
Chapter 230. Gunung Daiyu.
Semua orang yang berada di Benteng Pertahanan diam membeku, melihat Yang Diramalkan mengeluarkan serangan sangat mengerikan, dan tidak pernah mereka bayangkan selama ini.
Hanya satu kata dibenak semua orang, yaitu 'Menakutkan'.
Beruntung jarak kawah berapi itu cukup jauh dari Benteng Pertahanan sekitar 650 meter dari parit dan aman bagi kehidupan. Tapi, suhu panasnya sangat dirasakan oleh semua orang.
Excel Shimo tersenyum dan sengaja tidak memadamkan sisa api tersebut, sebab itu sangat bermanfaat bagi kultivator yang memiliki unsur api, sisa Api Surgawi mampu meningkatkan kekuatan elemen api setiap kultivator manapun.
An Na buru-buru menyusul suaminya dan diikuti oleh semua wanita dan semua pejabat Kerajaan Tu, bahkan boneka wayang juga mengikuti semua wanita, sebab itu sudah perintah penciptanya.
"Suatu saat akan muncul benih Api Surgawi disini, tapi jenis apa itu aku tidak tahu. Kawah ini aku namakan Pukulan Api Surgawi," kata Excel Shimo kepada semua orang, "kawah berapi ini mampu meningkatkan elemen api setiap kultivator, jadi kalian pelihara kawah berapi ini dengan baik." lanjutnya dengan sedikit menjelaskan manfaat api yang berada di kawah.
"Terima kasih Tuan muda," ucap kedua Leluhur Kerajaan Tu dan Raja Tu secara bersamaan, mereka sangat senang mendapatkan manfaat besar dari pertempuran pemimpin mayat hidup dan Excel Shimo.
Excel Shimo menghela nafas pelan sambil melihat matahari akan terbit dan diikuti oleh semua orang yang memandang ke arah Utara. Ada perasaan lega setelah semalaman bertempur dengan 500 ribu mayat hidup, walaupun pada akhirnya pasukan mayat hidup dibunuh pemimpinnya sendiri.
"He'er, bagaimana kekuatan Ras Mayat Hidup?" tanya Excel Shimo kepada Xi He.
"Memang semua ini Istana Iblis Timur yang merencanakan, tapi tujuan utamanya saya tidak mendapatkan informasi dari ingatan Chi Mo. Ada 4 anggota Istana Iblis Timur di negara bawah tanah, terkuat berada pada tingkat Dewa Emas level 7, dia adalah wakil ketua Balai Pekerjaan Khusus Istana Iblis Timur, namanya Chi Yelu...," jawab Xi He yang menjelaskan semua kekuatan anggota Istana Iblis Timur dan kekuatan Ras Mayat Hidup.
Selain Chi Yelu yang terkuat dan tugasnya menjadi pintu masuk utama di wilayah Sekte Racun Darah, ketiga anggota yang lain menjadi penjaga pintu keluar cabang di Hutan Belantara dekat Kerajaan Chu, Bukit Siluman diperbatasan Kerajaan Ma dan wilayah Akademi Langit Abadi.
__ADS_1
Pintu keempat berada di perbatasan wilayah Kerajaan Niu dan Danau Surga Ular.
Walaupun Chi Mo sebagai penjaga pintu di Gunung Daiyu telah mati, masih banyak mayat hidup yang memiliki kekuatan diatas tingkat Raja, yang terkuat adalah Raja Mayat Hidup dan Leluhurnya, kekuatannya berada pada tingkat Dewa Langit.
Kemudian, Excel Shimo melihat kedua Leluhur dan Raja Tu dan berkata kepada mereka. "Hari ini, aku akan menuju ke wilayah Sayap, dan kalian persiapkan semua pasukan. Setelah aku memberikan kabar dan segera kalian bergerak, aku tunggu kalian di kaki Gunung Daiyu untuk menghancurkan pintu keluar dari bawah tanah bersama-sama." ucap Excel Shimo dengan tegas dan tampak tidak mau beristirahat sejenak.
Semua orang hanya menghela nafas berat, sebab menutup pintu keluar mayat hidup tidaklah mudah dan sangat berbahaya.
"Segera saya akan persiapkan semua! Apa Menantu tidak beristirahat barang sejenak?" tanya Raja Tu yang tidak ingin menantunya kelelahan.
Raja Tu tahu kedua putrinya telah menjadi pasangan Dao Excel Shimo, setelah Tu Qingxuan dan adiknya bercerita, tidak hanya mereka berdua yang bercerita, tapi semua wanita kecuali An Na dan Juan Rong yang hanya diam saja. Sebab itu Raja Tu tidak memanggil lagi dengan panggilan Tuan muda.
"Tidak, lebih cepat lebih baik, sebab pergerakan mereka semakin intensif. Mereka ingin menjadikan Benua Jiu Zhao sebagai pasukannya untuk menyerang Benua Sihai," jawab Excel Shimo dan mengungkapkan tujuan Ras Mayat Hidup.
"Apa ini juga rencana Istana Iblis Timur?" tanya Tu Huang Ti'an dengan wajah serius dan menahan amarahnya.
"Benar, ini rencana Istana Iblis Timur, yang lebih aneh lagi, dibawah tanah atau tepatnya pusat Kerajaan Ras Mayat Hidup menampung banyak darah korban di benua ini, entah apa tujuan mereka! Tapi, perasaanku sangat tidak enak. Sebarkan berita ini kepada pemimpin yang lainnya agar lebih waspada!" jawab Excel Shimo dan segera memberikan perintah baru.
"Benar-benar biadab mereka! Pasti tujuannya untuk meningkatkan kekuatan untuk menguasai Alam semesta ini!?" ujar Tu Huang Shang yang sangat marah dengan kedua tangan mengepal erat.
Tidak hanya Tu Huang Shang yang marah, tapi semua orang yang hadir. Selain penuh amarah, wajah mereka juga ketakutan dengan rencana Istana Iblis Timur dan Ras Mayat Hidup. Excel Shimo tersenyum dan mengangkat tangannya agar semua orang tenang dan diam.
"Jangan kuatir, selama kita berkerjasama, semua bisa kita selesai. Baiklah, aku akan pergi, kalian jaga baik-baik semua wanitaku, aku akan tinggalkan boneka wayang untuk menjaga semua istriku," kata Excel Shimo dengan bibir tersenyum tipis.
__ADS_1
"Aku akan ikut, Tuan muda!" kata An Na yang tidak mau ditinggal.
"Aku juga ikut," Juan Rong juga tidak mau ditinggal dan segera memeluk lengan Excel Shimo, dan akhirnya semua wanitanya juga ingin mengikuti Excel Shimo.
Excel Shimo berpikir sejenak dan menganggukkan kepalanya, lalu sedikit berbicara. "Mungkin aku juga butuh kalian untuk mengatur pasukan binatang dan memberikan kabar kepada keluarga kalian perihal situasi wilayah Sayap dan Gunung Daiyu,"
Spontan semua wanita senang dan buru-buru memeluk suaminya secara bergantian. Setelah berpamitan, Excel Shimo menghilang dengan semua wanita dan boneka wayang dihadapan semua orang.
"Buat parameter untuk melindungi kawah berapi, agar tidak sembarangan orang memasuki tanpa ijin." perintah Tu Huang Ti'an kepada pejabat Kerajaan Tu
"Ayo kita ke Istana untuk membahas banyak hal!" ajak Raja Tu yang segera menuju ke Istana.
Sedangkan Excel Shimo berada di Dunia Jiwanya bersama dengan semua wanita, setelah berpelukan dan berbicara sebentar, Excel Shimo kembali keluar dan segera menuju ke wilayah Sayap.
Excel Shimo terbang dengan sangat cepat dan melihat Gunung Daiyu yang gundul. "Humph! Aku akan coba melihatnya, jika memang bisa diselesaikan segera... aku tidak perlu repot-repot menaklukkan wilayah Sayap!" gumam Excel Shimo sambil menggeser arah menuju Gunung Daiyu.
Gunung Daiyu adalah Gunung berapi dan pernah meletus sekali. Setelah meletus, Gunung Daiyu sudah tidak aktif dan menjadi Gunung mati. Geografis nya sangat tandus dan mungkin akibat racun mayat hidup, sehingga pepohonan dan rumput pun tidak ada yang tumbuh.
Excel Shimo berhenti di tepi kawah Gunung Daiyu dan melihat sebuah lubang curam yang agak miring, bisa dipastikan itu adalah pintu menuju dunia bawah tanah.
"Dijaga ketat oleh murid-murid Istana Iblis Timur, terlalu mencolok! Kenapa Dewan Keamanan Benua tidak bertindak dengan bukti yang jelas seperti ini!" gumam Excel Shimo sambil mengamati sambil bersembunyi di bebatuan besar, dia sudah tahu aturan antar benua.
"Kata istriku, di Benua Jiu Zhao juga ada Wali penjaga, kemana mereka?" Excel Shimo bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, dan merasa heran tidak mendengar adanya Wali penjaga dari mulut semua orang di Kerajaan Tu.
__ADS_1