God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 78 Formasi Badai Petir Vs Tinju Hati.


__ADS_3

Chapter 78 Formasi Badai Petir dan Tinju Hati.


Ya, pria itu adalah Excel Shimo, dan orang yang diledakan separuh tubuh adalah Lei Jieru, Tetua pertama, Lei Min dan bawahannya.


Setelah mengintrograsi Lei Jieru, Excel mendengar suara Bao Xue yang sedang marah. Kemudian, Excel Shimo tidak segera keluar, melainkan menunggu Dewan Agung keluar.


"Tu-tuan Muda, tolong beri kami kesempatan kami lagi, tolong!" pinta Tetua kedua dengan kedua lututnya ia seret untuk mendekati Excel Shimo.


"Diam!," bentak Excel Shimo sambil mendekati kekasihnya, "kalian tidak apa-apa?" lanjut Excel Shimo bertanya kepada kedua kekasihnya.


"Huff, kamu kemana saja..." dengus Bao Xue yang berpura-pura kesal, tapi didalam hatinya ia sangat senang.


"Shimo..." Loi Annchi segera memeluk kekasihnya. Tindakan itu membuat Bao Xue cemburu.


"Nggak tahu malu..." ujar Bao Xue pada Loi Annchi, ia juga segera mendekati suaminya.


Setelah memeluk kedua kekasihnya, Excel Shimo kembali menghadapi kedua Dewan Agung dan Tetua. Lalu, Excel Shimo melemparkan token giok perekam suara pada Dewan Agung pertama.


"Dengar, dan kalian akan tahu kebenarannya..." titah Excel Shimo kepada mereka.


Dengan segera Dewan Agung mengalirkan energi Qi kedalam token giok perekam suara.


Kemudian, terdengar suara Lei Jieru dari token itu. Lei Jieru berbicara banyak tentang semua rencananya. Sontak semua orang geram dengan tindakan bodoh Lei Jieru, yang ingin memanfaatkan Excel Shimo untuk melawan kedua Dewan Agung.


Suasana menjadi hening. Sorot semua orang menatap mayat Lei Jieru dan ketiga pendukungnya. Terlihat mereka sangat marah. Jelas marah, karena tindakan Kepala Suku hampir saja membuat bencana bagi mereka.


"Tuan ... Tuan Muda, maafkan kami atas tindakan Lei Jieru ini..." kata Tetua kedua saat mencairkan kecanggungan ini.


"Inilah jika kalian tidak memiliki kekuatan tunggal untuk sebagai pemimpin ... " jawab Excel Shimo yang malas menjelaskan ucapannya, karena mereka pasti memahami implikasi dari perkataannya.


"Nak, tidak perlu mengajari kita, lebih baik kalian tinggalkan wilayah Ras Thunderbird. Anggap saja hari ini kita impas!" sela Dewan Agung pertama yang terlihat masih tidak terima dengan kematian Kepala Suku.


"Impas katamu? Kamu pikir aku bodoh, hah. Kami datang kemari dengan tujuan baik, tapi ..." balas Excel Shimo kepada Dewan Agung pertama, ia terlalu malas berdebat dengan mereka.


Wushhhh...


Banggg... Banggg...


Excel Shimo, tiba-tiba berubah menjadi sinar, dan melesat kearah Dewan Agung. Excel Shimo menghajar mereka berdua dengan kaki dan kepalan tangan.

__ADS_1


"Sialan... Cepat sekali dia... Aaahhh" umpat Dewan Agung pertama yang shock, dia berteriak kesakitan.


Wushhhh... Boommmm 💥


Excel Shimo menendang kepala Dewan Agung kedua, hingga tubuhnya menghantam tanah dengan keras. Lalu, Excel Shimo berhenti dan menatap mata Dewan Agung pertama.


"Apa perlu dengan kekerasan agar kalian tunduk?" kata Excel Shimo yang suaranya menggelegar.


"Kamu telah berlebihan, Bocah?!" bentak Dewan Agung pertama, ia tidak terima dipermalukan seperti ini dihadapan bangsanya.


Wushhhh


"Formasi Badai Petir..." perintah Dewan Agung kedua kepada anggotanya, ia segera mendekati saudaranya.


Segera tanpa banyak bicara, mereka melingkari kedua Dewan Agung. Tubuh mereka berubah menjadi wujud asli burung petir. Lalu mereka serentak memutar tubuhnya.


"Shimo, Hati-hati, ini formasi yang berbahaya..." Loi Annchi sangat ketakutan dan memperingatkan kekasihnya.


"Aku tahu. Kalian segera pergi jauhi area ini. Cepat." titah Excel Shimo kepada kedua kekasihnya.


"Cabul, ayo kita pergi saja!!" Bao Xue juga ketakutan dan mendekati Excel Shimo lalu menarik pergelangan tangannya.


"Iya, lebih baik kita pergi dari sini. Formasi itu sangat kuat, bahkan setingkat Peri Alam belum tentu bisa selamat!" sekali lagi Loi Annchi memperingatkan kekasihnya, ia mendukung ucapan Bao Xue.


Segera Loi Annchi menarik Bao Xue, dengan terburu-buru menjauhi medan pertempuran kekasihnya dan Ras Thunderbird. Loi Annchi sudah tidak ingin berdebat lagi dengan Excel Shimo.


"Hati-hati... " serempak kedua wanita itu memperingatkan kekasihnya.


Suara gemuruh badai segera terdengar, gabungan semua kekuatan menjadi badai tornado petir. Terlihat kilatan petir di badai itu. Kedua Dewan Agung yang sebagai pusat dan pengendali, mulai mengunci targetnya.


Excel Shimo juga tidak tinggal diam, "ini kesempatan aku untuk menguji kekuatan maksimal teknik Tinju Hati!" gumam Excel Shimo yang terlihat tidak gentar.


Kepalan tangan Excel Shimo segera menyerap kekuatan alam. Semua energi Qi ter-aglomerasi di tangan kanannya.


Wilayah Ras Thunderbird kini sudah menjadi berantakan dengan kekuatan gabungan dan kekuatan Tinju hati.


"Kitab Hitam... " seru Dewan Agung yang tahu teknik apa yang dipergunakan oleh musuh mereka.


"Terima ini... Tinju Hati, empat unsur elemen... " pekik Excel Shimo yang meninju kearah formasi itu.

__ADS_1


"Formasi Badai Tornado, Kehancuran... " kedua Dewan Agung juga tidak tinggal diam, mereka segera menyerang Excel Shimo dengan formasi andalan Ras Thunderbird.


Kepalan Excel Shimo berubah menjadi batu meteor yang sangat besar. Batu meteor itu diselimuti api, air, tanah dan angin. Batu meteor itu melesat sangat cepat. Demikian juga dengan formasi itu.


Disaat kedua kekuatan itu melesat, sekitarnya menjadi hancur.


Boommmm 💥boommmm💥


Meledak, kedua energi itu saling berbenturan. Suaranya mampu memecahkan gendang telinga. Riak-riak energi segera membentuk gelombang tsunami.


Wushhhh...


Excel Shimo segera menghindari gelombang itu, dengan melesat kelangit. Terlihat dibelakang punggungnya muncul sepasang sayap transparan berwarna kebiru-biruan.


Banggg... Banggg...


Aakkhhh....


"Sial.... " umpat kedua Dewan Agung yang juga buru-buru menghindar efek balik dari benturan itu. Tapi sayang, sebagai anggotanya tidak bisa menghindar. Terdengar suara kesakitan saat tubuh mereka terkena gelombang dan meledak.


Loi Annchi dan Bao Xue juga bergegas melesat ke langit, dan terlihat shock dengan kedua kekuatan itu. Mereka menjadi lega saat melihat kekasihnya yang sudah berada di langit, dengan sayapnya yang mengepak.


"Hebat, luar biasa suamiku... " puji Bao Xue yang terpesona dengan kehebatan Excel Shimo.


"Aku tidak menyangka Kitab Hitam mampu menandingi formasi itu..." Loi Annchi geleng-geleng kepala, saat dirinya tidak mengira jika Formasi Badai Petir bisa dihancurkan.


Banyak anggota Ras Thunderbird meregang nyawa, terutama mereka yang memiliki basis kultivasi rendah. Para Tetua dan Dewan Agung terlihat menyesal akan tindakan mereka.


(Gemuruh)


Tiba-tiba, sekali lagi suara gemuruh terdengar, suaranya berasal dari langit. Excel Shimo ingin sekali lagi menggunakan teknik Tinju hati, kali ini ia ingin menggabungkan unsur elemen evolusi.


"Gawatttt... "


"Dia menyerang lagi... "


Semua orang melihat kelangit, dan tahu sumber suara gemuruh itu. Mereka ketakutan. Wajah pucat terlihat jelas, walau wujud mereka menjadi burung.


"Tunduk atau mati!" ujar Excel Shimo kepada semua orang yang masih hidup.

__ADS_1


"Kita tidak mungkin lagi menggunakan Formasi Badai Petir dengan kondisi saat ini... " gumam Dewan Agung pertama yang sedang berpikir keras.


Seluruh tubuh Ras Thunderbird sudah gemetar tidak karuan, saat melihat kepalan tangan Excel Shimo penuh energi penghancur.


__ADS_2