
Chapter 371. Laut Selatan.
Setelah masuk dan melihat-lihat isi istana, Excel Shimo berjalan menuju anak tangga yang melingkar, anak tangga berada dibelakang dinding, lebih tepatnya dibelakang patung Ratu Diao Chin.
Excel Shimo menuju ruang kendali istana dan akan mencoba mengontrolnya, dia berpikir, apakah istana ini seperti miliknya dulu sebelum digabungkan dan menjadi Empress Spaceship.
Setelah berada di tengah tower istana tepatnya di pusat kendali, Excel Shimo bersama dua istrinya berhenti dan melihat keseluruhan di luar istana dengan jelas.
Lalu Excel Shimo melihat sebuah panel berbentuk bola dan beberapa tombol merah, karena sudah mendapatkan informasi dari Fairy Lianshi, dia tidak segera mengujinya sebelum semua orang yang berada di luar istana selesai mengumpulkan sumberdaya.
"Pandangan Ratu Diao Chin sangat luar biasa! Apakah dia pernah melihat masa depan, sehingga mampu memprediksi-nya dan membuat pertahanan modern?" tanya Mu Yu Huang sambil duduk di sofa, dia membelai perutnya yang sedikit membuncit, dan disusul Excel Shimo dan Yang Hua.
"Mungkin saja, bahkan dia telah meramalkan ku jauh hari sebelum Ordo Kegelapan menghilang waktu itu!" jawab Excel Shimo.
"Mungkin ini tujuan mertua, untuk membawa kita setelah kamu berhasil menaklukkan seluruh Alam Semesta Kelahiran!" tebak Yang Hua, dia teringat kenapa empat keluarga suaminya ingin membawa semua menantunya untuk dilatih.
Seketika Excel Shimo memeluk erat pinggang kedua istrinya, dia merasakan keengganan berpisah dengan semua istrinya.
Excel Shimo menghela nafas berat saat teringat tentang kehidupan yang akan datang, dimana dia harus mengikuti siklus reinkarnasi berkali-kali.
Yang Hua dan Mu Yu Huang menyandarkan kepala di bahu Excel Shimo dan ikut memeluk pinggangnya. Mereka ikut merasakan kesedihan suaminya yang akan menjalani reinkarnasi berulang-ulang untuk meningkatkan kekuatannya.
"Jutaan tahun (menghela nafas) kita akan bertemu lagi setelah aku selesai ... !" gumam Excel Shimo dan memejamkan matanya.
Di dalam benaknya, dia memikirkan rencana demi rencana yang harus dia selesai dengan cepat. Pertama, membuat Formasi besar di altar. Kedua, dia harus menaklukkan Mahkota Maharaja setelah menyelesaikan di tempat ini. Ketiga, mempersiapkan semua pasukan dan semua pendukungnya untuk melawan Wei Yan, entah kapan mereka akan datang, yang jelas harus tetap mempersiapkan diri.
Keempat, dia harus men-sinkronisasi-kan dua dantian nya agar bisa menerobos ke alam berikutnya setelah tingkat Celestial Supreme. Kelima, menunggu utusan dari Kitab Suci untuk menjemputnya, mengikuti Konferensi Tianwu. Selain mengikuti Konferensi Tianwu untuk meningkatkan kekuatannya, Tian Zhi juga memerlukan banyak sumberdaya seperti berbagai jenis elemen.
Di alam ini, Tian Zhi tidak akan dengan mudah lagi mendapatkan sumberdaya yang dibutuhkan dua puluh empat elemennya, dia juga perlu meningkatkan elemen api hingga menjadi Kaisar Api Surgawi. Jadi, satu-satunya jalan adalah mengikuti Konferensi Tianwu, apalagi dia sudah berjanji.
Rencana ke-enam, menunggu fenomena alam yang akan terjadi 1.000 tahun, dimana akan terjadi Galaksi sejajar. Disaat itulah, mungkin banyak invasi dari alam semesta lainnya yang ingin mengeksplorasi Alam Semesta Kelahiran, yang kebetulan posisinya di tengah dari kesepuluh Galaksi sejajar.
"Jutaan tahun adalah waktu yang singkat bagi kekuatan setingkat kita... Suami, jangan bersedih lagi, kita pasti akan berkumpul lagi!" dengan suara lembut, Yang Hua mencoba menghibur Excel Shimo.
"Coba rasakan ini ... Anakmu juga ikut bersedih!" gurau Mu Yu Huang sambil menunjukan perutnya.
Excel Shimo tertawa saat kedua istrinya mengira dia hanyut dalam kesedihan akan perpisahan suatu hari nanti. Excel Shimo mencium bibir Yang Hua dan Mu Yu Huang secara bergantian dan ... Mereka bertiga berkultivasi ganda di ruang kendali istana.
__ADS_1
Tidak terasa waktu telah lewat sepuluh dupa (5 jam), dimana semua orang telah memasukkan semua sumberdaya yang berada di luar istana dengan bantuan dua Naga Ular. An Na juga telah selesai mencatat semua harta berharga.
Lalu, Excel Shimo mengenakan pakaian setelah puas menghajar lembah surga milik Mu Yu Huang dan Yang Hua. "Kenapa kali ini berbeda!" tanya Mu Yu Huang saat dia merasakan sensasi luar biasa daripada sebelumnya, mencapai puncak berkali-kali tanpa kelelahan dan terus menerus haus tongkat suaminya.
"Ini berkat Bing Nuan yang memiliki tubuh unik, tubuh Demon Succubus, sehingga aku bisa meningkatkan Teknik Dual Cultivation ke Kitab Putih, dan sebentar lagi aku akan tingkatkan menjadi Kitab Emas!" jawab Excel Shimo dengan santainya.
Kedua istrinya terbelalak jika suaminya mampu meningkatkan kualitas teknik pasif, Kitab Hitam saja mereka sudah sering dibuat pingsan karena kenikmatan, sekarang mereka merasakan Kitab Putih membuat ketagihan, bagaimana jika itu Kitab Emas, apa yang akan mereka alami jika berkultivasi ganda?
Excel Shimo mencolek lembah surga Mu Yu Huang dan berbicara saat kedua istrinya sudah membayangkan sensasi apa yang akan mereka alami, dan membuat Mu Yu Huang spontan memeluk suaminya.
"Itu juga akan cepat membuat kalian meningkatkan kekuatan! Aku perlu banyak berkultivasi ganda dengan Bing Nuan agar cepat meningkatkan Kitab nya," kata Excel Shimo dan melepaskan pelukan Mu Yu Huang.
Excel Shimo bersama kedua istrinya turun dari ruang kendali istana untuk menemui semua orang yang akan datang, dan menunggu mereka di singgasana.
Tidak berselang lama, An Na dan semua istrinya datang. An Na segera melaporkan hasil catatannya, dimana banyak sekali harta milik Ordo Kegelapan yang ditinggalkan bagi pewaris tunggal.
Excel Shimo kegirangan saat mendengar tentang bantuan dari Ratu Diao Chin dengan memberikan banyak Boneka Wayang.
Boneka Wayang akan dijadikan pasukan utama barisan kedua setelah pasukan binatang tanpa jiwa.
Setelah mendengar laporan dari An Na, datang keluarga yang bertugas membawa masuk sumberdaya dari luar.
"Aku akan buatkan tempat ini sebagai tempat bersembunyi terakhir kita, dengan menghubungkan portal dimensi!" rencana Excel Shimo untuk mengantisipasi jika ada hal yang tidak terduga terjadi seperti saat lalu.
Rencana Excel Shimo jelas didukung semua orang, Palung terdalam Laut Utara sangat tersembunyi dan cocok untuk tempat persembunyian.
Segera Excel Shimo mengubah istana menjadi kecil, sekecil telapak tangannya.
Dengan bola di panel ruang kendali, Excel Shimo menggerakkan istana meninggalkan tempat persembunyian infrastruktur Ordo Kegelapan. Istana melesat dengan cepat dan membuat semua orang berdecak kagum.
Akhirnya Laut Utara telah selesai di jelajahi oleh Excel Shimo, dia melihat lagi keseluruhan Laut Utara dan dan membuat peta bagi Armada Angkatan Laut.
Kemudian, Excel Shimo menggerakkan istananya menuju pusat Kekaisaran dimana saat ini harus sudah menjelang malam.
Tidak ada yang tahu jika ada istana terbang seukuran telapak tangan.
Segera Excel Shimo membuat istananya menjadi bentuk semula, dengan posisi melayang di atas Istana Dewa Binatang. Spontan semua orang ketakutan, mereka melihat dari bawah seperti pulau melayang yang tiba-tiba muncul dan ada juga lambang Ordo Kegelapan yang disegani banyak orang.
__ADS_1
Istana terlihat dilindungi oleh Formasi besar dan tampak di kejauhan seperti bola berwarna biru muda transparan. Melihat ketakutan semua orang dan banyak pasukan Kekaisaran Shimo yang mulai mengepung, Ming Li Ling, Tu Yueyin Mei dan She Qinglin segera keluar dan mewartakan jika ini adalah Istana utama khusus Dewa Binatang.
Setelah mendengar suara ketiga Dewi-dewi, semua penduduk Kekaisaran sorak-sorai dengan kekaguman. Semua istrinya Excel Shimo yang berada di dalam Istana Dewa Binatang segera berhamburan keluar untuk melihat apa yang didapatkan lagi suaminya.
Excel Shimo tersenyum dan membuka Formasi pelindung Istana Ordo Kegelapan, dan menurunkan anak tangga hingga menyentuh tanah, berhenti tepat di samping Istana Dewa Binatang.
Dengan sigap semua Ratu, Permaisuri dan para Selir memblokir pintu gerbang utama agar menertibkan siapapun, sebab masih banyak harta yang tersebar di seluruh Istana Ordo Kegelapan.
"Aku harus membuat aturan bagi para penduduk agar tidak terlalu sembrono memasuki istana dimasa depan!" kata Xu Qiaofeng si Ratu Barat.
Ya, ini semua karena Excel Shimo yang tidak melarang siapapun untuk menemuinya, siapapun bisa menemuinya setelah melalui beberapa pemeriksaan dan apa tujuannya.
"Benar, Nak, harus ada aturan dan sikap yang tegas bagi siapapun, agar semuanya tertib dan tidak menyepelekan pemerintahan!" dukung Kaisar Yang Dang, dia lebih berpengalaman dalam hal Kekaisaran.
"Iya, atur saja. Tapi jangan terlalu ketat, asal tujuan mereka benar dan jelas!" jawab Excel Shimo yang juga mendukung.
Bagi Excel Shimo, kesejahteraan rakyat jelata sangat utama, tapi dia juga akan bertindak tegas jika ada yang berusaha memberontak dan menggulingkan pemerintahan.
Kemudian, Excel Shimo memerintahkan semua istrinya untuk mengatur semua hartanya, dan memanggil semua pemimpin untuk menemuinya di Istana Ordo Kegelapan.
Excel Shimo membuat pengaturan, dimana Istana Dewa Binatang akan menjadi tempat pertemuan umum dalam mengatur pemerintahan, dan Istana Ordo Kegelapan akan dijadikan tempat pertemuan khusus untuk membahas masalah sangat penting dan juga merupakan domain pribadi Dewa Binatang.
Setelah mengatur banyak hal bersama para raja dan juga pemimpin Benua Kelahiran, saatnya Excel Shimo mengutarakan kepada semua orang perihal tujuannya, yaitu membuat Formasi besar. Sayangnya, masih banyak yang belum datang karena begitu luasnya wilayah Kekaisaran Dewa Binatang.
Excel Shimo yang terlihat malas mengatur pemerintahan, akhirnya Yang Hua beserta semua istrinya mengambil alih, dan akan melaporkan hasilnya saja.
"Kabari aku jika semua ahli sudah berkumpul!"
Excel Shimo bernafas lega dan buru-buru kabur dari Istana Ordo Kegelapan setelah sedikit memberikan pesan, dia hanya mengajak Liu Hualien dan Bing Nuan. Semua orang menertawakan Excel Shimo yang seperti anak kecil lepas dari kewajibannya.
Setelah Yang Hua dan semua orang rapat semalaman, keesokan harinya semua mulai bergerak dan melakukan sesuai perintah Yang Hua dan Yang Xiaoping sebagai wakil Kaisar Shimo.
Sedangkan Excel Shimo menuju Gunung Es Abadi, dia telah berada di puncak gunung dan melihat kearah Laut Selatan. Di puncak Gunung Es Abadi, telah dibangun menara pengawas perairan, dan dijaga oleh beberapa orang. Tidak ada yang tahu jika Excel Shimo datang berkunjung.
Di bangunnya menara pengawas perairan karena perintah Excel Shimo, dari puncak Gunung Es Abadi, wilayah Laut Selatan dan Barat bisa dipantau dengan jelas.
Di Laut Selatan, banyak cerita yang penuh misteri, banyak para Dewa dan Dewi meregang nyawa saat ingin menjinakkan Mahkota Maharaja, dan dimana mayatnya juga tidak pernah diketemukan.
__ADS_1
"Aku baru tahu jika ini adalah tempat pemakaman orang yang ingin menundukkan Mahkota Maharaja," gurauan Bing Nuan sambil memeluk lengan Excel Shimo.