God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 414.


__ADS_3

Chapter 414. Mata Memelas.


Disaat semua orang panik karena Formasi Perlindungan akan hancur, Excel Shimo mengeluarkan banyak bendera Formasi yang memiliki gambar berbeda, miliknya bergambar dua belas bintang dan milik tentara Malaikat hanya bergambar satu bintang. Dilihat dari jumlah bintang milik Excel Shimo jelas lebih hebat dan kuat.


Kemudian Excel Shimo melemparkan ke atas dengan gerakan cepat, dia membagi menjadi dua belas sudut dengan bentuk melingkar.


Dua belas bendera bintang menancap di sebelah Formasi lama.


Tidak berhenti pada dua belas bendera bintang, Excel Shimo mengeluarkan satu bendera bergambar lingkaran, di dalam lingkaran berbentuk Pentagon. Setiap sudut melambaikan Air, Tanah, Bumi, Api dan Roh, bendera lingkaran pentagon merupakan pusat untuk mendistribusikan energi kepada dua belas bendera bintang.


Dong Jingying, Raja Singa dan binatang lainnya jelas melihat aksi Excel Shimo, mereka melihat penuh perhatian, mereka berharap Excel Shimo mampu mengatasi masalah kali ini.


Sebenarnya semua orang juga ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh Excel Shimo, tapi mereka disibukkan menggoyangkan lonceng dan serangan Fiend Spirit yang tiada henti-hentinya.


Kemudian, Excel Shimo membuat lubang di tengah Formasi, meletakkan Batu Kuno sebagai sumber energi, lalu menancapkan bendera utama dan menimbun-nya.


"Formasi Perlindungan 12 Bintang, aktif!" gumam Excel Shimo dan menghentakkan kaki kanannya.


Segera bendera utama mengeluarkan sinar merah menuju bendera dua belas bintang, tak berselang lama bendera dua belas bintang bersinar, saling terhubung dan membentuk sebuah kubah.


Setelah membentuk kubah, Formasi menjadi aktif dan Formasi lama seketika pecah.


Serangan Fiend Spirit seketika diredam tanpa membuat Formasi bergetar. Semua orang melongo melihat Dewa Binatang juga ahli Formasi Array, apalagi yang baru saja dia buat adalah setinggi Celestial Supreme.


Jing Ehuang segera terbang dari bahu Moon Qiang dan hinggap di bahu Excel Shimo, dia sempat marah setelah dibanting oleh Excel Shimo, tapi kini kembali kagum.


"Wow! Hebat, apakah kamu monster tua?" pujian Jing Ehuang kepada Excel Shimo dan di ucapannya terakhir membuat Moon Qiang hampir tertawa.


Semua yang terlepas dari ketegangan menjadi tertawa sambil duduk berjongkok, mengalirkan energi spiritual di lonceng juga menguras stamina, sebab itu Excel Shimo segera turun tangan.


Monster tua yang dimaksud oleh Jing Ehuang adalah sosok yang sudah lama hidup, tapi kembali menjadi muda setelah bereinkarnasi.


Dua Peri Kupu-kupu segera mendekati Excel Shimo, tanpa sungkan mereka duduk di bahu kiri, menyilangkan kakinya untuk menopang sikut dan bertopang dagu, mereka memandang wajah manusia dari dekat.


"Masih muda, kekuatan level 41, alih Formasi, manusia yang benar-benar berbakti seperti jaman dulu saat ada manusia di Benua Roh," terang salah satu Peri Kupu-kupu yang menggunakan pakaian berwarna biru muda.


Excel Shimo menjadi berpikir dengan ucapan Peri Kupu-kupu, dan segera bertanya:


"Apa yang sebenarnya terjadi mereka pindah dari sini, katanya mereka kuat? "


"Rumor yang beredar jika manusia diusir ... Tapi sebenarnya mereka tidak lagi bisa meningkatkan kekuatan karena energi di sini tidak mencukupi, sebab itu mereka pindah!" jawab Peri Kupu-kupu berbaju biru muda.

__ADS_1


"Iya, rumor itu diciptakan oleh Raja Asyura, jika dia mengusir manusia dengan sedikit dukungan Malaikat... Cih! (meludah) ingin menciptakan momentum agar disegani!" sahut Peri Kupu-kupu berbaju hijau yang tampak kesal dengan Raja Asyura.


"Kalian ini sukanya bergosip! Jangan duduk disana, tidak sopan, cepat tinggalkan Dewa Binatang!" sela Ximen Fengying dan mengusir mereka dari bahu Excel Shimo.


"Tidak mau! Lihat burung jelek itu nyaman bertengger di bahu Dewa Binatang!" tolak Peri Kupu-kupu dengan kompak.


"Siapa yang jelek! Aku adalah wanita tercantik diantara semua wanita burung, kalian... Cih! (Meludah) Kupu-kupu malam!" Jing Ehuang segera menyahut, dia jelas tidak terima di bilang jelek dan membalas.


"Enak saja di bilang Kupu-kupu malam, kurang ajar kamu! "


Segera dua Peri Kupu-kupu terbang ingin memukul musuh bebuyutannya. Jing Ehuang juga tidak ketinggalan, dia terbang menghampiri musuhnya, akhirnya mereka berkelahi di udara, saling mengejek dan segala umpatan pun keluar.


Excel Shimo tersenyum dan geleng-geleng melihat jenis betina menjadi ganas ketika harga dirinya terusik, dia kembali melihat Fiend Spirit yang makin kuat menyerang Formasi Perlindungan, tapi Formasi tidak bergetar sedikitpun.


"Sudah biasa mereka begitu," kata Moon Qiang sambil mendekati Excel Shimo.


"Sobat, kamu sangat hebat, mampu membuat Formasi setingkat Celestial Supreme!" pujian terlontar dari mulut Ximen Sying sambil menepuk bahu Excel Shimo seperti seorang sahabat lama.


Excel Shimo tersenyum, dengan rendah hati, berkata:


"Kebetulan saja aku memiliki Formasi setingkat ini, jadi dengan mudah aku menggunakannya."


Ximen Sying tertawa ringan dan tidak heran jika Excel Shimo bisa membuat Formasi setingkat Celestial Supreme, jadi mendapatkan Formasi dan tinggal menggunakan saja. Akhirnya semua orang percaya dengan penjelasan Excel Shimo.


"Selama aku tertidur, kenapa tidak ada Fiend Spirit atau mayat hidup yang menyerang?"


Pertanyaan inilah yang sejak tadi selalu mengganjal hati Excel Shimo, terasa aneh sejak dia pingsan tidak ada serangan dari Fiend Spirit, tapi saat ini baru saja bergerak sudah bertemu Fiend Spirit.


"Lokasi dimana kita beristirahat masih masuk wilayah Hutan Mistik dan tempat terlarang bagi Fiend Spirit, sebab dari wilayah Hutan Mistik Fiend Spirit terlahir!" jawab Dewi Lou.


Excel Shimo mengangguk paham, karena pasukan kerangka yang dia bangkit masih masuk wilayah Hutan Mistik, merupakan lokasi peperangan dan perkuburan massal.


Kemudian, Excel Shimo melihat Fiend Spirit yang paling lemah tepat di depannya sambil menyerang Formasi, setelah itu Fiend Spirit yang lainnya juga ikut mendekati sebab Excel Shimo memiliki kekuatan jiwa paling kuat.


Segera Excel Shimo membuka Mata Langit hingga mengeluarkan cahaya dan disusul kedua matanya yang ikut menyala, dia bisa melihat dengan jelas di dalam jubah Fiend Spirit. Di dalam jubah mereka seperti gumpalan asap putih, gumpalan asap itulah energi yang mereka miliki.


Melihat cahaya keluar dari mata Excel Shimo, membuat Fiend Spirit berhenti menyerang, mereka semakin mendekati dan berhenti ketika jarak mereka dari Formasi hanya terpaut 20 cm. Disaat Fiend Spirit berkumpul, ketiga mata Excel Shimo semakin bercahaya dan keluar sinar terang benderang.


Splash... Splash...


Seperti suara air terciprat ketika sinar mengenai semua Fiend Spirit, mereka terpental sejauh sepuluh meter dan saling menumpuk, seketika jubah mereka menjadi kendor dan keluarlah Mutiara Jiwa.

__ADS_1


Semua orang ternganga melihat perbuatan Excel Shimo yang tiba-tiba dan sangat cepat, mereka hanya melihat sinar terang benderang, setelah itu menumbangkan Fiend Spirit, mereka penasaran skill apa yang digunakan Excel Shimo sehingga mampu mengalahkan Fiend Spirit dengan mudah.


Jelas mereka tidak tahu, karena Excel Shimo menggunakan kemampuan Third Eye Stone. Awalnya, Excel Shimo hanya ingin menguji kemampuan Third Eye Stone, selain membangkitkan mayat maupun tengkorak, apakah bisa digunakan untuk membunuh Fiend Spirit, dan hasilnya sangat memuaskan.


Selain menggunakan Third Eye Stone, Excel Shimo masih ada cara lain untuk mengalahkan Fiend Spirit, yaitu menggunakan Seruling Pengendali Jiwa yang dia dapatkan di Benua Jiu Zhou.


Kemudian, dengan tangan kiri, Excel Shimo menarik semua Mutiara Jiwa dan tersenyum saat melihat 22 butir Mutiara Jiwa di telapak tangannya, energinya segera dirasakan oleh semua orang, termasuk binatang yang segera mendekati Excel Shimo.


"Roar...! "


Raja Singa mengaum, dia ingin meminta Mutiara Jiwa dengan mengelus lengan Excel Shimo dengan kepalanya. Jing Ehuang dan kedua Peri Kupu-kupu segera berhenti berkelahi saat merasakan energi Mutiara Jiwa, mereka segera berlomba-lomba untuk bertengger di bahu Excel Shimo.


Excel Shimo terkekeh melihat reaksi semua orang termasuk binatang, mereka terlihat kelaparan, dia segera membalikan badan. Karena banyaknya orang, tidak mungkin 22 butir Mutiara Jiwa bisa dibagi rata.


"Berikan aku satu, satu saja! " mohon Jing Ehuang yang sudah meneteskan air liur.


"Enak saja, kecantikan yang harus didahulukan!" cegah Peri Kupu-kupu berbaju biru muda.


Jing Ehuang mendengus dan jelas tidak mau kalah dengan musuh bebuyutan. Tapi, sebelum mereka bertengkar lagi, Raja Singa mengaum, seketika mereka bertiga diam.


Semua orang sebenarnya ingin sekali meminta, berhubung malu, mereka hanya bisa mengeluarkan tatapan memelas, berharap Excel Shimo memberikan satu butir.


Tiba-tiba Excel Shimo teringat jika dia memiliki Pohon Pemangsa Jiwa yang mampu menghasilkan Buah Jiwa. Pohon Pemangsa Jiwa dia dapatkan saat berada di makam Dewa Pil Surga waktu itu.


"Ini hanya 22 butir, jelas tidak semuanya kebagian..., " kata Excel Shimo dan membuat semua orang menghela nafas, tapi Raja Singa, Jing Ehuang dan dua Peri Kupu-kupu masih merayu dengan mengelus lengan dan pipinya.


"Tapi, aku bisa buat ini menjadi banyak! " sambungnya dan membuat semua orang menjadi gembira, mereka kembali antusias, ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Excel Shimo dengan membuat menjadi banyak.


Excel Shimo mengeluarkan tungku Naga Phoenix Surgawi dan juga mengeluarkan meja untuk meracik bahan-bahan terlebih dahulu. Semua orang segera menjauh untuk memberikan ruang bagi Excel Shimo.


Jin Zhou yang seorang ahli Alkemis, segera tahu apa yang akan dilakukan oleh Excel Shimo, dia buru-buru mendekati dan mau menjadi seseorang asisten, sebab dia ingin tahu metode meramu Pil Penguat Jiwa.


"Senior Shou, bantu saya!" pinta Excel Shimo.


"Dengan senang hati!" jawab Jin Shou dengan gembira sambil menggosok kedua telapak tangannya.


Excel Shimo segera mengeluarkan banyak tanaman Roh dan obat, jenis tanaman yang dia keluarkan berunsur air, karena air bersifat menyembuhkan. Lalu mengeluarkan garam untuk menetralisir racun yang terkandung di dalam setiap tanaman.


Jin Shou dan semua orang melongo melihat banyaknya tanaman Roh dan obat yang tergolong langka, ada Daun Spiritual Besi Hitam yang sangat kuat jika dicairkan. Ada Batu Hati Biru yang juga tahan panas api, ada juga Rumput Roh Es Api, fungsinya untuk memperkuat efektivitas Pil Penguat Jiwa.


Segera Jin Show memulihkan keterkejutannya, lalu dengan sigap Jin Shou mulai membersihkan kotoran pada setiap tanaman. Tsai Li-Liang juga membantu, karena tidak mungkin Jin Shou bisa cepat memberikan semua tanaman, Ximen Fengying juga ikut membantu dan akhirnya semua orang termasuk tentara Malaikat ikut membantu dengan bimbingan Jin Shou.

__ADS_1


Excel Shimo sengaja melakukan semua ini, dia tidak ingin terlalu memanjakan mereka, dia sendiri sebenarnya tidak perlu melewati proses membersihkan kotoran, biasanya dia langsung memasukkan semua tanaman di dalam tungku.


__ADS_2