Please Love Me

Please Love Me
Bicara


__ADS_3

Selamat menikmati 😊😘


Jangan lupa di 👍 dan ❤


Di tunggu kritik dan sarannya 😊


******


Alex dan Aditya berusaha merayu Rara untuk keluar dari kamar


" Sayang ayo keluar lah, kami 2 sudah berbaikkan" ucap Alex berusaha membuat Rara keluar


" Benar kak kami sudah menjadi teman ini" ucap Aditya membenarkan apa yang Alex katakan tadi


Rara hanya diam dan tak ada respon apa pun dari dalam kamar


"Rara jangan sampai aku menedang pintu ini ya dan mengendongmu keluar lalu menyuapin mu dengan mulutku" ucap Alex dengan nada mengancam


Aditya heran dan kebingungan dengan apa yang Alex ucapkan tadi, tak berapa lama pintu terbuka dan Rara keluar


" Aku ingin makan tapi 1 kata saja yang keluar dari mulut kalian berdua aku kembali ke dalam kamar" ucap Rara


"Siap.!!" Ucap serentak mereka berdua


15 menit mereka makan tanpa ada kata apa pun membuat meja makan makin mengeluarkan aura gelap hanya bunyi sendok yang bertemu dengan piring terdengar


(Diam gini juga gak enak, seperti makan di temanin robot) batin Rara melihat mereka dua yang sibuk memasukan makanan ke mulutnya masing-masing


" Eeehhheemmmm....." ucap Rara memecah keheningan


" Sayang makan pelan-pelan, minum ya" ucap Alex sambil memberikan air minum


"Terima kasih" ucap Rara


" Aku selesai." Ucap Aditya bangun dan membawa piringnya dan menaruhnya di wastafel


Rara hanya diam melihat adenya yang bergerak menjauh dan sepertinya masuk ke kamar


"Alex bisa kah mengalah dengan adeku" ucap Rara melihat Alex


Alex bukannya menjawab malah mencium bibir Rara, seketika Rara kaget dan mendorong Alex


"Alex kau selalu saja berbuat seenakmu" ucap Rara bangun dan membawa piring kotor ke wastafel


" Sayang kau berhutang satu ciuman padaku, apa kah kau tak tau bahwa hutang itu harus di bayar" ucap Alex sambil memeluk Rara dari belakang karna dia hendak mencuci piring


"Sudah tadi kau kan mencium ku jadi tidak ada nama ya hutang." ucap Rara sambil mencuci piring

__ADS_1


"Heiii. Aku masih di sini jadi jaga jarak kalian atau aku lapor ke ibu dan ayah" ucap Aditya melihat mereka berdua


Rara langsung menyikut perut Alex untuk melepaskan pelukkan dia


"Aaawww...... sayang sakit" ucap Alex melepas pelukkan dia


"Heii kau ayo kita bicara keluar" ucap Aditya ke Alex yang masih mengelus perutnya


Alex hanya diam dan berjalan ke Aditya


"Jangan ada perkelahian atau aku kunci kalian berdua diluar." Ucap Rara dengan nada tinggi karna mereka berdua sudah pergi dari dapur


"Kau mau ke mana." Tanya Alex mengikutin Aditya keluar dari rumah


"Ayo cari bir" jawab Aditya


Mereka berdua jalan kaki menuju minimarket di ujung jalan


"Sudah berapa lama kau kenal kakakku." Tanya Aditya


" Hampir dua bulan, kenapa?" ucap Alex


" Apa kau tau tentang penyakit kakakku?." ucap Aditya


"Aku sudah tau, bahkan aku sudah membantunya untuk konsul dan terapi." Jawab Alex sambil tersenyum


" Apa yang membuatmu berbuat seperti itu?." Tanya Aditya


"Jawab saja..... atau aku tak akan memberikan restuku." ucap Aditya dengan nada mengancam


" Walaupun kau tak merestui aku dan kakakmu tetap menikah kok." ucap Alex sambil mengusap rambut Aditya


"Heii.... hentikan, kau merusak rambutku." ucap aditya sambil menangkis tangan Alex


"Apa kau tidak tau jika aku berkata tidak maka kakakku tidak akan melakukannya." ucap Aditya


"Lalu kau mau apa?" Ucap Alex kembali berjalan


"Aku juga tidak tau harus bagaimana, aku ingin dia sembuh lalu menikah layaknya wanita yang mendapatkan cintanya tapi jika pernikahan itu hanya dibuat untuk tidak di pandang orang bahwa kakakku aneh dan tidak ada landasan cinta untuk apa" ucap Aditya sedih


"Kata siapa aku tak mencintai kakakmu" ucap ALex


"Aku tak bilang kau tak mencintainya, aku bisa melihat kau mencintainya, yang aku bilang kakakku bagaimana jika dia menikah dengan pria yang tidak dia cintai" ucap Aditua menatap Alex


"Cintaku saja sudah cukup membuat Rara bahagia" ucap Alex menyakinkan Aditya


"Bagaimana jika Rara malah merasa terbebanin karna hanya merasakan cintamu atau bagaimana jika suatu saat kau lelah mencintai tanpa dicintai" ucap Aditya sambil menatap Alex

__ADS_1


"Aku tak bisa menjawab hal itu, karna itu biarkan aku melakukannya dan jika aku memang terjadi seperti itu kau boleh menghajarku" ucap Alex


"Apa yang membuatmu jatuh cinta padanya? "tanya Aditya


"Aku melihat diriku yang dulu padanya" ucap Alex sambil masuk ke toko


(Maksudnya, apa dia pernah seperti kak) banti Aditya sambil masuk ke dalam toko


Mereka sudah sampai di minimarket lalu memilih beberapa bir dan makanan ringan lalu ingin membayarnya di meja kasir


"Bukankah tuan ini yang kemaren membeli pembalut, selamat malam tuan ada yang bisa bantu?" ucap kasir sambil tersenyum


"Beli pembalut?" Tanya Aditya melihat Alex yang pipi ya memerah karna malu


"Cepat berapa totalnya" ucap Alex tetap tenang


Setelah membayarnya mereka berdua keluar, dan Aditya tertawa lepas


"Hahahaha..... Seorang Alexsander William membeli pembalut" ucap Aditya sambil tertawa lepas


"Heeii!!!.... Itu semua karna kakakmu itu" ucap Alex berjalan cepat meninggalkan Aditya yang masih tertawa di depan toko


"Tunggu aku" ucap Aditya berlari ke arah Alex


Sampai di rumah Alex dan Aditya bingung karna tidak ada tanda-tanda Rara di rumah


"Sayang kau di mana?" ucap Alex masuk dan melihat rumah kosong


"Kakak kau di mana?" ucap Aditya membuka pintu kamar tapi tidak ada Rara di dalam


"Pergi ke mana dia?" ucap Alex mengeluarkan hp hendak menelpon


Namun tak berapa lama Rara masuk ke rumah dengan santainya


"Kau habis dari mana, kenapa tidak ada di rumah" ucap Alex sambil memegang bahu Rara dan memperhatikan Rara dari atas sampai bawah


"Aku hanya habis buang sampai di depan gang sana" ucap Rara melepaskan tangan Alex dan berjalan masuk


"Aku cape aku tidur duluannya" ucap Rara masuk ke kamar


"Sayang kok di kunci, bagaimana aku bisa masuk" ucap Alex mengetuk pintu pintu kamar Rara


"Kau tidur sama Aditya saja jangan gangu aku" ucap Rara dari dalam kamar


Alex langsung melihat ke arah Aditya


"Aku tak ingin tidur bersamamu" ucap Aditya sambil pergi ke dalam kamarnya juga

__ADS_1


"Dasar kalian berdua kakak dan adik sama" ucap Alex


Tak berapa lama Alex mengambil hpnya dan kunci mobil ya lalu pergi.


__ADS_2