God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 234. Bangunnya Tombak Semesta.


__ADS_3

Chapter 234. Bangunnya Tombak Semesta.


Setelah Excel Shimo menceritakan siapa itu Ju Hua, dia segera keluar dari Dunia Jiwa untuk menyelesaikan rencananya tanpa membawa semua istrinya. Excel Shimo meminta semua istrinya untuk berkultivasi dan meningkatkan kekuatan mereka.


Kali ini Excel Shimo tidak menggunakan Api Surgawi, tapi tetap menggunakan Istana Peri untuk membunuh mayat hidup secara diam-diam, dia akan menggunakan lagi Api Surgawi disaat terdesak saja.


"Kemana semua mayat hidup?" gumam Excel Shimo saat tidak melihat lagi mayat hidup di setiap goa.


"Mereka mungkin bersembunyi di dunia bawah tanah, Tuan." sahut Lotus Bao yang juga ikut mencari keberadaan mayat hidup.


"Bisa jadi." kata Excel Shimo sambil mengendalikan Istana Peri untuk turun lebih cepat.


Istana Peri dengan cepat turun menuju dunia bawah tanah, perkiraan kedalaman dari permukaan tanah hingga dasarnya mencapai 30 km. Kedalamannya sudah jelas sangat mengerikan bagi kehidupan yang tidak berkultivasi, bahkan setingkat Grand Master akan berpikir ulang untuk memasuki lubang curam menuju dunia bawah tanah.


Disaat akan mencapai dasar lubang curam, Excel Shimo mulai merasakan suhu lubang curam mulai berubah menjadi hangat, dan semakin dalam semakin panas.


"Tuan, ini adalah karakteristik dari Api Neraka," ujar Lotus Bao yang merasakan panasnya.


Excel Shimo tersenyum senang, mendengar informasi dari Lotus Bao, dan berkata dengan nada penuh semangat. "Kita akan untung besar kali ini, selain energi Yin dari mayat hidup, aura kematian, ternyata ada juga Api Neraka," ucap Excel Shimo dan kembali berbicara, " jika kamu menyerapnya, apa bisa meningkatkan jenis Api Surgawi?" tanyanya dengan rasa penasaran.


"Tidak, Tuan. Api yang memiliki peringkat lebih rendah tidak berdampak besar bagi Api Surgawi, kecuali Api Surgawi melahap jenis yang sama walau peringkatnya lebih rendah...," jelas Lotus Bao.


"Aku mengerti!"


Sebelum Excel Shimo mencapai dasar lubang curam, kembali Lotus Bao berbicara. "Daripada Tuan menggunakan Istana Peri, lebih baik Tuan mencari pengalaman bertarung dan sekaligus mengasah keterampilan yang Tuan miliki," sarannya agar Excel Shimo memiliki banyak pengalaman.


Setelah merenung sejenak, Excel Shimo mengikuti saran Lotus Bao, dengan menyimpan Istana Peri dan mengeluarkan Tombak Semesta. Kemudian, Excel Shimo mengalirkan energi kepada tombaknya untuk mengaktifkan jiwa yang lama tertidur, sambil meluncur ke dasar lubang curam.


Lotus Bao yang mengetahui Tuannya sedikit kaget, tapi ia tidak menghentikan tindakan Excel Shimo, karena ini tahu apa yang direncanakan Tuannya. Selama turun ke dalam lubang curam, Excel Shimo tidak menemukan mayat hidup lagi.

__ADS_1


Semakin lama suhu di dalam semakin panas, namun Excel Shimo tidak terganggu dengan panas Api Neraka, malahan Excel Shimo menyerap suhu panas untuk meningkatkan Galaxi elemen Api.


Wushhh... Tap...


Akhirnya Excel Shimo telah sampai pada dasar lubang curam dan terkejut melihat banyak magma, terkejut sebab Gunung Daiyu seharusnya tidak aktif, tapi apa yang dia lihat magma menggelembung dan seakan-akan ingin keluar dari dunia bawah.


Lalu, Excel Shimo melihat sekelilingnya yang hanya ada lautan magma, ia mengunci alisnya saat sedang berpikir. "Aneh, dengan panas api magma, seharusnya semua mayat hidup tidak mampu bergerak bebas maupun mendekati!"


Raut wajah Excel Shimo yang tadinya serius kini berubah menjadi senang, buru-buru dia menceburkan dirinya sambil tetap memegangi Tombak Semesta.


Byurr...


"Akan aku minum semua magma ini...hahahaha." tawa Excel Shimo yang senang mendapatkan minuman bernutrisi.


"Baru percaya dengan cerita kakak Bao, jika waktu kecil Tuan meminum magma," gumam Xi He yang bersembunyi di dantian dan mendekati Lotus Bao, ia melihat Excel Shimo meminum cairan magma.


"Aneh, kemana magma itu mengalir, kenapa tidak memasuki dantian ini?" ucap Lotus Bao yang heran, lalu ia merasakan energi api magma mengalir pada cela-cela berwarna putih pada jalur vena, Lotus Bao yang penasaran segera mengikuti bersama Xi He.


"Astaga!!" Lotus Bao terkejut saat dirinya mengintip dantian kedua milik Tuannya.


"Jangan masuk, jika kamu tidak ingin kehilangan jiwa," suara Excel Shimo segera mencegah Lotus Bao dan Xi He.


Jika Lotus Bao memasuki dantian keduanya, sudah pasti Galaxi elemen Api akan mengekstrak, mengasimilasi dan mengembalikan kepada Excel Shimo. Jika itu terjadi, Lotus Bao tidak akan lagi memiliki jiwa, dan hanya sebagai Api Surgawi tanpa lagi memiliki jiwa.


Buru-buru Lotus Bao menjauhi saat mendengar suara Tuannya, apalagi dirinya hampir saja tersedot kedalam dantian kedua. Lotus Bao menghela nafas lega dan menjauhi jalur vena menuju dantian kedua.


"Mengerikan!" kata Lotus Bao dan Xi He dengan kompak dan ketakutan.


"Jadi apa ini yang membuat Tuan mampu meningkatkan kekuatan hingga mencapai Jendral Surgawi?" tanya Lotus Bao dengan penasaran.

__ADS_1


"Benar, tapi bukan murni kekuatan-ku, hanya kekuatan sementara," jawab Excel Shimo dengan telepatinya, sambil terus meminum magma dengan rakus, dia juga terus menyerap energi Yin dan aura kematian.


Selain itu, Tombak Semesta terus menyerap energi spiritual milik Excel Shimo. Sama seperti Excel Shimo, Tombak Semesta juga dengan rakus menyerap energi spiritual.


"Pantas Tuan begitu percaya diri mampu membangkitkan jiwa pada tombak itu!" ujar Lotus Bao yang tidak lagi kuatir.


"Humph! Pakai acara rahasia-rahasian dengan kita," celetuk Xi He yang kesal Tuannya yang tidak berkata jujur.


"Tidak sempat sayang!" sanggah Excel Shimo sambil berkata dengan merayu, jelas Xi He senang dipanggil 'sayang' oleh Tuannya.


"Sebentar lagi, Tombak Semesta akan terbangun!" kata Excel Shimo saat merasakan getaran tombaknya semakin kuat.


"Bersiaplah untuk penyatuan, Tuan." kata Xi He yang sudah tahu kehebatan Artefak alami.


Tombak Semesta juga mengeluarkan aura yang menindas sehingga membuat cairan magma berfluktuasi keras. Yang anehnya, cairan magma yang mulai menyusut menampakan sebuah formasi perlindungan dibawah cairan magma.


"Ooh, jadi kalian bersembunyi di dalam sana, pantas aku tidak menemukan kalian," gumam Excel Shimo sambil memegang erat tombaknya yang ingin lepas.


"Tuan, lepaskan saja tombak itu agar menyesuaikan kebangkitan-nya," pinta Lotus Bao, segera Excel Shimo melepaskan tombaknya.


Swosh... Boom... Boom...


Tombak Semesta melesat dengan bebas, disaat saat tombak itu melesat ke langi-langit dunia bawah tanah berguncang hebat dan meledak apapun.


"Grooorrr..." Tombak Semesta meraung keras, dan raungannya mampu membuat formasi pelindung tingkat Peri Benua memunculkan retakan pada dindingnya.


"Hebat!!" puji Excel Shimo sambil bertepuk tangan, dia sangat senang melihat senjatanya penuh kekuatan dan mendominasi.


Merasakan pujian Tuannya, Tombak Semesta semakin sombong, ia segera mencelupkan dirinya ke cairan magma dan dengan lahap menyerapnya. Secara berlahan tombak semesta mulai berubah warna, dari hitam kini berubah menjadi warna keemasan, setiap badan tongkat terlihat retakan yang mengeluarkan magma, tapi itu bukan retakan melainkan ukiran. Ujung tombak berwarna keperakan, antara ujung tombak dan badannya, terbentuk teratai biru dengan 12 daun. Panjangnya 3 meter dengan diameter 5,5 cm.

__ADS_1


"Ooh, jadi kamu ingin pamer bisa meminum juga cairan magma! Ayo kita berlomba... Hahahaha." tantang Excel Shimo kepada Tombak Semesta, dan di anggukan sebagai bentuk respon tombak semesta, Excel Shimo senang memiliki teman bermain.


Dengan rakus Excel Shimo dan Tombak Semesta meminum cairan magma yang luasnya seperti lautan. Lotus Bao dan Xi He sampai tidak bisa berkata-kata dengan aksi Tuannya dan Tombak Semesta.


__ADS_2