
Chapter 295. Hancurnya Ras Mayat Hidup.
Mendengar pertanyaan suaminya, Gongsun Ling memiringkan kepala untuk melihat wajah suaminya yang memang serius.
"Jelas kenal, beliau adalah guruku," jawab Gongsun Ling yang heran jika suaminya tidak mengenali sosok legenda Ras Phoenix si Dewa Api.
Spontan Excel Shimo melihat wajah Gongsun Ling sambil mengerutkan keningnya, dia tidak menduga istrinya adalah murid si Dewa Api yang sudah masuk dalam daftar hitam, daftar yang akan menjadi target untuk dibunuh.
Dalam sekejap Excel Shimo menenangkan dirinya dan kembali bertanya. "Seberapa besar kamu mengenal gurumu?"
"Sangat kenal, beliau baik dan perhatian kepadaku dan semua murid pilihannya. Memang karakter beliau pemarah dan tidak sabaran, tapi dia juga memiliki sisi lembut saat melatih kita secara pribadi maupun berbicara," Jawab Gongsun Ling dan ada sedikit rasa bangga memiliki guru seperti Dewa Api, dan melihat suaminya yang tersenyum.
"Yakin kamu mengenal baik gurumu?" ujar Excel Shimo yang ingin istrinya tidak salah memandang.
"Kenapa kamu berkata begitu! Jelas aku mengenal beliau dengan baik, bahkan aku sering diperintahkan untuk mengantarkan pesan untuk Istana Iblis--" jawab Gongsun Ling sedikit kesal Excel Shimo meragukan penilaiannya, namun dia baru tersadar akan maksud ucapan suaminya, dan tidak melanjutkan perkataannya.
"Jangan-jangan ...!" seru Gongsun Ling dan An Na secara bersamaan.
"Benar, Istana Iblis Timur berkerjasama dengan si Dewa Api. Informasi ini aku dapatkan dari dua bola kristal inti kehidupan."
Bhuzh...
Excel Shimo mengeluarkan Inti Kehidupan dari Dunia Jiwa.
"Tuan, terima kasih, kami sudah dalam keadaan prima," kata Inti Kehidupan dengan suara yang berubah, suaranya sekarang seperti gadis usia 17 tahun dan bukan lagu suara anak perempuan 8 tahun.
Bola kristal juga telah berubah menjadi warna seputih susu dan mengeluarkan aura positif.
"Bagus. Kalian ceritakan hubungan Dewa Api dengan Chi Yong dari Istana Iblis Timur!" perintah Excel Shimo.
Segera Inti Kehidupan menceritakan semua perihal dirinya yang telah ditipu oleh Dewa Api dan Chi Yong kepada Gongsun Ling dan An Na pun ikut mendengar, hingga dia diperintahkan untuk memproduksi banyak mayat hidup. Tubuh Gongsun Ling bergetar hebat saat mengetahui kebenaran yang selama ini dia tidak sadari.
Seketika Gongsun Ling terduduk di tanah, tubuhnya lemas, dia tidak menduga gurunya yang sudah dianggap ayah telah berbuat biadab, Gongsun Ling mengeluarkan air mata dan penuh kesedihan. An Na memeluk Gongsun Ling agar tenang.
Setelah tenang, Gongsun Ling mengeluarkan Bola 12 Binatang, dia ingin meramal gurunya untuk meyakinkan hati yang kacau.
"Dewa Api bernama Huang Taiji, beri petunjuk semua tentang dia dan apa hubungannya dengan Istana Iblis Timur!" perintah Gongsun Ling kepada Bola 12 Bintang.
Gongsun Ling melemparkan bola itu dan melayang diudara dengan berputar dengan kencang. Setelah beberapa saat, keduabelas bola binatang berhenti berputar dan jatuh.
Kali ini semua Bola 12 Bintang memberikan petunjuk dengan menampilkan informasi.
__ADS_1
"Tidak mungkin!!" pekik Gongsun Ling setelah membaca dan memahami setiap petunjuk bola ramalan.
Excel Shimo dan An Na saling bertukar pandangan, sebab mereka tidak tahu arti dari bola 12 binatang. "Ada apa? Apakah benar dia terlibat?" tanya Excel Shimo dengan rasa penasaran, dia hanya tahu wajah seseorang di bola bintang, yaitu Huang Guang si Dewa Iblis Api Phoenix.
Gongsun Ling menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan secara kasar, lalu dia menatap wajah suaminya dan menggelengkan kepala tanda tak berdaya.
"Benar, guruku terlibat dan dia adalah dalang dari semua kejadian ini ...!" jawab Gongsun Ling dan mengartikan semua arti ramalannya.
Gongsun Ling mengartikan, jika gurunya adalah Huang Guang itu sendiri yang telah berkali-kali bereinkarnasi, sebelum mati Huang Guang atau Huang Taiji selalu menyimpan jiwa-nya dengan tujuan meningkatkan kekuatan dan juga menjalankan misinya rahasianya, setelah pecahan jiwa-nya memiliki kekuatan dengan merebut tubuh orang yang kuat, mereka akan bersatu dan meningkatkan kekuatan secara eksplosif.
Pecahan jiwa Huang Taiji disimpan di lima benua, di Benua Jiang Shan tapi telah dibunuh Excel Shimo. Di Benua Jiu Zhou yang mengendalikan tubuh Feng Yu dan juga telah dibunuh Excel Shimo. Sisanya tersimpan di Benua Sihai, Benua Zhong Hua, Benua Kekacauan, dan semua itu dikendalikan oleh Huang Taiji si Dewa Api.
Yang membuat Gongsun Ling kaget; ternyata Kaisar Iblis adalah Huang Taiji itu sendiri, dan Huang Taiji saat ini juga pecahan jiwa yang telah merebut tubuh orang lain dari Ras Phoenix. Tubuh asli Huang Taiji adalah Kaisar Iblis yang akan dibangkitkan. Pantas jika julukan Huang Guang adalah si Dewa Iblis Api Phoenix, dan Dewa Api Phoenix dari Benua Jiang Shan juga si Kaisar Iblis itu sendiri.
Seandainya pecahan jiwa bersatu dengan Kaisar Iblis, sudah dipastikan kekuatannya sangat mengerikan, mungkin melebihi Ratu Diao Chin. Beruntung Excel Shimo telah membunuh dua pecahan Kaisar Iblis, jika tidak, bencana yang lebih mengerikan akan di alami seluruh kehidupan di alam semesta ini.
Huang Guang si Dewa Iblis Api Phoenix, Huang Taiji si Dewa Api, dan Dewa Api Phoenix memiliki nama yang melegenda di Alam Semesta Kelahiran, dan sudah hidup berjuta-juta tahun lalu, dalam arti rencana kebangkitan Kaisar Iblis sudah sangat lama direncanakan oleh Istana Iblis Timur.
"Jadi begitu ... Ini sangat berbahaya jika tidak segera ditindaklanjuti! Menurutmu, apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan Huang Taiji dan menghentikan rencana mereka. Dengan kegagalan mereka di dua benua, sudah pasti mereka akan melakukan rencananya lebih cepat?" tanya Excel Shimo yang ingin bertukar pendapat dengan Gongsun Ling, dia sangat serius "selain itu, apa tujuan mereka mencari makam Ordo Kegelapan?" sambungnya sebelum Gongsun Ling menjawab.
Gongsun Ling memejamkan mata untuk berpikir dan membuka mata lagi setelah menghembuskan nafas secara berlahan.
Excel Shimo mengangguk dan mendukung rencana Gongsun Ling, selain itu, Excel Shimo juga memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari fragmen peta kuno menuju makam, dimana pedang semesta tersimpan.
"Baik, kita akan menghentikan mereka setelah urusan kita disini selesai. Sekarang, kita akan selidiki ada apa di dalam pintu baja ini, menurut Inti Kehidupan, di dalam adalah ada sumber Api Neraka," kata Excel Shimo dengan meraba pintu baja, saat disentuh mengeluarkan fluktuasi energi.
"Waktu kedatangan mereka tinggal dua dupa, apakah lebih baik kita hancurkan saja dunia bawah tanah ini saja!" Gongsun Ling mengingatkan suaminya.
Excel Shimo terdiam sejenak untuk memikirkannya. "Kamu benar, kita bisa selidik tempat ini lain waktu," jawab Excel Shimo dan mengurungkan niatnya untuk menyerap Api Neraka, "aku akan buat penghalang pintu ini, agar tidak ikut tertimbun saat kita hancurkan tempat ini." sambungnya dengan mengeluarkan batu formasi.
"Apa kamu juga seorang ahli Formasi Array?" tanya Gongsun Ling.
"Hanya diwaktu senggang aku sedikit berlatih!" jawab Excel Shimo yang makin membuat Gongsun Ling penasaran.
Gongsun Ling melihat An Na, dan An Na pun hanya tersenyum tanpa mau bercerita.
"Hah!! Tingkat Dewa Langit!" seru Gongsun Ling yang terkejut dengan formasi yang dibuat Excel Shimo dengan begitu cepat, tampak tidak kesulitan dan sudah terbiasa.
Tanpa memperdulikan ekspresi Gongsun Ling, Excel Shimo melihat istrinya yang sudah selesai memanen, dan mengajak mereka untuk segera kembali. Dengan wajah senang dan menjadi kaya raya dalam sekejap, semua wanita dan Excel Shimo meninggalkan daratan didasar kawah.
Saat keluar, Excel Shimo memasukkan pasukan binatang kedalam Dunia Jiwa.
__ADS_1
"Biar aku yang menghancurkannya!" pinta Gongsun Ling agar segera cepat selesai.
Boom💥...
Ledakan hebat terdengar hingga keluar domain yang dibuat Gongsun Ling dan meruntuhkan dunia bawah tanah beserta infrastruktur Sekte Racun Darah. Semua wanita dan Excel Shimo melayang diatas bekas Sekte Racun Darah, dan kini hanya tinggal sejarah.
Semua orang bersorak-sorai melihat momok bagi Benua Jiu Zhou sudah hancur. Kemudian, Excel Shimo memberikan beberapa bantuan kepada Kerajaan Jiu dan Kerajaan Mu untuk memulihkan kondisi perekonomian dan lain sebagainya. Excel Shimo juga tidak lupa memberikan beberapa pil untuk mertuanya dan sekaligus berpamitan untuk menyelesaikan urusan dengan Istana Iblis Timur. Excel Shimo juga meminta semua orang agar tidak menyebarkan namanya dan juga Identitas kepada pihak luar.
"Saya akan kembali lagi setelah urusan saya dengan Istana Iblis Timur terselesaikan, kalian tetap hidup damai dan saling melindungi," kata Excel Shimo kepada semua orang.
Setelah Excel Shimo selesai berbicara, Raja Chu segera menghampiri dan berbicara perihal putranya. Excel Shimo pun tersenyum dan dia sudah mengira jika Raja Chu akan bertanya.
"Mereka baik-baik saja, hanya saja ... Mungkin telah kehilangan beberapa ingatan akibat racun! Tapi secara keseluruhan mereka baik-baik saja, Ayah Mertua tidak perlu kuatir," ujar Excel Shimo kepada Raja Chu, dan mengeluarkan tiga putra mahkota dan jenderal selatan dari Pagoda Penjara.
Excel Shimo memang belum membunuh keempat orang penting bagi Kerajaan Chu, tapi hanya menghilangkan ingatan mereka tentang pengkhianatan dan sifat buruk.
Dengan memeluk Excel Shimo, Raja Chu menangis seperti seorang anak kecil. Chu Yao yang melihatnya ikut terharu.
Excel Shimo memberikan kesempatan semua istrinya untuk saling mengucapkan perpisahan kepada keluarganya. Setelah waktu akan habis, Excel Shimo mengajak semua istrinya beserta pasukan ular untuk memasuki Dunia Jiwa. Dan sebelum Excel Shimo menghilang dia berbicara lagi dengan semua orang.
"Suatu saat, aku akan menggabungkan seluruh Benua Kelahiran menjadi satu, disaat itu tiba, kalian akan bersamaku untuk selamanya," kata Excel Shimo kepada semua orang dan membuat haru.
"Kami akan menantikan disaat hari itu tiba!" jawab Raja Tu dengan sedikit mata memerah.
Raja Tu dan semua orang terasa berat ditinggal sementara oleh Dewa Binatang.
"Kita akan segera bertemu lagi, Salam."
Swosh...
Excel Shimo menghilang dihadapan semua orang bersama Gongsun Ling dan An Na yang selalu mendampingi suaminya.
"Yang Diramalkan, pasti akan memenuhi janji untuk mengajak kita!" ungkap Raja Niu yang merasa akrab walau baru mengenal Dewa Binatang.
"Kita akan catat sejarahnya yang telah menyelamatkan Benua Jiu Zhou dari ancaman pemusnahan. Semoga panjang umur untuk Dewa Binatang!" sahut Raja Mu dengan membungkuk ditempat terakhir Excel Shimo berdiri, dan mendoakan Excel Shimo, aksinya diikuti oleh semua orang yang ikut memberikan penghormatan.
*****
"Saatnya aku berpetualang lagi ...!"
Swosh...
__ADS_1