
Chapter 407. Raja Mayat Hidup (2).
Setelah perenungan, Excel Shimo menyadarkan semua orang dari banyak pemikiran akan ucapannya. Semua orang menatap wajah Dewa Binatang yang masih muda tapi memiliki pemikiran tua.
Semua orang merasa jika Excel Shimo telah hidup lama, dan dirinya saat ini adalah reinkarnasi, buktinya juga mendukung, usia muda sudah mencapai Half Alfa, jika bukan karena pengetahuannya dimasa lalu tidak mungkin bisa mencapai setingkat ini di usia kurang dari kepala empat.
Selain kekuatan yang meningkat drastis, di bidang profesi seperti Alkemis dan beast Tamer juga sudah melebihi ahli yang lebih tua, seperti Jin Shou.
"Persiapkan diri kalian, saling menjaga dan jangan ragu untuk bertindak. Takut berlindung lah di belakang rekan dan sebaliknya! " perintah Excel Shimo saat jarak pasukan Raja Mayat Hidup sejauh lima ratus meter.
Segera Excel Shimo maju di barisan terdepan bersama Raja Singa, sedangkan Jing Ehuang tetap bertengger di bahu kanan Excel Shimo. Di belakang Excel Shimo ada dua ketua, barisan ketiga duo Dewi dan Moon Qiang, barisan keempat Bunga Wangi, Dong Jingying dan tim yang lainnya.
Excel Shimo memejamkan mata sambil mengangkat tangan kiri ke atas, lalu secara berlahan muncul senjata busur yang terlihat samar dengan warna biru transparan.
Semua orang yang berada di belakang jelas melihat, mereka lagi-lagi dibuat berdecak kagum dengan perbuatan Excel Shimo yang selalu dipenuhi kejutan.
"Wow! Ini busur jenis apa? " seruan Jing Ehuang yang selalu saja tidak pernah memendam pikiran disaat ingin tahu.
"Ini juga terbuat dari energi alam, seperti Artefak Alami, bermula juga dari alam! " jawab Excel Shimo yang lagi-lagi menambah wawasan bagi semua orang.
"Apakah ini juga akan menjadi Artefak Alami?" tanya Jing Ehuang yang mewakili pemikiran semua orang.
"Bisa, tapi membutuhkan proses lama dan juga energi alam yang sangat besar! " jawab Excel Shimo yang perkataannya selalu saja mengalir seperti air di sungai.
Excel Shimo membidik pasukan binatang mutan, dan muncul anak panah energi alam di atas semua orang, tidak terasa dan juga tidak diketahui oleh mereka. Tapi Jing Ehuang lagi-lagi mengetahuinya dan kembali berseru.
"Wow! Apakah anak panah transparan diatas juga terbuat dari energi alam? "
Semua orang mendongak dan melongo saat melihat banyak anak panah tanpa mereka rasakan pancaran energinya saat muncul.
"Benar."
Jawaban singkat Excel Shimo sambil menarik tali busur yang tidak terlihat mata biasa hingga busur melengkung. Semua orang melihat dengan mata biasa tidak akan terlihat, dengan Mata Dewa baru terlihat transparan, sayangnya di Hutan Mistik menghalangi Mata Dewa setiap orang.
Di kejauhan suara anjing menggonggong terdengar sambil mereka berlari, kelelawar mutan juga berlari menggunakan kaki dan tangan, mereka tidak bisa terbang walaupun memiliki kekuatan setingkat Prajurit Surgawi.
Semua orang semakin serius dan mengalirkan energi di setiap senjatanya.
Wus... Wus...
Anak panah energi alam melesat menuju target yang telah Excel Shimo kunci saat melepaskan tali busurnya.
Pasukan binatang mutan jelas tidak mengetahuinya, sebab tidak ada aura serangan anak panah seperti biasanya.
Boom... Boom...
Terdengar rentetan ledakan energi ketika anak panah menghujani binatang mutan. Barisan terdepan pasukan binatang mutan kocar-kacir dan menghindari secara acak, tapi anak panah energi alam yang menguncinya seperti memiliki mata, dan meledakkan tubuh mereka.
Kembali semua orang melongo melihat perbuatan Dewa Binatang yang selalu saja membuat kagum. Lalu, mereka melihat Excel Shimo menarik tali busur dan lagi-lagi muncul ribuan anak panah energi alam di atas...
Boom... Boom...
__ADS_1
Sekali lagi anak panah menghujani binatang mutan tanpa mampu menghindari serangan. Berhubung pasukan binatang mutan yang mencapai ratusan ribu, mereka yang tidak dikunci Mata Langit semakin mendekati.
Segera Excel Shimo membuyarkan busurnya menjadi energi alam lagi, dan kali ini dia menggunakan kedua tangannya.
Kedua tangan dia gerakan ke bawah dan naik, lalu terdengar tanah mulai bergetar hebat dan muncul gelombang bergulung-gulung setinggi dua belas meter seperti tsunami.
Kemudian, dengan gerakan kedua telapak tangan terbuka, Excel Shimo seperti melemparkan gelombang tanah mengarah ke arah binatang mutan.
Gelombang tanah bergulung-gulung dan melahap binatang mutan, sebagian melompati tapi tetap saja tidak mampu melewati gelombang tanah.
Jin Shou dan Tsai Li-Liang tidak mau ketinggalan mereka mengaktifkan cincin roh berwarna hitam, dan juga mengeluarkan basis kultivasi level sepuluh. Cincin roh hitam milik Jin Shou perwujudan Kera Batu, sedangkan Tsai Li-Liang perwujudan Laba-laba hitam.
Kedua tangan mereka mengepal dengan sedikit direntangkan, kemudian cincin roh mereka menyatu dan membuat kekuatan mereka meningkat drastis. Segera kedua ketua itu melesat melawan binatang mutan yang lolos dari gelombang tanah.
Boom💥... Boom💥...
Dengan semangat kedua orang itu menyerang tanpa kuatir. Tim Dewi Lou dan Tim Bunga Wangi juga tidak ketinggalan, melihat seniornya tidak takut, mereka menjadi bersemangat untuk menguji cincin roh berwarna hitam yang baru dimiliki.
Semua binatang peliharaan meraung-raung dan ikut menyerang musuhnya.
"Kalian tetap berada di belakang mereka, biarkan aku yang melawan Raja Mayat Hidup?" perintah Excel Shimo kepada semua tim, dia segera duduk di punggung Raja Singa dan membuat Jing Ehuang bersemangat.
Moon Qiang melihat Jing Ehuang ikut dengan kekasihnya menjadi cemburu, dan akhirnya mau tidak mau dia hanya bisa bersama tim.
Boom💥... Boom💥...
Excel Shimo sambil terbang melepaskan serangan kepada binatang mutan dengan kedua telapak tangannya, dia ingin mengurangi jumlah pasukan binatang mutan.
Sedangkan Raja Mayat Hidup melihat Dewa Binatang juga tidak tinggal diam, dia menghentakkan kakinya di tubuh Werewolf untuk terbang menyambut musuh.
"Dia mendekat! "
Excel Shimo memicingkan matanya dan melihat kekuatan Raja Mayat Hidup berada pada tingkat Half Alfa level 90. Sedangkan Werewolf berada di level 69, lebih tinggi satu level dari Raja Singa.
Segera Excel Shimo mengeluarkan armor khusus binatang dan meletakkan ditubuh Raja Singa. Segera seluruh tubuh Raja Singa terlindung jirah perang, seperti pasukan binatang miliknya di Benua Kelahiran. Seketika kekuatan Raja Singa naik dua level berkat jirah perang.
"Roar...!!" auman Raja Singa saat kekuatannya meningkat, "terimakasih, Dewa Binatang."
Jing Ehuang yang melihatnya jelas iri dan berkata:
"Aku mana, kan aku juga akan bertarung! "
Excel Shimo terkekeh dan mengeluarkan sebuah kalung perak, lalu dia pasangan di leher Jing Ehuang, setelah itu dia berbicara:
"Gunakan kesadaran-mu untuk menandai kalung ini, dan kamu akan tahu kegunaannya."
Segera Jing Ehuang mengikuti perkataan Excel Shimo dan tidak berselang lama tubuhnya terselimuti cahaya. Lalu, tubuhnya telah terpasang jirah perang binatang, bahkan sayapnya pun terlindung seperti Raja Singa.
Merasa menjadi kuat karena jirah perang, tubuhnya berubah sebesar dua kali ukuran burung Elang, lalu dia menukik untuk menyerang binatang mutan.
Sedangkan Excel Shimo dan Raja Singa melesat kearah Raja Mayat Hidup.
__ADS_1
Raja Mayat Hidup menyeringai ketika melihat kekuatan Dewa Binatang di level 41, terpaut jarak 49 level darinya, dia yakin mampu mengalahkannya dengan mudah.
Excel Shimo memang hanya naik satu level selama dua puluh hari ini, tapi itu sudah pencapaian terbaik jika dibandingkan dengan kultivator manapun, walaupun hanya meningkat satu level, pemahamannya tentang Kultivasi Jalan Hidup Alam meningkat, sebab itu Excel Shimo bisa memberikan penjelasan kepada semua orang.
Karena keyakinannya bisa mengalahkan Dewa Binatang, Raja Mayat Hidup tidak mengeluarkan senjata andalannya, tiga pedang, dia memberikan nama pedang dengan sebuah Pedang Pencabut Nyawa.
Di kejauhan, Raja Mayat Hidup melihat Dewa Binatang mengangkat tangan kanan dengan jari terbuka. Tiba-tiba dia merasakan tekanan di sekitar tubuhnya saat melesat kearah Dewa Binatang, secara naluri Raja Mayat Hidup mengeluarkan perisai energi untuk melindungi tubuh dan tunggangannya.
"Aneh, kekuatan apa yang dia gunakan? " batin Raja Mayat Hidup yang merasa lebih baik setelah melindungi tubuhnya dengan energi.
Keanehan yang dilihat oleh Raja Mayat Hidup karena tidak melihat fluktuasi energi di tangan Dewa Binatang, tapi mampu memberikan perasaan bahaya.
Namun, tidak berselang lama, dia merasakan perubahan suhu disekitarnya dan memperlambat pergerakan Werewolf. Tidak berselang lama, Raja Mayat Hidup melihat samar-samar cahaya ber-kelap-kelip seperti kunang-kunang dan bergerak mendekatinya.
Cahaya seperti kunang-kunang itu adalah energi alam yang memadat. Disaat cahaya kunang-kunang bersentuhan dengan perisai energi, cahaya itu menyerap energi perisai dan secara berlahan mulai memudar.
Sudah yakin akan bahaya dari cahaya kunang-kunang, secara naluri Raja Mayat Hidup memperlambat pergerakan Werewolf untuk mengeluarkan Pedang Pencabut Nyawa, dia berniat melakukan serangan jarak jauh untuk mengganggu Dewa Binatang.
Sling...
Suara pedang keluar dari sarungnya, dua tangan memegang pedang dan satu pedang melayang di atas Raja Mayat Hidup, dengan gerakan kedua tangan disilangkan keluar energi penghancur berbentuk 'X' melesat kearah Dewa Binatang. Tidak berhenti disitu, Raja Mayat Hidup menggerakkan kedua pedangnya kearah depan seperti menghunus, dia ingin memberikan serangan ganda.
Pedang yang melayang diatas Raja Mayat Hidup melesat berbarengan dengan dua pedang yang terbuat dari energi spritual, dan lebih cepat dari serangan pertamanya.
Dengan tangan kanan masih di atas, Excel Shimo merentangkan tangan kiri ke depan, lalu dengan gerakan siku sedikit ditekuk dia menghentakkan tangannya ke depan, bertujuan membalikkan serangan lawan.
Bang... Bang, Bang, Bang. ..
Suara rentetan benturan tertahan ketika serangan Raja seakan-akan dihentikan oleh energi yang tak kasat mata, serangannya melambat tapi tidak mengurangi daya penghancur-nya.
Raja Mayat Hidup jelas tercengang, dia segera pulih saat serangannya tiba-tiba berhenti, dan bergerak pelan untuk balik menyerangnya. Tidak ingin terkena serangan sendiri, dia menghunuskan pedangnya untuk memberikan tekanan agar serangannya kembali pada target.
Bang... Bang, Bang...
Kembali suara benturan terendam saat kedua petarung saling menekan, secara berlahan serangan energi spiritual Raja Mayat Hidup mulai bergerak menuju Dewa Binatang.
Mendapatkan perlawanan, Excel Shimo menekuk lima jari tangan kanan untuk melakukan gerakan meremas...
Sedangkan, Raja Mayat Hidup yang merasa di atas angin karena menang beradu kekuatan penekanan, dia menghina Dewa Binatang:
"Cih!! Sudah tahu terpaut jarak level yang jauh masih saja ingin beradu ke-ku-at--!! "
Sebelum Raja Mayat Hidup menyelesaikan menghina, dia syok saat melupakan cahaya kunang-kunang yang telah menyerap habis energi perisai. Dengan dikelilingi banyak cahaya kunang-kunang, dia makin syok saat cahaya kunang-kunang bergerak cepat kearahnya dengan jarak sangat dekat.
Boom💥 Boom💥
Suara rentetan ledakan ketika cahaya kunang-kunang menghujani tubuh Raja Mayat Hidup dan tunggangannya, dan menghancurkan apapun disekitarnya.
Karena serangan pertama Raja Mayat Hidup tidak lagi mendapatkan penekanan, Excel Shimo menghentakkan lagi tangan kirinya, dan segera serangan pertama dari Raja Mayat Hidup balik menyerang diri sendiri.
Boom💥... Boom💥...
__ADS_1
Ledakan sangat keras saat serangan pertama menyusul mengenai Raja Mayat Hidup. Gelombang kejutnya membuat tubuh pasukan binatang mutan yang berada di bawahnya seketika hancur berkeping-keping.
Tidak ada yang tahu bagaimana nasib Raja Mayat Hidup yang terkena serangan bertubi-tubi, sebab asap tebal menutupi areanya.