God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 31 Kekuatan tingkat Peri Benua.


__ADS_3

Chapter 31 Kekuatan tingkat Peri Benua.


Bang... Bang...


Benturan kepalan tangan kembali terdengar, kali ini daya serangannya sangat kuat. Kecepatan mereka kini sulit di ikuti dengan mata dibawah kekuatan Peri Benua.


Semua orang hanya melihat dua energi yang saling berbenturan. Secara berlahan kedua orang itu bertarung dengan melayang di udara.


Saat di udara mereka berdua semakin cepat gerakannya. Terlihat seperti sinar yang saling menyerang. Semua mata terbuka lebar agar bisa melihat lebih jelas pertarungan mereka.


"Tingkat Peri Benua sangat hebat." gumam Pemimpin Akademi yang kagum dengan kekuatan tingkat setengah Dewa.


"Benar, aku juga ingin memiliki kekuatan seperti itu!" sahut Penatua Agung yang sudah tidak sabar ingin meningkatkan kekuatannya.


Kekuatan Penatua Agung tinggal selangkah lagi menuju tingkat Peri Benua. Jika Benua Jiangshan memiliki energi Qi langit, sudah sejak lama dia menerobos.


Setelah Tingkat Saint, berikutnya adalah tingkat setengah Dewa, yaitu ;


Peri Benua.


Peri Alam.


Peri Langit.


Setiap tingkat juga dibagi menjadi 9 level.


Bang.. Bang...


Pertarungan mereka berdua sangat sengit. Selama bertarung, mereka berdua hanya menggunakan fisiknya saja.


"Hahaha, Bocah, kamu kurang pengalaman, walau fondasimu sangat kokoh!," ejek Raja Kera Emas yang mengetahui jika musuhnya selalu kuwalahan saat beradu pukulan, karena itu dia tertawa bangga.


Apa yang dikatakan Raja Kera Emas itu benar, walau teknik Bu Wanmei sangat tinggi, responnya terhadap serangan lawan terlihat lambat, di karena kan kurangnya pengalaman bertarung antara hidup dan mati.


Sedangkan Raja Kera Emas, telah hidup ratusan tahun, dan telah mendapatkan banyak pengalaman dalam bertempur.


"Ku akui kecepatanmu sedikit lebih baik dariku! Namun ..." katanya lagi yang memuji kecepatan Bu Wanmei, saat di ucapan terakhirnya, Raja Kera Emas berhenti dan..


Swoshhh...


Bang... Boom...


"Huek..."


Bu Wanmei terhatam perutnya dengan lutut Raja Kera Emas, saat Raja Kera Emas meningkatkan kecepatannya. Suara ledakan teredam di dalam perut Bu Wanmei, hingga membuat Bu Wanmei hampir memuntahkan isi perutnya.


Bang... Bang...

__ADS_1


Melihat kesempatan disaat Bu Wanmei terkena pukulan, Raja Kera Emas langsung membombardir tubuh Bu Wanmei dengan pukulan dan tendangan.


Gerakan Raja Kera Emas membentuk aftermages di karena kan kecepatannya. Tubuh Bu Wanmei dihajar sedemikian rupa dari segala arah oleh Raja Kera Emas..


Ming Li Ling, Ming Mei, Loi Annchi, Xiao Qiao dan kedua Putri Raja Han, menjadi panik melihat Bu Wanmei menjadi samsak tinju bagi Raja Kera Emas.


Boom...


"Ahhh..." Bu Wanmei berteriak kesakitan saat punggungnya dipukul oleh Raja Kera Emas, dan melesat kebawah.


"Gunakan teknik Ruang dan Waktu, Tuan!" Earth Core Flame mengingatkan Bu Wanmei disaat dirinya mendapatkan pukulan dan tendangan bertubi-tubi.


Tanpa menjawab, Bu Wanmei segera membentuk gerakan yang aneh dengan kedua tangannya.


Gerakan sangat cepat, sebelum Raja Kera Emas menyerang lagi.


"Time stop..." gumam Bu Wanmei setelah selesai membuat segel, dengan sangat cepat mata ketiganya terbuka dan bersinar.


Bhuzhhhh...


Sinar itu keluar dari mata ketiga Bu Wanmei dan melesat menuju targetnya. Sinar itu menyelimuti tubuh Raja Kera Emas, yang tidak sempat bereaksi karena jaraknya sangat dekat.


Seketika mata Raja Kera Emas menjadi buram, dan berhenti sebelum memukul lagi musuhnya. Tubuh Raja Kera Emas menjadi terdiam.


Melihat kesempatan itu dan sebelum Bu Wanmei menghantam tanah, dia segera menyetabilkan tubuhnya.


Bhuzhhhh... Wushhhh


Bu Wanmei mengeluarkan sayapnya, dan langsung melesat menyerang Raja Kera Emas yang terdiam. Setelah mengeluarkan sayapnya, kecepatan Bu Wanmei semakin cepat.


Teknik menghentikan waktu hanya bisa bertahan selama 10 tarikan nafas, tetapi itu lebih dari cukup untuk mengalahkan Raja Kera Emas. Sebab itu, Bu Wanmei segera menyerang Raja Kera Emas.


Bang... Bang...


Semua orang yang melihat kejadian kebingungan dan tidak tahu apa yang sedang terjadi. Sesaat yang lalu Raja Kera Emas terlihat menyerang terus-menerus, dan kini situasi berbalik dengan sangat cepat.


Bang... Bang....


"Tinju Elemen, Tinju Api Surga...!" teriak Bu Wanmei yang mengeluarkan tekniknya, setelah puas memukuli tubuh Raja Kera Emas sebagai balasan.


Seluruh energi Qi alam disekitar Hutan Penguasa bergerak dengan saat cepat, dan menuju kearah kepalan tangan kanan Bu Wanmei.


Suara gemuruh, sangat jelas terdengar saat energi Qi alam bergerak. Sontak semua orang yang berada jauh untuk melihat pertempuran itu, menjadi ketakutan. Tubuh mereka seakan-akan tertarik kearah Bu Wanmei.


Tinju Elemen adalah skill pertama dari teknik Tinju Hati.


Tinju Api Surga oleh Bu Wanmei sedikit diberi Inti Api Bumi. Daya penghancurnya semakin mengerikan, dan berbeda jauh saat di gunakan saat melawan Xiao Qiao.

__ADS_1


"Semuanya mundur...!" teriak Penatua Agung yang tidak ingin banyak korban berjatuhan akibat kekuatan yang dikeluarkan Bu Wanmei.


Buru-buru semua orang menjauhi medan pertempuran Bu Wanmei dan Raja Kera Emas yang berada di langit.


"Sial, kenapa tubuh ku merasakan sakit semua, dan sinar apa itu tadi!?" umpat Raja Kera Emas, yang sudah pulih dari pengaruh skill waktu yang digunakan Bu Wanmei.


Dia merasa aneh saat terkena sinar yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


Raja Kera Emas menggelengkan kepala dan mengucek matanya agar segera kembali normal dari pengelihatan yang buram.


"Apaan ini ..." shock jelas saat Raja Kera Emas melihat tubuhnya yang terluka dan penuh lebam akibat pukulan dan tendangan.


Setelah memeriksa kondisinya, sekali lagi Raja Kera Emas terkejut saat merasakan aura kekuatan yang sangat mengerikan.


Kemudian, Raja Kera Emas melihat kearah sumber kekuatan itu, dan kaget saat melihat 3 kepalan tangan menuju ke arahnya dengan sangat cepat.


"Bajingannnn... Sial--"


Raja Kera Emas sangat marah setelah sadar jika dia sedang bertarung, dan segera ia membuka mulutnya.


Energi Qi alam segera memasuki ke dalam mulut Raja Kera Emas, dan jelas terlihat di dalam mulutnya membentuk bola energi Qi yang memiliki daya penghancur yang mengerikan.


Kemudian, Raja Kera Emas memuntahkan api itu untuk mengatasi serangan Bu Wanmei.


Wushhhh...


Api yang keluar dari mulut Raja Kera Emas, berubah menjadi bola api yang sangat besar, dan melesat kedepan dengan sangat cepat.


Boommmm....


Ledakan dahsyat saat kedua kekuatan saling berbenturan, suaranya sangat memekikkan telinga. Setelah ledakan itu, benturannya memicu gelombang energi Qi, yang mampu menghempaskan apapun yang dilewatinya.


"Buat perisai pelindung..." teriak Penatua Agung kepada semua orang untuk membuat perisai diri dari energi Qi.


Boom... Bang... Bang


Apapun yang dilewati gelombang energi akibat dua kekuatan yang saling bertabrakan, menjadi hancur. Dan membuat semua orang terhempas oleh gelombang energi itu.


Demikian juga dengan Raja Kera Emas yang ikut terlempar akibat tabrakan dua energi. Raja Kera Emas terhempas karena serangan Bu Wanmei sudah terlalu dekat, sehingga dirinya hanya mampu memblokir serangan itu.


Tetapi efek dari ledakan energi itu membuatnya terhempas, dan terlempar sejauh puluhan meter.


Sedangkan Bu Wanmei yang aman hanya tersenyum melihat Raja Kera Emas berguling-guling di udara.


Berbeda dengan semua orang, kondisi mereka sudah tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Banyak yang muntah darah, apalagi yang memiliki basis kultivasi yang rendah.


"Kekuatan Peri Benua sangat mengerikan!!" ucap Penatua Agung dengan tubuh gemetar, terlihat pakaiannya banyak sobekan akibat terhempas gelombang energi.

__ADS_1


Lalu Penatua Agung memeriksa disekitarnya, dan merasa lega karena tidak ada yang meninggal dengan sia-sia. Walaupun sebagian banyak yang batuk darah karena hantaman gelombang energi Qi.


__ADS_2