
Haiiii..... 🤗🤗
Ini novel pertamaku mohon dukungannya
Cerita ini murni hasil buah pemikiran thor semata tidak bermaksud menyinggung atau hal lainnya jika nama atau memiliki kasus yang sama itu hanya sebuah kebetulan 🙏 mohon maaf jika tulisan salah
Selamat menikmati 😊😘
Jangan lupa di 👍 dan ❤
Di tunggu kritik dan sarannya 😊
*******
Setelah pulang dari butik Rara mampir ke sebuah toko buku, karna ada buku kesukaan Rara yang terbit seri keduanya, Rara sibuk memilih dan mencari buku yang dia inginkan hingga ahkirnya dia menemukannya tapi ternyata tangan seorang pria menyentuh buku itu juga mereka pun ahkirnya saling menatap
"Ara..... kau kah itu. " ucap pria itu
Rara kaget melihat wajah itu, mendengar suara itu bahkan tangan yang terasa sama
Seketika Rara lari keluar dari toko buku itu dan masuk kedalam mobil, pria itu pun lari mengejar Rara namun mobil Rara dengan cepatnya melaju pergi
"Ahkirnya aku menemukanmu. " ucap pria itu
Rara membawa mobil dengan laju, dada Rara sakit dan kepalanya mulai pusing
Sementara itu Alex sudah berada di rumah Rara mencarinya namun tak ada berusaha nelponnya tapi tidak aktif tak lama kemudian suara benturan keras di depan rumah Rara
Suara keras itu dari Rara yang menabrak mobil Alex yang berada di depan rumah Rara
Alex keluar rumah karna betapa kagetnya Alex melihat Rara menabrak mobilnya
Alex langsung membuka pintu mobil dan melihat Rara kepalanya berdarah dan kesusahan bernafas
"Alex.. tolong. . . dia. . ." ucap Rara
Rara jatuh pingsang
" RARA!!!?. " teriak Alex sambil mengendong Rara keluar dari mobil masuk kedalam rumah
Alex membaringkan Rara di kasur dan menelpon seseorang setelah menelpon Alex berusaha memberikan pertolongan pertama pada kepala Rara yang terluka dan darahnya tak mau berhenti
__ADS_1
Tak berapa lama dokter datang ke rumah itu dan melakukan pertolongan ke pada Rara
Alex keluar dan menelpon seseorang
" Apa yang terjadi, kemana saja dia. " ucap Alex
" Hari ini nona hanya pergi ke butik dan ke toko buku tapi saat di toko buku dia terlihat keluar sambil berlari dan ada seorang pria mengejarnya. " ucap anak buah Alex dari telpon
" Aku ingin kau mencari tau siapa pria itu. " ucap Alex menutup telponnya
" Siapa pria itu hingga Rara seperti itu. " ucap Alex sambil meremas hpnya
Tak berapa lama dokter keluar dari kamar Rara dan berkata bahwa Rara sudah bangun
Alex langsung masuk ke kamar tanpa berbicara apapun ke dokter itu
"Sayang, bagaimana keadaanmu?!, bagian mana yang sakit?!. "ucap Alex dengan nada khwatir
" Aku baik-baik saja tak usaha khawatir dan maaf aku menabrak mobilmu. " ucap Rara sambil memasang wajah sedih
" Aku tak peduli dengan mobil itu, yang aku mau tau bagaimana keadaanmu. " ucap Alex
" Nona hanya luka ringan di bagian kepada akibat benturan, namun tak membahayakan dan akan sembuh dalam beberap hari, serta untuk sekarang nona lebih tenang. " ucap dokter tadi
" Sayang katakan ada apa? kenapa kau bisa berbuat seperti itu. " tanya Alex
" Aku hanya pusing hingga tak konsen Lex, maafkan aku, aku akan menganti mobilmu. " ucap Rara dengan memasang wajah imut berharap tak di marahin
" Sudah aku bilang tak usaha memikirkan mobil itu. " ucap Alex sambil mengusap rambut Rara
(kenapa kau berbohong Ra siapa dia) batin Alex
" Ya sudah sekarang minum obatmu ya. " ucap Alex sambil memberikan air minum dan obatnya
Rara meminum obat itu dan tersenyum ke Alex
" Sekarang kau tidurya. " ucap Alex sambil menyelimutin Rara
Namun saat Alex hendak pergi, tangannya di tahan Rara
" Tetap di sini, temanin aku tidur. " ucap Rara
__ADS_1
"Ra kau sadar dengan apa yang kau minta" ucap Alex
"Aku hanya minta kau temanin, tidak lebih dan awas kau aneh-aneh, pria sejati tidak memaksa seorang wanita apa lagi wanitanya sedang terluka. " ucap Rara
" Aku malah takut kau yang akan menyerangku lagi. " ucap Alex sambil tersenyum
" Dasar pria mesum.... ya sudah pergi sana. " ucap Rara Kesal
" Hahaha. . . . kau sangat imut kalau sedang marah. " ucap Alex sambil tertawa
" Aku hanya keluar untuk menelpon sebentar nanti aku akan ke sini lagi. " ucap Alex sambil mencium kening Rara dan pergi
Rara hanya diam dan melihat Alex keluar kamarnya
" Aku harap aku hanya salah lihat. " ucap Rara sambil menutup matanya
*******
(Kenapa kau pergi. . . . . aku sangat mencintaimu . . . . apa aku melakukan kesalahan . . . . jangan tinggalkan aku. . . . ku mohon bawa aku bersamamu..)
Rara terbangun kaget dan langsung duduk, dada ya sesak nafasnya tak beraturan keringat keluar bagaikan hujan, Alex ikut terbangun dan kaget melihat Rara yang kumat
" Sayang ada apa. " ucap Alex memutar tubuh Rara untuk menghadap dirinya
" Sayang lihat aku. . . . lihat aku. " ucap Alex berusaha menenangkan Rara
" Atur nafasmu sayang, tarik. . . . hembuskan . . . tarik lagi. " ucap Alex membantu Rara bernafas
Rara mulai tenang dan mulai bernafas dengan normal dan teratur
" Ada apa sayang? apa yang terjadi. " ucap Alex sambil mengelap keringat Rara
" Aku hanya mimpi buruk Lex. " ucap Rara
" Tenang sayang aku di sini untukmu aku tak akan membiarkan apapun terjadi kepadamu. " Ucap Alex sambil memeluk Rara
Rara hanya diam
Beberapa menit kemudian melihat Rara mulai tenang
" Sekarang kau bangunnya dan mandi, aku akan memesakan makanan untukmu. " ucap Alex sambil melepaskan pelukkannya
__ADS_1
" Baiklah. " ucap Rara bergerak turun dari kasur