
Chapter 101 Kecurigaan Jing Jiao dan Bao Yu.
Setelah kesembilan wanita itu mengerti, Excel Shimo berlanjut untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Dimulai dari kekasihnya yang memiliki basis terendah, yaitu ; Ming Li Ling, Han Chun, Han Xing, Ming Mei, Xiao Qiao dan seterusnya.
"Jadwal kita untuk berkultivasi saat ini adalah saudari Xiao Qiao dan Loi Annchi," ujar Ming Mei yang tidak ingin melanggar kesepakatan mereka.
"Tidak masalah jika harus begitu. Aku ingin menunjukkan sesuatu pada kalian, tapi kalian jangan kaget saat melihatnya!," jawab Excel Shimo, dan mengangguk saat semua wanita penuh rasa ingin tahu, "ayo ikuti aku," ajak Excel Shimo kepada semua wanitanya.
Mereka penasaran dengan apa yang akan ditunjukkan suaminya. Excel Shimo berjalan bersama wanitanya melewati hutan yang subur dan tumbuh banyak tanaman langka.
"Energi yang kalian rasakan adalah energi Qi Asal Muasal. Energi ini sudah lama menghilang di Benua Kelahiran, dan energi tertinggi saat ini adalah energi Qi Surgawi, yang hanya bisa kita temui di Benua Shen Zhao. Saat ini kalian belum bisa menyerapnya, karena belum memiliki teknik budidaya khusus. jika kalian serap secara paksa, tubuh kalian akan meledak," jelas Excel Shimo sambil berjalan, dengan Xiao Qiao dan Loi Annchi yang selalu memeluk lengannya. Sebagian wanita sibuk memilih tanaman langka, sambil mendengarkan Excel Shimo yang memperkenalkan apa saja di Dunia Jiwa.
Bao Xue yang biasanya protektif, kini seperti anak kecil yang baru menemukan banyak hal baru. Dia dengan bebas memakan apapun yang tidak pernah dia makan. Bahkan sering mengejar beberapa binatang jinak seperti ayam hutan, kelinci, rusa dan tupai.
"Untung saja aku tidak menyerapnya," kata Jing Jiao sambil berjalan beriringan.
Jing Jiao juga tidak lupa mengambil beberapa tanaman berelemen es dan elemen air. Dia heran tanaman yang biasanya tumbuh di cuaca dingin bisa tumbuh subur didunia jiwa.
"Apa karena energi Qi Asal Muasal ini sehingga tumbuhan berunsur es bisa tumbuh bebas?" lanjut Jing Jiao dengan bertanya.
"Benar. Energi Qi Asal Muasal mampu menumbuhkan apapun, walau hanya menyisakan akarnya saja. Tidak perduli dengan jenis tanaman apapun, didunia jiwaku semuanya bisa tumbuh subur," jawab Excel Shimo, "lihat disana, itu adalah itu adalah Bunga Api Ginseng usia 1 juta tahun. Dan lihat disana juga, itu adalah Daun Bunga Hati Api usia 500 ribu tahun." lanjut Excel Shimo dengan menunjuk kearah Barat dan Utara kepada mereka.
__ADS_1
Mereka segera mengikuti arahan yang ditunjukkan oleh Excel Shimo, dan terkejut saat melihat Bunga Api Ginseng, yang hanya hidup dekat dengan gunung berapi.
Lalu, mereka kembali mengikuti arah jari telunjuk dimana Daun Bunga Hati Api tumbuh subur. Tidak hanya 1, tapi banyak dan berkembang secara bergerombol.
Xiao Qiao dan Loi Annchi segera berlari menuju Bunga Api Ginseng, bersama saudari-saudarinya. Dua jenis tanaman itu sangat langka, apalagi dengan usia 1 juta tahun dan 500 ribu tahun.
"Hati-hati, jangan kalian sentuh tanpa tahu caranya memanen mereka, jika kalian dengan sembarangan mencabutnya, tubuh kalian akan terbakar," teriak Excel Shimo yang mencegah mereka mengambil tanaman itu.
Segera mereka berhenti, dan ketakutan saat kekasihnya memberikan peringatan. Excel Shimo geleng-geleng melihat tingkah mereka yang hampir saja merengut nyawa.
"Jika kalian mengambilnya, tanaman itu akan disimpan dimana? Di cincin dimensi? Cincin dimensi kalian akan menjadi hancur saat kalian secara acak menyimpannya," sesal Excel Shimo yang melihat keserakahan kekasihnya, "dan lagi, jika kalian mampu menyimpan tanaman itu, apa kalian bisa menjaga nyawa kalian dari keserakahan orang lain? Kalian akan dibunuh, bahkan Dewa Dewi akan saling berebut jika tahu." cecar Excel Shimo saat berlanjut menceramahi kekasihnya.
Mereka hanya menunduk saat Excel Shimo mengomeli tindakan mereka, sekali-kali mereka saling melirik dengan saudarinya, dan saling menyenggol.
Sebagai ahli alchemist tingkat Grand Master tahap puncak, Xiao Qiao selalu rajin belajar hal baru yang tidak dia ketahui jika itu berhubungan dengan profesinya. Apalagi Xiao Qiao adalah guru bagi banyak murid yang ingin terjun didalam dunia alchemist.
"Sudahlah, aku tidak menyalahkan kalian. Di Dunia jiwaku ini, luasnya seperti Benua Jiang Shan, dan kita saat ini berada di wilayah paling pinggir," kata Excel Shimo yang masih memperkenalkan Dunia jiwanya, "semakin kita berjalan menuju pusat, kalian akan lebih banyak menemukan hal-hal yang aneh dan baru. Tetapi, semakin kedalam setiap tanaman yang terlihat tidak berbahaya, justru menyimpan bahaya yang paling ekstrim, dua jenis itu adalah salah satu yang paling bahaya." lanjut Excel Shimo.
"Terima kasih sudah memberikan peringatan," ujar Bao Xue dengan berjalan mendekati suaminya, dan mencium bibirnya tanpa malu lagi.
"Heii, belum waktunya," protes Loi Annchi dengan menarik lengan Bao Xue.
Bao Xue menjulurkan lidahnya pada Loi Annchi, saat berhasil mencuri kesempatan. Kedua wanita itu selalu saja bersaing dalam segala hal sejak mereka terakhir bertarung.
__ADS_1
"Ayo kita lanjutkan lagi," ajak Excel Shimo dengan berjalan terlebih dahulu, "di Dunia Jiwa ini waktu lebih cepat dari dunia luar. Satu bulan disini sama dengan satu hari didunia luar." lanjutnya menjelaskan kelebihan tinggal didunia jiwa.
"Apa!! Satu bulan disini setara satu hari didunia nyata...!" Bao Yu teriak histeris saat mendengar penjelasan ini.
"Benar. Jadi kalian tidak usah kuatir tentang waktu didunia luar. Kita bisa berlatih disini dengan tenang. Nanti aku juga akan berikan kalian teknik budidaya penyerap Qi Asal Muasal, agar kalian bisa lebih cepat naik tingkat," ucapan Excel Shimo membuat mereka gembira.
Tidak terasa mereka telah tiba di tempat yang ingin Excel Shimo tunjukkan. Mereka melihat sebuah kolam yang airnya berwarna merah, di tengah kolam mereka melihat beberapa orang yang sedang tersalib. Spontan mereka menutup mulut agar tidak berteriak.
"Me-mereka ... bukannya mereka telah mati kamu bakar?" ujar Jing Jiao yang merasa melihat hantu orang yang dia kenal.
"Apa yang terjadi dengan mereka?"
"Tadi kan sudah aku katakan 'jangan kaget' inilah yang ingin aku tunjukkan pada kalian," Excel Shimo terkekeh saat melihat reaksi wanitanya, "waktu itu aku sengaja menggunakan formasi ilusi, agar niatku tidak menimbulkan konflik berlebihan." lanjutnya dengan memberikan sedikit kebohongan.
Excel Shimo tidak ingin mereka mengetahui jika dirinya memiliki teknik pasif yang menjadi buruan semua orang. Jika mereka tahu, sama saja Excel Shimo membahayakan kekasihnya sendiri.
"Apa keluarga Kerajaan tidak curiga jika kristal spritual dan kristal kehidupan mereka tidak pecah?" tanya Bao Yu yang mulai kuatir dengan mereka yang masih hidup.
"Semua sudah aku pikirkan. Sebelumnya aku sudah mengirim beberapa orang untuk menghancurkan kedua kristal mereka. Jadi kalian jangan kuatir," jawab Excel Shimo.
Bao Yu dan Jing Jiao akhirnya bernafas lega saat Excel Shimo sudah memikirkan secara detail. Mereka berdua merasa jika Excel Shimo telah mengatur peperangan ini, dan seakan-akan pemikiran Excel Shimo sudah melebihi orang yang memiliki pengalaman berlimpah.
Namun, kecurigaan Bao Yu dan Jing Jiao mereka tepis, karena tidak mungkin usia dua belas tahun mampu memicu peperangan antar empat Kerajaan.
__ADS_1