
Chapter 469. Jebakan Sukses.
"Aku bidik tembok pertahanan mereka. Adik Mei, kamu bidik itu perwira. Adik Lien, kamu ledakan tubuh para prajurit!" She Qinglin membuat pengaturan kepada gengnya. Lalu suara siulan anak panah melesat kearah targetnya...
Boom... Boom... Boom...
Anak panah energi spiritual setingkat Half Alfa menghancurkan tembok pertahanan musuh seperti kerupuk, prajurit seketika hancur berkeping-keping, tubuh perwira tinggi juga meledak terkena anak panah energi.
Ledakan hebat membuat Dewa Utara kaget dengan melemparkan cangkir arak, dia langsung melesat ke tembok pertahanan. Huo Tuo dan yang lainnya segera berhamburan keluar dari tenda menuju pintu gerbang masuk.
Liu Hualien dan gengnya segera kabur setelah menghancurkan tembok pertahanan dan membunuh perwira tinggi beserta banyak prajurit yang berada di luar tembok pertahanan. Mereka bertiga segera kabur melalui ruang bawah tanah sebelum Dewa Utara mengetahuinya. Mereka tertawa senang setelah membuat kekacauan.
Huo Tuo, Dewa Utara dan semua pemimpin jelas marah. Huo Tuo segera memerintahkan Dewa Utara dan yang lainnya untuk segera bergerak menguasai pertahanan pertama Benua Kelahiran.
Segera Dewa Utara dan yang lainnya memimpin pasukannya dan menyisakan lima ratus ribu prajurit untuk menjaga armada kapal angkasa. Tinggal pemimpin Klan Nanggong menjaga markas sementara.
Di Empress Spaceship, Excel Shimo tersenyum melihat aksi ketiga istrinya yang membuat kekacauan. Lalu dia keluar dari Empress Spaceship bersama kedua ratunya, dia akan mengaktifkan Formasi Pentagram yang bahan-bahannya telah dimodifikasi...
Excel Shimo melayang di tengah wilayah kekaisaran, lalu mengalirkan energi spiritual pada titik bendera Formasi Pentagram yang telah tertanam melingkari Benua Kelahiran...
Setelah aktif, Formasi Pentagram muncul dinding tak kasat mata menyelimuti wilayah kekaisaran. Kemudian, Excel Shimo dan kedua ratunya merangsek ke benteng pertahanan pertama, dia ingin melihat seberapa hebat efek Formasi Pentagram yang telah dimodifikasi setelah musuh masuk.
"Yang Mulia Kaisar, Yang Mulia Ratu."
Sapa Perwira Tinggi Kerajaan Han yang bernama Han Lai saat Excel Shimo, Yang Hua dan Yang Xiaoping baru tiba di benteng pertahanan. Excel Shimo mengangguk, lalu dia melihat kearah Benua Sihai.
"Apakah semua sudah siap?" tanya Excel Shimo kepada Han Lai.
"Semua sudah berada di posisinya masing-masing, Yang Mulia. Menara Petir dan Turret Punch juga telah siaga penuh semenjak semalam!" jawab Han Lai.
Benteng pertahanan pertama sejak lama lebih difokuskan dalam pembangunan Menara Petir dan Turret Punch. Di benteng pertahanan telah siap pasukan yang berjumlah dua ratus lama puluh ribu prajurit, angka yang sedikit jika dibandingkan dengan lawan yang akan menyerang. Saat ini pasukan sedang bersembunyi dalam Formasi Penghalang dan akan menyerang saat musuh lolos dari jebakan ruang bawah tanah.
Formasi Pentagram yang telah dimodifikasi mampu menciptakan beberapa formasi; Formasi Ilusi dan Formasi anti terbang. Excel Shimo mengeluarkan segala pengetahuannya tentang Formasi Array untuk mengatasi lawan yang kuat...
Excel Shimo dan kedua ratunya yang tiba di benteng pertahanan pertama diketahui oleh para raja-raja dan jenderal, mereka dengan tergesa-gesa menghampiri kaisar-nya.
Kedatangan Excel Shimo dan ratunya jelas menarik perhatian pasukan dan semakin membuat mereka bersemangat. Jarang sekali seorang kaisar mau mendatangi benteng pertahanan pertama yang menjadi bulan-bulanan serangan lawan, apalagi saat ini dalam keadaan siaga tempur.
"Yang Mulia...." Semua raja-raja dan jenderal menyapa.
"Santai saja! Aku sudah aktifkan Formasi Pentagram, jadi kalian semua jangan kuatir. Lakukan sesuai rencana kita," kata Excel Shimo kepada mereka, "baiklah, aku akan memeriksa benteng pertahanan wilayah Kerajaan Long." lanjutnya.
Segera Excel Shimo dan kedua ratunya meninggalkan benteng pertahanan pertama wilayah Kerajaan Han. Tidak butuh waktu lama dia telah tiba melayang di atas benteng pertahanan pertama wilayah Kerajaan Long.
"Semoga saja Formasi Pentagram mampu menahan kekuatan tingkat True Theta!" harap Yang Hua saat melihat Perwira Tinggi dan pasukannya dalam siaga penuh.
Excel Shimo mengangguk paham, dia juga berharap Formasi Pentagram mampu menahan gempuran kekuatan True Theta, sebab ini juga baru pertama kalinya Excel Shimo membuat Formasi Pentagram setingkat True Theta yang telah dimodifikasi.
__ADS_1
Liu Hualien dan gengnya keluar dari ruang bawah tanah di dalam benteng pertahanan dan langsung menuju tembok pertahanan, mereka bertiga berdiri di atas pintu gerbang dengan menyiapkan busurnya.
Perwira Tinggi Kerajaan Long segera menghampiri mereka bertiga, memberikan hormat dan ikut berdiri di samping She Qinglin. Perwira Tinggi memerintahkan Menara Petir dan Turret Punch bersiap-siap.
Liu Hualien dan gengnya tidak tahu suaminya berada diatasnya. Excel Shimo tersenyum melihat keaktifan ketiga istrinya itu yang enggan diam sejenak.
"Selama kamu pergi ke Benua Cahaya, mereka telah banyak membuat beberapa petinggi mengeluh karena mendapatkan banyak laporan dari para pengusaha rumah makan, mereka bertiga selalu meminta banyak hidangan istimewa tanpa mau membayar, mereka beralasan sebagai permaisuri harus dilayani dengan gratis!" Yang Hua mengadu, Excel Shimo tertawa pelan dan tidak marah.
Walaupun Liu Hualien dan gengnya membuat masalah, Kekaisaran Shimo telah mengganti segala biaya kerugian yang telah dibuat oleh ketiga istrinya yang suka membuat onar.
Disaat Excel Shimo dan kedua ratunya mengobrol, Huo Tuo dan pasukannya telah tiba, terpaut jarak tiga kilometer. Huo Tuo membagi pasukan menjadi dua bagian, menyerang wilayah Kerajaan Han dan Kerajinan Long. Huo Tuo sendiri hanya mengawasi dibelakang bersama Dewa Utara dan Dewa Matahari beserta lima ratus ribu prajurit. Sedangkan empat Patriark Klan Kuno ikut menyerang bersama pasukannya.
Excel Shimo mengeluarkan sepuluh boneka wayang bersayap dan memerintahkan mereka untuk mendukung benteng pertahanan pertama Kerajaan Han.
"Pegang aku!" pinta Excel Shimo kepada kedua ratunya.
Yang Hua dan Yang Xiaoping segera memeluk lengan kiri dan kanan Excel Shimo. Kemudian Excel Shimo berubah menjadi angin, dia bergerak mendekati di belakang ketiga istrinya si pembuat onar.
"Mereka datang," kata Tu Yueyin Mei kepada gengnya saat telinga kelinci bergerak-gerak, tanda respon jika bahaya mendekat, lalu membidik sasarannya.
She Qinglin dan Liu Hualien juga mengangkat senjata busurnya dan membidik musuh yang baru bergerak.
Excel Shimo berkomunikasi dengan Yang Xiaoping untuk memerintahkan Zhu Nuwa dari Ras Mermaid untuk segera memobilisasi pasukan air untuk meledakkan ruang bawah tanah yang berada di bawah armada kapal angkasa milik musuh.
Yang Xiaoping segera berkomunikasi dengan Peri Laut dan Peri Samudera untuk segera bergerak sesuai rencana, saat benteng pertahanan pertama mulai berperang...
"Jangan tembak dulu sebelum musuh masuk ke area jebakan ruang bawah tanah!" cegah Excel Shimo kepada ketiga istrinya si pembuat onar sebelum melepaskan anak panah.
"Suami, kamu dimana?" Liu Hualien mencari suaminya, padahal suaranya tadi tepat dibelakang tapi tidak melihat apapun.
Excel Shimo dan kedua ratunya tersenyum. Lalu Yang Hua mencolek hidung Liu Hualien. Spontan Liu Hualien berteriak "Meong!" dan langsung bergerak mundur dengan waspada.
Jelas mereka berempat tidak tahu jika Excel Shimo Shimo dan kedua ratunya menjadi angin, kecuali Jing Ehuang yang menertawakan reaksi Liu Hualien.
"Jika kamu mau melihat Dewa Binatang, makan saja Buah Yang Melegak-- argh!" celetuk Jing Ehuang kepada ketiga wanita pembuat onar.
Bang... Bang...
Tu Yueyin Mei langsung memegang ekor Jing Ehuang yang sedang bertengger di bahunya, lalu membantingnya berulang-ulang. Akhirnya Excel Shimo menampakkan diri karena tidak tahan menahan tawa.
Tu Yueyin Mei melepaskan ekor Jing Ehuang dan melompat memeluk Excel Shimo...
"Huff! Menyebalkan, lagi-lagi ekor kesayangan ku menjadi korban ketidaksopanan semua orang!" sungut Jing Ehuang sambil merapikan ekornya dengan paruh.
Ya, jelas siapa yang mau makan Buah Yang Melegakan, baunya saja sudah menyengat apalagi dimakan...
Perwira Tinggi Kerajaan Long menahan tawa, dia langsung memberikan hormat dan salam kepada Kaisar-nya.
__ADS_1
Kemudian, Excel Shimo memberitahukan kepada Perwira Tinggi seperti yang dikatakan saat berada di benteng pertahanan Kerajaan Han. Perwira Tinggi yang bernama Long Wang jelas senang dan bersemangat.
Long Wang segera memberitahukan kepada pasukan dan juga perwira menengah serta perwira rendah tentang Formasi Pentagram yang telah aktif. Kedatangan Kaisar Shimo jelas membuat pasukan makin bersemangat.
"Lihat musuh telah masuk ke dalam area jebakan ruang bawah tanah!" seru Liu Hualien yang tidak sabaran melepaskan anak panah.
"Tunggu dulu sampai mereka berada dekat dengan penghalang ranjau kayu!" ujar Excel Shimo sambil membelai rambut Liu Hualien.
Ranjau-ranjau kayu yang berbentuk 'X' yang membentang lurus sengaja dibuat untuk menandai area jebakan...
...****************...
Sedangkan Patriark Klan Yue yang menuju benteng pertahanan Kerajaan Long terkejut saat terbang merasakan tekanan kuat, sehingga dia dan pasukannya tidak bisa terbang. Mau tidak mau Patriark Klan Yue, Klan Chu dan pasukannya harus mengeluarkan tunggangan binatang Kirin.
Patriark Klan Gongsun, Patriark Klan Ming juga mengalami hal yang sama, saat terbang menuju benteng pertahanan Kerajaan Han, mereka dan pasukannya juga tidak bisa terbang. Mereka pun mengeluarkan tunggangan yang sama, binatang Kirin. Sedangkan pasukannya menggunakan Kuda terbang, Kuda terbang juga tidak bisa mengepakkan sayapnya.
Huo Tuo yang mengawasi tidak tahu jika bawahannya tidak mampu terbang, dia hanya melihat mereka masih terbang dengan banyak pasukan, tampak normal dimata.
"Master, kenapa tidak menunggu pasukan Jenderal Surgawi datang?" tanya Dewa Matahari, dia bertanya karena Huo Tuo tidak sesuai dengan ucapannya yang akan menyelidiki kekuatan lawan dan menyerang setelah pasukan Jenderal Surgawi telah tiba di Benua Kelahiran.
"Aku hanya ingin memancing Dewa Binatang keluar dari kandangnya. Ini juga bentuk dari penyelidikan kekuatannya!" jawab Huo Tuo, padahal dia tadi sempat emosi ketika Liu Hualien dan gengnya menghancurkan tembok pertahanan serta membunuh banyak pasukannya, lalu dia spontan memerintahkan bawahannya untuk segera menyerang.
Selain itu, Huo Tuo juga ingin mengukir prestasi agar Master Wei Yan terus bergantung kepadanya. Sayangnya, Huo Tuo tidak tahu kekuatan Dewa Binatang saat ini yang telah melampuinya.
Boom... Boom...
Suara ledakan hebat ketika Huo Tuo melihat para Patriark Klan Kuno dan pasukannya menyerang benteng pertahanan pertama. Mereka bertiga dan pasukan yang berjumlah lima ratus ribu melihat lawan di bombardir dengan serangan energi spiritual.
Huo Tuo menyeringai saat pasukannya dengan mudah membuat kocar-kacir pasukan lawan. Tembok pertahanan Kerajaan Long dan Kerajaan Han hancur berkeping-keping.
"Terlalu mudah ... Masih bocah dan belum tahu bagaimana mengatur strategi dan persiapan perang!" ujar Dewa Utara yang menganggap Dewa Binatang tidak berpengalaman dalam segala hal, dia melihat empat Patriark Klan Kuno hanya berdiri sambil memberikan arahan kepada pasukannya.
"Menara Turret mereka juga sangat lemah, padahal sumberdaya alam benua ini sangatlah banyak!" sahut Dewa Matahari yang melihat bangunan Menara Turret dengan mudah diserang dan dihancurkan, seharusnya dengan sumberdaya yang melimpah, Dewa Binatang mampu membangun infrastruktur penting yang kokoh, pikirnya.
Huo Tuo dan Dewa Utara mengangguk setuju dengan ucapan Dewa Matahari. Jika Benua Kelahiran berada di dekat Benua Shen Zhou, sudah pasti sumberdaya alamnya akan habis dijarah oleh banyak kekuatan dan kultivator, namun yang mereka lihat Benua Kelahiran tampak tidak banyak dieksploitasi ...
Sayangnya, Huo Tuo, Dewa Utara dan Dewa Matahari tidak mengetahui jika apa yang mereka lihat adalah Formasi Pentagram yang telah dimodifikasi. Seandainya Taois Zouma masih hidup, dia akan mudah melihat Formasi Pentagram, sebab dia juga seorang ahli Formasi Array. Dewa Utara juga seorang ahli Formasi Array tapi tingkatannya masih rendah, dibawah tingkat Prajurit Surgawi.
...****************...
"Ledakan ruang bawah tanah!" Perintah Perwira Tinggi Kerajaan Long kepada prajurit yang telah berada di ruang bawah tanah.
Para prajurit meledakkan ruang bawah tanah dengan meriam yang berbahan bakar Batu Roh, suara "Boom... Boom...!" terdengar di luar. Seketika ruang bawah tanah runtuh saat pasukan musuh sudah berada di atasnya.
Pasukan penunggang Kuda langsung amblas ke ruang bawah tanah, demikian juga dengan kedua Patriark Klan Kuno. Mereka seperti masuk ke dalam kolam penyembelihan. Patriark Klan Kuno beserta pasukannya segera melompat sekuat tenaga. Namun...
"Tembakan Menara Petir dan Turret Punch!" perintah Perwira Tinggi sebelum musuh keluar dari ruang bawah tanah.
__ADS_1
Cedarrr... Cedarrr... Boom... Boom...
Menara Petir dan Turret Punch melepaskan serangan bertubi-tubi kepada musuhnya yang berada di ruang bawah tanah. Liu Hualien dan gengnya segera mengikuti dengan melepaskan anak panahnya dengan brutal...