God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 64 Musuh Bersama.


__ADS_3

Chapter 64 Menaklukkan Hutan Penguasa (3), Kebencian terhadap dua kerajaan.


Loi Annchi terus memeluk lengan kekasihnya, dan juga ikut menunggu Raja Kera Emas selesai menyetabilkan fondasinya.


"Makanlah buah Persik itu, buah itu juga mampu meningkatkan hingga 2 level, agar kamu bisa segera menerobos ke tingkat Saint!" pinta Excel Shimo kepada Loi Annchi, sambil berjalan mendekati pohon yang rindang.


Kemudian, Excel Shimo duduk bersama Loi Annchi, dan bersandar pada batang pohon.


"Baik."


Segera Loi Annchi mengeluarkan 1 buah Persik, dan memakannya dengan lahap.


Melihat Raja barunya sedang duduk, anak buah Raja Kera Emas berbondong-bondong mendekati Excel Shimo. Mereka melayani Excel Shimo dengan baik, mereka juga kagum dengan ketampanan Raja baru mereka, sekaligus mengagumi kehebatan Raja mereka.


Mereka memberikan banyak buah-buah yang hanya tumbuh di Hutan Penguasa, khususnya buah yang hanya tumbuh di Gunung 5 Jari. Excel Shimo dengan ramah memakan satu per satu hidangan yang disuguhkan itu.


"Jaga aku saat akan menerobos." pinta Loi Annchi yang telah menghabiskan 1 buah Persik, dan merasakan dantiannya penuh energi yang padat.


Lalu Loi Annchi sedikit menjauhi kekasihnya, agar saat terobosan tidak terganggu.


Klik... Bhuzhh...


Segera Excel Shimo menjentikkan jarinya, spontan Loi Annchi terkejut, sebab ia melihat Excel Shimo membuat Formasi Array pelindung.


"Hmm... " Loi Annchi hanya geleng-geleng kepala, ia merasa tidak berdaya melihat kejeniusan kekasihnya.


Segera Loi Annchi duduk bersila dan membuang segala pikiran yang menganggu. Dengan meletakkan kedua tangan yang bertumpuk pada lututnya, Loi Annchi memejamkan matanya.


Boom...


Segera Loi Annchi menerobos ke tingkat Kaisar level 9. Kemudian, Loi Annchi menyetabilkan fondasinya. Excel Shimo hanya menganguk-kan kepada, seperti seorang guru yang senang melihat muridnya berhasil menerobos.

__ADS_1


Gunung 5 Jari menjadi tempat 12 orang yang meningkatkan kekuatan, energi terobosan segera dirasakan banyak binatang buas. Para binatang buas semakin ketakutan dan menjauhi Gunung 5 Jari.


Sedangkan kedua mata penatua Agung, Raja Han, Raja Long, Pemimpin Akademi, dan beberapa pemimpin menatap kearah Gunung 5 Jari. Mereka juga merasakan kekuatan besar sedang bentrok.


"Hebat, dalam waktu sesaat bocah itu telah menundukkan Raja Kera Emas dan seluruh bawahannya. Bahkan memberikan kekuatan pada mereka. Luar biasa!" gumam Penatua Agung yang mampu melihat situasi di Gunung 5 Jari, ia selalu memuji kehebatan Excel Shimo.


"Aku tidak menyangka di wilayah kita lahir sosok yang akan melegenda, beruntung dia berada di pihak kita... " sahut Raja Long yang juga melihat kearah Gunung 5 Jari.


"Bocah itu telah berada di tingkat setengah Dewa, suatu keberuntungan setelah bencana!" ucap Penatua Agung yang terlihat iri dengan pencapaian Excel Shimo.


"Kakak, bukannya kamu mendapatkan buah Persik itu, ayo berikan padaku 1 saja... " pinta Raja Long kepada Penatua Agung.


Long Wenhua adalah kakak pertama dari Raja Long. Sebelum Excel Shimo meninggalkan Akademi Langit Abadi, dia memberikan beberapa sumberdaya besar kepada Pimpinan akademi. Sumberdaya besar itu Excel Shimo berikan sebagai pengganti ramuan obat yang telah menyembuhkan lukanya.


Buah Persik adalah salah satunya, karena itu Raja Long menjulurkan tangannya kepada Penatua Agung, ia meminta buah Persik itu.


"Hahaha, mata-mata kamu banyak sekali... " Penatua Agung tertawa dan memberikan 2 buah Persik.


"Hahaha, kamu sebagai Raja tetap saja rakus..." ejek Penatua Agung kepada adiknya,


"Ayo, segera kita tingkatkan kekuatan, agar kita bisa menghadapi peperangan ini. Kita tidak bisa terlalu berharap bocah itu untuk menaklukkan seluruh Hutan Penguasa dalam 5 hari!" lanjut Penatua Agung berbicara kepada semua orang.


Penatua Agung tidak meremehkan Excel Shimo, hanya saja dia tidak ingin terlalu berharap. Penatua Agung tahu bagaimana berbahayanya Hutan Penguasa, dan banyak penghuninya memiliki kekuatan yang mengerikan.


Excel Shimo berkata akan membawa bala bantuan dari Hutan Penguasa. Banyak orang yang mengira jika Excel Shimo katakan hanyalah mimpi di siang bolong.


Tetapi sebagian orang percaya dengan kemampuan Excel Shimo, dan berharap dia berhasil menaklukan Hutan Penguasa.


"Hei, siapa saja akan tergiur dengan buah Persik ini, bahkan alam atas pasti akan merebutnya jika mereka tahu!" bantah Raja Long yang tidak mau dibilang rakus oleh kakaknya.


Semua orang tersenyum melihat kedua orang terpandang saling berada argumentasi. Mereka juga segera meningkatkan kekuatannya.

__ADS_1


Semua pimpinan segera kembali di gedung Kepemimpinan untuk berkultivasi. Dengan sumberdaya yang diberikan Excel Shimo, mereka yakin mampu meningkatkan kekuatan hingga 2 level atau lebih.


"Terima kasih Raja, berkat Anda kami bisa naik 1 level. Kami bersumpah akan selalu mengikuti kemanapun Raja pergi." ucap Raja Kera Emas kepada Excel Shimo.


"Hahaha, Paman, tidak perlu bersumpah, kalian setia itu sudah lebih dari cukup!," Excel Shimo tertawa bahagia melihat Raja Kera Emas dan semua bawahannya sampai bersumpah.


Raja Kera Emas juga bahagia dipanggil Rajanya dengan sebutan Paman.


"Segera kalian makan buah pisang Raja itu, karena saya membutuhkan kekuatan kalian untuk menaklukkan Hutan Penguasa ini. Setelah kita menaklukkan Hutan ini, kita akan melawan Kerajaan Huang dan Kerajaan Rubah Bulan." titah Excel Shimo kepada Raja Kera Emas.


Spontan mereka terkejut dengan ucapan Bu Wanmei. Jelas mereka terkejut, sebab menaklukkan Hutan Penguasa tidaklah mudah, apalagi setiap penghuninya memiliki kekuatan tinggi.


Namun, saat mendengar, jika akan melawan Kerajaan Huang dan Kerajaan Rubah Bulan, mereka menjadi bersemangat.


"Hahaha, apa kita akan melawan Raja-Raja sombong itu?" tanya Sun Yao si Raja Kera Emas, setelah dia tertawa.


"Benar, 5 hari kedepan, mereka akan tiba di Perbatasan Kematian. Saat itu tiba, kita akan buktikan kepada semua orang, bahwa kita juga tidak bisa dipandang remeh!" jawab Excel Shimo dengan percaya diri, sambil dia berdiri menatap ke arah dalam Hutan Penguasa.


"Walau menaklukkan Hutan Penguasa tidaklah mudah ... dengan tujuan ini, maka mereka akan dengan senang hati mau berperang dengan ke-dua Kerajaan itu!" ujar Sun Yao yang yakin bisa membujuk para penguasa yang tinggal di Hutan Penguasa.


Mendengar ucapan Sun Yao, membuat Excel Shimo tertarik dengan kisah para penghuni Hutan Penguasa.


Dari apa yang diucapkan oleh Sun Yao, para penghuni Hutan Penguasa pasti banyak menaruh dendam kepada ke-dua Kerajaan itu.


"Apa mereka tidak suka dengan Raja Huang dan Raja Yue Hu?" tanya Excel Shimo dengan penuh minat.


Raja Yue Hu adalah penguasa wilayah timur atau Raja Rubah Bulan.


"Benar, banyak dari penghuni disana berasal dari wilayah Utara dan wilayah Timur. Rata-rata mereka datang ke sini disebabkan ketidakpuasan, penghinaan dan ketidakadilan. Sebab itu, mereka meninggalkan kedua wilayah dan tinggal di Hutan Penguasa ribuan tahun lalu..." jawab Sun Yao.


Sun Yao bercerita kepada Excel Shimo, dari awal terbentuknya Hutan Penguasa.

__ADS_1


__ADS_2