God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 453. Sangat Dekat!


__ADS_3

Chapter 453. Sangat Dekat!


Excel Shimo dengan cepat meluncur ke atas, pergerakannya jelas dirasakan oleh Master Wei Yan dan Taois Zouma. Mereka berdua segera melihat pergerakan aneh didalam rantai spiral seperti seberkas sinar.


"Itu dia...!" teriak Master Wei Yan dan buru-buru keluar dari kubus wadah energi spiritual.


Sedangkan Taois Zouma mempercepat pergerakan Domain pribadinya. Excel Shimo dengan panik berusaha sekuat tenaga untuk tidak terjebak ke dalam Domain energi.


Master Wei Yan keluar dari pusat kendali Benua Shen melalu goa, sambil melihat pergerakan Excel Shimo dengan Mata Dewa. Kecepatan Master Wei Yan jelas lebih cepat, sebab dia menggunakan tubuh kesadaran.


Sedangkan Excel Shimo jelas lebih lambat karena menggunakan Teknik Perubahan Wujud. Aksi kejar-kejaran seperti bandit dan petugas keamanan, Excel Shimo selalu mengumpat di dalam hatinya.


"Kalian blokir lubang spiral sisi Barat, ada penyusup masuk melalui rantai spiral!" perintah Master Wei Yan kepada bawahannya yang berada di luar pusat kendali, suaranya sangat keras.


Segera semua anak buahnya termasuk Dewan Keamanan dan para kaisar beserta pasukannya mengikuti perintah tanpa banyak bertanya. Semua orang mengeluarkan senjata terbaik untuk mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Lubang spiral sisi Barat terkepung.


Swosh...


Excel Shimo dan Master Wei Yan keluar secara bersamaan. Sedangkan semua orang yang mengepung tidak melihat si penyusup. Demikian juga dengan Domain energi berhenti tepat pada permukaan tanah.


Excel Shimo yang telah keluar dari lubang spiral dengan segera merasuki tubuh salah satu prajurit yang paling terdekat, dia langsung menghancurkan jiwa pemilik tubuh.


Master Wei Yan dengan cepat mendekati posisi Excel Shimo terakhir, tapi tidak merasakan lagi pergerakan energi spiritual, dia mencari disekitarnya dan juga tidak menemukan jejak si penyusup.


"Gunakan Domain pribadi milik kalian untuk mencari si penyusup!?" perintah Master Wei Yan dengan nada membentak.


Semua orang segera mematuhi perintah Master Wei Yan dengan mengeluarkan Domain pribadi masing-masing. Suara "Bang... Bang" terdengar ketika benturan Domain energi terjadi dan membuat sebagai orang yang berbasis rendah seketika berlutut dan mengeluarkan darah dari lubang di tubuhnya, mereka seperti merasakan aura kekuatan yang menekan tubuhnya.


Tidak terkecuali Excel Shimo yang telah merasuki tubuh prajurit, dia juga berpura-pura kesakitan dan melambai-lambai tangannya dengan tubuh telungkup, padahal dia sebenarnya tidak apa-apa karena basis kultivasinya paling kuat.


Huo Tuo yang kebetulan berada di kediamannya segera mendatangi gurunya dan melihat semua orang dalam keadaan tragis, wajah pucat dan darah segar mengalir dari lubang wajah.


Sedangkan Master Wei Yan menepuk keningnya sendiri, karena terlalu marah menjadikan dia tidak berpikir jernih. "Tarik kembali Domain pribadi kalian!" perintah Master Wei Yan kepada semua orang.


Dengan segera semua orang menarik Domain energi dan bernafas lega. Dewa Matahari, Dewa Utara, beberapa pimpinan Klan Kuno dan kaisar hanya bisa geleng-geleng melihat Master Wei Yan menjadi bodoh, tidak biasanya orang panutan bertindak seperti ini.

__ADS_1


Tidak berselang lama Taois Zouma juga keluar dari pusat kendali Benua Shen Zhou, dia melihat semua orang hanya geleng-geleng. Lalu Taois Zouma berbicara kepada Master Wei Yan, "Master Yan, aku juga tidak menemukan lagi jejak si penyusup, padahal tadi hampir saja mengurungnya."


Master Wei Yan mengangguk, lalu dia berpikir siapa si penyusup itu yang berusaha merusak rencananya, seketika dia menebak si penyusup. "Ini pasti Dewa Binatang! Semuanya cari dia dan blokir akses keluar dari Benua Shen Zhou. Saat bertemu dengannya segera beri tanda!" perintah Master Wei Yan kepada semua orang.


Segera semua orang dan pemimpin Benua Shen Zhou bergerak mematuhi perintah Master Wei Yan. Tinggal Huo Tuo dan Taois Zouma bersama Master Wei Yan.


"Dia lagi!? Apa dia juga yang telah mengekstrak Benua Giok?" geram Taois Zouma, walaupun tebakannya benar dia masih tidak tahu pelakunya.


"Mungkin saja...!" jawab Master Wei Yan yang ragu-ragu, dia kembali berpikir, setelah beberapa saat dia kembali berbicara, "dengan penjaga jalur portal dimensi, bisa saja penjaga itu tahu lokasi Benua Giok dan sengaja membawa bocah itu untuk memanennya."


"Sialan!? Tahu begitu aku bunuh saja si penjaga jalur portal dimensi!" umpatan Taois Zouma, "Master Yan, kita hancurkan saja Benua Kelahiran dan menyandera wanitanya!" ajaknya yang ingin membalas dendam kepada Dewa Binatang.


Taois Zouma bisa menghancurkan segel Benua Kelahiran, jika tidak dicegah oleh Master Wei Yan. Master Wei Yan menolak, "tidak! Ada Mahkota Maharaja disana, jika kamu melakukan itu sama saja bunuh diri!"


Ya, apa yang dikatakan Master Wei Yan benar, dulu jajaran Istana Langit saja tidak mampu menaklukkan Mahkota Maharaja apalagi Taois Zouma seorang diri, sama saja menyerahkan hidupnya.


Karena Mahkota Maharaja, Master Wei Yan takut menghancurkan Benua Kelahiran secara langsung, sebab itu dia menggunakan media Piramida Sihir untuk menaklukkan Mahkota Maharaja.


Sebenarnya Master Wei Yan sedikit ragu-ragu jika Dewa Binatang telah memiliki Mahkota Maharaja. Sewaktu berada di Benua Api dia hanya memprovokasi Raja Asyura tentang Dewa Binatang yang telah memiliki Mahkota Maharaja, dia melakukan itu karena ingin tahu apakah Dewa Binatang akan mengeluarkan Mahkota Maharaja, tapi kejadian tak terduga membuatnya buru-buru kabur saat Dewa Binatang menantang Yaksa.


Taois Zouma menahan amarahnya setelah Master Wei Yan menolaknya, lalu dia melihat satu prajurit yang masih berbaring di tanah dengan posisi telungkup. Prajurit itu adalah Excel Shimo yang mengendalikan tubuhnya, dia sengaja tidak mengikuti perintah Master Wei Yan hanya untuk menguping pembicaraan mereka bertiga.


"Hei kamu, cepat cari dia itu!" bentak Taois Zouma yang melampiaskan kemarahannya kepada prajurit.


Excel Shimo dengan berpura-pura susah payah untuk berdiri dan melihat ketiga musuhnya, dia sedikit membungkuk untuk memberikan hormat.


Master Wei Yan, Taois Zouma dan Huo Tuo melihat wajah prajurit yang berlumuran darah segar, mereka merasa heran, heran karena setingkat Dewa Bumi masih belum memulihkan kondisi setelah terkena benturan Domain energi. Seharusnya luka yang tidak seberapa itu bisa pulih dengan cepat, kecuali prajurit tersebut memiliki kekuatan di bawah Peri Benua dan membutuhkan waktu untuk pulih setelah terkena tekanan Domain energi.


Setelah memberikan hormat layaknya seorang prajurit, Excel Shimo membalikkan badan untuk meninggalkan mereka bertiga.


"Berhenti!" cegah Huo Tuo sebelum prajurit tersebut terbang.


Excel Shimo menahan nafas saat khawatir diketahui oleh musuhnya, dia membalikkan badan dan terkejut saat Huo Tuo telah berada di depannya, padahal jaraknya terpaut lima puluh meter darinya.


"Guru, apa yang bisa saya lakukan?" tanya Excel Shimo yang menggunakan suara asli si prajurit, dia berdiri tegak layaknya prajurit dan berkata sopan.

__ADS_1


Huo Tuo tidak segera menjawab, dia melihat kedua mata si prajurit yang unik, berbentuk 'S' yang memiliki warna hitam dan putih. Huo Tuo tersenyum dan menepuk bahu si prajurit.


"Kamu memiliki tubuh bawaan lahir yang super langka. Jadilah murid ku!" pinta Huo Tuo saat tahu si prajurit mempunyai tubuh bawaan Yin Yang dilihat dari tanda di mata.


Master Wei Yan segera menghampiri Huo Tuo saat mendengar ucapannya, sebab dia hafal ciri-ciri si Dewa Binatang yang memiliki mata unik, dia curiga jika si prajurit adalah Dewa Binatang.


Excel Shimo mulai panik di dalam hatinya, dia selalu mengumpat tidak bisa menyembunyikan ciri-ciri matanya, dia segera berpikir untuk lepas dari musuhnya, tapi pikiran menjadi kacau ketika Master Wei Yan melihat kedua matanya.


"Kampret!" umpatan Excel Shimo dihatinya, dia menyesal harus menguping pembicaraan musuhnya, seandainya dia tidak mengikuti rasa penasaran dihatinya, sudah pasti tidak seperti ini keadaannya.


"Murid durhaka!?" bentak Master Wei Yan kepada si prajurit, dia mengatakan 'murid durhaka' karena ingin menguji apakah ada reaksi, namun si prajurit tampak kebingungan dan membuat Master Wei Yan jengkel melihat raut wajah tak berdosa.


Swosh... Bang...


Tubuh Excel Shimo terpental sejauh seratus meter ketika Master Wei Yan tiba-tiba memukul perutnya. Huo Tuo dan Taois Zouma kebingungan dengan ucapan Master Wei Yan, dan terkejut kenapa Master Wei Yan memukul anak buahnya sendiri.


"Arghh!!" teriakan Excel Shimo pura-pura kesakitan setelah terpukul, dia langsung meninggalkan tubuh si prajurit, lalu masuk ke dalam tanah untuk kabur dari musuhnya.


Huo Tuo terkejut melihat calon muridnya tidak bergerak setelah terpukul, pukulan yang seharusnya tidak akan membunuhnya. Huo Tuo melihat gurunya, tanda ingin penjelasan.


"Aku kira dia Dewa Binatang, dulu dia juga murid ku tapi berkhianat...!" jawab Master Wei Yan yang enggan bercerita dan menjelaskan kenapa dia memukul si prajurit.


Akhirnya Huo Tuo dan Taois Zouma mengerti. Huo Tuo menghampiri si prajurit dan memeriksanya, dia terkejut saat si prajurit telah mati dan melihat gurunya.


"Dia mati!" ungkap Huo Tuo.


Master Wei Yan dan Taois Zouma terkejut, bagaimana mungkin pukulan ringan bisa membunuh si prajurit. "Periksa kedua matanya!" perintah Master Wei Yan sambil mendekati muridnya.


Segera Huo Tuo membuka mata si prajurit, dan terkejut saat melihat bola matanya telah berubah menjadi hitam seperti orang normal, dan bukannya hitam dan putih yang merupakan ciri-ciri tubuh bawaan Yin Yang seperti dia lihat sesaat yang lalu.


Master Wei Yan juga melihat dan seketika kedua tangannya mengepal erat. "Arghh!? Kamu lagi Dewa Binatang!?" teriakan kemarahan Master Wei Yan saat tahu jika musuhnya telah menyamar menjadi seorang prajurit.


"Bunuh dia dan jangan sampai merusak rencana kita!?" perintah Master Wei Yan kepada muridnya dan Taois Zouma, tapi mereka berdua tidak mengindahkan perintah untuk menenangkan Master Wei Yan agar meredam kemarahannya.


Master Wei Yan terengah-engah karena gejolak emosinya dan melihat kearah mayat prajurit, dia tidak menyangka segala upaya kerja kerasnya selalu digagalkan oleh Dewa Binatang.

__ADS_1


__ADS_2