai. Dan kalian jika tidak ingin membantuku, lebih pulang dan tidur manis!"


Suara Excel Shimo terdengar dibenak keempat wanita utusan dan tidak lagi terdengar. Mu Yu Huang cemberut dengan ucapan terakhir Dewa Binatang yang menghina, tidak hanya dia yang kesal, Ratu Barat dan Fairy Shu juga kesal, tapi berganti tersenyum sinis setelahnya.

__ADS_1


__ADS_2