God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 405.


__ADS_3

Chapter 405. Dong Jingying.


Raja Singa terbanting ke tanah sangat keras, hingga menciptakan sebuah kawah yang dalam. Leopard Mistik yang telah membuat Tim Dong Ping terluka serius, dia melihat tempat dimana Raja Singa terbanting.


Leopard Mistik kaget dan buru-buru memerintahkan semua binatang mistik untuk kabur, dia tahu jika terlambat lari akan bernasib buruk. Sebelum dia kabur, Leopard Mistik memberikan serangan fatal kepada Dong Ping hingga seluruh tulang rusuk patah, dan dia pun segera kabur menyusul yang lainnya.


Terlihat jika telah aman, Jing Ehuang meminta Moon Qiang segera menghampiri Excel Shimo, semua orang pun mengikutinya, kecuali Dong Jingying, dia bersama timnya merawat luka Dong Ping dan yang lainnya.


"Apa dia telah kalah? " tanya Moon Qiang setelah berada disamping Excel Shimo sambil melihat Raja Singa yang tertutup tanah.


"Iya! " jawab Excel Shimo dan dia bergerak turun menghampiri Raja Singa.


"Bangun, tidak perlu berpura-pura mati! " perintah Excel Shimo kepada Raja Singa.


Dan memang Raja Singa berpura-pura mati dan akan menyerang disaat lawan mendekat. Berhubung Excel Shimo telah mengetahuinya...


Tanah yang menimbun Raja Singa bergetar dan secara berlahan tubuh Raja Singa mulai terlihat, Raja Singa mengibaskan tubuh agar kotoran tanah jatuh, lalu dia melihat Excel Shimo telah merentangkan tangannya untuk menyerang.


Segera Raja Singa menundukkan kepala, tanda dia telah mengakui kekalahannya.


"Angkat kepalamu! " perintah Excel Shimo.


Raja Singa mengangkat kepalanya dan melihat Excel Shimo membawa Pill Sky Soul Grade lima, seketika matanya berbinar-binar dengan ekor bergoyang-goyang, dia tidak tahan dengan daya tarik dari Pill Sky Soul.


"Buka mulutmu! " sekali lagi Excel Shimo memberikan perintah, Raja Singa pun membuka mulutnya.


Excel Shimo melemparkan lima butir pil ke dalam mulut Raja Singa.


Raja Singa dengan lahap mengunyah dan merasakan tubuh, jiwa dan kekuatannya pulih.


Raja Singa seperti seekor kucing mengelus lengan Excel Shimo dengan kepalanya, sebagai bentuk penyerahan diri. Excel Shimo meletakkan telapak tangan kanan di kepala Raja Singa yang untuk memberikan segel.


Kemudian, tercetak sebuah simbol Yin Yang, Yin bergambar suasana malam hari dan Yang bergambar suasana siang hari, dua gambar itu terlihat nyata jika diamati dengan jeli.


Semua orang hanya ternganga melihat aksi Excel Shimo yang menunduk Mystical Lion King dengan mudah, apalagi mengeluarkan Pill Sky Soul yang tidak ada di Benua Roh.


"Dewa Binatang! " sambut Raja Singa dengan tubuhnya langsung bersujud di kaki Excel Shimo, saat tahu jika orang yang dia lawan adalah Dewa Binatang yang namanya telah di materai oleh Kitab Suci.


"Bangkit! " perintah Excel Shimo dan segera Raja Singa mengikuti.

__ADS_1


"Jadi kamu Dewa Binatang! " seruan Jing Ehuang sambil hinggap di bahu Excel Shimo, dia terlihat senang dan bangga bisa melihat sosok Dewa Binatang.


"Kamu mengenal ku? " tanya Excel Shimo yang keheranan sambil melihat Jing Ehuang.


"Siapapun kenal dengan nama Dewa Binatang, namamu tercantum di dalam prasasti Konferensi Tianwu, satu-satunya peserta paling jenius di seluruh alam semesta dan paling muda. Kali ini aku bisa melihat sosoknya, aku tidak menyangka jika selama ini bersama Dewa Bintang! Dan prasasti itu tidak membual, kamu memang jenius! " jawab Jing Ehuang tanpa menyembunyikan apapun, dia sangat senang dengan Excel Shimo yang menjadi pujaannya.


Kini Excel Shimo yang melongo setelah mengetahui dirinya terkenal, lalu dia melihat Raja Singa yang mengangguk. Kemudian Excel Shimo melihat semua orang dan reaksinya juga sama, mengangguk.


Excel Shimo tidak tahu jika nama Dewa Binatang dikenali di Alam Jagat Raya, sebab setiap alam semesta juga memiliki Kitab Suci yang saling terhubung.


Setiap peserta Konferensi Tianwu juga tercatat di seluruh Alam Semesta, semua itu bertujuan untuk saling mengenal nama peserta Konferensi Tianwu.


Khusus Alam Semesta Kelahiran yang tidak memiliki prasasti, sebab banyak orang yang membunuh peserta Konferensi Tianwu karena iri dan lain sebagainya, sebab itu Kitab Suci berpesan kepada Excel Shimo agar berhati-hati dan tidak menyebutkan kepada siapapun jika dia adalah peserta Konferensi Tianwu satu-satunya di Alam Semesta Kelahiran.


Mengingat tentang Konferensi Tianwu, Excel Shimo menjadi bersemangat dan tujuan jelas untuk meningkatkan kekuatan serta menghancurkan Binatang Monster Lima elemen dan termasuk Pangeran Kun.


Selain itu, dia akan bertemu lagi dengan keluarganya, ibu, nenek, ayah dan kakek Excel dan berharap juga bisa bertemu dengan Tian Ba.


Perkiraan Excel Shimo, dia akan dijemput oleh utusan Kitab Suci dalam waktu dekat, kurang lebihnya empat tahun ini.


Tapi, mengingat dia memiliki banyak musuh, mau tidak mau dia harus menyelesaikan sesegera mungkin sebelum dirinya dijemput.


Disaat Excel Shimo sedang berpikir, semua mata menatapnya penuh pemujaan, terutama kaum wanitanya, termasuk seseorang yang baru dia selamatkan, Dong Jingying.


Sedangkan Dong Ping masih pingsan, dan dia akan membutuhkan waktu lama untuk pulih setelah semua tulang rusuk patah, apalagi dantian nya juga mengalami kerusakan, karena Leopard Mistik dan binatang mistik sangat menyukai energi yang terkandung di dalam dantian.


"Kenapa kamu tampak tidak bangga maupun senang seperti para peserta yang lainnya? " tanya Jing Ehuang yang terus terang.


Semua peserta Konferensi Tianwu mendapatkan perlakuan istimewa, dilindungi dengan ketat, kehidupannya terjamin dan apapun kemauannya selalu terwujud. Salah satunya adalah putra pertama Raja Asyura, yaitu Dong Xiang, memiliki kekuatan Half Alfa level 5 dengan usia mencapai 480 tahun.


Selain Dong Xiang, ada juga dari Ras Malaikat, yaitu Ximen Sying, usia 485 tahun, dengan kekuatan level 5. Dan totalnya ada enam orang peserta dari Benua Roh.


Kitab Suci memiliki persyaratan utama, yaitu usia tidak lebih dari 500 tahun, dan memiliki bakat tinggi dari banyaknya bakat, terutama memiliki tubuh yang unik, kekuatannya minimal berada pada tingkat Dewa Bumi.


Excel Shimo menghela nafas dan menjawab:


"Tiap kehidupan memiliki permasalahan masing-masing, demikian juga dengan ku ... !"


Ya, Excel Shimo bukan seperti para peserta yang lainnya, dia memiliki tanggungjawab besar untuk melindungi istri, anak, keluarga dan banyak rakyatnya, apalagi saat ini dalam keadaan yang tidak baik. Karena itu dia enggan membicarakan permasalahannya.

__ADS_1


"Karena ambisius, mengorbankan banyak nyawa, menghiraukan penderitaan kehidupan ... Awalnya aku enggan datang ke sini, tapi ayahmu dan Wei Yan memaksaku untuk bertindak... Apa kamu tahu maksudku?" kata Excel Shimo dan bertanya kepada Dong Jingying.


Dong Jingying kebingungan dengan apa yang Excel Shimo katakan, segala pertanyaan berkecamuk di dalam pikirannya, karena tidak mendapatkan jawaban, dia geleng-geleng.


"Biarkan aku yang berbicara kepadanya, Jingying memang tidak tahu apa-apa! " sela Yun Shuang sebelum Excel Shimo berbicara.


Yun Shuang mengajak Dong Jingying menjauh, dia ingin berbicara secara pribadi dengan temannya. Kemudian, Jin Shou bertanya perihal pemahaman yang telah dia dapatkan dari pengamatan selama Excel Shimo bertarung, demikian juga semua orang.


Setelah semua orang menuangkan segala pemahaman yang didapatkan, Dewi Lou, bertanya:


"Lalu bagaimana cara mempelajarinya? "


"Berlatih fokus menggerakkan sesuatu benda dengan pikiran, karena pikiran adalah energi tak kasat mata. Awali dengan benda yang teringan terlebih dahulu dengan jarak dekat dan jangan gunakan energi spiritual! Lakukan secara bertahap, semakin berat dan semakin jauh. Dan itu hanya dasarnya, memang melelahkan, tapi itu juga bagian dari pembiasaan diri! " jawab Excel Shimo dengan gamblang dan mudah dimengerti.


Kemudian, semua orang mempraktikkannya di tempat, ada yang menggunakan kerikil, ada pula yang menggunakan dedaunan dan ranting. Ini seperti berlatih Telekinesis, menggunakan pikir untuk menggerakkan obyek yang dipilih.


Setelah beberapa saat, Yun Shuang dan Dong Jingying telah selesai berbicara, dan kembali menghampiri Excel Shimo.


"Maaf, aku memang tidak tahu jika ayahku ingin menjajah tempatmu. Aku memang kenal dengan orang yang bernama Wei Yan, dan ayah juga sempat berkata jika kita akan kembali ke tanah suci dengan bantuan paman Wei..., " dengan raut wajah menyesal Dong Jingying meminta maaf untuk ayahnya, dan dia pun membuka mulut perihal rencana ayahnya tanpa Excel Shimo minta.


Tanpa menutupi apapun Dong Jingying menceritakan rahasia Raja Asyura, yang bernama Dong Shing.


Dong Shing dan Wei Yan membuat kesepakatan, dimana Wei Yan akan membawa seluruh Keluarga Besar Dong menuju tanah suci, tempat kelahiran keturunan Yaksa dan Deity, dengan catatan Dong Shing membantu Wei Yan untuk menguasai Alam Semesta Kelahiran, dan tujuan untuk mendapatkan Mahkota Maharaja dan Pedang Semesta.


Alam Suci tidak mudah dimasuki oleh siapapun tanpa perantara walaupun yang ingin masuk adalah keturunannya, sebab membutuhkan prestasi dan jasa besar agar bisa masuki Alam Suci, kedua syarat itu adalah mendapatkan Artefak Alami dalam bentuk dan jenis apapun.


Yang tidak diketahui Dong Jingying, bagaimana dia bisa begitu mudahnya berbicara semua hal rahasia Raja Asyura, karena Excel Shimo menggunakan kemampuan salah satu Batu Keabadian, yaitu Third Eye Stone, mampu berkomunikasi dengan alam bawah sadar milik Dong Jingying.


Excel Shimo harus melihat situasinya targetnya jika harus menggunakan kelebihan Throat Stone, dimana targetnya membawa perasaan balas budi, membuatnya nyaman dan yang terpenting harus mampu meyakinkannya targetnya akan kebaikannya. Dengan begitu Excel Shimo bisa berkomunikasi dengan alam bawah sadar lawan untuk mengungkapkan semua rahasianya.


Semua orang yang sedang berlatih, menjadi berhenti dan ikut mendengarkan Dong Jingying berbicara. Excel Shimo tidak sedikit pun menyela Dong Jingying, dia hanya mendengar dan mengangguk, padahal Excel Shimo lebih tahu situasi Alam Suci.


"Ayahmu diperalat oleh Wei Yan dengan iming-iming kembali ke Alam Suci. Seandainya, ayahmu berhasil membantu Wei Yan dan mendapatkan Artefak Alami, tapi harus kehilangan banyak orang yang ayahmu sayangi termasuk kamu, kakakmu dan ibumu dan semua keluargamu... Lalu buat apa harus ke Alam Suci, jika akhirnya hanya ayahmu saja yang kesana! Iya, kalau ayahmu masih hidup ... Sama saja kalian menjadi umpan meriam dan Wei Yan menuai hasilnya! Alam Suci ada di hati kalian bukan di tempat lain, itu hanya istilah. Selama hatimu suci, disitulah tempat paling indah dari apapun, dan tanah yang kamu pijak adalah tempat kelahiran-mu! " tutur Excel Shimo setelah Dong Jingying berbicara, dia geleng-geleng begitu bodohnya Raja Asyura.


Semua orang menghela nafas, apa yang Excel Shimo katakan menyentuh lubuk hati.


"Kamu mulai saat ini akan bersama ku! " kata Excel Shimo kepada Dong Jingying, dia ada tujuannya membawa putri Raja Asyura.


Jelas Dong Jingying kaget dan kebingungan harus menjawab apa, dia menunduk dengan wajahnya sudah memerah dan memainkan jari-jarinya, kedua bola mata bergerak liar.

__ADS_1


Dong Jingying.



__ADS_2