
Chapter 308. Menaklukkan 5 Api Surgawi.
Dengan bantuan dari galaxi elemen api, proses penggabungan antara Lotus Bao dan Api Hati Jatuh berjalan lancar dan cepat. Dengan bergabungnya dua jenis Api Surgawi peringkat 15 dan 14, peringkat Api Surgawi juga naik menjadi peringkat 13, yaitu Api Surgawi jenis Api Duniawi Roh Penyu, warnanya juga berubah, kini berwarna Coklat Bumi tapi masih belum dewasa.
Kekuatan Excel Shimo juga naik 1 level, kini berada pada tingkat Prajurit Surgawi level 6. Setelah selesai proses penggabungan, Lotus Bao (Api Duniawi Roh Penyu) segera keluar dan mendekati benih Api Hati Jatuh. Awalnya benih Api Hati Jatuh ketakutan dan akan menyerang Lotus Bao dan Excel Shimo, tapi Lotus Bao segera mengeluarkan aura induk Api Hati Jatuh. Setelah semua benih Api Hati Jatuh tenang, galaxi elemen api segera menyerapnya dan merawat ratusan benih Api Hati Jatuh, selain benih itu, masih banyak benih Api Air Awan Menyala yang sudah dewasa, memiliki 18 daun teratai.
Kemudian, Excel Shimo berlanjut untuk menjinakkan Api Surgawi jenis lainnya, pertama Excel Shimo menundukkan Api Surgawi dengan jenis yang sama, yaitu Api Duniawi Roh Penyu yang memang mirip seekor binatang Penyu dengan ekor ular.
Tidak ada peningkatan ketika proses penggabungan jenis api yang sama, hanya saja warna Lotus Bao menjadi coklat tua, yang artinya Api Surgawi sudah dewasa. Seandainya jika dantian berukuran normal, Excel Shimo mampu meningkatkan beberapa level, bisa jadi kekuatannya kini sudah berada pada tingkat Raja Surgawi. Galaxi elemen api juga merawat benih Api Duniawi Roh Penyu dan akan dia serap setelah mereka menumbuhkan benih sendiri.
Excel Shimo berlanjut untuk menjinakkan api berikutnya, yaitu Api Surgawi peringkat 12, Sembilan Naga Petir Api. Saat Excel Shimo melihatnya, api ini memiliki 9 kepala Naga yang mengeluarkan petir dan api. Api ini sangat sombong dan saat didekati Excel Shimo selalu menyemburkan Api Surgawi dan Petir. Namun, Excel Shimo justru memanfaatkan serangan Petir milik Sembilan Naga Petir Api untuk meningkatkan elemen Petir nya. Setelah tahu tidak banyak bermanfaat, Excel Shimo membuka segel Pengendali Api yang mampu menyerap dan menjinakkan jenis api apapun.
Seperti sebelumnya, Lotus Bao menjadi mediator (penengah) dan merayu Sembilan Naga Petir Api untuk menjadi bagian keluarga. Dewa Roh hanya bisa geleng-geleng tak berdaya melihat calon pewaris tampak mempermainkan ujian yang seharusnya paling sulit, menakutkan dan membahayakan.
"Buat apa aku, Yang Mulia, Fairy Lianshi dan yang lainnya susah payah membuat ini semua jika tahu ada monster rakus seperti dia! Apalagi dia memiliki elemen lainnya juga! Hah!" gerutu Dewa Roh yang merasa jika segala upaya Ordo Kegelapan tidak berarti bagi calon pewaris, dia mendesah tak berdaya, seakan-akan usianya telah mencapai titik akhir.
Siapapun bisa membayangkan kesedihan Dewa Roh bertemu dengan Excel Shimo, dimana segala upaya kerja keras melelahkan, berbahaya saat melintasi kekosongan dan susahnya membuat jalur lintasan dimensi, hanya untuk dipermainkan dan dipanen dengan mudah tanpa susah payah.
Dulu sewaktu Ratu Diao Chin dan seluruh bawahannya menjinakkan Api Surgawi harus dengan susah payah dan kehilangan banyak anggota yang mati menjadi abu. Ratu Diao Chin melakukan ini semua hanya untuk mencari penggantinya, sebab dirinya telah diramalkan akan menghadapi 2 bencana, yaitu Pangeran Kun dan Monster misterius.
Karena musuh pertama sudah datang dan mengganggu dominasinya menjadi penguasa tunggal Alam Semesta Kelahiran, Ratu Diao Chin segera mencari hunian baru. Sayangnya, yang dia temukan adalah benua yang masih muda, seperti Benua Tanah dan keempat benua yang lainnya. Dan di Benua Api dimana Ratu Diao Chin kehilangan banyak anggota. Maka, di jadikanlah kelima benua elemen sebagai tempat ujian bagi pewaris Ordo Kegelapan. Singkat cerita, setelah semua rencananya telah selesai, muncullah bencana kedua dan Ordo Kegelapan menghilang dari alam semesta ini.
Setelah Lotus Bao berhasil meyakinkan Sembilan Naga Petir Api, mereka segera bergabung dan kembali galaxi elemen api membantu prosesnya. Seperti sebelumnya, setelah selesai, Lotus Bao membawa benih milik Sembilan Naga Petir Api dan dirawat oleh galaxi elemen api. Dan Excel Shimo juga meningkatkan kekuatan 1 level, Prajurit Surgawi level 7. Lotus Bao juga menjadi Api Surgawi peringkat Api Tulang Dingin, warnanya juga berubah menjadi putih dengan inti warna biru muda, cantik dan elegan.
"Kamu sangat cantik!" puji Excel Shimo kepada Lotus Bao yang telah menjadi Api Tulang Dingin dengan dua warna. Jika Lotus Bao memiliki tubuh, dia akan diibaratkan Dewi Surga, sifatnya tenang, dingin, berhati lembut tapi mematikan jika marah.
Lotus Bao tidak menjawab, sebab dia tahu sifat tuannya yang playboy, tapi di dalam hatinya dia sangat senang dengan pujian.
__ADS_1
Excel Shimo berlanjut untuk menjinakkan Api Surgawi dengan jenis yang sama, yaitu Api Tulang Dingin. Proses sama, mudah dan tidak ada peningkatan, hanya warna pada Lotus Bao yang menjadi putih dan biru tua.
Namun, menghadapi Sembilan Api Angin Tenang tidak seperti sebelumnya. Mendekati bagian tengah Benua Api, Excel Shimo merasakan panas yang ekstrim, hingga membuatnya bergerak lambat menuju wilayah tengah.
"Ini baru namanya sedikit panas!" ujar Excel Shimo sambil mengusap kering di wajahnya dan terus berjalan menuju dasar goa.
Sengaja Excel Shimo tidak meminta bantuan galaxi elemen api atau mengeluarkan energi spiritual dan Api Surgawi untuk melindungi tubuhnya, karena ia ingin menguji batas ketahanan fisiknya, dan jika bermanfaat untuk meningkatkan fisiknya dia akan bertahan.
"Bagaimana caranya dia menggabungkan Api jenis yang beda dan yang sama? Anak yang aneh!" gumam Dewa Roh yang masih dengan sabar mengawasi ujian calon pewaris.
Setiap kali Excel Shimo melakukan sesuatu, dia selalu terkejut hingga akhirnya terbiasa.
"Seandainya Yang Mulia melihatnya, beliau pasti sangat bahagia menemukan bakat yang melebihinya!" harapan Dewa Roh dengan nada melankolis, dia tampak merindukan sosok wanita yang mendominasi, "mungkin hanya kamu yang bisa mengalahkannya dan ... Hah! Apa aku terlalu berlebihan pada dia!"
Dewa Roh berharap besar kepada Excel Shimo yang akan mampu mengalahkan monster misterius, namun dia kuatir harapannya hanya angin lalu dan segera menepis harapan palsu, pikirnya. Dewa Roh melihat Excel Shimo yang akhirnya melindungi tubuh dengan Api Surgawi, dan menggunakan jubah perang untuk menahan panas Sembilan Api Angin Tenang.
"Manusia, pergi dari sini! Aku tidak ingin berurusan denganmu!" usir Sembilan Api Angin Tenang, yang beralasan tidak ingin bertarung dengan Excel Shimo.
Excel Shimo yang mendengar tersenyum sinis dan membalas perkataannya. "Kenapa aku harus menuruti kemauan-mu? Bukannya tadi kamu ingin memangsa-ku? Sekarang aku sudah mendatangimu dan kamu malah mengusir ku!"
Akhirnya Excel Shimo sudah berada dekat dengan Sembilan Api Angin Tenang. Pertama yang dia lihat adalah 9 kepala ular dengan tiap kepala memiliki satu mata, dan pusaran angin untuk melindungi Sembilan Api Angin Tenang. Disekitar tubuhnya banyak benih teratai hitam dengan 6 daun, tampaknya mereka bersiap untuk menyerang Excel Shimo jika mendekat.
Segera Lotus Bao keluar dan bertengger di bahu kanan Excel Shimo, seperti biasa tugas akan menjadi mediator.
"Aku sudah memperingatkan mu, tapi kamu keras kepala! Kamu harus tahu aku tidak seperti yang lain, yang mudah kamu jinakkan!" ujar Api Surgawi penegasan kepada Excel Shimo.
"Oh! Berarti kamu meminta pertarungan agar tunduk!" cibir Excel Shimo sambil mendekati Api Surgawi terakhir di Benua Api.
__ADS_1
Ratusan benih Sembilan Api Angin Tenang segera bergerak melayang memutari induknya saat Excel Shimo mendekati. Namun, sebelum terjadi pertempuran, Lotus Bao segera menengahi. "Tuan biarkan aku coba berbicara dulu padanya!" pinta Lotus Bao dengan melayang didepan tuannya.
"Gadis, tidak perlu kamu merayu ku! Lebih baik kalian pergi sebelum aku berubah pikiran!" ujar Api Surgawi yang tahu tujuan Lotus Bao dan mengusirnya dengan sedikit nada ancaman.
"Kakak, kita pada dasarnya sama ... Dan aku tahu rasanya hidup sendiri tanpa berani keluar seperti dirimu ... Jika tidak percaya, tanya pada saudari kita!" ucap Lotus Bao dengan lembut, dengan menggetarkan tubuh api nya, keluar berbagai jenis Api Surgawi yang telah bergabung dan berjajar disebelah Lotus Bao.
Excel Shimo hanya melongo melihat Lotus Bao memiliki kemampuan untuk memisahkan dirinya dengan berbagai jenis Api Surgawi yang telah bergabung. Segera semua Api Surgawi berbicara kepada Sembilan Api Angin Tenang agar mau bergabung dengan mereka.
"Kakak, tanyakan apa yang menjadi beban dipikiran-mu? Tapi sebelum itu, yakinlah kamu akan bahagia tanpa terkekang seperti saat ini, jika bersatu dengan kita!" jelas Lotus Bao, saat berbicara seperti paduan suara.
Tidak hanya Excel Shimo yang melongo tapi Dewa Roh juga sama. Sayangnya, Dewa Roh tidak mendengar apa yang diucapkan oleh Lotus Bao, tapi dia menduga jika Lotus Bao sedang berkomunikasi.
Lotus Bao terus membujuk Sembilan Api Angin Tenang dengan sabar, hingga akhirnya Sembilan Api Angin Tenang meminta syarat sebagai jaminan agar tidak disegel dan diperbudak seperti yang dia alami, dan merawat benihnya hingga dewasa.
Sembilan Api Angin Tenang juga tidak ada pilihan lain, sebab dengan jumlah di pihak lawan dan didukung oleh Excel Shimo, dia jelas akan kalah dan merugikan dirinya.
Kemudian, tanpa susah payah, Lotus Bao bergabung dengan Api Surgawi peringkat 10 dan naik menjadi peringkat 9, yaitu Tiga Ribu Api Pembakaran. Excel Shimo sendiri seperti sebelumnya hanya naik 1 level.
Kemudian, Excel Shimo berlanjut untuk menjinakkan Api Surgawi terakhir dengan jenis yang sama, tapi Api Surgawi kali ini lebih tua dan sulit dijinakkan, sehingga galaxi elemen api itu campur menjinakkannya.
Lotus Bao meningkat lagi menjadi Api Teratai Merah setelah proses penggabungan.
Api Teratai Merah adalah Api Surgawi peringkat ke-8, kemampuannya tidak banyak yang diketahui, sebab Excel Shimo masih belum mencobanya, hanya saja nyala api ini cukup mempesona dan bunga teratai merah terbentuk di dalam nyala apinya. Seperti sebelumnya, Excel Shimo naik 1 level dan kekuatannya berada pada tingkat Prajurit Surgawi level 9.
Kemudian, Excel Shimo kembali menyerap energi Benua Api selama 4 tahun lamanya dan selama itu dia tidak bergerak sama sekali seperti patung. Dengan gila-gilaan dua dantian menyerap energi Benua Api, hingga Excel Shimo menerobos 3 level. Dantian pertama memberikan kenaikan 2 level dan dantian kedua hanya 1 level. Kekuatannya naik menjadi Jenderal Surgawi level 3.
"Monster nyata, 5 benua hanya bisa meningkatkan dia setingkat Jenderal Surgawi! Seluas apa dantian mu!" gumam Dewa Roh yang selalu dibuat kagum oleh Excel Shimo, dia melambangkan tangannya dan tanpa Excel Shimo sadari, dia telah kembali ke tempat semula di dalam lorong makam Ordo Kegelapan. Ujian telah selesai dan lulus.
__ADS_1