
Haiiii..... 🤗🤗
Ini novel pertamaku mohon dukungannya, maaf jika ada tulisan yang salah banyak kekurangan
Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏🙏
Selamat menikmati 😊😘
Jangan lupa di 👍 dan ❤
Di tunggu kritik dan sarannya 😊
*******
Seorang dokter keluar dari ruang UGD, Alex melihat hal itu langsung berdiri dan mendatangi dokter itu
"Apa yang terjadi pada calon istriku dok." ucap Alex
"Pasien over dosis obat penenang, kami sudah berusaha mengeluarkan obatnya tapi sebaikan besar obat sudah tercerna dan menyebabkan pesien mengalami penurunan kerja organ." jelas dokter
"Keadaan pasien masih kritis kita perlu melihat 3 hari ke depan jika dia tidak bangun maka akan di nyatakan di koma." ucap dokter itu lagi
Alex hanya terdiam dan terduduk memikirkan apa yang dia lakukan hingga Rara berbuat seperti itu
"Saya permisi dulu" ucap dokter itu lagi lalu pergi
Alex hanya duduk dan terdiam
******
__ADS_1
Di sebuah kamar rumah sakit seorang wanita cantik sedang tertidur dengan tenangnya tidak tau bahwa ada seorang pria menunggu dia terbangun dan sudah 2 hari pria itu tak meninggalkan kamar itu bahkan wajahnya sekarang tumbuhi jenggot yang mulai tebal
"Ayo bangun sayang, aku tak bisa melihatmu seperti ini terus, kalau bisa memukulku memarahi ku atau apa saja asal bangun sayang." ucap Alex sambil memegangan tangan Rara
"Sayang berikan 1 kesempatan lagi aku akan membuatmu bahagia dan aku tidak akan membuat kesalahan seperti ini." ucap Alex sambil menahan Air matanya
Alexsander William meneteskan air mata hal ini suatu hal yang tidak mungkin terjadi bahkan saat ibu asuh ya meninggal pun dia tak menangis, wanita yang sangat dekat dengan dirinya bahkan lebih dari ibunya Alex benar-benar jatuh cinta kepada Rara
Tak berapa kemudian Rara memberikan respon dan mengerakkan tangannya, Alex kaget dan mulai tersenyum lalu beranjak memanggil dokter
Setelah di periksa Rara sudah benar-benar sadar
dan mulai bisa berbicara
Yeni dan Alex sedang menunggu Rara selesai di periksa oleh dokter
Rara tersenyum sambil melihat mereka berdua yang duduk
"Dia selalu tersenyum untuk menutupi apa yang dia rasakan." ucap Yeni yang mulai mendekat ke Rara
"Apa yang kau pikirkan, kenapa kau lakukan itu apa kau tak ingin bertemu dengan keponakkanmu ini." ucap Yeni sambil menangis
"Maafkan aku yen, maafkan tante ya sayang." ucap Rara sambil mengelus perut Yeni
"Tante dan Om belum bisa ke sini karna sedang perjalanan dinas yang tak bisa mereka tinggal." ucap Yeni
"Tak apa-apa Yen aku paham mereka selalu sibuk, kau telpon lagi saja bilang aku sudah baik-baik saja." ucap Rara berusaha duduk
__ADS_1
Ada tangan kokoh yang membantunya, siapa lagi kalau bukan Alex
"Maafkan aku, aku berjanji tak akan membuatmu seperti ini lagi." ucap Alex tulus
Wow.... Alex meminta maaf ini hal yang harus di abdaikan, karna pria dingin dan arogan itu tak pernah akan meminta maaf kesiapapun
Rara hanya diam tak menjawab apapun bahkan tak melihat ke Alex
"Aku akan tinggalkan kalian berdua, bicaralah baik-baik" ucap Yeni meninggalkan mereka berdua
"Aku dengar dari Yeni kau tak pulang selama 2 hari ini, dan terlihat dari wajahmu kau sepertinya kurang tidur dan jenggotmu lebih panjang dari yang kemaren." ucap Rara sambil melihat Alex
"Bagaimana aku makin tampankan." ucap Alex sambil tersenyum dan memegang jenggotnya
berusaha bercanda dan membuat Rara tersenyum
"Kau pede sekali pria gila." ucap Rara sambil menahan senyumnya
"Alex aku takut tak bisa membalas cintamu, lebih baik kamu mencari wanita yang lebih baik dan sempurna dari aku." ucap Rara sambil menunduk
"Kau tak usaha mencintaiku, cintaku sudah cukup banyak untuk kita berdua Ra" ucap Alex memegang tangan Rara
"Aku takut aku akan terluka lagi, aku tak percaya cintaitu ada Lex, bagaimana jika suatu hari kau tak mencintaiku lagi dan pergi karna bosan." ucap Rara dan mulai menangis
Alex memegang wajah Rara membuat Rara menghadap ke wajahnya
__ADS_1
"Kau tak usaha percaya cukup rasakan, aku akan membuatmu menjadi Ratu dan aku tak akan pernah bisa melupakanmu Ra, kau satu-satunya wanita yang membuatku jatuh cinta dan berjuang sempai seperti ini." ucap Alex sambil mencium kening Rara
"Terima kasih sudah mau menerima semua kekurangganku dan berjuang untukku." ucap Rara sambil menangis