
Haiiii..... 🤗🤗
Ini novel pertamaku mohon dukungannya dan mohon maaf jika ada tulisan yang salah, banyak kekurangan
Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏🙏
Selamat menikmati 😊😘
Jangan lupa di 👍 dan ❤
Di tunggu kritik dan sarannya 😊
********
Rara keluar dari mobil melihat Alex sedang menunggunya, "ngapain pria gila itu ke sini lagi" batin Rara
"Heii!!! ngapian kamu di situ, tolong minggir mobil ku tak bisa masuk." ucap Rara
"Kemana saja kau??? bukannya istarhat kau malah pergi." ucap Alex menarik rara ke arah pintu
"Hei!! lepaskan, dasar pria gila." Rara berusaha melepaskan tangannya
Melihat kejadian itu orang tua Rara keluar dari mobil dan berjalan mendekat ke arah Rara dan Alex
"Lepaskan tangan putriku.... kau siapa?? kenapa menarik tangan putriku seperti ituM" ucap Wisnu sambil melepaskan tangan Alex di tangan Rara
Alex terkejut melihat pria paruh baya itu, setika melepaskan tangan Rara
" Oohhh, saya hanya khawatir melihat dia pergi dalam keadaan sakit." ucap Alex sambil melihatan Rara
"Kamu siapa?" tanya ibu Rara
__ADS_1
"Perkenalkan saya Alexsander William, pacar Rara calon ibu mertua" ucap Alex sambil tersenyum kepada kedua orang tua Rara
"PACAR!!!!" teriak bertiga dengan serentak
Alex hanya tersenyum melihat mereka teriak bersama-sama, sedangkan Rara dan orangtuanya kaget namun setelah itu ibunya Rara bersorak
"Benarkah itu Ra? bagus lah kalau begitu ayo kita masuk kita bicara lagi." ucap ibu Rara kesenangan
Rara yang masih kebingungan dengan apa yang terjadi malah di tinggal mereka bertiga masuk ke dalam rumah
Rara kembali sadar dan masuk ke dalam rumah melihat mereka sedang berbicara, Rara yang mulai pusing tak fokus mendengarkan apa yang mereka bicarakan, Rara berjalan ke arah dapur tanpa memperdulikan mereka bertiga bicara di ruang tamu, Rara merasa bahwa dirinya akan kumat lalu mengambil air minum dan obatnya
setelah meminum obatnya Rara mengantur nafasnya dan berusaha untuk tenang, lalu terdengar suara ketawa dari ruang tamu
(Apa yang mereka bicarakan) batin Rara sambil berjalan ke ruang tamu melihat mereka sedangan bercanda tawa
"Lalu kapan kalian berencana untuk menikah." tanya ibu Rara sambil tersenyum
Rara yang mendengar hal itu langsung mendekat ke Alex dan menarik tangannya "ayo kita bicara" Alex berdiri dan mengikutin langkah Rara yang keluar dari rumahnya
"Cepat masuk ke mobilku." ucap Rara sambil berjalan ke samping mobilnya dan masuk ke dalam mobilnya
Alex pasrah dan masuk ke dalam mobil tapi wajah Alex menunjukan ekspresi yang senang
Lalu Rara menjalankan mobilnya tak berapa lama Rara menepikan mobilnya di sebuah jalan yang sepi
Alex bukannya menjawab dia malah menarik Rara mendekat dan menciumnya setika mata Rara membulat sempurna, kaget dan dada Rara mulai merasakan sesak
Alex melepas ciumannya, Rara yang kaget menunduk dan mulai susah bernafas tangannya bergetar dan mulai keringat dingin, Alex yang melihat itu tiba-tiba panik lalu memegang tangan Rara dan wajah Rara
"Hei!!!!... Ra kamu kenapa? jangan bercanda." ucap Alex dengan nada khwatir
__ADS_1
"Lihat aku, tatap mata aku dan bernafaslah." ucap Alex sambil memegang wajah Rara untuk menghadap padanya
"Tenang sayang aku di sini, tarik nafas....buang.... tarik nafas, atur nafasmu sayang aku di sini." ucap Alex membantu rara bernafas
Alex berulang-ulang menenangkan Rara
Rara yang merasa nyaman, nafasnya mulai teratur dan perlahan merasa tenang
"Alex..." ucap rara masih dalam posisi itu
"Ia apa sayang tenang aku di sini, kau akan baik-baik saja ayo kita kerumah sakit." ucap Alex melepaskan Rara lalu turun mobil karna ia ingin bertukar posisi dengan Rara untuk bisa membawa mobilnya,
Rara di gendongnya dan di pindahkan ke kursi samping, setelah bertukar posisi saat mau Alex menyalakan mobil tangan rara menarik tangan Alex untuk mehentikannya
"Alex dengarkan aku, aku baik-baik saja ini adalah gangguan kecemasanku." ucap Rara dengan nada pelan
"Dengar berikan aku waktu sebentar untuk tenang dan tolong tetap di sini." ucap Rara lagi
Detik berlalu menjadi menit dan sekarang Rara mulai tenang dan menghadap ke Alex
"Aku akan bicara, tolong jangan ada tindak yang aneh." ucap Rara kepada Alex, dijawab dengan sebuah angukkan oleh Alex
"Aku tidak seperti wanita pada umun ya, aku memiliki penyakit Lex dan masa lalu yang buruk jadi tolong pergilah dari kehidupanku dan jangan pernah kembali." ucap Rara
"Memang apa yang terjadi padamu?! aku tak peduli kau punya penyakit apa, dan kalau perlu aku akan mengobatinmu, aku benar-benar ingin bersamamu." jelas Alex
Rara terdiam kebingungan dengan sikap Alex
"Sekarang kau memiliki aku, kau bisa menceritakan apa saja yang kau rasakan kepadaku Ra." ucap Alex sambil memegang tangan Rara
Rara langsung menangis sejadi-jadinya dan berkata di sela-sela tangisnya " kenapa kau bersikap bergitu padaku? harusnya kau jijik atau bahkan pergi dari sini." ucap Rara sambil nangis
__ADS_1
Alex hanya tersenyum dan mengusap kepala Rara
membiarkan dia menangis untuk mengurangin apa yang dia rasakan