
Chapter 30 Bentuk Sempurna.
Bu Wanmei mengerutkan keningnya, dia merasa sedikit demi sedikit aura kekuatan musuhnya semakin kuat. Instingnya memberikan sinyal marabahaya.
Tidak hanya Bu Wanmei saja yang merasakan marabahaya saat Raja Kera Emas berbicara, semua orang juga ikut gelisah.
Penatua Agung terlihat wajahnya kini menjadi serius.
"Sudah lama aku tidak menikmati petarung seperti ini! Bocah ... Bersiap-siaplah ...!" Raja Kera Emas mencibir Bu Wanmei dan semua orang yang menganggap dirinya paling hebat.
"Tuan, hati-hati! Kera itu akan berubah menjadi bentuk sempurna!"
Earth Core Flame memperingatkan Tuannya agar berhati-hati dengan Raja Kera Emas. Bu Wanmei jelas bingung dan segera bertanya kepada sahabatnya.
"Apa maksudmu, Sobat?"
"Bentuk Kera itu saat ini hanya transformasi kedua, jika dia berubah lagi dengan bentuk sempurnanya, maka kekuatannya akan menembus tingkat Peri Benua. Tubuhnya bukan menjadi besar lagi, tapi mengecil." jawab Earth Core Flame, yang paham betul dengan kekuatan Raja Kera Emas yang memiliki garis darah Dewa Kera Ilahi.
"Hebat ... Tapi itu juga akan semakin seru!" balas Bu Wanmei yang tidak takut dengan kekuatan penuh dari musuhnya.
Terlihat Bu Wanmei semakin bersemangat, memiliki garis darah Super Human dan garis darah Naga 12 elemen membuatnya merasa bangga jika menghadapi lawan yang lebih tangguh.
"Iya, ini juga bagus untuk melatih kemampuan bertarung Tuan Muda. Tetapi Tuan juga harus tetap berhati-hati." Earth Core Flame juga senang jika Tuannya memiliki lawan yang tangguh, dia juga selalu mewanti-wanti agar Tuannya tidak lengah.
"Aku paham, Sobat."
Growrrrr....
Raja Kera Emas meraung lagi, dan terlihat jelas dari tubuhnya mengeluarkan sinar yang menyilaukan mata.
"Semuanya mundur..."
Perintah Penatua Agung kepada semua orang yang melihat pertarungan hebat ini, instingnya sudah memberikan tanda bahaya yang akan berdampak buruk baginya dan semua orang.
Segera semua orang menjauhi medan pertempuran kedua kekuatan itu, dan jantung mereka semakin berdebar-debar.
Pertarungan seperti ini belum pernah terjadi di wilayah Kerajaan Han, dan merupakan pertarungan yang sangat diminati banyak kekuatan.
Boom....
Raja Kera Emas meningkatkan kekuatannya lagi, dengan diikuti tubuh yang tadinya besar, secara cepat juga mulai menjadi kecil.
Kini kekuatannya berada di tingkat Saint level puncak.
__ADS_1
Sontak semua orang terkejut dan sangat ketakutan dengan aura yang terpancar dari tubuh Raja Kera Emas itu.
"Ya, Dewaaaa... Dia meningkatkan kekuatannya lagi...!" seru Raja Han yang jelas paling terkejut, karena diwilayahnya tersembunyi kekuatan yang mengerikan.
"Belum ... Ini masih belum sempur--" ucap Penatua Agung yang terhenti saat melihat Raja Kera Emas.
Boommm....
Aura yang kuat dan lebih kuat lagi dari sebelumnya keluar dari tubuh Raja Kera Emas. Suara ledakan energi keluar dari tubuhnya.
"Peri Benua ..." pekik Penatua Agung yang tahu kekuatan apa itu, berteriak kaget.
"Apaaa ... Ya Dewaaa...!"
"Mu-mustahil..."
Semua orang sudah ketakutan dengan tubuh yang gemetar, saat bentuk sempurna dari Raja Kera Emas telah selesai bertransformasi.
Hanya Bu Wanmei yang terlihat tenang, di balik topengnya dia tersenyum.
Tubuh Raja Kera Emas setinggi 180 sentimeter, tubuhnya mengeluarkan listrik, auranya sangat padat dan memancar energi Qi yang dahsyat.
Tubuhnya tidak memiliki bulu lagi, melainkan bulu berubah menjadi armor yang melindungi badannya.
Raja Kera Emas merenggangkan seluruh tubuhnya yang terasa kaku setelah berubah menjadi bentuk sempurna.
Sorot matanya yang tajam menatap Bu Wanmei, dengan bibirnya yang menyeringai.
"Hahaha...! Aku lah Pangeran Kera Ilahi, namaku Sun Yao..." suara Raja Kera Emas mengelegar saat memperkenalkan dirinya kepada semua orang.
Seketika semua orang semakin ketakutan dan secara tidak sadar, mereka berjalan mundur.
Demikian juga dengan Penatua Agung, Wang Kaibo dan beberapa pimpinan yang juga ikut berjalan mundur karena tekanan aura yang sangat kuat.
"Apa hanya itu saja batas kekuatanmu yang sebenarnya?" tanya Bu Wanmei yang sengaja menyindir rasa bangga dari musuhnya, dia tidak takut sama sekali.
"Hahaha, Bocah, ucapanmu sangat menjengkelkan?! Kekuatanmu hanya berada pada tingkat Saint level 8, apa bisa kamu mengalahkan ku yang berada pada tingkat Peri Benua?!" Sun Yao mencela ucapan Bu Wanmei yang meremehkan dirinya, dia juga tertawa sinis saat musuh meremehkannya.
"Lihat baik-baik ..." Bu Wanmei terkekeh dan mengepalkan kedua tangan dan melebarkan sedikit kedua kakinya.
"Uwaaaaa...."
Boom... Boom
__ADS_1
Bu Wanmei berteriak sangat kencang, dan seketika kekuatannya meningkat hingga 2 kali. Kini kekuatannya juga setara dengan Raja Kera Emas.
War Clock-nya menjadi aktif, dan dahinya mengeluarkan cahaya. Seluruh tubuh juga bersinar terang dan menyilaukan semua mata yang memandangnya.
"D-dia juga P-Peri Benua..." Penatua Agung tergagap mengetahui kekuatan Bu Wanmei yang tiba-tiba meningkat.
"Ya Dewaaa... Bocah ini menyembunyikan kekuatannya sangat dalam...!" gumam Wang Kaibo yang tercengang melihat Bu Wanmei yang semakin kuat.
Han Xing dan adiknya Han Chun terpesona melihat wajah Bu Wanmei yang tidak lagi memakai topeng.
Demikian juga dengan Xiao Qiao dan Loi Annchi yang terpesona saat melihat wajah asli Bu Wanmei.
Ming Li Ling dan Ming Mei yang melihat kekasihnya juga masih saja terpesona dengan wajah tampan Bu Wanmei. Apalagi dengan perubahan warna rambutnya dan tubuhnya yang semakin kekar, membuat kedua kekasih Bu Wanmei semakin cinta.
"Tampan, benar-benar tampan" gumam Loi Annchi yang kini jantungnya berdegup kencang.
"Dia harus aku miliki..." kata Han Xing dengan yang sudah jatuh cinta pada Bu Wanmei, suaranya sangat pelan hanya bisa didengar oleh adiknya.
"Kak, kali ini kamu yang harus mengalah padaku. Dia adalah pilihan ku!" pinta Han Chun kepada kakaknya.
"Tidak bisa, kamu sebagai adik menuruti kakakmu!" tuntun Han Xing yang tidak mau mengalah kepada Han Chun.
Akhirnya kedua Putri Raja Han berdebat untuk memiliki Bu Wanmei sebagai kekasihnya.
Semua orang juga terpesona dengan wajah tampan, keren karena ada tanda lahir yang seperti tato api di pipi kirinya.
Sun Yao si Raja Kera Emas juga terkejut, terkejut bukan karena wajah asli musuhnya. Dia terkejut karena musuhnya juga mampu meningkatkan kekuatan seperti dia.
"Sekarang kita seimbang, maju!" tantang Bu Wanmei dengan tubuhnya yang mengeluarkan petir yang menghancurkan area seluas 5 meter.
Tubuhnya kini terbalut armor dengan warna hitam metalik.
Auranya lebih padat dan lebih mendominasi daripada Sun Yao si Kera Emas. Kini sudah tidak terlihat wajah yang memancarkan kebanggaan dari wajah Raja Kera Emas.
"Sial, bagaimana bisa dia selalu meningkatkan kekuatannya seperti ku?" batin Sun Yao yang terlihat sangat serius.
Krakk... Krakk
Karena Raja Kera Emas tidak merespon ucapannya, Bu Wanmei berjalan menuju ke arah musuhnya yang berjarak 29 meter darinya. Setiap langkahnya membuat tanah menjadi retak.
"Karena ini maumu, maka aku tidak akan menahan diri!?" ujar Raja Kera Emas yang mulai ikut bergerak.
Wushhhh...
__ADS_1
Wushhhh...
Bu Wanmei dan Raja Kera Emas langsung menyerang secara bersamaan.