
Chapter 441. Peperangan Binatang Mistik (2). Kaburnya Pengkhianatan Bangsa Malaikat.
Semua orang juga ikut menikmati peperangan binatang mistik, terutama burung-burung yang berterbangan dengan anggun. Jing Ehuang juga ikut berterbangan di dalam Formasi Perlindungan, dia tidak mau kalah menampilkan kecantikannya.
"Cih! Burung hitam apa bagusnya! " ejek Peri Shen Hee melihat Jing Ehuang terbang sambil berkicau.
"Apa kamu bilang! Coba katakan lagi?" sahut Jing Ehuang yang tidak terima di hina, ia yang geram memutari kepala musuh bebuyutannya sambil melepaskan Buah Yang Melegakan seperti peluru.
Excel Shimo menjadi tertawa dan membuka matanya, dia sedikit terhibur dengan perkelahian duo Peri Kupu-kupu dan Jing Ehuang.
"Kenapa mereka tidak segera bertarung?" tanya Ximen Fengying yang duduk di sebelah perut Excel Shimo.
"Menunggu para penguasanya datang, si Naga Azure, Kunpeng, Zhu Yan dan yang lainnya!" jawab Excel Shimo sambil tangannya membelai pinggang Ximen Fengying.
Ximen Fengying tersenyum dan tidak menolak tangan Excel Shimo, dia melihat wajah tampan calon suaminya, dan bertanya lagi, "setelah Naga Azure datang, baru pertempuran dimulai?"
"Tidak! Ada perwakilan dari setiap jenis untuk bertarung terlebih dahulu sebelum pertempuran besar dimulai. Pertempuran dibagi menjadi dua, darat dan udara. Setelah ada pemenangnya, maka berlanjut dengan pertarungan perairan, antar Basalt dan Kunpeng, tapi sebelum pertempuran itu, akan ada perwakilan mereka yang bertarung terlebih dahulu...," jawab Excel Shimo dan menjelaskan tentang tahap pertempuran binatang mistik di Benua Giok.
Pertempuran binatang mistik juga memiliki aturan seperti halnya manusia, dimana setiap penguasa binatang mistik akan bertarung terakhir setelah anggota andalan dan para jenderalnya. Setelah penguasa empat menjadi pemenang, akan berlanjut pertempuran yang sesungguhnya, antara Four Beast, atau pertempuran untuk menentukan pilihan menjadi penguasa daratan dan perairan.
Excel Shimo juga menjelaskan, jika ada binatang mistik jenis burung yang tidak terlalu senang dalam perebutan kekuasaan di Benua Giok, yaitu Burung Merak, Burung Gajah dan Burung Cenderawasih.
Setelah pertempuran, akan ada acara penutupnya, dimana para burung-burung yang memiliki suara merdu dan berpenampilan cantik akan memberikan penghormatan bagi binatang mistik yang tewas.
"Bagaimana kamu banyak tahu? Kan kamu dan kita baru tiba disini! " celetuk Jing Ehuang yang menjadi penasaran dengan pengetahuan Excel Shimo.
"Dewa Binatang harus tahu semua tentang binatang apapun!" jawab Excel Shimo dan membuat Jing Ehuang cemberut, dia sendiri tidak banyak menceritakan tentang binatang mistik yang selalu bersembunyi.
Excel Shimo hanya tersenyum tipis sambil melihat langit-langit yang tampak terang padahal saat ini telah malam, Excel Shimo melihat Benua Giok berwarna hijau disaat malam hari dan ini efek pantulan cahaya bulan pada material batu giok.
"Indah disaat malam hari! " ujar Dewi Lou yang duduk di samping kanan Excel Shimo, dia juga memperhatikan langit-langit.
"Iya, dan cocok dengan nama Benua Giok," kata Excel Shimo yang setuju.
"Para penguasa binatang mistik sudah datang! " lanjut Excel Shimo saat merasakan aura kuat dari empat penjuru mata angin.
Semua orang melihat ke segala penjuru mata angin, dan melihat banyak Naga terbang, Kirin, Griffin, Kera Putih dan Kera Api, Phoenix Es dan Phoenix Api, White Tiger, Ular, semua binatang mistik bercincin Magenta dan Cyan bermunculan. Bahkan Singa Mistik juga ada dan membuat Raja Singa ikut meraung juga.
Yang paling menarik perhatian adalah binatang mistik air, wujudnya sebesar gunung, berwarna biru tua di punggungnya dan perut berwarna keperakan, memiliki sirip seperti sayap, binatang mistik itu adalah Kunpeng.
Kedatangan para penguasa membuat para binatang mistik yang sudah hadir semakin keras meraung-raung untuk menyambut kehadiran junjungannya.
__ADS_1
"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup bisa melihat peperangan binatang mistik," ujar Jin Shou yang bersyukur bisa melihat berkumpulnya semua jenis binatang mistik.
Tidak hanya Jin Shou saja yang baru pertama kali melihat pertempuran binatang mistik, tapi semua orang, juga termasuk Excel Shimo yang baru melihat berkumpulnya segala jenis binatang dengan kelebihan yang berbeda-beda.
Excel Shimo tampak senang saat melihat binatang mistik terkuat dipegang oleh Kunpeng dan Naga Azure yang berada di tingkat True Alfa level 90.
Disaat semua orang sedang melihat para binatang mistik, Lin Sichuan, Dewi Xuan dan Tim Dewi Lou telah selesai memasak dan segera membawa keluar.
Excel Shimo segera bangun dan mengeluarkan banyak Teh Daun Sutra sebagai pendamping hidangannya. Semua orang yang melihat melongo dengan kekayaan yang dimiliki oleh Excel Shimo...
"Roar... Roar... Grorr!! "
Raungan semakin keras dan mengalihkan perhatian semua orang untuk melihat lagi kedatangan para penguasa di Benua Giok. Aura kekuatan True Alfa membuat banyak binatang mistik menggigil ketakutan, demikian juga dengan semua orang yang berlindung di dalam Formasi.
"Mengerikan! " seru Ximen Fengying dan yang lainnya.
"Tenang saja! Disini kita akan aman selama tidak ada kekuatan di atas True Alfa! " sahut Excel Shimo yang memenangkan semua timnya.
"Apakah kamu bisa melawan mereka?" tanya Jing Ehuang yang selalu banyak tanya.
"Pertanyaan konyol!" sela Peri Shen Hee sebelum Excel Shimo menjawab.
Jika hanya bertarung dengan dua atau tiga lawan yang kekuatannya sedikit di atasnya, Excel Shimo masih sanggup melawan dengan tingkat rasio kemenangan 70℅. Seandainya Excel Shimo melawan banyak binatang mistik yang kekuatannya di bawahnya, Excel Shimo juga masih kesulitan menang, kecuali memiliki kendali atas Formasi seperti di Benua Cahaya.
Tiba-tiba terbesit dibenak Excel Shimo untuk membuat Formasi Pentagram seperti di Benua Cahaya, dengan dia memiliki Formasi itu bisa mengontrol kehidupan di Benua Giok.
Excel Shimo segera mengeluarkan banyak Batu Formasi, Bendera Formasi, Batu Kuno dan kulit Pohon Besi sebagai bahan pembuatan Formasi Pentagram.
Setelah berpikir sejenak tentang geografis Benua Giok dan menyatukan pengetahuannya tentang Formasi Pentagram, Excel Shimo yakin mampu membuatnya.
"Mau buat Formasi Apa?" tanya Moon Qiang yang penasaran.
"Formasi Pentagram seperti di Benua Cahaya!" jawab Excel tanpa melihat ekspresi semua orang yang tercengang.
Semua orang tidak menduga jika Dewa Binatang mampu membuat Formasi Pentagram yang sangat sulit dan juga belum ada pengetahuannya. Setelah terkejut pemikiran semua orang segera menebak apa yang diinginkan oleh Excel Shimo.
"Apakah kamu ingin merubah Formasi Trigonometri dan menggantikannya dengan Formasi Pentagram, dengan tujuan kendali penuh atas Benua Giok?" tanya Ximen Fengying.
Excel Shimo mengangguk sebagai jawabannya sambil mengeluarkan kuas dan pisau khusus mengukir bahan baku pembuatan Formasi yang keras.
"Aku bantu, tapi tidak tahu bagaimana membuatnya, " kata Dewi Lou yang memang tidak paham tentang Formasi Array.
__ADS_1
Tsai Li-Liang segera menghampiri Excel Shimo untuk membantu, walaupun tidak bisa disebut seorang ahli Formasi, dia sedikit banyaknya memahami.
Lin Sichuan juga mendekat dan duduk di samping Ximen Fengying, dan berkata jika ingin membantu, akhirnya semua orang juga ingin berkontribusi dalam pembuatan Formasi Pentagram.
Melihat begitu antusias semua orang yang ingin andil dalam rencananya, Excel Shimo mengeluarkan gulungan Formasi 12 Bintang dan menjelaskan hal yang paling mudah untuk mereka buat nanti.
Excel Shimo juga berkata jujur, jika dia akan membutuhkan waktu lama untuk membuat Formasi Pentagram. Nah! Masalah waktu yang lama, Excel Shimo segera membaca pikiran dan ingatan semua orang, dia berencana membawa mereka ke dalam Dunia Jiwa untuk membuat Formasi.
Setelah membaca pikiran dan ingatan semua orang, Excel Shimo merasa lega di dalam hatinya, karena mereka semua jujur dan tidak ada keinginan untuk mengkhianatinya.
Mengingat masalah pengkhianatan yang bersembunyi di jajaran petinggi Bangsa Malaikat, Excel Shimo segera bertanya kepada Jin Shou, "Senior Shou, bagaimana tentang pengkhianatan itu? "
Jin Shou dan Tsai Li-Liang menghela nafas saat diingatkan tentang pengkhianatan, dan Jin Shou menjawabnya, "mereka telah kabur di saat kita mengalahkan Ras Asyura dan Ras Mayat Hidup melalui Altar Antar Dimensi, dengan banyak membunuh penjaga altar...,"
Jin Shou menceritakan bagaimana kejadian pengkhianatan itu kabur. Waktu itu di saat Raja Malaikat dan banyak pasukannya ingin membantu Dewa Binatang yang tertangkap oleh Fiend Spirit King. Pengkhianatan itu segera kabur ketika mengetahui jika Bangsa Asyura dikalahkan oleh Dewa Binatang.
"Apakah tidak ada pengkhianatan lagi di dalam tubuh Bangsa Malaikat?" tanya Excel Shimo setelah Jin Shou bercerita, dia berpikir pasti banyak yang terlibat dalam proses pencurian perjanjian damai.
"Semua yang terlibat juga kabur, bahkan membawa semua keluarganya! Ini memalukan sebagai bangsa yang diakui akan kejujuran dan kesetiannya! " jawab Tsai Li-Liang dengan raut wajah malu.
"Lalu bagaimana dengan senior penjaga jalur dimensi, apakah dia tidak mengetahuinya?" selidiki Excel Shimo, dia merasa aneh jika tidak diketahui oleh penjaga jalur dimensi.
"Tahu, jelas tahu! Mereka sempat dihadang oleh penjaga jalur dimensi dan terjadilah pertempuran. Sayangnya, lagi-lagi Wei Yan ...," jawab Jin Shou dan kembali bercerita.
Saat pengkhianatan kabur, penjaga jalur dimensi menghadangnya dan pertarungan tak terhindarkan antar sesama ras. Di saat pertarungan, muncul Wei Yan dengan membawa seseorang yang memiliki kekuatan yang mengerikan, hingga membuat penjaga jalur dimensi dikalahkan dengan mudah dan beruntung tidak terbunuh.
Setelah mengalahkan penjaga jalur dimensi, Wei Yan memerintahkan untuk menghancurkan Altar Antar Dimensi, tapi altar tidak bisa dihancurkan dan hanya mengalami kerusakan. Akhirnya pengkhianatan itu berhasil kabur dengan dukungan Wei Yan.
"... Karena Altar Antar Dimensi mengalami kerusakan, penjaga jalur dimensi tidak bisa memberikan kita waktu lama berada di sini, tidak hanya dia sibuk tapi juga perlu waktu dalam perbaikan altar. "
Excel Shimo geleng-geleng, sekali lagi Wei Yan selalu terlibat, dia terlihat gemas ingin menampar si Wei Yan jika ada di hadapannya, sayangnya Wei Yan tidak ada.
"Siapa orang yang membantu Wei Yan?" tanya Excel Shimo yang menduga jika lawannya nanti pasti orang yang membantu si Wei Yan.
"Penjaga jalur dimensi tidak mengenalnya, hanya saja ada bekas luka senjata di pipi kanan dan juga menggunakan penutup mata sebelah kirinya!" jawab Jin Shou dengan menyebutkan ciri-ciri pendukung Wei Yan.
"Aku harus lebih berhati-hati!" batin Excel Shimo yang merasakan hatinya gelisah, "apakah ini salah satu rencananya?" lanjutnya sambil merenung.
"Yaksa ... Tidak mengherankan jika memiliki banyak orang hebat di sisi kanan kirinya. Semoga saja Benua Kelahiran baik-baik saja!" kata Excel Shimo di dalam hatinya yang makin gelisah.
Dengan waktu lama yang telah dilewati oleh Yaksa, sudah wajar memiliki pondasi yang kuat dan tidak mengherankan bagi Excel Shimo jika Yaksa memiliki ambisi untuk menguasai Alam Jagat Raya.
__ADS_1