God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 393.


__ADS_3

Chapter 393. Kemarahan Excel Shimo.


Excel Shimo dengan cepat mengejar binatang beruang dan melihat mereka masih berkumpul di pinggir sungai.


Tanpa membuang waktu, Excel Shimo segera bergerak sangat cepat dan memukul kepala beruang yang terluka, seketika binatang beruang itu tersungkur.


Binatang beruang yang lainnya jelas terkejut mendengar suara pukulan dan melihat temannya yang sudah tersungkur. Spontan lima binatang beruang itu meraung-raung dan memeriksa sekelilingnya, namun pelakunya tidak mereka temukan.


Bukk...


Suara pukulan terdengar lagi, dan melihat teman yang lain juga tersungkur tanpa tahu siapa pelakunya. Kembali binatang beruang meraung sangat keras, berharap si pelaku ketakutan dan menampakkan dirinya.


Sayang sekali, bukannya menampakkan dirinya, Excel Shimo kembali menyerang dengan sangat cepat, membuat satu per satu binatang beruang tersungkur dan pingsan tanpa tahu siapa pelakunya.


Lalu, dia memasukkan semua binatang beruang ke dalam Dunia Jiwa, dan tersenyum telah sukses besar mendapatkan enam cincin roh berwarna ungu untuk istrinya nanti.


Swosh... Swosh.... (Dentang)


Suara rantai berdentangan saat mengelilingi Excel Shimo dengan sangat cepat dan membuatnya terkepung. Sontak Excel Shimo terkejut dan melihat dua ketua menyeringai.


Excel Shimo melihat Black Owl Mistik yang tampak bahagia telah berhasil menemukannya, dia juga melihat Tim Dewi Lou yang sedang melihatnya.


Sedangkan para wanita juga terkejut melihat wujud asli si manusia, mereka tidak berharap manusia itu masih sangat muda dan tampan. Tapi sayangnya, perbuatan Excel Shimo sangat memalukan dengan menculik dua wanita dan juga masuk secara ilegal, membuat semua wanita memandang rendah.


"Kamu sudah tidak akan bisa lagi bersembunyi! " ungkap Ketua Balai Alkemis.


"Jadi karena rantai ini kalian semua bisa melihatku?" tanya Excel Shimo yang mengerti ucapan Ketua Balai Alkemis.


Kedua ketua itu mengangguk karena tebakan Excel Shimo memang benar. Excel Shimo tersenyum tipis dan teringat Malaikat Penjaga portal dimensi, dan kembali berbicara:


"Apakah kita ada masalah?"


Kedua ketua itu tertawa dengan pernyataan yang seakan-akan membodohi mereka. Segera Ketua Balai Alkemis berbicara:


"Masuk tanpa ijin, memburu banyak binatang mistik yang mengakibatkan terganggunya keseimbangan Hutan Mistik, menculik dua wanita dari Perguruan Api Asyura. Anak muda, perbuatan-mu sangat tidak terhormat dan memalukan. Anehnya, kamu dari Ras Manusia yang entah darimana asalnya bisa ada di Benua Roh, apa tujuanmu?"


Ya, kecurigaan Ketua Balai Alkemis bisa dimengerti siapapun, sebab Ras Manusia sudah lama eksodus dari Benua Roh. Dan, kemunculan Excel Shimo secara tiba-tiba dengan tindakannya ... Yang disebutkan oleh ketua, menambah firasat buruk mereka.


Bukannya menjawab pertanyaan Ketua Balai Alkemis, Excel Shimo bertanya hal lainnya:


"Apakah Anda mengenal seorang pria dari Ras Malaikat penjaga portal dimensi? "


Kedua ketua itu saling bertukar pandangan saat manusia di hadapannya mengenal sosok yang sangat dipercayai untuk menjaga jalur lintas antar dimensi keluar masuk menuju Benua Roh.


Mereka berdua menebak, jika penjaga portal dimensi lah yang mengijinkan Excel Shimo.


Dengan rasa penasaran, Ketua Balai Alkemis, bertanya:

__ADS_1


"Apa hubunganmu dengan beliau?"


Excel Shimo dengan jujur bercerita awal pertemuan dia dengan penjaga portal dimensi, berawal munculnya pusaran hitam di Benua Kelahiran, dan semua karena keterlibatan Wei Yan, bangsa Asyura, Ras Mayat Hidup, Fiend Spirit dan Ras Iblis.


Dan dia masuk melalui pusaran hitam yang berada di Benua Shen Zhou.


Excel Shimo juga menceritakan tujuannya berada di Benua Roh, yaitu memburu Fiend Spirit. Dia juga menunjukkan lonceng keperakan milik penjaga portal dimensi sebagai bukti perkenalkan itu.


Semua orang terkejut melihat lonceng khusus milik penjaga portal dan juga tujuan Excel Shimo memburu Fiend Spirit.


Musuh Ras Malaikat yang selama ini tidak bisa mereka kalahkan karena terikat perjanjian damai, dan kemunculan Fiend Spirit juga karena peperangan Malaikat dan Ras Mayat Hidup.


Setelah tahu tujuan Excel Shimo yang sebenarnya, kedua ketua itu segera menarik Rantai Penjinak yang masih mengepung Excel Shimo, dan cara pandang mereka juga berubah, sebab Excel Shimo menjadi andalan mereka untuk mengatasi Fiend Spirit.


Kedua ketua itu tidak lagi berpikir buruk pada Excel Shimo, sebab bantuannya untuk melenyapkan Fiend Spirit lebih berarti daripada apapun. Fiend Spirit bagi semua orang adalah mimpi buruk, disaat muncul selalu banyak korban dengan tubuh utuh tapi mati dengan cara mengenaskan...


Sedangkan, Moon Qiang yang juga berasal dari Ras Iblis dan rasnya disangkut pautkan, tampak tidak marah maupun kesal, dia tetap tenang melihat wajah Excel Shimo.


Excel Shimo telah menjelaskan tujuannya berada di Benua Roh dan menutup penjelasannya:


".... Oleh karena itu, senior penjaga portal dimensi ber--"


Excel Shimo berhenti berbicara saat merasakan niat membunuh dari belakang, dia segera membalikkan badan dan melihat empat sinar melesat sangat cepat.


Swosh ... Boom💥...


Ledakan hebat memekakkan telinga saat serangan tiba-tiba menargetkan Excel Shimo, kedua ketua itu terpental, demikian juga dengan Tim Dewi Lou yang sudah menghantam pepohonan.


Semenjak tahu kehadiran Excel Shimo sedang dikejar oleh Tim Dewi Lou, Harimau Mistik tidak segera menyerang, dia mengamati dan mencari peluang untuk memberikan serangan fatal, dan dia segera menyerang saat Rantai Penjinak ditarik oleh dua ketua itu.


"Grorrr!?"


Auman kemarahan Harimau Mistik dan sudah berhadapan dengan Excel Shimo, dan berniat menyerang jika Excel Shimo tidak memberikan apa yang dia inginkan.


Excel Shimo jelas sangat marah, lagi-lagi diserang secara tiba-tiba oleh binatang yang sama, kedua matanya mengeluarkan dua cahaya hitam dan putih, di punggungnya keluar sepasang sayap berapi-api yang membentang sepanjang 300 meter, seluruh tubuhnya terlindung jirah perang Dewa Binatang.


"Karena kamu telah menyerang ku dua kali ... Jangan salahkan jika aku menyiksamu, sebelum membunuhmu!? " kemarahan Excel Shimo kepada Harimau Mistik.


Dua ketua dan Tim Dewi Lou segera bangkit dan terkejut melihat Excel Shimo baik-baik saja, yang membuat mereka semakin syok, melihat perubahan Excel Shimo dan mengeluarkan aura yang menindas.


Boom💢...


Letupan energi kuat saat Excel Shimo mengeluarkan semua kekuatan, hingga membuat Tim Dewi Lou terpental lagi, demikian juga dengan Harimau Mistik yang terhempas gelombang aura kekuatannya.


Tanpa memberikan kesempatan Harimau Mistik untuk bangkit, Excel Shimo tiba-tiba muncul di sampingnya, dengan kaki kanan sudah terangkat kebelakang untuk menendang perutnya.


Boom💥...

__ADS_1


Tubuh Harimau Mistik terpental keatas saat terkena tendangan keras, Excel Shimo segera menghilang dan muncul di atasnya dengan tangan kanan mengepal untuk memukulnya.


Bang💥...


"Grorrr!! " raungan Harimau Mistik yang kesakitan, dia terpental ke bawah.


Namun, sebelum Harimau Mistik menghantam tanah, Excel Shimo telah berada di bawahnya dengan kaki kiri telah terangkat. Langsung Excel Shimo menendang kepala Harimau Mistik sangat keras, dan kembali Harimau Mistik terpental keatas.


Bang... Dhumm..


Suara dentuman ketika Excel Shimo menghajar tanpa ampun di udara tanpa memberikan kesempatan Harimau Mistik memblokir serangannya, bahkan saat ingin meraung mulutnya telah ditendang.


Tim Dewi Lou tercengang melihat kecepatan tinggi yang sulit diikuti kedua mata, mereka hanya melihat sinar berwarna api berkedip-kedip saat muncul di depan Harimau Mistik maupun muncul di belakangnya.


Suara dentuman terus terdengar dan akibatnya pepohonan di bawahnya hancur berkeping-keping karena gelombang kejut kekuatan Half Alfa level 80.


Excel Shimo sengaja tidak langsung membunuhnya, dia ingin menyiksa Harimau Mistik sampai kemarahan mereda, Excel Shimo tidak perduli dengan cincin roh berwarna merah milik Harimau Mistik.


Tim Dewi Lou terus menjauh saat gelombang kejut kekuatan Excel Shimo semakin kuat dan kuat, bahkan binatang mistik yang memiliki cincin roh berwarna hitam melihat bertarung manusia dan Harimau Mistik.


Semua binatang mistik ketakutan dengan aura kuat dari tiga garis darah milik Excel Shimo, yang menindas garis darah mereka. Tidak hanya para binatang mistik saja, dua ketua dan Tim Dewi Lou merasakan penindasan dari garis darahnya.


Melihat pertarungan dan aura kuat, para tim pemburu hanya bisa melihat di kejauhan tanpa berani mendekati Excel Shimo.


Sedangkan Tim Kang-Dee yang dikawal dua ketua juga tidak berani mendekati, mereka tahu Api Asyura andalannya tidak akan berpengaruh bagi musuh yang memiliki kekuatan jauh diatas mereka.


Karena kemarahan, Excel Shimo tidak menyadari jika Harimau Mistik telah mati. Mati tanpa mampu berusaha melawan, hanya suara dentuman saat tendangan dan pukulan menghujani tubuh Harimau Mistik, organ dalamnya sudah berantakan yang menyebabkan Harimau Mistik mati.


Dhumm... Boom💥...


Suara dentuman sangat keras, ketika tendangan terakhir mengenai tubuh Harimau Mistik dan meluncur seperti meteor yang menghantam bumi, sangat keras hingga tercipta kawah yang besar.


Swosh... Boom💥...


Excel meluncur dari atas dan langsung menginjak kepala Harimau Mistik tanpa berniat menghancurkan kepalanya, dia masih belum puas dan terus menginjak kepala Harimau Mistik hingga tertanam di tanah.


Bang... Bang...


"Sampah?!" umpatan Excel Shimo dengan terus menginjak-injak kepala Harimau Mistik.


Tim Dewi Lou dan dua ketua buru-buru menyusul dan melihat ke bawah kawah, dimana Excel Shimo terus menerus menginjak kepala Harimau Mistik.


Di dalam hati, kedua ketua merasa bersyukur tidak menjadi seperti Harimau Mistik jika sesaat lalu dengan ceroboh membuat kemarahan Excel Shimo.


Black Owl Mistik menelan salivanya berkali-kali, beruntung dia hanya dibanting dan tidak diinjak-injak seperti Harimau Mistik, mati mengenaskan dan memalukan bukan keinginannya, dia kuatir jika Excel Shimo berniat membalas dendam, dia selalu melihat Moon Qiang yang masih tenang.


Moon Qiang juga melihat Black Owl Mistik dan menggelengkan kepala, tanda dia tidak mungkin bisa membalaskan rasa sakit hatinya.

__ADS_1


"Tolong! Katakan hal-hal yang baik kepadanya tentang ku. Bilang padanya aku memiliki 'buah yang melegakan', buah yang tidak kalah dari 'Buah Suci'. Dan katakan juga, aku hanya bercanda waktu itu! Nanti, buah yang melegakan akan aku berikan sebagai ikatan pertemanan kita!" bisik Black Owl Mistik dengan nada memohon kepada Moon Qiang, dengan tatapan memelas seperti dia sudah teraniaya.


Moon Qiang menahan tawa dengan permintaan konyol Jing Ehuang, pikirnya: 'Sejak kapan kotoran sama dengan Buah Suci...! Hanya orang gila yang mau mengikuti permintaanmu! '


__ADS_2